Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

BIMBINGAN DAN KONSELING

Guru Pembimbing
Ikhsan

D
I
S
U
S
U
N
OLEH :

SMAN 1 MENDO BARAT


TAHUN AJARAN
2017/2018

PEMBAHASAN

A.   PENGERTIAN Bimbingan dan Konseling


Secara etimologis, bimbingan dan konseling terdiri atas dua kata yaitu “bimbingan”
(terjemahan dari kata “guidance”) dan “konseling” (diambil dari kata “counseling”). Dalam
praktik, bimbingan dan konseling merupakan satu kesatuan kegiatan yang tidak terpisahkan.
Keduanya merupakan bagian yang integral (Tohirin, 2011: 15).

1.      Pengertian Bimbingan


a)      Pengertian Bimbingan Secara Etimologi
Menurut Winkel dalam Tohirin (2011: 15-16) istilah “bimbingan” merupakan
terjemahan dari kata “guidance”. Kata “guidance”yang kata dasarnya “guide”memiliki
beberapa arti :
a)      menunjukkan jalan (showing the way),
b)      memimpin (leading),
c)      memberikan petunjuk (giving instruction),
d)     mengatur (regulating),
e)      mengarahkan (governing), dan
f)       memberi nasihat (giving advice).

b)      Pengertian Bimbingan Secara Terminologi


a.       Miller (1961) dalam Surya (1988), menyatakan bahwa bimbingan merupakan proses bantuan
terhadap individu untuk mencapai pemahaman diri dan pengarahan diri yang dibutuhkan
untuk melakukan penyesuaian diri secara maksimum kepada sekolah (dalam hal ini termasuk
madrasah), keluarga, dan masyarakat (Tohirin, 2011: 16-17).
b.      Selanjutnya Surya (1988) mengutip pendapat Crow & Crow (1960) menyatakan bahwa
bimbingan adalah bantuan yang diberikan oleh seseorang baik laki-laki maupun perempuan
yang memiliki pribadi baik dan pendidikan yang memadai, kepada seseorang (individu) dari
setiap usia untuk menolongnya mengembangkan arah pandangannya sendiri, membuat
pilihan sendiri, dan memikul bebannya sendiri (Tohirin, 2011: 17).
c.       Menurut Stoops mengemukakan bimbingan adalah suatu proses terus – menerus dalam hal
membantu individu dalam perkembangannya untuk mencapai kemampuansecara maksimal
dalam mengarahkan manfaat yang sebesar – besarnya bagi dirinya maupun masyarakatnya.
(kutipan Djumhur dan M. Surya 1975).
2.      Pengertian Konseling
1)      Pengertian Konseling Secara Etimologi
Istilah konseling diadopsi dari bahasa Inggris “counseling” di dalam kamus artinya
dikaitkan dengan kata “counsel” memiliki beberapa arti, yaitu nasihat (to obtain counsel),
anjuran (to give counsel), dan pembicaraan (to take counsel). Berdasarkan arti di atas,
konseling secara etimologis berarti pemberian nasihat, anjuran, dan pembicaraan dengan
bertukar pikiran (Tohirin, 2011: 21-22).

2)      Pengertian Konseling Secara Terminologi


a.       Mortensen (1964) menyatakan bahwa konseling merupakan proses hubungan antarpribadi d
mana orang yang satu membantu yang lainnya untuk meningkatkan pemahaman dan
kecakapan menemukan masalahnya (Tohirin, 2011: 22).
b.      James Adam mengemukakan bahwa konseling adalah suatu pertalian timbal balik antara dua
orang individu di mana seorang Counselor membantu Counsele supaya ia lebih baik
memahami dirinya dalam hubungan dengan masalah hidup yang dihadapinya pada waktu itu
dan waktu yang akan datang. (kutipan Djumhur dan M. Surya (1975) .
c.       Rogers (1982) mengemukakan bahwa konseling adalah serangkaian kegiatan hubungan
langsung antar individu, dengan tujuan memberika bantuan kepadanya dalam merubah sikap
dan tingkah lakunya.
d.      Mortensen dan Schmuller dalam bukunya berjudul Guidance in today’s school (1964)
mengemukakan konseling adalah suatu proses hubungan seseorang dengan seseorang di
mana yang seseorang di bantu oleh yang lainnya untuk meningkatan pengertian dan
kemampuan dalam menghadapi masalahnya.
e.       Wren dalam bukunya yang berjudul student person al work in college, berpendapat bahwa
konseling adalah pertalian pribadi yang dinamis antara dua orang yang berusaha
memecahkan masalah dengan mempertimbangkan bersama sama, sehingga akhirnya orang
yang lebih muda atau orang yang mempunyai kesulitan yang lebih banyak di antara keduanya
di bantu oleh orang lain untuk memecahkan masalahnya berdasarkan penentuan diri sendiri.
f.       Williamson dan Foley dalam bukunya Counseling and Dicipline mengemukakan bahwa
konseling adalah suatu situasi pertemuan langsung di mana yang seorang terlibat dalam
situasi itu karena latihan dan keterampilan yang dimilikinya atau karena mendapat
kepercayaan dari yang lain, berusaha menolong yang kedua dalam menghadapi, menjelaskan,
memecahkan, dan menanggulangi masalah penyesuaian diri.
g.      Sedangkan menurut American Personnel and Guidance Association (APGA) mendefinisikan
konseling sebagai suatu hubungan antara seorang yang terlatih secara profesional dan
individu yang memerlukan bantuan yang berkaitan dengan kecemasan biasa atau konflik atau
pengambilan keputusan (Tohirin, 2011: 23).
Kesimpulan yang dapat diambil mengenai pengertian KONSELING adalah kontak
atau hubungan timbal balik antara dua orang (konselor dan klien) untuk menangani masalah
klien, yang didukung oleh keahlian dan dalam suasana yang laras dan integrasi, berdasarkan
norma-norma yang berlaku untuk tujuan yang berguna bagi klien (siswa).
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian Bimbingan dan
Konseling (BK) adalah proses bantuan atau pertolongan yang diberikan oleh pembimbing
(konselor) kepada individu (konseli) melalui pertemuan tatap muka atau hubungan timbal
balik antara keduanya, agar konseli memiliki kemampuan atau kecakapan melihat dan
menemukan masalahnya serta mampu memecahkan masalahnya sendiri.

Setiap manusia memiliki cara pandang dan pemikiran yang berbeda, karena akal
manusia memang bekerja seperti itu. Hal ini bukanlah berarti bahwa konflik dalam
persahabatan itu sesuatu yang biasa terjadi dan perlu diabaikan, tetapi harus segera
diselesaikan dengan fikiran jernih tanpa emosi atau saling membenci. Intinya penyelesaian
konflik dengan teman mesti dengan kepala dingin.

II. CARA MENGATASI TEMAN YANG MEMPUNYAI MASALAH

Nah Ladies, berikut adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu teman yang sedang
depresi, seperti yang dilansir dari womanitely.com.

 Memberikan motivasi terhadapnya

Salah satu hal yang diperlukan teman Anda saat menghadapi masalah hingga depresi
adalah dukungan dari orang terdekatnya. Meskipun sekedar dalam bentuk kata-kata,
motivasi akan mampu membuatnya bangkit dari keterpurukan dan menghadapi semua
masalah yang dihadapinya. Jangan lupa untuk menyadarkan mereka bahwa hidup itu
indah.

 Menguatkannya

Tak bisa dipungkiri, seseorang yang sudah mulai depresi, dia akan tumbuh lemah dan
seakan tak mampu lagi untuk menghadapi masalahnya. Bantulah mereka untuk
menemukan kekuatan agar bisa menghadapi masalahnya. Hal ini akan sangat
membantu di samping menjadi tempatnya untuk bercerita.

 Selalu ada untuk nya

Kadang, menjadi tempat cerita saja sudah membuat mereka lega. Oleh karena itu
Ladies, sebisa mungkin Anda harus menjadi sosok teman yang selalu ada saat mereka
membutuhkan. Sesibuk apapun Anda, luangkan sedikit waktu meski hanya untuk
mendengarkan curhatan mereka.

 Jangan menyerah

Memang, banyak sekali orang yang merasa tidak sanggup menghadapi masalah yang
dirasa sangat besar. Namun, kita tidak boleh menyerah karena setiap masalah pasti
ada jalan keluarnya. Sama halnya dengan Anda untuk tidak menyerah memberikan
motivasi pada teman yang menghadapi masalah.

 Jangan mengkritik

Sering juga, kita lupa dan ingin mengkritik saat teman sedang bercerita. Padahal, yang
mereka butuhkan kadang hanya sekedar tempat bercerita, bukan komentar dan
kritikan. Makanya Ladies, upayakan untuk menahan diri saat menjadi pendengar setia
teman Anda.

Dan Adapun lainnya


a. Selalu Menjalin Kepercayaan
Dalam berteman dan bersahabat mutlak diperlukan saling menjalin kepercayaan.
Walau kita sedang ada konflik bersama teman kita harus tetap percaya kepadanya.
Yakinlah bahwa dalam suatu pertemanan tidak selamanya berjalan mulus, oleh sebab
itu kita harus tetap percaya bahwa diantara kita dapat menjaga hubungan agar tetap
harmonis.

b. Berbicara dan Berkomunikasi dari hati kehati


Masalah itu timbul pada asalnya dari sebab misscomunikasi atau salah komunikasi
yang diakibatkan pembicaraan atau komunikasi yang tidak dimengerti oleh seseorang
atau sahabat. Ketika masalah itu terlanjur terjadi solusi utama menyelesaikannya
adalah dengan cara berbicara dari hati ke hati, dengan cara itu teman atau sahabat kita
akan mengerti apa sebenarnya maksud dan tujuan kita.

c. Curahkan Isi Hati Kita Dengan Tepat


Dengan curhat yang benar, maka konflik itu setidaknya akan terbantu terselesaikan
oleh pihak lain. Bila konflik itu terjadi seorang kepada seorang maka carilah sahabat
ketiga yang dapat kita jadikan teman curhat, namun bila masalah terjadi bersama-
sama kepada pihak lain maka curahkanlah isi hati semua teman kita apa sebenarnya
yang dicari oleh semua orang tersebut. Tetapi hati-hatilah bila curhat itu tanpa aturan
malah akan menjadi masalah baru yang akan menimbulkan konflik yang baru pula.

d. Mencari tempat dan Suasana yang Tepat untuk Menyelesaikan Konflik


Di dalam mengatasi pertentangan dan konflik yang sedang kamu hadapi, perlu
diselesaikan dengan melakukan pembicaraan dan dalam membicarakannya perlu
diperhatikan lingkungan apakah mendukung untuk kamu dapat membicarakannya.

e. Mengenang Hal-Hal Indah yang pernah kamu alami dengan temanmu tersebut

f. Memberi Maaf

Hal-hal yang paling penting adalah memberi maaf pada teman / sahabat kamu yang
sedang bermasalah dengan kamu, sehingga ketika kamu saling memaafkan maka
konflik yang sedang terjadi bisa diatasi.

g. Melakukan Introspeksi terhadap Diri


Emosi terkadang mengedepankan nafsu semata,. Dalam mengatasi konflik dalam
persahabatan tidak boleh langsung menyalahkan teman kamu yang menyebabkan
konflik terjadi tersebut tetapi usahakan bahwa kamu juga bisa mengoreksi diri siapa
tahu kamu yang salah.

h. Menjalin Komunikasi yang baik dengan cara berbicara yang sopan dan tidak kasar,
agar dimengerti dan tersampaikan keinginan masing-masing.