Anda di halaman 1dari 3

 

 
 Makalah geografi
 | GEOGRAFI
Adapun kegiatan pokok untuk mencapai tujuan tersebut meliputi: a.
 
Penyediaan Sarana Air Bersih dan Sanitasi Dasar  b.
 
Pemeliharaan dan Pengawasan Kualitas Lingkungan c.
 
Pengendalian dampak risiko lingkungan d.
 
Pengembangan wilayah sehat. Pencapaian tujuan penyehatan lingkungan merupakan akumulasi
berbagai  pelaksanaan kegiatan dari berbagai lintas sektor, peran swasta dan masyarakat dimana
pengelolaan kesehatan lingkungan merupakan penanganan yang paling kompleks, kegiatan
tersebut sangat berkaitan antara satu dengan yang lainnya yaitu dari hulu berbagai lintas sector
ikut serta berperan (Perindustrian, KLH, Pertanian, PU dll) baik kebijakan dan  pembangunan
fisik dan Departemen Kesehatan sendiri terfokus kepada hilirnya yaitu  pengelolaan dampak
kesehatan.
H.
 
PENCEMARAN DAN PENYAKIT-PENYAKIT YANG MUNGKIN TIMBUL KARENA
AKTIFITAS PERTAMBANGAN
Pertambangan memang sangat berperan penting bagi jaman sekarang. karena semua kehidupan
di bumi ini menggunakan bahan-bahan yang ada di pertambangan. Contohnya; a.
 
Biji besi digunakan sebagai bahan dasar membuat alat-alat rumah tangga, mobil, motor, dll  b.
 
Alumunium digunakan sebagai bahan dasar membuat pesawat c.
 
Emas digunakan untuk membuat kalung,anting,cincin d.
 
Tembaga digunakan sebagai bahan dasar membuat kabel e.
 
Dan masih banyak lagi seperti perak,baja,nikel,batu bara,timah,pasir kaca,dll Seperti yang
dikatakan bahwa dimana ada suatu aktivitas pasti disitu ada kerusakan lingkungan. Dan
kerusakan lingkungan di pertambangan adalah; 1.
 
Pembukaan lahan secara luas 2.
 
Dalam masalah ini biasanya investor membuka lahan besar-besaran,ini menimbulkan
pembabatan hutan di area tersebut. 3.
 
Menipisnya SDA yang tidak bisa diperbarui. 4.
 
Masyarakat dipinggir area pertambangan menjadi risih. 5.
 
Biasanya pertambangan membutuhkan alat-alat besar yang dapat memecahkan telinga.

 
 
 Makalah geografi
 | GEOGRAFI
6.
 
Pembuangan limbah pertambangan yang tidak sesuai tempatnya. 7.
 
Pencemaran udara atau polusi udara. Agar reklamasi bisa bermanfaat untuk masyarakat di sekitar
lokasi tambang, maka masyarakat perlu dilibatkan sejak dini dan penggunaan sumberdaya lokal
perlu diutamakan, seperti spesies tanaman, bahan amelioran dan sarana produksi. Selain itu
teknologinya juga harus mudah diadopsi oleh masyarakat dan pengusaha lokal, serta mudah dan
cepat diterapkan di lapang. Teknologi yang mudah diadopsi oleh masyaraka dan pengusaha local
diperlukan agar, ketika perusahaan tambang sudah hengkang, maka operasional dan
pemeliharaan teknologi relative mudah dan murah sekaligus memutus siklus ketergantungan
dengan teknologi luar. Alternatif penggunaan lahan bekas tambang yang umum dilakukan adalah
untuk kawasan kehutanan, pertanian, dan lokasi wisata. Pilihan dari skema reklamasi ini
tergantung terutama kepada iklim (termasuk iklim mikro), topografi lahan pasca tambang,
keberadaan tanah pucuk, jarak ke pusat-pusat perkotaan dan status lahan. Sebagai contoh,
beberapa alasan mengapa hutan dipilih untuk skema reklamasi bisa karena lereng yang terbentuk
setelah proses regrading masih terlalu curam untuk kegiatan pertanian, produksi hasil kayu hutan
lebih menguntungkan, tanaman hutan mungkin ditanam hanya untuk memenuhi aspek estetik
saja, atau status lahan mengharuskan lahan bekas tambang ditanami kembali dengan tanaman
kehutanan.

 
 
 Makalah geografi
 | GEOGRAFI
BAB 3 PENUTUP
Kesimpulan : 1.
 
Reklamasi yang berkaitan tentang kegiatan Pertambangan yaitu suatu usaha memperbaiki atau
memulihkan kembali lahan dan vegetasi dalam kawasan hutan yang rusak sebagai akibat
kegiatan usaha pertambangan dan energi agar dapat berfungsi secara optimal sesuai dengan
peruntukannya. 2.
 
Teknik reklamasi terdiri atas gabungan yaitu Penggunaan amelioran, berupa bahan organik,
pupuk kandang, kapur pertanian, penanaman tanaman penutup tanah, dan  penanaman kayu-
kayuan (penghijauan). 3.
 
Usaha pemanfaatan barang tambang membutuhkan modal, tenaga ahli dan teknologi. Tahap
pelaksanaan eksplorasi dan eksploitasi barang tambang yang diperlukan tindakan efisiensi.
Efisiensi diperlukan agar kegiatan pertambangan tidak banyak menghabiskan modal, waktu,
peralatan, tenaga kerja untuk mendapatkan hasil tambang Saran : 1. Perusahaan pertambangan
sebagai perusahaan yang mengelola dan memanfaatkan  potensi sumber daya alam seharusnya
sejak awal mempertimbangkan aspek lingkungan dan aspek sosial masyarakat dalam kegiatan
usahanya. 2. Dukungan perusahaan pertambangan dapat dimulai sejak awal beroperasinya
perusahaan tersebut yang telah menyatakan komitmennya sebagai perusahaan  pertambangan
yang ramah lingkungan. 3. Kegiatan pertambangan haruslah berpegang teguh pada Undang-
Undang dan