Anda di halaman 1dari 2

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 KESIMPULAN

Setelah melakukan Role Model projek pembaharuan melalui Manajemen Pelayanan


Keperawatan dan Asuhan Keperawatan selama 5 minggu mulai tanggal 8 Maret s/d 7
April 2019 di Ruang Bedah RSU. A. Yani Metro dapat disimpulkan :

1. Tujuan praktek Manajemen Keperawatan secara umum dapat tercapai melalui


pengelolaan pelayanan keperawatan maupun asuhan keperawatan yang dilakukan,
walaupun masih terdapat banyak kekurangan dari pihak mahasiswa.
2. Dalam usaha melakukan perubahan pada suatu tempat, harus mampu membaur
terlebih dahulu dengan lingkungan untuk mendapatkan permasalahan apakah yang
dirasakan dan diharapkan dapat diselesaikan, sehingga ide-ide pembaharuan akan
dapat diterima
3. Masalah yang teridentifikasi dari hasil observasi, wawancara dan quisioner di
Ruang Bedah RSU. A. Yani Metro adalah sebagai berikut :
a. Kurang maksimalnya sistem penerapan pelaksanan Metode Tim
b. Komunikasi terapeutik yang belum efektif
c. Kurang optimalnya sarana dan prasarana
4. Dari kegiatan yang telah dilakukan, diperoleh hasil :
a. Dari hasil pengkajian melalui observasi wawancara dan penyebaran quisioner
diperoleh data pelaksanaan kerja harian sudah dibagi menjadi 2 tim, dilakukan
overan hanya dilakukan pada peralihan dari dinas malam ke pagi dan pagi ke
sore. Katim tidak melakukan post conference. Karu dan Katim tidak melakukan
Supervisi. Metode yang dilakukan di ruangan sudah mengarah pada Metode
Tim namun belum sesuai dengan konsep Metode Tim. Hal ini dikarenakan
kurangnya pengetahuan mengenai Metode Penugasan Tim dan kesenjangan
waktu yang terbatas.
b. Masih minimnya tempat obat injeksi dan obat oral , belum ada penomoran di
setiap tempat tidur pasien dan bagan struktur organigram jadwal dan pemagian
Katim dalam keadaan rusak. Sedangkan ruangan sudah memanfaatkan dan
memaksimalkan fasilitas yang ada. Hal ini ruangan sudah mengusulkan
pengadaan sarana dan prasarana sesuai standar RSU. A.Yani Metro namun
belum terealisasi.

5.2 SARAN

1. Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mendukung peningkatan kualitas


pelayanan asuhan keperawatan.
2. Dalam usaha meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan hendaklah usaha
pembaharuan dapat diteruskan secara berkesinambungan dan berkelanjutan.
3. Berikan motivasi kepada perawat dan praktikan dalam pelaksanaan asuhan
keperawatan dan berikan reward apabila telah melaksanakan asuhan keperawatan
sesuai prosedur
4. Perlu adanya supervisi dari karu terhadap katim tentang pelaksanaan Pre dan Post
Conference
5. Perlu adanya motivasi untuk perawat pelaksana dalam melaksanakan Overan, Pre
dan Post Conference
6. Kepada perawat Ruang Bedah untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan
hasil yang telah dicapai dalam penerapan MPKP dengan menggunakan Metode Tim
sehingga perlu adanya Supervisi atau pemantauan dari Kepala Ruangan secara
intensif
7. Keadaan seluruh perawat Ruang Bedah agar memperhatikan dan melaksanakan
tugas masing-masing dalam melaksanakan Metode Tim dan mengikuti semua
kegiatan yang sudah menjadi tanggung jawabnya masing-masing.
8. Perlu adanya pelatihan tentang Penugasan Metode Tim.