Anda di halaman 1dari 3

A.

Pengertian Epidemiologi
Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari hal – hal yang berhubungan
dengan masyarakat. Di dalam kesehatan ilmu Epidemiologi sangatlah penting
karena didalamnya terdapat peran dan tindakan yang harus dilakukan untuk
pencegahan masalah kesehatan tersebut. Contohnya saja penanganan dalam
masalah penyakit menular dan penyakit tidak menular.
Penyakit menular adalah penyakit yang disebabkan oleh virus, parasit,
ataupun bakteri. Sedangkan penyakit tidak menular bikan disebabkan dari
virus, parasit ataupun bakteri melainkan disebabkan karena adanya masalah
fisiologis. Penyakit tersebut dapat dihindari dari diri sendiri yaitu dengan
menjaga gaya hidup, dan pola makanan
B. Manfaat dan Tujuan
Di dalam kesehatan ilmu Epidemiologi sangatlah penting karena
didalamnya terdapat peran dan tindakan yang harus dilakukan untuk
pencegahan masalah kesehatan
tersebut. contohnya saja penanganan dalam masalah penyakit menular dan
penyakit tidak menular.
C. Penyebab penyakit dalam epidemiologi berdasarkan proses interaksi
manusia (host), penyebab (agent), serta dengan lingkungan (environment).

1. Untuk faktor penyebab agent, penyebab demam berdarah dengue


(DBD) adalah virus dengue. Virus ini merupakan virus RNA berantai
tunggal yang positif sense. Secara taksonomi virus ini termasuk
kelompok arbovirus yang sekarang lebih dikenal sebagai genus
Flavivirus famili Flaviviridae dan mempunyai 4 jenis serotipe yang
semuanya terdapat di Indonesia yaitu Dengue-1, Dengue-2, Dengue-3,
dan Dengue-4. Dari ke empat virus tersebut, dengue 3 merupakan
serotipe yang dominan dan berpotensi membentuk genotipe baru. Hasil
analisis genetik, secara umum dapat dikatakan bahwa virus dengue
yang beredar di Indonesia baik serotipe 1,2, 3, dan 4 terkelompok
dalam kluster tersendiri terpisah dari strain dengue yang beredar di
negara-negara tetangga.
2. Untuk faktor penyebab host, penularan ini terjadi karena setiap kali
nyamuk menggigit (menusuk),  sebelum menghisap darah akan
mengeluarkan air liur melalui saluran alat tusuknya  (probosis), agar
darah yang dihisap tidak membeku. Bersama air liur inilah virus 
dengue dipindahkan dari nyamuk ke orang lain. Hanya nyamuk  Aedes
aegypti betina yang dapat  menularkan virus dengue. Nyamuk betina
sangat menyukai darah manusia (anthropophilic)  dari pada  darah
binatang. Kebiasaan menghisap darah terutama pada pagi hari jam
08.00-10.00  dan sore hari jam 16.00-18.00. Nyamuk  betina
mempunyai kebiasaan menghisap  darah berpindah-pindah berkali-kali
dari satu individu ke individu lain (multiple  biter).  Hal ini disebabkan
karena pada siang hari manusia yang menjadi sumber  makanan darah
utamanya dalam keadaan aktif bekerja/bergerak sehingga nyamuk  tidak
bisa menghisap darah dengan tenang sampai kenyang pada satu
individu.  Keadaan inilah yang menyebabkan penularan penyakit DBD
menjadi lebih mudah  terjadi.

3. Untuk penyebab environment nya, penyakit demam berdarah ditemukan


di daerah tropis dan subtropis di berbagai belahan dunia, terutama di
musim hujan yang lembap. Pola berjangkitnya infeksi virus  dengue
dipengaruhi oleh iklim dan  kelembaban udara. Pada suhu yang panas
(28-32 ) derajad celcius , dengan kelembaban yang tinggi,  nyamuk 
Aedes aegypti  akan tetap bertahan hidup untuk jangka waktu lama. Di
Indonesia karena suhu udara dan kelembaban tidak sama di setiap
tempat maka  pola terjadinya penyakit agak berbeda untuk setiap
tempat. Di pulau Jawa pada  umumnya infeksi virus dengue terjadi
mulai awal Januari, meningkat terus sehingga  kasus terbanyak terdapat
pada sekitar bulan April-Mei setiap tahun.
Sumber :

Dengue Fever Test and Diagnosis. Diakses 10 Agustus 2011.

 Vorvick, L (2010) "Dengue hemorrhagic fever" MedlinePlus


http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/001373.htm. Diakses
pada 10 Agustus 2011.