USING USED TO
1. used to
Used to adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan aktivitas yang dulu
sering dilakukan, tetapi pada saat ini aktivitas tersebut sudah tidak dilakukan lagi.
Sahabat bisa artikan used to dengan “dulu”.
Contoh :
+ She used to live in Bandung (Dia dulu tinggal di Bandung)
- She didn’t use to live in Bandung (used menjadi use)
? Did she use live in Bandung?
(+) I used to like milk when I was younger. (Saya dulu suka susu ketika lebih muda)
(-) I didn’t use to like milk when I was younger.
(?) Did you use to like milk?
2. Be used to
Be used to digunakan untuk mengungkapkan aktivitas yang sudah menjadi kebiasaan
seseorang atau “sudah terbiasa”. Be di sini adalah tobe (is, am, are, was, dan
were ) tergantung dari subjek dan tense yang digunakan.
Be used to diikuti oleh kata benda atau gerund (verb+ing).
Contoh :
(+) Randi is used to living alone (Randi terbiasa tinggal sendiri)
(-) Randi is not used to living alone
(?) is Randy used to living alone?
Be used to bisa digunakan untuk merujuk pada kejadian yang sudah lampu (past),
sekarang (future), ataupun yang akan datang (future).
3. Get used to
Get used to merupakan bentuk lain dari be used to. Cambridge menjelaskan bahwa
bentuk get used to lebih formal dibanding be used to. Dari segi makna, get used
to lebih dekat ke makna “menjadi terbiasa”. Dengan kata lain, get used to ditujukan
pada aktivitas yang menuju kebiasaan sehingga menjadi terbiasa. Sedangkan be used
to merujuk pada aktivitas yang telah menjadi kebiasaan seseorang.
a. Bandung is very different from Semarang, but don’t worry. You’ll soon get used
to it. (Bandung sangat berbeda dengan Semarang, tetapi jangan khawatir, kamu akan
segera menjadi terbiasa)
b. I got used to his Sundanese accent after a while. (Saya menjadi terbiasa aksen
Sunda setelah beberapa lama)
c. I got used to waking up early in the morning after marriage. (Saya menjadi
terbiasa bangun pagi setelah menikah.)