Anda di halaman 1dari 3

PENANGANAN PENYAKIT ASTHMA

BRONCHIAL
No. Dokumen : 440/ /UKP/22/ /2016

SOP No Revisi :0
Tgl. Terbit : 2016

Halaman : 1/2

UPT Puskesmas dr. Devirinna Simanjuntak


Sainihuta Nip: 19810319 201001 2 018
1.Pengertian Asthma bronchial adalah gangguan inflamasi kronik saluran napas yang melibatkan
banyak sel inflamasi dan mediator. Inflamasi kronik menyebabkan peningkatan
hiperesponsif jalan napas terhadap bermacam-macam stimulus dan penyempitan jalan
napas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi, sesak napas, dada
terasa berat dan batuk-batuk terutama pada malam dan atau dini hari.
2.Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk penatalaksanaan penyakit Asthma
Bronchial
3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor 440/ /SK/22/ /2016
4.Referensi Permenkes no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di FKTP
Permenkes no. 514 tahun 2015 tentang Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di FKTP
5.Prosedur 1. Alat
a. Termometer
b. Tensimeter
c. Stetoscope
2. Bahan : -
6.Langkah- 1. Tanda dan gejala asthma bronchial
langkah Pasien datang karena:
a. Sesak napas yang episodik.
b. Batuk-batuk berdahak yang sering memburuk pada malamdan pagi hari
menjelang subuh. Batuk biasanya terjadi kronik.
c. Mengi.

2. Pemeriksaan Fisik Asthma bronchial


Tanda Patognomonis
a. Sesak napas.
b. Mengi pada auskultasi.
c. Pada serangan berat digunakan otot bantu napas (retraksi supraklavikula,
interkostal, dan epigastrium).

3. Pemeriksaan penunjang Asthma bronchial : Tidak dilakukan


4. Penegakan diagnose Asthma bronchial berdasarkan anamnese dan
pemeriksaan fisik
5. Diagnosa Banding Asthma bronchial
a. Obstruksi jalan nafas
b. Bronchitis kronik
c. Bronkiektasis

6. Komplikasi Asthma bronchial


a. Pneumotoraks.
b. Pneumomediastinum.
c. Gagalnapas.
d. Asma resisten terhadap steroid.

7. Penatalaksanaan Asthma bronchial:


1. Disarankan untuk mengidentifikasi, mengendalikan atau menjauhkan
dari faktor pencetus Asthma Bronchial
2. Asthma Bronchial eksaserbasi dapat diberikan inj.dexamethasone 1 amp
(single dose)
3. Maintenance:
Dosis Dewasa: Salbutamol 2mg 2x1
Dexamethasone 0.5 mg 3x1
Ambroxol/GG 3x1
Dosis Anak :
4. Bila tercapai asma terkontrol, pertahankan terapi paling tidak 3 bulan,
kemudian turunkan bertahap sampai mencapai terapi seminimal
mungkin dengan kondisi asma tetap terkontrol

8. Konseling Asthma bronchial :


a. Memberikan informasi kepada individu dan keluarga mengenai seluk
beluk penyakit, sifatpenyakit, perubahan penyakit (apakah membaik atau
memburuk), jenis dan mekanisme kerja obat-obatan dan mengetahui
kapan harus meminta pertolongan dokter.
b. Kontrol secara teratur antara lain untuk menilai dan monitor berat asma
secara berkala (asthma control test/ ACT)
c. Pola hidup sehat.
d. Menjelaskan pentingnya melakukan pencegahan dengan:
1. Menghindari setiap pencetus.
2. Menggunakan bronkodilator/steroid inhalasi sebelum melakukan
exercise untuk mencegah exercise induced asthma.

9. Asthma Bronchial dirujuk bila :


a. Bila sering terjadi eksaserbasi.
b. Pada serangan asma akut sedang dan berat.
c. Asma dengan komplikasi.

7.Hal-hal yang -
perlu
diperhatikan

2/2
8.Unit Terkait 1. Poliklinik umum
2. Pustu dan Poskesdes
9.Dokumen Rekam Medik
terkait
10 Rekaman No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan
Historis
Perubahan

3/2