Anda di halaman 1dari 7

SOAL MATERNITAS KELOMPOK 7

Aulia Citra P07220118069

Fiqhi Syarifatun Nisa P07220118083

Putri Cahayati P07220118099

1. Pada umur berapa kehamilan terjadi perdarahan antepartum?


a. >28 minggu
b. <28 minggu
c. 30 minggu
d. 26 minggu

2. Pada etiologi Pendarahan antepartum, plasenta diklasifikasikan menjadi 3, yaitu kecuali?


a. previa totalis
b. Plasenta previa lateralis
c. Plasenta previa
d. Plasenta previa marginalis

3. Pada solusi plasenta berat, plasenta terlepas dari berapa bagian ?


a. 1/2 bagian
b. 1/3 bagian
c. 1/5 bagian
d. 2/3 bagian

4. Komplikasi yg terjadi pada plasenta previa adalah


a. Infeksi
b. Prolaps plasenta
c. Nekrosis korteks renalis,
d. Emboli dan obstetrik syok

5. Apa saja tanda dan gejala pada plasenta previa, kecuali?


a. Anemi dan syok
b. Perdarahan terjadi tanpa rasa sakit pada trimester III
c. Perdarahan berwarna merah segar
d. Letak janin abnormal

6. Apa saja dan gejala pada solusioplasenta


a. Perdarahan yang disertai nyeri
b. Perdarahan berwarna merah segar
c. Anemi dan syok
d. Perdarahan disertai rasa sakit

7. Dibawah ini merupakan gejala klinik untuk tingkat solusi plasenta berat, kecuali?
a. Abdomen nyeri-palpasi janin sukar
b. Janin telah meninggal
c. Plasenta lepas diatas 2/3 bagian
d. Terjadi gangguan pembekuan darah
e. Plasenta lepas kurang dari 1/5 bagian
8. manifestasi klinis toxoplasma, Kecuali ?

A. lemah C. mual

B. Demam D. Serangan Jantung

9. Penyakit ini disebabkan oleh virus Rubella yang Adalah ?

A. zoonosis C. Human cytomegalovirus

B. famili Togaviridae D. subfamili betaherpesvirus

10. CMV adalah infeksi oportunistik yang menyerang saat ?

A. saat system kekebalan tubuh lemah

B. saat tubuh kekurangan vitamin

C. saat kekurangan garam dalam tubuh

D. saat tubuh tidak cukup oksigen

11. penyebab dari penyakit CMV (CITOMEGALO VIRUS)

A. human cytomegalovirus C. citomegalo virus

B. famili herpesviridae D. subfamili betaherpesvirus


12. Cara Menghindari penyakit TORCH ?

A. Kucing peliharaan di rumah hendaknya diberi daging matang

B. Bagi yang senang berkebun atau bekerja di kebun, sebaiknya menggunakan sarung
tangan,

C. Bila mengkonsumsi daging seperti daging ayam, sapi dimasak hingga matang

D. Semua Benar

13. HSV merupakan virus DNA yang dapat diklasifikasikan ke dalam HSV 2 , HSV 2
biasanya menyebabkan lesi di bagian ?

A. Wajah C. Mata

B. Genital D. Bibir

14. Manifestasi Klinis herpes Adalah ?

A. Timbul erupsi bintik kemerahan disertai rasa panas dan gatal padakulit region genitalis.

B. Timbul rasa pusing dan demam

C. timbul rasa mual dan muntah

D. timbul rasa lemas

15. Apakah pengertian dari hyperemesis gravidarum…..

A. Mual dan muntah yang berlebihan pada wanita hamil yang berkembang sedemikian luas
sehingga terjadi efek sistemik,dehidrasi dan penurunan berat badan, dengan awitan
biasanya terjadi sebelum 20 minggu kehamilan
B. Mual dan muntah yang berlebihan pada wanita hamil yang berkembang sedemikian luas
sehingga terjadi efek sistemik,dehidrasi dan penurunan berat badan, dengan awitan
biasanya terjadi sesudah 20 minggu kehamilan
C. Mual dan muntah yang berlebihan pada wanita hamil yang berkembang sedemikian luas
sehingga tidak terjadi efek sistemik,dehidrasi dan penurunan berat badan, dengan awitan
biasanya terjadi sebelum 20 minggu kehamilan
D. Mual dan muntah yangberlebihan pada wanita hamil yang berkembang sedemikian luas
sehingga terjadi efek sistemik,dehidrasi dan penurunan berat badan, dengan awitan
biasanya terjadi sebelum 10 minggu kehamilan.

16. Klien tampak lebih lemah dan apatis, turgor kulit lebih menurun, lidah kering dan tampak
kotor, nadi kecil dan cepat, tekanan darah turun, sehu kadang-kadang naik,
hemokonsentrasi, oliguria, dan konstipasi.

Keadaan klien diatas menunjukkan hyperemesis gravidarum tingkat…..


A. Tingkat I
B. Tingkat II
C. Tingkat III
D. Tingkat IV

17. Penatalaksanaan Kasus Hiperemesis gravidarum dibawah ini yang sesuai adalah..

A. Istirahat
B. Vit.B6
C. Animietik oral
D. Semua Benar

18. Ibu lia pergi kerumah sakit untuk mengecek kesehatannya, ibu lia mengeluh muntah terus
menerus selama 1 minggu BB menurun dan mengalami nyeri abdomen. Pada saat dokter
mengecek tanda vitalnya, nadi 100xmenit dan TD sistolik menurun. Hiperemesis
gravidarum tingkat berapa yang dialami ibu lia

A. Tigkat III
B. Tingkat II
C. Tingkat I
D. Tingkat IV

19. Pada Pemeriksaan laboratorium penderita hyperemesis gravidarum makan akan ditemui

A. Hiponatremia
B. Hipokalemia
C. Peningkatan hematocrit dan Hb
D. Semua benar

20. Terapi yang diberikan pada pasien hyperemesis gravidarum…


A. Antibiotik
B. Antiviral
C. Antikovulsan
D. Antipiretik

1. Apa saja tanda dan gejala perdarahan antepartum pada plasenta previa?
JAWABAN :
1) Perdarahan terjadi tanpa rasa sakit pada trimester III
2) Sering terjadi pada malam hari saat pembentukan S.B.R
3) Perdarahan dapat terjadi sedikit atau banyak sehingga menimbulkan gejala
4) Perdarahan berwarna merah segar
5) Letak janin abnormal

2. Pada pemeriksaan penunjang solusio plasenta, apa saja urutann tindakan terapi aktif?
JAWABAN :
a) Amniotomi ( pemecahan ketuban ) dan pemberian oksitosin dan dan diawasi serta
dipimpin sampai partus spontan.
b) Accouchement force : pelebaran dan peregangan serviks diikuti dengan
pemasangan cunam villet gauss atau versi Braxtonhicks.
c) Bila pembukaan lengkap atau hampir lengkap, kepala sudah turun sampai hodge
III-IV :
(1) Janin hidup : lakukan ekstraksi vakum atau forceps
(2) Janin meninggal : lakukan embriotomi
d) Seksio cesarea biasanya dilakukan pada keadaan :
(1) Solusio plasenta dengan anak hidup, pembukaan kecil.
(2) Solusio plasenta dengan toksemia berat, perdarahan agak banyak, pembukaan
masih kecil.
(3) Solusio plasenta dengan panggul sempit.
(4) Solusio plasenta dengan letak lintang.
e) Histerektomi dapat dikerjakan pada keadaan :
(1) Bila terjadi afibrinogenemia atau hipofibrino-genemia kalau persediaan darah atau
fibrinogen tidak ada atau tidak cukup.
(2) Couvelair uterus dengan kontraksi uterus yang tidak baik.
f) Ligasi arteri hipogastrika bila perdarahan tidak terkontrol tetapi fungsi reproduksi
ingin dipertahankan.
g) Pada hipofibrinogenemia berikan :
(1) Darah segar beberapa botol
(2) Plasma darah
(3) Fibrinogen

3. Bagaimana patofisiologi pada plasenta previa


JAWABAN
Seluruh plasenta biasanya terletak pada segmen atau uterus. Kadang-kadang bagian
atau seluruh organ dapat melekat pada segmen bawah uterus, dimana hal ini dapat
diketahui sebagai plasenta previa. Karena segmen bawah agak merentang selama
kehamilan lanjut dan persalinan, dalam usaha mencapai dilatasi serviks dan kelahiran
anak, pemisahan plasenta dari dinding usus sampai tingkat tertentu tidak dapat
dihindarkan sehingga terjadi pendarahan.
4. apa yang dimaksud dengan Toxoplasmosis?

Jawab penyakit infeksi yang disebsbkan olehtoxoplasma gondii. Ibu dengan toxoplasma
gondii biasanya tidakmenampakan gejala walaupun 10%-20% ibu yang terinfeksi

5. Kucing ini telah mempunyai imunitas, tetapi pada saat reinfeksi mereka dapat
menyebarkan kembali sejumlah kecil ookista. Ookista ini dapat menginfeksi manusia
dengan cara ?

Jawab : cara memakan daging, buah-buahan, atau sayuran yang terkontaminasi atau
karena kontak dengan faeces kucing. Dalam sel–sel jaringan tubuh manusia, akan terjadi
proliferasi trophozoit sehingga sel–sel tersebut akan membesar

6. pengaruh toxoplasma terhadap kehamilan ?

Jawab: Janin yang terinfeksi penyakit ini dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir
mati. Bisa pula menyebabkan kelainan pada bayi saat dewasa.

7. Sebutkan fakto-faktor predisposisi hyperemesis gravidarum…


Jawaban
A. Faktor adaptasi dan hormonal.
Primagravida belum mampu beradaptasi terhadap hormon estrogen dan Human Chorionik
Gonadotropin (HCG), sedangkan pada kehamilan ganda atau mola hidatidosa, jumlah hormon
yang dikeluarkan terlalu tinggi.
b. Faktor psikologis.
Wanita yang menolak hamil, takut kehilangan pekerjaaan, keretakan hubungan dengan suami,
takut terhadap tanggung jawab sebagai ibu,dsb dapat menyebabkan konflik mental yang dapat
memperberat mual dan muntah sebagai ekspresi tidak sadar terhadap keengganan menjadi
hamil atau sebagai pelarian karena kesukaran hidup dsb.
c. Faktor alergi.
Terjadi invasi jaringan vili Chorialis yang masuk ke dalam peredaran darah ibu.
8. Jelaskan keadaan pasien jika pasien berada padah Tingkat I Hiperemesis gravidarum
Jawaban
Muntah terus-menerus yang mempengaruhi keadaan umum. Pada tingkatan ini klien merasa
lemah, nafsu makan tidak ada, berat badan menurun dan nyeri pada epigastrium. Nadi
meningkat sekitar 100x/menit, tekanan darah sistol menurun, dapat disertai peningkatan suhu
tubuh, turgor kulit berkurang, lidah kering, dan mata cekung.

9. Sebutkanbeberapa pemeriksaan penunjang apa saja yang dilakukan untuk menegakkan


diagnose pada pasien yang dicurigai hyperemesis gravidarum
Jawaban
a.USG (dengan menggunakan waktu yang tepat) : mengkaji usia gestasi janin dan adanya gestasi
multipel, mendeteksi abnormalitas janin, melokalisasi plasenta.
b. Urinalisis : kultur, mendeteksi bakteri, BUN.
c. Pemeriksaan fungsi hepar: AST, ALT dan kadar LDH.
d. Kadar hemoglobin (Hb) dan hematokrit (Ht).
e. Tiroid Stimulating Hormon (TSH) untuk menentukan penyakit pada tiroid.
f. CBC, amilase, lipase, keadaan hati atau jika diduga terjadi infeksi sebagai penyebab.

10. Jelaskan aturan Diet pada pasien hyperemesis gravidarum


Jawaban
1) Diet hiperemesis I diberikan pada hiperemesis tingkat III. Makanan hanya berupa rod
kering dan buah-buahan. Cairan tidak diberikan bersama makanan tetapi 1 — 2 jam sesudahnya.
Makanan ini kurang dalam semua zat – zat gizi, kecuali vitamin C, karena itu hanya diberikan
selama beberapa hari.
2) Diet hiperemesis II diberikan bila rasa mual dan muntah berkurang. Secara berangsur
mulai diberikan makanan yang bernilai gizi linggi. Minuman tidak diberikan bersama makanan .
Makanan ini rendah dalam semua zat-zal gizi kecuali vitamin A dan D.
3) Diet hiperemesis III diberikan kepada penderita dengan hiperemesis ringan. Menurut
kesanggupan penderita minuman boleh diberikan bersama makanan. Makanan ini cukup dalam
semua zat gizi kecuali Kalsium