Anda di halaman 1dari 1

Makhluk Kecil Di Penghujung Tahun 2019

Akhir tahun 2019 ini ditutup dengan kasus flu yang menyerang negara China.
Tepatnya berada di daerah Wuhan. Setelah diselidiki ternyata virus ini memiliki kemiripan
dengan virus pada kelelawar. Diduga, virus yang mirip dengan virus pada kelelawar ini telah
mengalami zoonosis sehingga dapat menginfeksi manusia. Selain itu ternyata virus ini
mampu menyebar dengan sangat cepat melalui droplet yang terhirup. Hingga pada awal
tahun 2020 virus ini terus menyebar ke berbagai negara dengan sangat cepat dan menjadi kini
telah diumumkan menjadi pandemi pada bulan Februari 2020.

Virus yang menyebabkan pandemi ini dijuluki sebagai SARS COV-2. Penyakit yang
ditimbulkan oleh virus ini disebut sebagai Covid-19 (Corona Virus Diseases -2019). Saat ini,
masih belum ada vaksin dari virus ini karena pada dasarnya proses pembuatan vaksin itu
sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama. Mengapa dibutuhkan waktu yang cukup
lama? Hal ini berkaitan dengan clinical trial dari vaksin yang dibuat. Vaksin sendiri bertujuan
untuk mencegah terjadinya infeksi virus dan apabila ingin mengurangi efek yang ditimbulkan
maka dapat digunakan obat antivirus yang mampu menghambat mekanisme dari replikasi
SARS COV-2 itu sendiri.

Saat ini, untuk dapat menghambat penyebaran virus tersebut maka diperlukan
physical distancing. Seperti menjaga jarak antara satu orang dengan orang lain minimal 1
meter. Kemudian, pemerintah menginstruksikan supaya belajar secara daring lebih
diutamakan. Dengan melakukan hal tersebut bisa menghambat transmisi dari virus supaya
orang yang benar-benar sakit dan membutuhkan perawatan khusus karena sesak nafas dapat
tertolong. Jika semakin banyak orang yang terkena ada kemungkinan angka kematiannya
akan sangat tinggi sebagaimana yang terjadi di Italia.

Banyak teori terlontar tentang Corona. Tapi tak banyak yang melontarkan teori ini:
ciptakan “common enemy” (musuh bersama) untuk membangun soliditas dan motivasi.
Corona yang kini sedang merajalela menyerang manusia dari berbagai negara di berbagai
belahan dunia, termasuk Indonesia, semestinya dijadikan musuh bersama sehingga kita
bersatu padu dan bahu-membahu melawannya. Sebagai bangsa, kita harus solid melawan
Corona, bukan saling melemahkan dan menjatuhkan

Salsabila Azhar (XII IPA 4)