Panduan Dasar Pemrograman
Panduan Dasar Pemrograman
Segala puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
memberikan kemudahan sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan
tepat waktu.Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Abang Senior saya Simon Sanggi
Simaremare selaku Asisten Laboratorium Dasar-Dasar Pemrograman yang telah membimbing
dan memberikan arahan dalam membuat makalah ini.
Saya tentu menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan masih
banyak terdapat kesalahan serta kekurangan di dalamnya. Untuk itu, saya mengharapkan kritik
serta saran dari pembaca untuk makalah ini, supaya makalah ini nantinya dapat menjadi
makalah yang lebih baik lagi.Apabila terdapat banyak kesalahan pada makalah ini, sayaselaku
penulis makalah Dasar-Dasar Pemrograman inimeminta maaf yang sebesar-besarmya.
Demikian, semoga makalah ini dapat bermanfaat dan dapat menginspirasi orang
banyak.Terima kasih.
Medan,Oktober 2018
Penulis
i
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB 1PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Rumusan Masalah 1
1.3 Tujuan 1
BAB 7 PENUTUP
7.1 Kesimpulan 25
7.2 Saran 25
DAFTAR PUSTAKA
ii
BAB 1
PENDAHULUAN
1.3 Tujuan
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk menyelesaikan tugas yang diberikan
sekaligus memenuhi syarat untuk dapat mengikuti ujian, serta agar dapat lebih memahami
dalam mata pelajaran dasar-dasar pemrograman.
BAB 2
ALGORITMA DAN FLOWCHART
2.1 Algoritma
Dalam matematika dan ilmu komputer, Algoritma adalah urutan atau langkah-langkah
untuk penghitungan atau untuk menyelesaikan suatu masalah yang ditulis secara
berurutan.Sehingga, Algoritma pemrograman adalah urutan atau langkah-langkah untuk
menyelesaikan masalah pemrograman komputer. Ahli sejarah matematika menemukan asal
kata tersebut yang berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Jafar
Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. Al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi
Algorism.Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Kitab Al Jabar Wal-Muqabala yang
artinya Buku pemugaran dan pengurangan (The book of restoration and reduction).
Dari judul buku itu kita juga memperoleh akar kata Aljabar (Algebra).Perubahan kata
dari algorism menjadi algorithm muncul karena kata algorism sering dikelirukan dengan
arithmetic, sehingga akhiran sm berubah menjadi thm.Karena perhitungan dengan angka Arab
sudah menjadi hal yang biasa, maka lambat laun kata algorithm berangsur-angsur dipakai
sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum, sehingga kehilangan makna kata
aslinya. Dalam bahasa Indonesia, kata algorithm diserap menjadi algoritma. Dan menurut
Rinaldi Munir :2002. Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah
yang disusun secara sistematis.Ciri-ciri Algoritma Menurut Donald E. Knuth, algoritma
mempunyai lima ciri:
1. Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
2. Setiap langkah harus didefinisikan secara tepat dan tidak berarti dua.
3. Algoritma memiliki nol atau lebih masukan (input).
4. Algoritma mempunyai nol atau lebih keluaran (output).
5. Algoritma harus sangkil (efektif)
Algoritma yang akan digunakan yaitu algoritma dalam bentuk program. Program
adalah kumpulan pernyataan komputer, sedangkan metode dan tahapan sistematis dalam
program adalahalgoritma.Program ditulis dengan menggunakanbahasa pemrograman.Jadi bisa
disebut bahwa program adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman.
3
Contoh Algoritma :
Algoritma untuk menghitung nilai y dari persamaan y = 3x + 8
Algoritmanya adalah:
1. Mulai
2. Tentukan nilai x
3. Hitung nilai y = 3x + 8
4. Cetak nilai x dan y
5. Selesai
2.2 Flowchart
Pengertian Flowchart ( Bagan Alir ) adalah bagan (chart) yang menunjukkan alir
(flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika. Bagan alir (flowchart) digunakan
terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi. Jenis Jenis Flowchart / Bagan
Alir, 0Ada beberapa jenis - Jenis flowchart diantaranya:
1. System Flowchart
System flowchart dapat didefinisikan sebagai bagan yang menunjukkan arus pekerjaan
secara keseluruhan dari sistem.Bagan ini menjelaskan urut-urutan dari prosedur-prosedur
yang ada di dalam sistem. Bagan alir sistem menunjukkan apa yang dikerjakan di sistem.
2. Document Flowchart
Bagan alir dokumen (document flowchart) atau disebut juga bagan alir formulir (form
flowchart) atau paperwork flowchart merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari
laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.
3. Schematic Flowchart
Bagan alir skematik (schematic flowchart) merupakan bagan alir yang mirip dengan bagan
alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem.Perbedaannya adalah,
bagan alir skematik selain menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem, juga
menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang digunakan.Maksud
penggunaan gambar-gambar ini adalah untuk memudahkan komunikasi kepada orang
yang kurang paham dengan simbol-simbol bagan alir. Penggunaan gambar-gambar ini
memudahkan untuk dipahami, tetapi sulit dan lama menggambarnya.
4
4. Program Flowchart
Bagan alir program (program flowchart) merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci
langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dapat terdiri dari dua macam,
yaitu bagan alir logika program (program logic flowchart) dan bagan alir program
komputer terinci (detailed computer program flowchart). Bagan alir logika program
digunakan untuk menggambarkan tiap-tiap langkah di dalam program komputer secara
logika.Bagan alat- logika program ini dipersiapkan oleh analis sistem.Bagan alir program
komputer terinci (detailed computer program flow-chart) digunakan untuk
menggambarkan instruksi-instruksi program komputer secara terinci. Bagan alir ini
dipersiapkan oleh pemrogram.
5. Process Flowchart
Bagan alir proses (process flowchart) merupakan bagan alir yang banyak digunakan di teknik
industri. Bagan alir ini juga berguna bagi analis sistem untuk menggambarkan proses dalam
suatu prosedur.
Beikut contoh dari Flowchart :
Preparation
Simbol yang mewakili pemberian nilai suatu
variable
Predefined Process Program (Sub Program)
Simbol yang menyatakan sekumpulan langkah
proses yang ditulis sebagai prosedur.
Connector
Simbol yang menunjukkan sambungan dari
flowchart yang terputus di halaman yang sama
atau halaman berikutnya
Off Line Connector
Simbol yang menujukkan masuk dan keluarnya
suatu prosedur pada halaman kertas lain
6
Dengan adanya flowchart, setiap urutan proses dapat digambarkan menjadi lebih jelas.
Selain itu, ketika ada penambahan proses baru dapat dilakukan dengan mudah menggunakan
flowchart ini. Setelah proses membuat flowchart selesai, maka giliran programmer yang akan
menerjemahkan desain logis tersebut kedalam bentuk program dengan berbagai bahasa
pemrograman yang telah disepakati.
BAB 3
PENGENALAN BAHASA C
3.1 Bahasa C
Bahasa C merupakan salah satu bahasa pemrogaman komputer yang bersifat
prosedural. Bahasa C berasal dari bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards
pada tahun 1967. Kemudian berdasar pada bahasa BCPL ini Ken Thompson yang bekerja di
Bell Telephone Laboratories (Bell Labs) mengembangkan bahasa B pada tahun 1970.Saat itu
bahasa B telah berhasil diimplementasikan di komputer DEC PDP-7 dengan operating system
(OS) UNIX. Pada tahun 1972, peneliti lain di Bell Labs bernama Dennis Ritchie
menyempurnakannya menjadi bahasa C. Bahasa C dilahirkan di Bell Telephone Laboratories
(atau sering disebut sebagai Bell Labs saja). Sulit membayangkan dunia modern saat ini jika
tidak ada pengaruh dari Bell Labs.
Pada tahun 1947, transistor ditemukan di Bell Labs.Untuk beberapa tahun, ada sebuah
bahasa pemrograman yang sangat dekat dengan sistem operasi UNIX, yang disebut dengan
bahasa C, yang didesain oleh Dennis Ritchie dan Brian Kernighan.Mengapa disebut hanya C
saja? Bahasa C disebut demikian mengingat bahasa tersebut adalah turunan dari bahasa B, dan
bahasa B merupakan pemendekan dari Basic CPL, sementara CPL sendiri adalah sebuah
bahasa pemrograman yang merupakan singkatan dari CombinedProgramming Language.
Pada tahun 1978, Dennis Ritchie bersama dengan Brian Kernighan mempublikasikan
buku yang kemudian menjadi legenda dalam sejarah perkembangan bahasa C, yang berjudul
The C Programming Language.Buku ini diterbitkan oleh Prentice Hall, dan pada saat ini telah
diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia.Boleh dikatakan bahwa buku ini adalah buku
yang paling banyak direfer orang dan dijadikan buku panduan tentang pemrograman bahasa C
sampai saat ini.
Teknik dan gaya penulisan bahasa C yang merefer kepada buku ini kemudian terkenal
dengan sebutan K&R C atau Classic C atau Common .Seiring dengan berkembang pesatnya
bahasa C, banyak vendor mengembangkan kompiler C menurut versi masing-masing. Hal ini
menggerakkan ANSI (American National Standards Institute) pada tahun 1983 untuk
membuat suatu komite yang kemudian diberi nama X3J11, untuk membuat definisi standar
8
bahasa C yang lebih modern dan komprehensif, dengan memperbaiki syntax dan grammar
bahasa C.
Usaha ini berhasil diselesaikan 5 tahun kemudian, yaitu ditandai dengan lahirnya
standard ANSI untuk bahasa C yang kemudian terkenal dengan sebutan ANSI C pada tahun
1988. Sampai saat ini, bahasa C telah berhasil digunakan untuk mengembangkan berbagai
jenis permasalahan pemrograman, dari level operating system (unix, linux, ms dos, dan
sebagainya), aplikasi perkantoran (text editor, word processor, spreadsheet, dan sebagainya),
bahkan sampai pengembangan sistem pakar (expert system).
Salah satu bagian yang paling canggih dari bahasa C adalah bahwa bahasa C memiliki
pointer, selain tentunya variabel dan konstanta.Istilah Pointer dalam bahasa pemrograman
merujuk kepada alamat-alamat memori yang mengizinkan para programmer untuk melakukan
beberapa tugas secara jauh lebih efisien, dengan melibatkan bit, byte, dan word
memori.Karenanya, banyak orang menyebut bahasa C sebagai High-level Assembly language,
atau bahasa rakitan tingkat tinggi.
Meskipun bahasa C masih merupakan bahasa pemrograman yang populer, bahasa
tersebut saat ini dapat dikatakan telah kadaluwarsa. Saat ini, bahasa tersebut diklasifikasikan ke
dalam bahasa pemrograman prosedural tradisional (traditional procedural programming
language), sebuah istilah yang merujuk kepada struktur program-program dalam bahasa C.
Umumnya sebuah program bahasa C terdiri atas banyak prosedur (juga sering disebut sebagai
fungsi/function atau subrutin/subroutine), yang setiap prosedur tersebut merupakan bagian dari
kode yang melakukan beberapa tugas tertentu atau merupakan implementasi dari algoritma
tertentu.
ekstensi dari C ), dikembangkan oleh B jarne Stourstrup di awal tahun 1980, banyak
kemampuan-kemampuan baru yang ada di C++, tapi lebih penting lagi C++ mempunyai
kemampuan object-oriented.
Bahasa C++ ini juga merupakan pemrograman terstruktur dimana untuk
menyelesaikan sebuah masalah harus bertahap sesuai dengan algortima pemrograman, dimana
secara garis besar program yang akan dieksekusi dari awal secara berurut sampai akhir.
Bahasa C++ sendiri merupakan bahasa pemrograman yang lumayan banyak
digemerai oleh programmer dan merupakan dasar untuk mempelajari bahasa pemrograman
yang lebih grafis (GUI) seperti Visual C++, Visual C, dan lain-lain. Bahasa C ++
mengembangkan kemampuan dari bahasa C yaitu dengan:
1. Memberikan dukungan untuk menciptakan dan memanfaatkan abstraksi data.
2. Dapat digunakan untuk pemrograman berorientasi objek
3. Dan yang terakhir telah menutupi beberapa kekurangan dalam bahasa C.
Maksud dari int di depan main adalah tipe data yang akan dikembalikan. Maka di
dalamfungsi main(), wajib kita sertakan return 0.
Statemen adalah perintah-perintah atau fungsi untuk melakukan sesuatu.
printf("Hello World!");
Artinya: kita menyuruh komputer untuk mencetak teks Hello World! ke console.Setiap
statement di dalam program C warjib diakhiri dengan titik koma (;), kalau tidakmaka program
akan error.
Karakter “//” digunakan untuk mengawali penulisan komentar dalam satu baris.
Karakter yang ditulis sampai akhir baris akan diperlakukan sebagai komentar. Cara ini hanya
bisa diterapkan pada komentar satu baris. Jika cara ini akan diterapkan pada komentar
beberapa baris, maka pada setiap baris komentar komentar karakter “//” harus ditulis di awal
komentar.
Karakter “/*” digunakan untuk mengawali penulisan komentar satu baris atau lebih,
sampai dijumpai karakter “*/”. Cara ini memungkinkan kita menulis komentar lebih dari satu
baris tanpa harus menulis tanda komentar berulang-ulang. Cukup awali komentar dengan
menulis “/*” lalu akhiri komentar dengan menulis “*/”
Komentar adalah bagian yang tidak akan dieksekusi oleh komputer. Komentar
bisanya digunakan untuk membuat keterangan pada kode program.Contoh Komentar:
// ini adalah komentar
Kita bisa menggunakan garis miring ganda (//) untuk membut komentar satu baris dan
tanda /**/ untuk membuat komentar beberapa baris.Contoh : Program Menghitung Luas
Belah Ketupat
#include <stdio.h>// untuk scanf() dan printf()
int main(){
luas= d1*d2/2;
return 0;
}
11
Decision atau Keputusan adalah sebuah proses penelusuran masalah yangberawal dari
latar belakang masalah, identifikasi masalah hingga kepadaterbentuknya kesimpulan. Dalam
pemrograman komputer Decision sangat pentingkarena akan ada banyak sitauai saat
pemrograman diberi dua pilihan atau lebih danharus memilih opsi berdasarkan kondisi yang di
berikan. Atau dapat disimpulakansebuah program keputusan jika Iya maka Iya jika Tidak
maka Tidak.
Decision itu seperti suatu keadaan yang hanya diberi dengan 2 pilihan, antara
benar (true) atau salah (false). Jika kondisi sesuai yang diinginkan maka pilihan benar akan
otomatis terpilih dan jika tidak sesuai dengan keinginan maka akan sebaliknya, yaitu pilihan
salah akan otomatis terpilih.
Ada beberapa intruksi yang termasuk kedalam golongan decision, antara lain :
1. Pernyataan if
2. Pernyataan if - else
3. Pernyataan switch
Pernyatan-pernyataan tersebut memerlukan suatu kondisi, sebagai basis dalam
pengambilan keputusan.Kondisi umum yang dipakai berupa benar atau salah.
Ada 2 jenis operator yang dapat digunakan dalam decision, yakni :
Tabel 4.1 Simbol Decision
NO SIMBOL FUNGSI
1 * Perkalian
2 / Pembagian
3 + Penjumlahan
4 - Pengurangan
5 % Modulo(hasil bagi) atau yang habis di bagi
6 ++ Pengulangan Angka (contoh: 1 2 3 4...)
7 -- Pengulangan Angka (contoh: 9 8 7 6...)
8 > Lebih Besar
13
float nilai;
printf("Masukan nilai yang didapat : ");
scanf("%f", &nilai);
14
}else {
printf("n ANDA TIDAK LULUS !!\n");
}
}
if (usia==’a’||usia==’A’)
{
printf (“paket chaki\n”);
}
else if (usia==’d’||usia==’D’)
{
printf (“paket reguler\n”);
}
else
{printf (“tidak tersedia\n”);}
return 0;
}
5.1 Nested If
IF dan SWITCH pada Bahasa C digunakan untuk membuat penyeleksiankondisi atau
percabangan dalam program. IF digunakan untuk menyeleksi sebuahkondisi apakah bernilai
benar atau salah, kemudian pada masing-masing kondisiditaruh sebuah rutin program yang
akan dijalankan jika kondisi terpenuhi.
Sedangkan SWITCH digunakan untuk menyeleksi nilai sebuah variabel yangbanyak
dan terlalu komplek untuk diseleksi oleh IF. Penggunaan SWITCH bertujuanmeringkas
penulisan kode program dan tentu meningkatkan kecepatan dan ketepatanprogram dalam
menyeleksi nilai sebuah variabel. Sayangnya SWITCH ini hanya biasmenyeleksi nilai tidak
bisa menyeleksi kondisi seperti IF.
Struktur percabangan if bersarang / nested if merupakan struktur if yangpaling
komplek, karena merupakan perluasan dan kombinasi dari berbagai struktur iflainnya. Konsep
dari percabangan ini adalah terdapat Struktur If yang beradadidalam Struktur If lainnya.
Artinya dalam pernyataan If bersarang jika kondisi Ifyang paling luar (paling atas) bernilai
benar, maka kondisi If yang beradadidalamnya baru akan dilihat (di cek), strukturnya yaitu :
if(kondisi)
{
pernyataan atau statement;
}
else{
pernyataan atau statement;
}
}
scanf("%d",&pilihan);
switch(pilihan)
{
case 1 : printf("Nasi Padang sudah di pesan harap menunggu beberapa
menit\n");break;
case 2 : printf("Pempek Palembang sudah di pesan harap menunggu
beberapa menit\n");break;
case 3 : printf("Siomay Bandung sudah di pesan harap menunggu
beberapa menit\n");break;
default : printf("Pilihan yang anda masukan tidak
tersedia\n");break;
}
return 0;
}
6.1 For
Perulangan atau yang sering disebut dengan “looping”, merupakan proses yang
dilakukan secara berulang-ulang dalam batas yang telah ditentukan. Dengan menggunakan
proses perulangan, penulisan kode program dapat menjadi lebih efisien. Dalam bahasa C,
terdapat beberapa macam struktur kendali perulangan, antara lain: for, do while, dan while.
Instruksi for digunakan untuk mengeksekusi atau menjalankan statement / perintah
dengan jumlah pengulangan yang telah diketahui.
Sintaks dari for ialah:
For(exp1; exp2; 2xp3){
Statement(s)
}
Dimana :
1. exp1: ekspresi untuk inisialisasi nilai awal
2. exp2: ekspresi untuk kondisi
3. exp3: expresi untuk increment (penambahan) atau decrement (pengurangan)
22
6.2 Do While
Instruksi dowhile digunakan untuk mengulang suatu statement / perintah selama
kondisi yang ada pada while masih terpenuhi atau bernilai benar.
Sintaks dari instruksi dowhile adalah :
23
do{
Statement(s);
} while(condition);
6.3 While
24
Instruksi while digunakan untuk mengulang suatu statement selama kondisi syarat
yang diberikan bernilai benar. Apabila kondisi bernilai salah, maka statement / perintah yang
dideklarasikan di dalam perulangan while tidak akan diulang.
Sintaks dari instruksi while adalah:
for(condition){
}while(statemen(s);
Instruksi while dapat memiliki satu ataupun beberapa statement / perintah. Perulangan
akan terus dilakukan selama kondisi bernilai benar. Pada umumnya, kondisi menggunakan
operator perbandingan maupun digabungkan dengan operator logika jika terdapat lebih dari
satu operasi perhandingan.
Berikut merupakan contoh penggunaan while:
#include<stdio.h>
Int main()
{
Int i = 1
/* while*/
While(i<=10){
Printf(“value of I [while]:%d\n”,i)
i=i+1
}
Getchar ();
Return o;
}
7.1 Kesimpulan
Algoritma adalah suatu cara yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah
secara sistematis atau berurutan. Contohnya tahap dalam menghidupkan komputer.Pertama
memulai, kedua menghubungkan ke stopkontak, ketiga tekan tombol power, dan keempat
selesai. Flowchart merupakan suatu cara untuk menyelesaikan suatu masalah menggunakan
diagram.
Dalam pengenalan bahasa C, bahasa C mempunyai 3 sifat yaitu sifat sekuensial,
keputusan, dan pengulangan.Sifat sekuensial yaitu progam yang dijalankan secara berurut.Sifat
keputusan yaitu program yang dijalankan jika ya maka ya, jika tidak maka tidak. Sifat
pengulangan yaitu sifat yang melakukan proses suatu program secara berulang-ulang
Sedangkan pada Decision (Keputusan) itu bagian dari bahasa C, dimana kita
menggunakan IF dan dilanjutkan dengan pernyataan yang pertama, kemudian dilanjut dengan
ELSE IF yang artinya pernyataan kedua, dan yang terakhir ELSE yaitu jika dari dua
pernyataan tersebut salah.
7.2 Saran
Pembelajaran Dasar-dasar pemrograman sangatlah penting kita pelajari karena sangat
berguna dan penting dalam dunia kerja, serta masa depan kita, akan tetapi banyak masyarakat
yang kurang memahami dalam bidang teknologi termasuk pemrograman, padahal dasar-dasar
pemrograman sangatlah penting untuk masa depan kita. Saya menyarankan untuk
memperdalam lebih lanjut dasar-dasar pemrograman, karena peluang untuk masa depan
sangatlah baik.
DAFTAR PUSTAKA