Anda di halaman 1dari 5

Tugas 1

Tugas ke 1 :
1. Jelaskan perkembangan tata buku berpasangan secara jelas dan singkat!
2. Jelaskan alasan mengapa Luca Pacioli lebih dikenal sebagai pelatak dasar akuntansi
khususnya tata buku berpasangan!
3. Jelaskan mengenai perbedaan utama dari pendekatan saintifik dan naturalis dalam penelitian
akuntansi!
4. Menurut Anda, jenis pengungkapan apa yang sebaiknya dilakukan pada informasi akuntansi
pada laporan keuangan? Mengapa?
5. Sebutkan dan jelaskan konsep teoritis akuntansi!
Nama: Doli Indra
NIM: 030350067
Jurusan: Akuntansi

Jawaban
1. Orang pertama yang dikenal mengkodifikasikan akuntansi dengan mengulas tata buku
berpasangan yang disebut Particularis de Computis et Scripturis adalah Luca Pacioli karena
inilah tulisan pertama kali yang diterbitkan dan dipublikasikan dan masih relevan sampai
sekarang. Kendatipun demikian peran para pedagang khususnya dari bangsa Arabia dan Mesir
dalam penemuan akuntansi pertama kali tidak dapat diabaikan dengan bukti adanya praktik
system buku berpasangan oleh pemerintahan islam pada abad ke-10. Bentuk – bentuk dasar
akuntansi berpasangan yang belum sempurna telah ada dalam peradaban Inca Kuno dalam Tahun
1577.
Sumbangan masa Renaisans pada akuntansi, antara lain munculnya istilah-istilah akuntansi yang
dipakai sampai saat ini, antara lain debt, debtor, debenture, debit, kredit,
creed, dan credere. Selain itu mereka telah memulai pengembangan akuntansi biaya, accrual,
deffered, dan audit neraca.

2. Luca Pacioli lebih dikenal sebagai peletak dasar akuntansi khususnya tata buku berpasangan
karena
Buku yang ditulis Pacioli berjudul Summa de Arithmetica, Geometrica, Proportion et
Proportionalita.Buku ini muncul tahun 1494 di Venesia hanya dua tahun setelah Columbus
mendarat di Amerika dan hanya beberapa tahun setelah percetakan pertama didirikan di Venesia
sehingga menunjukkan pentingnya karya ini. Buku summa ini terutama merupakan risalah
mengenai matematika, tetapi juga mencakup suatu bagian mengenai  tata buku berpasangan yang
disebut Particularis de Computis et Scripturis.
Bagian ini merupakan tulisan yang pertama kali diterbitkan menggambarkan system tata buku
berpasangan dan yang memberi kita wawasan ke dalam pemikiran yang ada di balik catatan-
catatan akuntansi. Komentar Pcioli mengenai akuntansi masih relevan dan sesegar seperti ketika
komentar itu ditulis hampir 500 tahun yang lalu.
3. Perbedaan utama pendekatan saintifik dan naturalis dalam akuntansi adalah

Pendekatan Saintifik
1.            Perluasan dari ilmu pengetahuan
2.            Reductionism
3. Menguji hipotesis individual
Pendekatan Naturalis
1.            Bersifat holistik
2.            Kompleksitas dunia tidak dapat diselesaikan dengan reductionism
3. Irreducible laws

4. Jenis pengungkapan ada dua yaitu,


1. Pengungkapan Wajib (Mandatory Disclosure)
Pengungkapan Wajib merupakan pengungkapan minimum yang disyaratkan oleh peraturan yang
berlaku. Peraturan tentang standar pengungkapan informasi bagi perusahaan yang telah
melakukan penawaran umum dan perusahaan publik yaitu, Peraturan No. VIII.G.7 tentang
Pedoman Penyajian Laporan Keuangan dan Peraturan No. VIII.G.2 tentang Laporan Tahunan.
Peraturan tersebut diperkuat dengan Keputusan Ketua Bapepam No. Kep-17/PM/1995, yang
selanjutnya diubah melalui Keputusan Ketua Bapepem No. Kep-38/PM/1996 yang berlaku bagi
semua perusahaan yang telah melakukan penawaran umum dan perusahaan publik. Peraturan
tersebut diperbaharui dengan Surat Edaran Ketua Bapepam No. SE-02/PM/2002 yang mengatur
tentang penyajian dan pengungkapan laporan keuangan emiten atau perusahaan publik untuk
setiap jenis industri.

2. Pengungkapan Sukarela
Pengungkapan sukarela adalah pengungkapan informasi yang dilakukan secara sukarela oleh
perusahaan tanpa diharuskan oleh peraturan yang berlaku atau pengungkapan melebihi yang
diwajibkan. Hal ini dilakukan untuk membantu investor dalam memahami strategi bisnis
manajemen
Perusahaan akan melakukan pengungkapan melebihi kewajiban pengungkapan minimal jika
mereka merasa pengungkapan semacam itu akan menurunkan biaya modalnya atau jika mereka
tidak ingin ketinggalan praktik-praktik pengungkapan yang kompetitif. Sebaliknya, perusahaan-
perusahaan akan mengungkapkan lebih sedikit apabila mereka merasa pengungkapan keuangan
akan menampakkan rahasia kepada pesaing atau menampakkan sisi buruk perusahaan di depan
berbagai pihak.
5. (a) Teori Proprietary / Kepemilikan
Menurut teori ini, entitas sebagai "agen, perwakilan atau susunan melalui wirausahawan
individual atau pengoperasi pemegang saham". Sudut pandang kelompok pemilik sebagai pusat
kepentingan terefleksi dalam cara memelihara catatan akuntansi dan membuat laporan
keuangan. Tujuan utama teori proprietary adalah untuk menentukan dan menganalisis kekayaan
bersih pemilik, dengan persamaaan akuntansi: Aset – Utang = Ekuitas Pemilik

(b) Teori Entitas


Teori entitas memandang entitas sebagai sesuatu yang terpisah dan berbeda dari pihak yang
menyediakan modal pada entitas. Secara sederhana, unit bisnis, bukan pemilik, merupakan pusat
kepentingan akuntansi. Unit bisnis memiliki sumber daya perusahaan dan bertanggung jawab
terhadap pemilik maupun kreditor.
Persamaan :
Aset = Ekuitas
Aset = Utang + Ekuitas Pemegang saham

(c) Teori Dana


Dalam teori dana, dasar akuntansi bukan teori proprietary maupun teori entitas, tetapi
kelompok aset dan kewajiban dan restriksi terkait, disebut dana, yang mengatur penggunaan aset.
Jadi, teori dana memandang unit bisnis terdiri atas sumber daya ekonomi (dana) serta kewajiban
dan restriksi terkait mengenai penggunaan sumber daya.

Persamaan:

Aset = Restriksi Aset

(d) Enterprise theory


Pusat perhatiannya adalah keseluruhan pihak atau konsisten yang terlibat atau yang memiliki
kepentingan baik langsung maupun tidak langsung dengan perusahaan. Munculnya employee
reporting, human resources accounting, value added reporting, enviromental accounting. Socio-
economic accounting merupakan fenomena yang sejalan dengan teori enterprise ini.

(e) Commander theory


Pusat perhatiannya adalah mereka yang memiliki kekuasaan atau wewenang untuk melakukan
kontrol ekonomi.