Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN HASIL OBSERVASI LAPANGAN

MANAJEMEN PUSKESMAS
DI PUSKESMAS CIMENYAN
TAHUN 2017

Disusun oleh Kelompok 2


dr. Lukman Haaris
dr. Septika
dr. Arriyassatul
Ai Hodijah
Toni Ahmad
Hernawati
Manah
Encih Ratnasih
Nia Sri Kusdiarti
HASIL OBSERVASI LAPANGAN KELOMPOK 2 DI PUSKESMAS CIMENYAN
TANGGAL 21 NOVEMBER 2017

BAB I

A. LATAR BELAKANG
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah Fasilitas Kesehatan Tingkat
Pertama (FKTP) yang bertanggungjawab atas kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya
pada satu atau bagian wilayah kecamatan. Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor
75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat dinyatakan bahwa Puskesmas
berfungsi menyelenggarakan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya
Kesehatan Perseorangan (UKP) tingkat pertama. Agar Puskesmas dapat mengelola
upaya kesehatan dengan baik dan berkesinambungan dalam mencapai tujuannya, maka
Puskesmas harus melaksanakan manajemen Puskesmas.
Kepala Puskesmas, penanggung jawab upaya kesehatan dan staf Puskesmas
harus melaksanakan manajemen Puskesmas agar pengelolaan sumberdaya dan upaya
Puskesmas dapat terlaksana secara maksimal. Oleh sebab itu, Kepala, Penanggung-
Jawab Upaya Kesehatan, dan staf Puskesmas harus mempunyai kompetensi dalam
melakukan manajemen Puskesmas, terutama dalam menindaklanjuti hasil program
Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga.
Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat, masalah kesehatan yang dialami
oleh keluarga-keluarga di satu wilayah administrasi, akan menjadi masalah kesehatan
masyarakat. Hal ini harus dipahami oleh Kepala Puskesmas dan jajarannya tentang
pentingnya upaya memberdayakan keluarga untuk hidup sehat, melalui kunjungan
keluarga baik di dalam dan diluar gedung.
Praktik lapangan merupakan bagian dari rangkaian proses pembelajaran, karena
pada tahap ini dianggap sebagai suatu bentuk pengkayaan dari materi yang telah
diajarkan. Kegiatan praktik lapangan pada pelatihan pelatih ini, bertujuan agar peserta
dapat menggali situasi dan kondisi di Puskesmas, melaksanakan perencanaan
berdasarkan hasil analisis situasi, melaksanakan penggerakan, pelaksanaan dan
pengawasan, pengendalian, penilaian kinerja Puskesmas. Melalui proses manajemen
Puskesmas, diharapkan keluarga mampu mengenali masalah kesehatannya, upaya
mengatasinya serta memotivasi agar keluarga di wilayah kerja Puskesmas tersebut
mampu melakukan upaya pencegahan serta peningkatan status kesehatan keluarganya
dengan mengoptimalkan potensi atau kemampuan yang dimilikinya.
Selain untuk pencapaian tujuan diatas, praktik lapangan juga mempunyai dasar
pertimbangan berdasarkan teori yang mengatakan bahwa proses belajar dapat terjadi
melalui 2 (dua) cara yang berbeda, yaitu:
1. Belajar melalui pemahaman, dimana seseorang mulai belajar ketika munculnya
pemahaman atau pengertian yang terjadi akibat adanya hubungan antara suatu hal
dengan hal lainnya. Dalam kegiatan ini peserta praktik lapangan akan mendapat
banyak pemahaman baru tentang bagaimana penerapan manajemen Puskesmas di
Puskesmas.
2. Belajar melalui contoh, seseorang mulai belajar melalui pengamatannya terhadap
tingkah laku orang lain dan secara tidak sadar orang tersebut kemudian meniru
tingkah laku yang baru itu. Dalam kegiatan ini peserta praktik lapangan akan banyak
melihat berbagai macam gambaran contoh yang sesuai ataupun tidak sesuai dengan
pedoman tentang pelaksanaan manajemen Puskesmas pada umumnya secara
langsung dan hal ini tentunya akan dapat memperkaya pengetahuan dan
keterampilan menuju kondisi yang lebih baik lagi dikemudian hari.

B. TUJUAN PRAKTIK LAPANGAN


1. Tujuan Umum
Setelah selesai melakukan praktik lapangan, peserta mendapatkan pengalaman
nyata tentang penerapan manajemen di Puskesmas dengan pendekatan keluarga
yang dikunjungi, dan mendapatkan informasi sejauh mana pelaksanaan
penggunaan data PIS-PK dalam siklus manajemen puskesmas.
2. Tujuan Khusus
Setelah selesai praktik lapangan, peserta dapat:
a. Menjelaskan bagaimana pelaksanaan PIS-PK (persiapan kunjungan
rumah/pendataan (perencanaan sumber daya manusia, penganggaran,
sarana dan pra sarana), pelaksanaan kunjungan rumah, pengelolaan data
(manajemen dan analisis data), dan sosialisasi/diseminasi hasil PIS-PK lintas
program dan lintas sektor.
b. Menjelaskan bagaimana hasil analisis data (PIS-PK, Profil/Program, Data
Dasar, Data Survey dan sumber data lainnya) dimanfaatkan oleh Puskesmas
untuk menyusun rencana intervensi kegiatan, dengan langkah-langkah
perencanaan dalam manajemen Puskesmas sebagai berikut:
1) Identifikasi masalah
2) Penentuan prioritas masalah
3) Mencari akar penyebab masalah
4) Menetapkan cara pemecahan masalah
5) Menyusun perencanaan Puskesmas
c. Menjelaskan bagaimana rencana intervensi tersebut dilaksanakan di
Puskesmas dengan prinsip Penggerakkan Pelaksanaan.
d. Menjelaskan bagaimana monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan
intervensi kegiatan di Puskesmas, dengan Prinsip Pengawasan dan
Pengendalian.
e. Menjelaskan bagaimana pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan
Pendekatan Keluarga di Puskesmas, kendala yang dihadapi, dan tindak lanjut
yang dilaksanakan.
f. Mendapatkan data Keluarga Sehat dan Profil Puskesmas, Data Dasar, dan
sumber data terkait sebagai bahan penyusunan laporan.
C. SASARAN PRAKTIK LAPANGAN
Kepala Puskesmas dan penanggungjawab program berikut hadir pada saat Praktik
Lapangan:
a) Penanggungjawab program KIA-KB
b) Penanggungjawab program gizi
c) Penanggungjawab imunisasi
d) Penanggungjawab TB
e) Penanggungjawab PTM (Hipertensi dan Kesehatan jiwa).
f) Penanggungjawab Promkes
g) Penanggungjawab kesehatan lingkungan
h) Penanggungjawab JKN
i) Penanggungjawab pengelola keuangan
D. WAKTU DAN LOKUS PRAKTIK LAPANGAN
1. Waktu Pelaksanaan : Selasa, 21 November 2017 dari pukul 08.00 sd selesai.
2. Lokasi Praktik Lapangan adalah : Puskesmas Cimenyan
BAB II

PROSES KEGIATAN OBSERVASI LAPANGAN

1. Persiapan malam hari :


a) Mempelajari Permenkes dan peraturan perundangan terkait puskesmas
b) Mempelajari raw data PIS-PK puskesmas lokus dari Pusdatin yang didapat
dari Panitia pada malam harinya
2. Pelaksanaan :
Kelompok 2 dibagi menjadi tiga kelompok kecil, yang beranggotakan 10, 1 orang
tidak bisa mengikuti kegiatan karena sakit. Masing-masing anggota di kelompok 2
membagi tugas dengan rincian sebagai berikut:
a) 3 orang menggali tentang P1 di Puskesmas Cimenyan, yaitu :
 dr. Septika
 Hernawati
 Encih Ratnasih
b) 3 orang menggali tentang P2 di Puskesmas Cimenyan, yaitu :
 dr. Arriyassatul M.
 Nia Sri Kusdiarti
 Toni Ahmad
c) 3 orang menggali tentang P3 di Puskesmas Cimenyan, yaitu :
 dr. Lukman Haaris
 Ai Hadijah
 Manah
Hal hal yang digali adalah sebagai berikut :
a) Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga di
Puskesmas, mulai dari perencanaan, penggerakkan pelaksanaan, dan
pengawasan pengendaliannya, serta pembiayaannya termasuk kendala
yang dihadapi dan tindak lanjut yang akan ataupun telah dilaksanakan
b) Mendapatkan data Keluarga Sehat, Profil Puskesmas, dan Data Dasar
Puskesmas
c) Melakukan analisis berdasarkan permasalahan berdasarkan analisa data
Suvey Keluarga Sehat terkait 12 indikator dan sumber data lainnya (profil,
SDM, dsbnya) mulai dari proses analisa data – identifikasi masalah –
penentuan prioritas masalah – mencari akar penyebab masalah –
menetapkan cara pemecahan masalah – pelaksanaan intervensi nya –
pengawasan dan pengendalian yang dilaksanakan serta permasalahan
lainnya diluar 12 indikator tersebut bila memang menjadi permasalahan
besar di Puskesmas tersebut (trend analysis)
BAB III
HASIL KEGIATAN OBSERVASI LAPANGAN

No Hal Hasil Observasi Usul/Saran


(1) Lapangan (3)
(2)
1. Puskesmas melakukan proses analisa Situasi Ada, belum Mensinergikan analisa situasi
menggunakan Rekapitulasi IKS dan Profil menggunakan menggunakan Rekapitulasi
Puskesmas Rekapitulasi IKS IKS dengan Profil Puskesmas
2 Kepemimpinan di Puskesmas Kepala Puskesmas Diperlukan tipe
Cimenyan kepemimpinan yang sedikit
mempunyai sifat “menggigit” agar pogram
kepemimpinan yang hidup segan mati tak
kolaborasi mau dapat hidup dan bersemi
kompromi
3. Penyusunan Rencana Tahunan:
a.Rencana Usulan Kegiatan tahun 2017 dan Sudah sesuai
tahun 2018 dengan PMK 44
b.Rencana Pelaksanaan Kegiatan Tahun Tahun 2016 namun
Pertajam diagram fishbone
berjalan dalam pembuatan
c. Rencana Pelaksanaan Kegiatan Bulanan fishbone kurang
4. Penggerakkan Pelaksanaan: mendalam
a.Lokakarya Mini Bulanan Pertama dan lokmin Lokamin bulanan Perbaikan dokumen sesuai
bulanan selanjutnya pertama sudah dengan PMK No 44 Tahun
dilaksanakan dan 2016
ada dokumennya
namun luarannya
hanya meng
evaluasi data
cakupan bulan
sebelumnya
b.Dokumentasi Hasil Musren-bang Diikuti namun tidak Mendokumentasikan semua
Desa/Kelurahan dari semua Desa/Kelurahan. terdokumentasi kegiatan
c. Lokakarya Mini Bulanan Midyear (tengah Ada, sesuai PMK -
tahun) 2017 44 Tahun 2016
d.Dokumentasi Hasil Musren-bang Kecamatan Diikuti namun tidak Mendokumentasikan semua
terdokumentasi kegiatan
e.Lokakarya Mini Triwulan I dan Triwulan Ada, namun sklus Melaksanakan kegiatan
selanjutnya pelaksanaanya lokmin triwulan sesuai siklus
tidak sesuai PMK di PMK 44 Tahun 2016
44 Tahun 2016
5. Pengawasan & Pengendalian, yang dibahas
hasil dan tindak-lanjutnya dalam:
a. Lokakarya Mini Bulanan, Tri-wulanan Rutin
dalam evaluasi tengah tahun (Midyear
evaluation)
b. Rumusan tindak-lanjutnya, hasil-hasil Wasdal
sebagai lang-kah koreksi & pencegahan risiko
(Corective Preventive Action Request)
6. Penilaian Kinerja Puskesmas
No Hal Hasil Observasi Usul/Saran
(1) Lapangan (3)
(2)
7. Manajemen Pemberdayaan Masyarakat.
Kegiatan ini mencakup :
a. Analisis Sumber Daya dan Potensi
Masyarakat yang dilakukan puskesmas
sebelum menyusun RUK.
b. Siklus Pemecahan Masalah yang dituangkan
dalam kegiatan Pemberdayaan Masyarakat.
c. Kegiatan Pemberdayaan Individu, Kelompok
dan Masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan
UKM di Puskesmas
8. Manajemen Pengelolaan Sumberdaya Manusia
9. Manajemen Data dan Informasi
10. Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Kegiatan PIS PK Lanjutkan kegiatan PIS PK
Pendekatan Keluarga. baru dilaksanakan
di 1 RW (100 KK)
dan belum di
analisis
a. Kajian terhadap proses indikator “Keluarga
Mengikuti Program KB”
b. Kajian terhadap proses indikator “Ibu
melakukan persalinan di faskes”
c. Kajian terhadap proses indikator “Bayi
mendapat imunisasi dasar lengkap”
d. Kajian terhadap proses indikator “Bayi
mendapat ASI eksklusif”
e. Kajian terhadap proses indikator “Balita
mendapatkan pemantauan pertumbuhan”
f. Kajian terhadap proses indikator “Penderita
hipertensi melakukan pengobatan secara
teratur”
g. Kajian terhadap proses indikator “Penderita
gangguan jiwa mendapatkan pengobatan
dan tidak ditelantarkan”
h. Kajian terhadap proses indikator “Anggota
keluarga tidak ada yang merokok”
i. Kajian terhadap proses indikator “Keluarga
Mengikuti Program KB”
j. Kajian terhadap proses indikator “Ibu
melakukan persalinan di faskes”
k. Kajian terhadap proses indikator “Bayi
mendapat imunisasi dasar lengkap”
l. Kajian terhadap proses indikator “Bayi
mendapat ASI eksklusif”
BAB IV
PEMBAHASAN

NO KONDISI YANG ADA TEORI


P1  Puskesmas melakukan  IKS harus sinergis dengan profile
proses analisa situasi puskesmas
menggunakan rekapitulasi
KS dan profile puskesmas :
profile ada, IKS belum ada
 Kepemimpinan di
Puskesmas Cimenyan : tipe
kepemimpinan kolaborasi
kompromi
 RUK,RPK : sudah sesuai  Analisis/diagram fishbone harus
dengan PMK 44 Tahun 2016 tajam agar akar masalah tepat
namun analisis fishbone
belum tajam

P2 Pelaksanaan P2 Puskesmas
Cimenyan :
 Lokmin : jejaring tidak di undang  Jejaring harus di undang
 Loktri : siklus tidak sesuai
 Musrenbang : hadir namun tidak  Siklus harus sesuai
ada dokumentasi  UANG harus ada

P3

BAB IV
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. KESIMPULAN
Kesuksesan kegiatan praktik lapangan ini sangat dipengaruhi oleh banyak faktor
diantaranya panitia penyelenggara, pengendali pelatihan, fasilitator, pendamping,
peserta, pihak tempat praktik lapangan dan sarana penunjang lainnya. Namun
selama kegiatan observasi kami di Puskesmas Cimenyan berjalan dengan baik

B. REKOMENDASI
Dalam pelaksanaan kegiatan observasi lapangan sebaiknya pihak panitia
mendampingi peserta agar pelaksanaan lebih terarah sesuai dengan luaran yang
diharapkan oleh panitia.
LAMPIRAN 1

TENTATIF JADWAL PRAKTIK LAPANGAN


PELATIHAN PELATIH MANAJEMEN PUSKESMAS

Jam
Kegiatan Tempat Penanggung Jawab
pelaksanaan
Peserta berkumpul di Halaman Depan gedung Candra Dimuka dan Candra Kirana Parkiran Candra Dimuka (Panitia BBPK)
05.00
dan Candra Kirana
05.00- 07.30 Perjalanan menuju ke 6 lokus Puskesmas. Puskesmas Panitia
07.30 – 08.00 Persiapan
08.00-08.15 Pembukaan : Melapor ke Kepala Puskesmas dan menyampaikan maksud dan tujuan Puskesmas Lokus Fasilitator PKL/MOT
dari PKL
08.15-10.30 Peserta mencari data dan informasi yang diperlukan melalui pengumpulan data Pusesmas Lokus Ketua Kelompok
sekunder (data yang ada di puskesmas), dan primer (wawancara dan diskusi) sekaligus
mengisi instrum
ent PKL
10.30-11.00 Penutupan : berupa masukan/ Overview hasil pengamatan disandingkan dengan Puskesmas Lokus Ketua Kelompok
proses pembelajaran Manajemen Puskesmas dengan pendekatan keluarga
11.00 – 13.30 Perjalanan Pulang BBPK Ciloto Panitia
INSTRUMEN MANAJEMEN UMUM PUSKESMAS DAN REKAPITULASI HASIL
OBSERVASI LAPANGAN
No Hal Hasil Observasi Usul/Saran
(1) Lapangan (3)
(2)
1. Puskesmas melakukan proses analisa Situasi Ada, belum Mensinergikan analisa situasi
menggunakan Rekapitulasi IKS dan Profil menggunakan menggunakan Rekapitulasi
Puskesmas Rekapitulasi IKS IKS dengan Profil Puskesmas
2 Kepemimpinan di Puskesmas
3. Penyusunan Rencana Tahunan:
d. Rencana Usulan Kegiatan tahun 2017 dan
tahun 2018
e.Rencana Pelaksanaan Kegiatan Tahun
berjalan
f. Rencana Pelaksanaan Kegiatan Bulanan
4. Penggerakkan Pelaksanaan:
f. Lokakarya Mini Bulanan Pertama dan lokmin Lokamin bulanan Perbaikan dokumen sesuai
bulanan selanjutnya pertama sudah dengan PMK No 44 Tahun
dilaksanakan dan 2016
ada dokumennya
namun luarannya
hanya meng
evaluasi data
cakupan bulan
sebelumnya
g. Dokumentasi Hasil Musren-bang Diikuti namun tidak Mendokumentasikan semua
Desa/Kelurahan dari semua Desa/Kelurahan. terdokumentasi kegiatan
h. Lokakarya Mini Bulanan Midyear (tengah Ada, sesuai PMK -
tahun) 2017 44 Tahun 2016
i. Dokumentasi Hasil Musren-bang Kecamatan Diikuti namun tidak Mendokumentasikan semua
terdokumentasi kegiatan
j. Lokakarya Mini Triwulan I dan Triwulan Ada, namun sklus Melaksanakan kegiatan
selanjutnya pelaksanaanya lokmin triwulan sesuai siklus
tidak sesuai PMK di PMK 44 Tahun 2016
44 Tahun 2016
5. Pengawasan & Pengendalian, yang dibahas
hasil dan tindak-lanjutnya dalam:
c. Lokakarya Mini Bulanan, Tri-wulanan Rutin
dalam evaluasi tengah tahun (Midyear
evaluation)
d. Rumusan tindak-lanjutnya, hasil-hasil Wasdal
sebagai lang-kah koreksi & pencegahan risiko
(Corective Preventive Action Request)
6. Penilaian Kinerja Puskesmas
7. Manajemen Pemberdayaan Masyarakat.
Kegiatan ini mencakup :
d. Analisis Sumber Daya dan Potensi
Masyarakat yang dilakukan puskesmas
sebelum menyusun RUK.
e. Siklus Pemecahan Masalah yang dituangkan
No Hal Hasil Observasi Usul/Saran
(1) Lapangan (3)
(2)
dalam kegiatan Pemberdayaan Masyarakat.
f. Kegiatan Pemberdayaan Individu, Kelompok
dan Masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan
UKM di Puskesmas
8. Manajemen Pengelolaan Sumberdaya Manusia
9. Manajemen Data dan Informasi
10. Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Kegiatan PIS PK
Pendekatan Keluarga. baru dilaksanakan
di 1 RW (100 KK)
namun belum di
analisis
m. Kajian terhadap proses indikator “Keluarga
Mengikuti Program KB”
n. Kajian terhadap proses indikator “Ibu
melakukan persalinan di faskes”
o. Kajian terhadap proses indikator “Bayi
mendapat imunisasi dasar lengkap”
p. Kajian terhadap proses indikator “Bayi
mendapat ASI eksklusif”
q. Kajian terhadap proses indikator “Balita
mendapatkan pemantauan pertumbuhan”
r. Kajian terhadap proses indikator “Penderita
hipertensi melakukan pengobatan secara
teratur”
s. Kajian terhadap proses indikator “Penderita
gangguan jiwa mendapatkan pengobatan
dan tidak ditelantarkan”
t. Kajian terhadap proses indikator “Anggota
keluarga tidak ada yang merokok”
u. Kajian terhadap proses indikator “Keluarga
Mengikuti Program KB”
v. Kajian terhadap proses indikator “Ibu
melakukan persalinan di faskes”
w. Kajian terhadap proses indikator “Bayi
mendapat imunisasi dasar lengkap”
x. Kajian terhadap proses indikator “Bayi
mendapat ASI eksklusif”
Keterangan:
1. Kolom (2). Hasil Observasi Lapangan diisi hasil yang didapatkan di Puskesmas terkait
proses manajemen Puskesmas yang dilaksanakan. Perhatikan data yang digunakan
dalam proses penyusunan RUK, RPK, waktu penyusunannya, dan sebagainya. Proses
manajemen yang dilaksanakan di Puskesmas tempat observasi lapangan dibandingkan
dengan proses manajemen Puskesmas dengan pendekatan keluarga yang telah
diajarkan dalam pelatihan. Selain itu, perlu dilihat kesinambungan dari proses
manajemen yang dilaksanakan di Puskesmas, apakah proses tersebut saling berkaitan,
dimulai dari analisa situasi sampai dengan penilaian kinerja Puskesmas.
2. Kolom (3). Usul/saran diisi usul dari kelompok untuk perbaikan proses manajemen yang
dilaksanakan oleh Puskesmas.
Waktu hanya 3 Jam, diharapkan dapat dihasilkan tanggapan yang realistik dan benar.
LAMPIRAN 2
LAMPIRAN 3

SISTEMATIKA PENULISAN
LAPORAN OBSERVASI LAPANGAN

BAB I : PENDAHULUAN
A. Latar belakang
B. Tujuan
C. Sasaran
D. Waktu dan Tempat
BAB II : PROSES KEGIATAN OBSERVASI LAPANGAN
BAB III: HASIL KEGIATAN OBSERVASI LAPANGAN
BAB IV : PEMBAHASAN (BANDINGKAN TEORI DENGAN KONDISI YANG
ADA)
BAB IV: KESIMPULAN DAN REKOMENDASI