Anda di halaman 1dari 4

Nama : Estu Vitriani

Kelas : F

Tugas Sistem Informasi Manajemen

Pengertian Sistem Informasi :

 Sistem menurut Mulyadi (2008) adalah sebagai berikut “Sekelompok dua atau lebih
komponen – komponen yang saling berkaitan (subsistem-subsistem yang bersatu
untuk mencapai tujuan yang sama)”.
 Sistem menurut Winarno (2006) adalah sebagai berikut “Sekumpulan komponen yang
saling bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu”

Alur Sistem Informasi

a) Analisa Alur Kerja Sistem Lama

Sistem pencatatan surat masuk yang digunakan saat ini di Kecamatan Kampar Kiri
masih menggunakan cara manual, yakni dengan mengarsipkan semua surat masuk di
sebuah buku besar atau buku agenda. Proses surat masuk yang berjalan selama ini di
Kantor Kecamatan Kampar Kiri dimulai dari setiap surat yang masuk ke Bagian
Umum dan Kepegawaian, kemudian surat tersebut dicatat dibuku besar atau agenda.
Surat masuk yang telah diarsipkan kemudian dilaporkan kepada Camat untuk diproses
dan legalisir atau surat masuk tersebut didisposisiikan kembali kepada Bagian Umum
atau ke bagian lain (seperti: Sekretaris Camat, Seksi Pemerintahan, Seksi
Ketentraman dan Ketertiban, Seksi Pemerdayaan Masyarakat, Seksi Kebersihan,
Seksi Kesejahteraan Sosial) yang ada di Kecamatan Kampar Kiri.

b) Analisan Alur Kerja Sistem Usulan

Alur kerja sistem pencatatan surat masuk yang diusulkan dimulai dari ketika ada surat
masuk, maka bagian kepegawaian akan meng-input-kan data-data surat masuk ke
sistem. Data – data surat masuk yang sudah di-input-kan akan bisa dilihat oleh Camat
untuk didisposisikan ke pihak tujuan (seperti: Kasubag Bagian Umum dan
Kepegawaian, Sekretaris Camat, Seksi Pemerintahan, Seksi Ketentraman dan
Ketertiban, Seksi Pemerdayaan Masyarakat, Seksi Kebersihan, Seksi Kesejahteraan
Sosial). Pihak yang dituju akan bisa melihat surat masuk yang sudah didisposisikan
oleh Camat. Karena data-data surat masuk sudah diinputkan ke sistem, maka buku
besar atau agenda akan mudah dibuat dengan cara mengambil data – data surat
masuk.

Komponen Fisik Sistem Informasi:

a) Perangkat keras komputer: CPU, Storage, perangkat Input/Output, Terminal


untukinteraksi, Media komunikasi data
b) Perangkat lunak komputer: perangkat lunak sistem (sistem operasi dan utilitinya),
perangkat lunak umum aplikasi (bahasa pemrograman), perangkat lunak aplikasi
(aplikasi akuntansi dll).
c) Basis data: penyimpanan data pada media penyimpan komputer.
d) Prosedur: langkah-langkah penggunaan sistem
e) Personil untuk pengelolaan operasi (SDM), meliputi:
 Clerical personnel (untuk menangani transaksi dan pemrosesan data dan
melakukan inquiry = operator)
 First level manager: untuk mengelola pemrosesan data didukung dengan
perencanaan, penjadwalan, identifikasi situasi out-of-control dan pengambilan
keputusan level menengah ke bawah.
 Staff specialist: digunakan untuk analisis untuk perencanaan dan pelaporan.
 Management: untuk pembuatan laporan berkala, permintaan khsus, analisis
khusus,laporan khsusus, pendukung identifikasi masalah dan peluang.

Bentuk Sistem Informasi

1. Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System)


Geografis merupakan sesuatu yang berhubungan dengan berbagai objek dan peristiwa
yang terjadi dibumi. Oleh karena itu, Sistem informasi Geografis menjadi suatu
sarana teknologi yang dapat membantu memasukan, menyimpan, memanggil
kembali, mengolah dan menganalisis data yang berhubungan dengan geografis untuk
mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan
lahan, sumber daya alam, lingkungan transportasi, fasilitas kota, dan pelayanan umum
lainnya
2. Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System)
Dalam sebuah organisasi, Eksekutif merupakan bagian yang memiliki suatu
kekuasaan dan tanggung jawab dalam menentukan setiap kegiatan dan arah
organisasi. Eksekutif diyakini menekankan fungsi perencanaan, juga peran
disturbance handler dan entrepreneur.
Sistem informasi eksekutif (executive information sistem), atau EIS, merupakan suatu
sistem yang menyediakan informasi bagi eksekutif mengenai kinerja keseluruhan
perusahaan. Informasi dapat diambil dengan mudah dan dalam berbagai tingkat
rincian.
3. Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing System)
Sistem Pemrosesan Transaksi adalah sistem utama dalam pengumpulan dan
pengolahan data pada suatu organisasi. Sistem yang ber-interaksi langsung dengan
sumber data (misalnya pelanggan) adalah sistem pengolahan transaksi, dimana data
transaksi sehari-hari yang mendukung operasional organisasi dilakukan.
Tugas utama TPS adalah mengumpulkan dan mempersiapkan data untuk keperluan
sistem informasi yang lain dalam organisasi, misalnya untuk kebutuhan sistem
informasi manajemen, atau kebutuhan sistem informasi eksekutif.

Teknologi Sistem Informasi

Teknologi Sistem Informasi (TSI) adalah suatu sistem pengolahan data keuangan dan
pelayanan jasa perbankan secara elektronis dengan menggunakan sarana komputer,
telekomunikasi, dan sarana elektronis lainnya. Penggunaan TSI adalah untuk meningkatkan
efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Referensi : Vol. 9 No. 3 September 2013 (Jurnal Capacity STIE AMKOP Makassar)
ISSN:1907-3313409

PERANAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TERHADAP

EFEKTIVITAS KERJA PAGAWAI LEMBAGA PEMASYARAKATAN

NARKOTIKA (LAPASTIKA) BOLLANGI KABUPATEN GOWA

Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi, Vol. 2, No. 1, Februari 2016

e-ISSN 2502-8995 p-ISSN 2460-818137


SISTEM INFORMASI PENCATATAN SURAT MASUK

(Studi Kasus: Kantor Camat Kampar Kiri Kabupaten Kampar

Provinsi Riau)