Anda di halaman 1dari 1

Apa beda batu nisan dengan buku?

Nisan, tanda orang pernah hidup di atas dunia.


Banyak orang MEWARISKAN BATU NISAN. Berisi NAMANYA SENDIRI.
Banyak orang lupa, batu nisan, bukan satu-satunya bukti ia pernah hidup.
BUKU, juga TANDA ORANG PERNAH HIDUP DI ATAS BUMI.
Sayang! Banyak orang Indonesia MODERN TIDAK MEWARISKAN BUKU, kecuali NISAN di
kuburan. Berisi NAMANYA SENDIRI!
SOEKARNO, Gus Dur, Tan Malaka, Andrea Hirata, Tan Malaka, Hatta, Hamka, Agus Salim,
Asma Nadia, Habiburrahman El Syirazi, BJ. Habibie, Ajip Rosidi, Arswendo, MH Ainun
Najib, Cak Nur, semuanya mewariksan BUKU-BUKU, yang BERGUNA.
Juga Ide, gagasan dan serpihan pikiran yang sangat tajam.
NISAN, bukanlah warisan yang baik. Dan, tidak berguna.
CIRI ORANG BESAR ADALAH SELALU MEWARISKAN BUKU-BUKU
Jadilah ORANG BESAR. Jadilah orang yang sedikit.
Bergabunglah dengan GERAKAN INTERNASIONAL ( INTERNATIONAL MOVEMENT) MENULIS 101
(seratus satu keping) BUKU SEPANJANG HIDUPMU yang dipimpin oleh YUDI PRAMUKO ( The
President)
*****

Trainer ahli: YUDI PRAMUKO

Nisan, tanda orang pernah hidup di atas dunia.


BUKU, juga TANDA ORANG PERNAH HIDUP DI ATAS BUMI.
Sayang! Banyak orang MODERN TIDAK MEWARISKAN BUKU,
kecuali NISAN di kuburan. Berisi NAMANYA SENDIRI!
CIRI ORANG BESAR ADALAH SELALU MEWARISKAN BUKU-BUKU
Jadilah ORANG BESAR. Jadilah orang yang sedikit.
===YUDI PRAMUKO===