Anda di halaman 1dari 45

MATA KULIAH : G E N E T I K A

MENDELISME

OLEH :
PERTEMUAN 3

drh. Nancy Diana FK Foeh, M.Si


HUKUM SEGREGASI
(HUKUM MENDEL I)

☼Pada waktu berlangsung


pembentukan gamet, tiap pasang
gen akan disegregasi ke dalam
masing-masing gamet yang
terbentuk.
HUKUM PEMILIHAN BEBAS
(HUKUM MENDEL II)
Segregasi suatu pasangan gen tidak bergantung
kepada segregasi pasangan gen lainnya, sehingga
di dalam gamet-gamet yang terbentuk akan terjadi
pemilihan kombinasi gen-gen secara bebas.
 Persilangan Dihibrid
Persilangan yang melibatkan pola pewarisan dua macam sifat
seketika
TERMINOLOGI

P→ (PARENTAL) individu tetua / INDUK

F1 →(FILIAL) keturunan pertama / ANAK

F2 →(FILIAL) keturunan kedua / CUCU

Gen D →gen atau alel dominan

Gen d →gen atau alel resesif

Alel → bentuk alternatif suatu gen yang terdapat pada lokus (tempat)
tertentu.
TERMINOLOGI
Gen dominan → gen yang menutupi ekspresi alelnya
(sifat-sifat gen yang selalu nampak atau muncul, disimbolkan dengan huruf
besar
Contoh: AA, BB dan CC

Gen resesif → gen yang ekspresinya ditutupi oleh ekspresi alelnya


(sifat-sifat gen yang tidak selalu nampak, baru muncul apabila bersama-
sama gen resesif lain, disimbolkan dengan huruf kecil
Contoh:aa,bb dan cc

Sifat Intermediet adalah sifat keturunan yang mempunyai ciri perpaduan


antara kedua induknya.
TERMINOLOGI
Heterozigot → Dd (pasangan gen yang tidak sama
Contoh: Aa, Bb dan Cc

.Homozigot adalah pasangan gen yang sifatnya sama


Contoh: AA, aa, BB, bb, CC dan cc

Alel yaitu anggota dari sepasang gen, misalnya R= gen untuk bunga warna
merah dan r=gen untuk bunga putih.R dan r satu sama lain merupakan alel

Fenotip →ekspresi gen yang lansung dapat diamati sebagai suatu sifat
pada suatu individu/NAMPAK DARI LUAR
Genotip →susunan genetik yang mendasari pemunculan suatu sifat /
TIDAK NAMPAK
Pembuktian Kromosom sebagai Pembawa Faktor keturunan ?

Sifat fenotipik : G + L + Interaksi G+L


G : Saat Fertilisasi
SPZ + Ovum Sigot mitosis : 2,4, 32 sel dsr
(1/2 sel) (1/2 sel) (1 sel)
G : Pengaruh dari gen gen (Terdapat dalam kromosom(

GTC-2012 Klh-4 Genetika (Materi


GenetikI: Kromosom/Gen
INDIKATOR
1.Menentukan rasio hasil persilangan Monohibrida Dominan
2.Menentukan rasio hasil persilangan Monohibrida Intermediet
3.Menentukan rasio hasil persilangan
Dihibrida
4.Memberikan contoh pemanfaatan dan dampak teknologi
reproduksi dalam kehidupan sehari-hari
MONOHIBRID

• Persilangan dua individu sejenis dengan satu sifat beda

Contoh:
• Persilangan antara kacang ercis berbunga merah dominan
(MM) dengan kacang ercis berwarna putih resesif (mm) dapat
dibuat bagan sebagai berikut:
Contoh Persilangan Monohibrida:

P1 : MM x mm
Fenotipe : (merah) (putih)

Gamet : M m

F1 : Mm
Fenotipe : (merah)
Persilangan Monohibrida
(Lanjutan…)
Dari persilangan F1 didapatkan:

P2 : Mm x Mm
Fenotipe : (merah) (merah)

Gamet : M, m M, m

F2
Bagan Persilangan Monohibrida Dominan
F2 :
♀ M m


M MM Mm
(merah) (merah)

m Mm mm
(merah) (putih)

Perbandingan Genotipe F2 = MM : Mm : mm
= 1 : 2 : 1
Perbandingan Fenotipe F2 = Merah : Putih
= 3 : 1
MONOHIBRIDA INTERMEDIAT
Adalah persilangan antara dua individu sejenis yang
memperhatikan satu sifat beda dengan gen-gen intermediet.

Contoh:
Bunga pukul empat (Antirrhinium majus) berbunga merah
(MM) disilangkan dengan bunga pukul empat berbunga putih
(mm)
Contoh Persilangan Monohibrida Intermediat:
P1 : MM x mm
Fenotipe : (merah) (putih)

Gamet : M x m

F1 : Mm
Fenotipe : (merah muda)
Persilangan Intermediet (Lanjutan)
Dari persilangan sesama F1 didapatkan:
P2 : Mm x Mm
Fenotipe : (merah muda) (merah muda)
Gamet : M, m M, m

F2
Bagan Persilangan
Intermediat:
F2 M m

M MM Mm
(merah) (merah
muda)
m Mm Mm
(merah (putih)
muda)

Perbandingan Genotipe F2 = MM : Mm : mm
= 1 : 2 : 1
Perbandingan Fenotipe F2 = Merah : Merah
muda : putih
= 1 : 2 : 1
Persilangan Monohibrida
Intermediat
Lembar Kegiatan
• Marmot berbulu hitam (HH) disilangkan dengan marmot
berbulu putih (hh) dimana persilangan tersebut bersifat
intermediet. Tentukan :
a.F1 dan fenotipe
b.F2 (jika F1 disilangkan dengan sesamanya)
c.Rasio genotipe dan fenotipe
PERSILANGAN DIHIBRIDA
Adalah persilangan antara dua individu sejenis yang
melibatkan dua sifat beda.

Misalnya:
Mendel menyilangkan kacang ercis berbiji bulat dan berwarna
kuning (BBKK) dengan tanaman kacang ercis berbiji kisut dan
berwarna hijau (bbkk)
P: ♀ Kuning, halus x Hijau, keriput ♂
GGWW ggww
Gamet GW gw

F1 : Kuning, halus
GgWw

Menyerbuk sendiri (GgWw x GgWw )



F2 :
Gamet ♂ GW Gw gW gw

Gamet ♀
GW GGWW GGWw GgWW GgWw
(Kuning, halus) (Kuning, halus) (Kuning, halus) (Kuning, halus)

Gw GGWw GGww GgWw Ggww


(Kuning, halus) (Kuning, keriput) (Kuning, halus) (Kuning, keriput)
gW GgWW GgWw ggWW ggWw
(Kuning, halus) (Kuning, halus) (Hijau, halus) (Hijau, halus)
gw GgWw Ggww ggWw ggww
(Kuning, halus) (Kuning, keriput) (Hijau, halus) (Hijau, keriput)
Gg x Gg Ww x Ww
 
3 W-  9 G- W- (kuning, halus)
3 G- 1 ww  3 G- ww (kuning, keriput)
3 W-  3 ggW- (hijau, halus)
1 gg 1 ww  1 ggww (hijau, keriput)

Gambar : Diagram Anak Garpu pada Persilangan Dihibrid


FORMULASI MATEMATIKA PADA BERBAGAI
PERSILANGAN

Persilangan Macam Jumlah Macam Macam Nisbah fenotip F


gamet individu fenotip genotip

Monohibrid 2 4 2 3 3:1

Dihibrid 4 16 4 9 9:3:3:1
Trihibrid 8 64 8 27 27:9:9:9:3:3:3:1

N hibrid 2n 4n 2n 3n (3:1)n
Lembar Kegiatan
• Persilangan marmot rambut hitam kasar (HHKK) dengan
marmot rambut putih halus (hhkk) menghasilkan F1 semua
berambut hitam kasar,dimana rambut hitam kasar bersifat
dominan. Jika F1 disilangkan sesama
tentukan:
a.Parental (P2)
b.F2
c.Perbandingan genotip dan fenotip
Rumus Memprediksi macam
gamet,genotipe,fenotipe:
N Hal yang akan Rumus Keterangan
o ditentukan
1. Jumlah macam gamet 2ⁿ n=jumlah alela
heterozigot
2. Jumlah macam 3ⁿ n=jumlah sifat beda
genotipe F2
3. Jumlah macam fenotipe 2ⁿ n=jumlah sifat beda
F2
4. Jumlah kombinasi F2 (2ⁿ )² n=jumlah sifat beda
Contoh:

Tentukan macam-macam gamet individu berikut:


a.TTMM
b.TtMm
c.TtMM
d.TtMMLl
Jawab:
Rumus Macam Gamet = 2ⁿ

a. TTMM=2º = 1 yaitu TM
b. TtMm=2² = 4 yaitu TM, Tm, tM, tm
c. TtMM=2¹ = 2 yaitu TM, tM
d. TtMMLl= 2²=4 yaitu TML, TMl, tML, tMl
Manfaat Teknologi Reproduksi:
1.Dapat menghasilkan produk yang bermutu tinggi,misalnya:
• Menghasilkan produksi susu yang bermutu tinggi dari sapi
yang merupakan bibit unggul dari hasil persilangan.
• Daging yang berkualitas tinggi dari sapi Brahma dan ayam
pedaging broiler.
• Menghasilkan beras yang bermutu tinggi dari padi unggul
misalnya padi C, Gading, Centani, Remaja, padi dari Philipina
seperti PB5,PB8,PB36
Penyakit menurun:

• Pada manusia telah banyak diketahui sifat herediter (turun


menurun) misalnya albino (bule), kencing manis (Diabetus
melitus), Thallasemia, jari lebih (Polydactyli), mata biru dan
rambut ikal
Albinisme
• Peristiwa kurangnya pigmen tubuh sehingga menyebabkan seseorang
menderita albino/bule
• P aa x Aa
• Gamet a A dan a
F1

♀ A a

a Aa aa
normal albino

Keterangan:
1.Aa normal heterozigot 50%
2.aa albino 50%
Contoh lain:
P Aa x Aa
• Gamet A dan a A dan a
» F1

♀ A a
♂ Keterangan:
1.AA normal 25%
A AA Aa 2.Aa normal heterozigot
50%
a Aa aa
3.aa albino 25%
Diabetes Mellitus
• Penyakit yang mengganggu metabolisme karena pankreas kurang menghasilkan
insulin
• Disebabkan oleh gen resesif d, contoh:
P Dd X Dd
Gamet D,d D,d

F1
DD Dd
Keterangan;
normal Normal
1.DD normal homozigot
2.Dd normal heterozigot
Dd dd
3.dd diabetes
normal diabete
s
Thallasemia
• Penyakit darah bawaan yang menyebabkan sel darah merah
pecah
• Disebabkan alel dominan Th
• ThTh : thallasemia mayor (lethal)
• Thth : thallasemia minor (hidup, tapi perlu
transfusi darah terus)
• thth : normal
Achondroplasia
• Disebabkan oleh alel dominan D
• Menyebabkan kekerdilan
(dwarfism)

• DD : lethal
• Dd : dwarfism
• Add : normal
Evaluasi
Pilihlah jawaban yang tepat!
Soal 1:
Ilmu yang mempelajari tentang sifat keturunan pada
makhluk hidup dinamakan….
a.biologi
b.genetika
c.taksonomi
d.virologi
Soal 2:
Anak akan mewarisi sifat-sifat yang dimiliki oleh kedua
orang tuanya melalui….
a.gen
b.inti sel
c.genotipe
d.sel
Soal 3:
Hasil persilangan antara dua individu
dengan satu sifat beda bersifat dominan pada F2
mempunyai perbandingan fenotipe….
a.1:2:1
b.3:1
c.9:3:3:1
d.100%
Soal 4:
Hasil persilangan antara dua individu dengan dua sifat
beda pada F2 diperoleh hasil perbandingan fenotipe….
a.1:2:1
b.2:1:1
c.3:1
d.9:3:3:1
KESIMPULAN
1. Sifat dikontrol oleh faktor yang menurun
2. Setiap individu memiliki sepasang faktor (kecuali pada
sel reproduktif)
3. Faktor diteruskan (segregasi) ke keturunan melalui
sel reproduktif (mendapat 1 faktor dari pasangan faktor)
4. Pada fertilisasi tiap faktor memiliki peluang yang sama untuk
berpasangan

GEN
ALEL

Faktor yang mengendalikan/gen genotipe

Karakter yang terlihat yang dikontrol oleh gen fenotipe


5. Versi alternatif gen (alel-alel yang berbeda) menjelaskan
adanya variasi karakter yang diwarisi. Versi alternatif dari gen
disebut alel.
6. Jika kedua alel berbeda, maka salah satunya alel dominan
diekspresikan sepenuhnya dalam penampakan organisme,
alel yang satunya alel resesif.
Gen dan Interaksi Gen

Konsep alel Mendel : 2 variasi alel untuk tiap karakter


Sifat TINGGI diasuh oleh 1 lokus dimana terdapat 2 alel

Dominan – huruf besar (T)


Resesif – huruf kecil (t)

Hanya ada 2 alel untuk tiap gen