Pemrograman Berorientasi Obyek (Object Oriented Programming – OOP)
adalah programming paradigm yang menggunakan obyek dan interaksinya untuk
merancang aplikasi dan program komputer.
Bahasa-bahasa pemrograman seperti keluarga dotNet dari Microsoft
(Visual Basic.Net, Visual C#, dan Visual J), Borland Delphi, Java, Phyton, PHP
versi 5 ke atas, C++ dan banyak lainnya merupakan bahasa pemrograman yang
mendukung konsep OOP.
Object adalah gabungan antara beberapa data dan fungsi yang masing-masing bekerja
bersama-sama dan tidak dapat dipisahkan.\
Klasifikasi berarti suatu kegiatan mengumpulkan data (atribut) dan prilaku (operasi) yang
mempunyai struktur data sama ke dalam satu grup yang disebut kelas.
Identitas berarti data diukur mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas dan inilah yang
disebut objek
Konsep dasar object (object Oriented) meliputi tiga hal :
Is Identical (because Object has own unique ID), yaitu object tersebut mempunyai identitas
tersendiri dapat dibedakan dengan yang lain
Has Behavior (because Object has Method), yaitu object itu mempunyai prilaku atau sifat-
sifat yang khusus
Has State (because Object has instance parameter), object mempunyai ukuran yang baku.
Paradigma perbedaan dalam bahasa pemrograman sebagai berikut :
Pemrograman tidak terstruktur atau Programming Monolithic
Pemrograman prosedural
Pemrograman struktural
Pemrograman Berorientasi Objek
Perbedaan antara Pemrograman Berorientasi Terstruktur dan Objek
a. Objek
b. Atribut
c. Methode
d. Kelas
1. Jelaskan apa maksud dan kepanjangan dari OOP beserta contoh nya !
2. Terangkan 3 Konsep dasar object (object Oriented) !
3. Apa perbedaan antara Pemrograman Berorientasi Terstruktur dan
Pemrograman Berorientasi Objek (minimal 5) !
4. Sebutkan 4 Paradigma perbedaan dalam bahasa Pemrograman !
5. Jelaskan pengertian dari :
a. Objek
b. Atribut
c. Methode
d. Kelas