Anda di halaman 1dari 13
Departemen Matematika Universitas Mataram Algoritma & Pemrograman (1) Irwansyah
Departemen Matematika
Universitas Mataram
Algoritma & Pemrograman (1)
Irwansyah
Outline Materi Kuliah Dalam kuliah ini, secara garis besar, akan dipelajari : • Algoritma dan
Outline Materi Kuliah
Dalam kuliah ini, secara garis besar, akan dipelajari :
• Algoritma dan Representasi Algoritma
• Dasar-Dasar Pemrograman
Menggunakan bahasa pemrograman pascal dan
(hopefully) C++
Referensi :
Juan Soulie, C++ language tutorial, http://www.cplusplus.com/doc/tutorial/
Pascal tutorial, www.tutorialspoint.com/pascal/pascal_tutorial.pdf
Algoritma Algoritma (Eng: algorithm) berasal dari bahasa latin Algorism Kata Algorism berasal dari nama Muhammad
Algoritma
Algoritma (Eng: algorithm) berasal dari bahasa latin Algorism
Kata Algorism berasal dari nama Muhammad ibn Musa Al-
Khawarizmi , seorang matematikawan, ahli astronomi, dan ahli
geografi asal Persia.
Al-Khawarizmi merupakan orang pertama yang mencetuskan
ide berikut :
Untuk
menyelesaikan
suatu
masalah,
masalah
tersebut
dipecah menjadi submasalah-submasalah, untuk kemudian
submasalah-submasalah tersebut diselesaikan.

Ide Al-Khawarizmi tersebut diaplikasikan di bidang aritmetika.

Ide tersebut merupakan dasar dari Algoritma secara umum.

An algorithm is a well-ordered collection of unambiguous and effectively computable operations that when executed produces a result and halts in a finite amount of time

Karakteristik dari algoritma :

1. Operasi-operasinya terurut dengan benar;

2. Operasi-operasinya tidak ambigu;

3. Operasi-operasinya komputabel dan efektif;

4. Menghasilkan suatu output;

5. Berhenti dalam waktu yang berhingga;

3. Operasi-operasinya komputabel dan efektif; 4. Menghasilkan suatu output; 5. Berhenti dalam waktu yang berhingga;

Contoh algoritma

1)

Contoh algoritma 1)
Contoh algoritma 1)

Lanjutan…

2)

Langkah-langkah

untuk

mengurutkan

bilangan

4,2,5,1,3,7,6 dari yang paling kecil ke yang paling besar.

1. Tukarkan 1 dengan 4, diperoleh : 1,2,5,4,3,7,6.

2. Tukarkan 5 dengan 3, diperoleh : 1,2,3,4,5,7,6.

3. Tukarkan 7 dengan 6, diperoleh : 1,2,3,4,5,6,7.

: 1,2,5,4,3,7,6. 2. Tukarkan 5 dengan 3, diperoleh : 1,2,3,4,5,7,6. 3. Tukarkan 7 dengan 6, diperoleh
Flow chart / Diagram Alir Flow chart merupakan salah satu cara untuk menggambarkan atau merepresentasikan
Flow chart / Diagram Alir
Flow chart merupakan salah satu cara untuk menggambarkan
atau merepresentasikan suatu algoritma.
Komponen-komponen dasar dari suatu flow chart :
Terminator : Simbol untuk Start atau End
Input/Output : Simbol untuk menerima atau
mengeluarkan data
Proses : Simbol untuk proses atau operasi Conditional/Decision : Simbol untuk proses mengambil keputusan, contohnya
Proses : Simbol untuk proses atau operasi Conditional/Decision : Simbol untuk proses mengambil keputusan, contohnya
Proses : Simbol untuk proses atau operasi Conditional/Decision : Simbol untuk proses mengambil keputusan, contohnya
Proses : Simbol untuk proses atau operasi Conditional/Decision : Simbol untuk proses mengambil keputusan, contohnya

Proses : Simbol untuk proses atau operasi

Conditional/Decision : Simbol untuk proses mengambil keputusan, contohnya Ya atau Tidak

Preparation : Simbol untuk pemberian nilai awal

Arrow : Simbol penunjuk arah proses selanjutnya Connector (on-page) : Simbol untuk menyatukan beberapa arrow
Arrow : Simbol penunjuk arah proses selanjutnya Connector (on-page) : Simbol untuk menyatukan beberapa arrow
Arrow : Simbol penunjuk arah proses selanjutnya Connector (on-page) : Simbol untuk menyatukan beberapa arrow
Arrow : Simbol penunjuk arah proses selanjutnya Connector (on-page) : Simbol untuk menyatukan beberapa arrow

Arrow : Simbol penunjuk arah proses selanjutnya

Connector (on-page) : Simbol untuk menyatukan beberapa arrow

Connector (off-page) : Simbol untuk menyambungkan flow chart di halaman berikutnya

Display: Simbol untuk cetak hasil

Connector (off-page) : Simbol untuk menyambungkan flow chart di halaman berikutnya Display : Simbol untuk cetak
Contoh flow chart algoritma Diberikan algoritma untuk mengecek apakah suatu bilangan n merupakan bilangan genap
Contoh flow chart algoritma
Diberikan algoritma untuk mengecek apakah suatu bilangan n
merupakan bilangan genap atau ganjil berikut :
1. Diberikan bilangan bulat n;
2. Hitung sisa pembagian n oleh 2;
3. Jika sisa pembagiannya adalah 0, maka n genap;
4. Jika sisa pembagiannya adalah 1, maka n ganjil;

Contoh.

Diberikan n = 7;

Perhatikan, 7 = (2 x 3) + 1; berarti sisa pembagian 7 oleh 2 adalah 1;

Sehingga, 7 adalah bilangan ganjil;

n = 7; Perhatikan, 7 = (2 x 3) + 1; berarti sisa pembagian 7 oleh

Flow-chart dari algoritma ganjil/genap di belakang…

start

Input bilangan bulat n
Input
bilangan
bulat n

Hitung sisa pembagian n oleh 2

Sisa = 1 Sisa bagi
Sisa = 1
Sisa
bagi

Sisa = 0

n genap n ganjil
n genap
n ganjil

end

start Input bilangan bulat n Hitung sisa pembagian n oleh 2 Sisa = 1 Sisa bagi
Tugas I (Kelompok) Carilah satu contoh algoritma dan buatlah flow-chartnya !!! Aturan : Tugas ditulis
Tugas I (Kelompok)
Carilah satu contoh algoritma dan buatlah flow-chartnya !!!
Aturan :
Tugas ditulis tangan dan dikumpulkan di meja saya hari ini.
Tidak boleh ada dua atau lebih kelompok dengan contoh
algoritma yang sama.