Anda di halaman 1dari 5

dibuat, dan diharapkan masukan untuk pencapaian program PONEK untuk periode

selanjutnya.

ii

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pelayanan obstetri dan neonatal regional merupakan upaya penyediaan pelayanan


bagi ibu dan bayi baru lahir secara terpadu dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal
Emergensi Komprehensif (PONEK) di Rumah sakit dan Pelayanan Obstetri Neonatal
Emergensi Dasar (PONED) di tingkat Puskesmas.

Rumah sakit PONEK 24 Jam merupakan bagian dari sistem rujukan pelayanan
kedaruratan maternal dan neonatal, yang sangat berperan dalam menurunkan angka
kematian ibu dan bayi baru lahir. Kunci keberhasilan PONEK adalah ketersediaan tenaga
kesehatan yang sesuai kompetensi, prasarana, sarana dan manajemen yang handal.

Pada tahun 2005 telah dilakukan penyusunan buku Pedoman Manajemen


Penyelenggaraan PONEK 24 jam di Rumah skit Kabupaten/Kota yang melibatkan
Departemen Kesehatan Propinsi dan sektor terkait lainnya. Telah pula dilakukan bimbingan
teknis tentang manajemen PONEK 24 jam di RS Kabupaten/Kota pada RSUD di 4 propinsi
untuk mempersiapkan penyelenggaraan PONEK 24 jam.

Rumah Sakit Umum Ummi Bengkulu pun memberikan Pelayanan Obstetri Neonatus
Emergensi Komprehensif (PONEK) 24 jam. RSU Ummi merasa perlu dibentuknya Tim
Pelayanan Obstetri Neonatus Emergensi Komprehensif (PONEK) dan dapat melaporkan
hasil pelaksanaan programnya. Guna menilai kegiatan Pelayanan Obstetri Neonatus
Emergensi Komprehensif (PONEK) di Rumah Sakit Umum Ummi Bengkulu.

B. TUJUAN

Tujuan Umum

Mengetahui kegiatan Pelayandibuat, dan diharapkan masukan untuk pencapaian program


PONEK untuk periode selanjutnya.
ii

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pelayanan obstetri dan neonatal regional merupakan upaya penyediaan pelayanan bagi ibu dan
bayi baru lahir secara terpadu dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi
Komprehensif (PONEK) di Rumah sakit dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar
(PONED) di tingkat Puskesmas.

Rumah sakit PONEK 24 Jam merupakan bagian dari sistem rujukan pelayanan kedaruratan
maternal dan neonatal, yang sangat berperan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi
baru lahir. Kunci keberhasilan PONEK adalah ketersediaan tenaga kesehatan yang sesuai
kompetensi, prasarana, sarana dan manajemen yang handal.

Pada tahun 2005 telah dilakukan penyusunan buku Pedoman Manajemen Penyelenggaraan
PONEK 24 jam di Rumah skit Kabupaten/Kota yang melibatkan Departemen Kesehatan
Propinsi dan sektor terkait lainnya. Telah pula dilakukan bimbingan teknis tentang manajemen
PONEK 24 jam di RS Kabupaten/Kota pada RSUD di 4 propinsi untuk mempersiapkan
penyelenggaraan PONEK 24 jam.

Rumah Sakit Umum Ummi Bengkulu pun memberikan Pelayanan Obstetri Neonatus Emergensi
Komprehensif (PONEK) 24 jam. RSU Ummi merasa perlu dibentuknya Tim Pelayanan Obstetri
Neonatus Emergensi Komprehensif (PONEK) dan dapat melaporkan hasil pelaksanaan
programnya. Guna menilai kegiatan Pelayanan Obstetri Neonatus Emergensi Komprehensif
(PONEK) di Rumah Sakit Umum Ummi Bengkulu.

B. TUJUAN

Tujuan Umum

Mengetahui kegiatan Pelayandibuat, dan diharapkan masukan untuk pencapaian program


PONEK untuk periode selanjutnya.
ii

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pelayanan obstetri dan neonatal regional merupakan upaya penyediaan pelayanan


bagi ibu dan bayi baru lahir secara terpadu dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal
Emergensi Komprehensif (PONEK) di Rumah sakit dan Pelayanan Obstetri Neonatal
Emergensi Dasar (PONED) di tingkat Puskesmas.

Rumah sakit PONEK 24 Jam merupakan bagian dari sistem rujukan pelayanan
kedaruratan maternal dan neonatal, yang sangat berperan dalam menurunkan angka
kematian ibu dan bayi baru lahir. Kunci keberhasilan PONEK adalah ketersediaan tenaga
kesehatan yang sesuai kompetensi, prasarana, sarana dan manajemen yang handal.

Pada tahun 2005 telah dilakukan penyusunan buku Pedoman Manajemen


Penyelenggaraan PONEK 24 jam di Rumah skit Kabupaten/Kota yang melibatkan
Departemen Kesehatan Propinsi dan sektor terkait lainnya. Telah pula dilakukan bimbingan
teknis tentang manajemen PONEK 24 jam di RS Kabupaten/Kota pada RSUD di 4 propinsi
untuk mempersiapkan penyelenggaraan PONEK 24 jam.
Rumah Sakit Umum Ummi Bengkulu pun memberikan Pelayanan Obstetri Neonatus
Emergensi Komprehensif (PONEK) 24 jam. RSU Ummi merasa perlu dibentuknya Tim
Pelayanan Obstetri Neonatus Emergensi Komprehensif (PONEK) dan dapat melaporkan
hasil pelaksanaan programnya. Guna menilai kegiatan Pelayanan Obstetri Neonatus
Emergensi Komprehensif (PONEK) di Rumah Sakit Umum Ummi Bengkulu.

B. TUJUAN

Tujuan Umum

Mengetahui kegiatan Pelayan

Anda mungkin juga menyukai