Anda di halaman 1dari 2

PENCATATAN OBAT OBAT HIGH ALERT

No. Dokumen No. Revisi Halaman

052/SPO/FRM/II/2014 00 1 dari 2

PROSEDUR TETAP Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur,

FARMASI 17 Februari 2014 dr. Nuningsih MM.MHkes


Pengertian Merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka penatalaksanaan obat-
obatan secara tertib, baik obat-obatan yang diterima, disimpan,
didistribusikan dan digunakan di Rumah Sakit dan atau unit
pelayanan lainnya.
Tujuan 1. Untuk menjamin kemanjuran, keamanan dan efisiensi
penggunaan obat serta dalam rangka meningkatkan penggunaan
obat yang rasional. Tanggung jawab farmasis dalam memberikan
pelayanan farmasi klinik pada satelit farmasi ialah :
2. Monitoring ketepatan terapi obat, interaksi antar obat serta reaksi
samping obat yang tidak diinginkan (adverse drug reaction).
3. Sebagai pusat informasi obat bagi dokter, perawat dan pasien.
4. Mengidentifikasi, mencegah, dan memecahkan masalah yang
berkaitan dengan obat.
5. Kegiatan yang dilakukan yaitu monitoring pengobatan pasien
untuk memantau efek samping obat yang merugikan serta
menjamin pemakaian obat yang rasional.
Kebijakan Mengadministrasikan keluar masuknya obat dengan tertib . Yang
terdapat dalam SK Direktur RSU Kasih Bunda No. 025/SK-
Dir/RSUKB/XI/2013 tentang Pedoman Pelayanan Farmasi Rumah
Sakit
Prosedur 1. Obat High Alert yang tersedia dalam lemari penyimpan bertanda
khusus sebagai persediaan stok buku (dalam jumlah terbatas),
dilakukan pencatatan pada stok obat secara benar dan lengkap
pada kolom isian kartu stok obat :
1.1 Tanggal pengambilan
1.2 Jumlah yang diambil
1.3 Nama pasien yang menggunakan
1.4 Nama dan paraf petugas yang mengambil
1.5 Jumlah sisa stok akhir obat
2. Mencatat obat-obat High Alert yang digunakan pada rekam medik
pasien.
Dokumen Terkait 1. Invoice mutasi
2. Faktur Pembelian Obat

Unit Terkait 1. Instalasi Farmasi


2. Logistik Farmasi
PENCATATAN OBAT OBAT HIGH ALERT

No. Dokumen No. Revisi Halaman

052/SPO/FRM/II/2014 00 2 dari 2

3. PBF
Petugas Terkait 1. Apoteker
2. Asisten Apoteker