0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
874 tayangan20 halaman

Panduan Konfigurasi Routing Dinamis

E-book ini membahas konsep routing dinamis dan langkah-langkah konfigurasinya. Routing dinamis adalah routing yang dilakukan secara otomatis oleh router sesuai dengan pengaturan yang dibuat. Protokol routing dinamis yang dijelaskan antara lain RIP, IGRP, OSPF, dan EIGRP beserta perbedaan dan keunggulannya. Topologi dan langkah konfigurasi routing dinamis pun dijelaskan secara rinci untuk memudahkan pemahaman
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
874 tayangan20 halaman

Panduan Konfigurasi Routing Dinamis

E-book ini membahas konsep routing dinamis dan langkah-langkah konfigurasinya. Routing dinamis adalah routing yang dilakukan secara otomatis oleh router sesuai dengan pengaturan yang dibuat. Protokol routing dinamis yang dijelaskan antara lain RIP, IGRP, OSPF, dan EIGRP beserta perbedaan dan keunggulannya. Topologi dan langkah konfigurasi routing dinamis pun dijelaskan secara rinci untuk memudahkan pemahaman
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KATA PENGANTAR

Ebook mata pelajaran Aij dengan judul Routing Dinamis merupakan e-book

yang dipersiapkan peserta didik SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

kelas XI. Materi pada e-book ini mencakup pengertian Routing Dinamis, keuntungan

dan kerugian routing dinamis, macam macam protocol pada routing dinamis,

Topologi dan cara konfigurasi routing dinamis. Setiap langkah konfigurasi

dilengkapi gambar yang akan mempermudah pemahaman peserta didik dalam

mempraktekkan konfigurasi routing dinamis.

Dengan keterbatasan yang ada, e-book ini masih jauh dari sempurna. Untuk

itu, sudilah kiranya para pembaca memberikan kritik dan saran kepada saya, agar

ke depannya tetap berkarya menyusun buku – buku (e-book) yang lebih baik dan

bemanfaat bagi generasi emas bangsa indonesia.

i
DAFTA

Kata Pengantar ....................................................................................................... i

Daftar isi ................................................................................................................. ii

Judul .......................................................................................................................... 1

Kompetensi Dasar .................................................................................................. 1

Tujuan ........................................................................................................................ 1

Konsep Dasar Routing Dinamis ........................................................................... 2

Topologi ..................................................................................................................... 6

Langkah - langkah konfigurasi Routing Dinamis ......................................... 7

ii
I. Judul
Routing Dinamis

II. Kompetensi Dasar


 Mengevaluasi Routing Dinamis
 Menkonfigurasi Routing Dinamis

III. Tujuan
a. Melalui e-book ini siswa dapat menjelaskan pengertian routing dinamis
b. Melalui e-book ini siswa dapat menjelaskan tentang macam-macam routing
dinamis
c. Melalui e-book ini siswa dapat melakukan konfigurasi routing dinamis sesuai
dengan langkah-langkah yang diberikan

IV. Alat dan bahan


 PC
 Cisco Packet Tracer

V. Keselamatan Kerja
 Berdoa sebelum mamulai pekerjaan
 Pakailah pakaian kerja
 Praktekan sesuai dengan langkah langkah kerja

1
KONSEP

Routing dinamis adalah routing yang dilakukan oleh router dengan cara membuat
jalur komunikasi data secara otomatis sesuai dengan pengaturan yang dibuat. Jika ada
perubahan topologi di dalam jaringan, maka router akan otomatis membuat jalur routing
yang baru. Routing dinamis ini berada pada lapisan network layer jaringan
komputerdalam TCP/IP Protocol Suites.

Routing dinamis merupakan routing protocol yang digunakan untuk menemukan


network serta untuk melakukan update routing table pada router. Routing dinamis ini
lebih mudah dilakukan daripada menggunakan routing statis dan default. Meskipun
begitu, routing jenis ini terdapat perbedaan dalam pemrosesan data di CPU router dan
penggunaan bandwidth dari link jaringan.

1. Keuntungan dan Kerugian Router Dinamis

Jika dibandingkan kelemahan dan kelebihan static routing dengan routing dinamis,
maka lebih baik Anda memilih routing dinamis dalam penerapan di jaringan yang cukup
besar. Routing dinamis memiliki beberapa keunggulan, diantaranya:

 Hanya mengenalkan alamat yang terhubung langsung dengan routernya (jaringan yang
berada di bawah kendali router tersebut).
 Tidak perlu mengetahui semua alamat network yang ada.
 Jika terdapat penambahan suatu network baru, maka semua router tidak perlu
mengkonfigurasi. Hanya router-router yang berkaitan yang akan mengkonfigurasi
ulang.

Sedangkan kerugian routing dinamis adalah sebagai berikut:

 Beban kerja router menjadi lebih berat karena selalu memperbarui IP table pada
setiap waktu tertentu.
 Kecepatan pengenalan dan kelengkapan IP table memakan waktu lama karena router
akan melakukan broadcast ke semua router sampai ada IP table yang cocok. Setelah
konfigurasi selesai, router harus menunggu beberapa saat agar setiap router
mendapat semua alamat IP yang tersedia.

2
2. Macam – macam Protokol pada Routing Dinamis

Seiring perkembangan sejarah jaringan komputer, sudah banyak macam-macam protokol


dalam routing dinamis yang diterapkan saat ini, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. RIP (Routing Information Protocol)

RIP merupakan protokol yang memberikan routing table berdasarkan router yang
terhubung langsung. Routing ini menggunakan algoritma distance vector. Metric yang
dilakukan berdasarkan hop count untuk pemilihan jalur terbaik. Jika hop count lebih
dari 15, maka paket datagram akan dibuang. Update routing akan dilakukan secara
broadcast setiap 30 detik.

RIP terbagi menjadi dua bagian, yaitu:

 RIPv1 (RIP versi 1)


o Hanya mendukung routing class-full
o Tidak ada info subnet yang dimasukkan dalam data perbaikan routing
o Tidak mendukung VLSM (Variabel Length Subnet Mask)
o Adanya fitur perbaikan routing broadcast

 RIPv2 (RIP versi 2)


o mendukung routing class-full dan class-less
o info subnet dimasukkan dalam data perbaikan routing
o mendukung VLSM (Variabel Length Subnet Mask)
o perbaikan routing multicast

Secara umum, RIPv2 tidak berbeda jauh dengan RIPv1. Perbedaan yang ada terlihat
pada informasi yang diberikan antar router. Pada RIPv2, informasi yang
dipertukarkan terdapat autentifikasi. Masih ada persamaan RIPv2 lainnya dengan
RIPv1, diantaranya:

 Distance Vector Routing Protocol


 Metric berupa hop count
 Max hop count adalah 15
 Menggunakan port 520
 Menjalankan auto summary secara default

Sedangkan perbedaan RIPv2 dengan RIPv1 adalah sebagai berikut:

3
 Bersifat class-less routing protocol, yang berarti RIPv2 menyertakan field SM
dalam paket update yang dikirimkan sehingga RIPv2 dapat mendukung VLSM &
CIDR
 Mengirimkan paket update & menerima paket update versi 2
 Mengirimkan update ke alamat multicast yaitu 224.0.0.9
 Auto Summary dapat dinonaktifkan
 Mendukung fungsi keamanan berupa authentication, yang dapat mencegah routing
update dikirim / diterima dari sumber yang tidak dipercaya

2. IGRP (Interior Gateway Routing Protocol)

IGRP adalah sebuah routing protocol yang dikembangkan pada pertengahan tahun
1980-an oleh Cisco Systems Inc. Tujuan utama penciptaan IGRP adalah untuk
menyediakan protokol yang kuat untuk routing dalam sistem otonomi. IGRP memiliki
hop maksimum 255, tetapi defaultnya sendiri adalah 100. IGRP menggunakan
bandwidth dan garis menunda secara default untuk menentukan rute terbaik dalam
sebuah internetwork (Composite Metrik). Protokol routing ini menggunakan
algoritma distance vector. IGRP menggunakan composite metric yang terdiri atas
bandwidth, load, delay dan reliability. Update routing dilakukan secara broadcast
setiap 90 detik.

3. OSPF (Open Short Path First)

OSPF adalah sebuah routing protocol standar terbuka yang telah diaplikasikan oleh
sejumlah vendor jaringan dan dijelaskan di RFC 2328. Jika Anda memiliki banyak
router, dan tidak semuanya adalah router Cisco, maka Anda tidak dapat
menggunakan IGRP. jadi pilihan Anda tinggal RIP v1, RIP v2, atau OSPF. Jika
jaringan yang dikelola adalah jaringan besar, maka OSPF adalah pilihan satu-satunya.
OSPF ini adalah sesuatu yang disebut route redistribution, yaitu sebuah layanan
penerjemah antar routing protocol.

OSPF bekerja dengan sebuah algoritma link-state yang disebut algoritma Dijkstra /
SPF. Cara kerja dari protokol ini adalah: Pertama, sebuah “pohon” dengan jalur
terpendek akan dibangun. Kemudian, routing table akan diisi dengan jalur-jalur
terbaik yang dihasilkan dari “pohon” tersebut. OSPF hanya mendukung routing IP
saja. Update routing akan dilakukan secara floaded saat terjadi perubahan topologi
jaringan.

4. EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol)

4
Protokol routing ini menggunakan algoritma advanced distance vector dan
menggunakan cost load balancing yang tidak sama. Algoritma yang dipakai adalah
kombinasi antara distance vector dan link-state, serta menggunakan Diffusing
Update Algorithm (DUAL) untuk menghitung jalur terpendek.

Distance vector protocol merawat satu set metric yang kompleks untuk jarak
tempuh ke jaringan lainnya. Broadcast-broadcast EIGRP di-update setiap 90 detik
ke semua router EIGRP yang berdekatan. Setiap update hanya memasukkan
perubahan jaringan. EIGRP sangat cocok untuk diterapkan pada jaringan komputer
yang besar. IGRP dan EIGRP sama-sama sudah mempertimbangkan masalah
bandwitdh yang ada dan delay yang terjadi.

5. BGP (Border Gateway Protocol)

BGP merupakan salah satu jenis routing protocol yang ada di dunia komunikasi data.
Sebagai routing protocol, BGP memiliki kemampuan untuk melakukan pengumpulan
rute, pertukaran rute dan menentukan rute terbaik menuju ke sebuah lokasi dalam
sebuah jaringan. Routing protocol juga pasti dilengkapi dengan algoritma yang pintar
dalam mencari jalan terbaik. Namun yang membedakan BGP dengan routing protocol
lain adalah BGP termasuk ke dalam kategori routing protocol jenis Exterior Gateway
Protocol (EGP). BGP merupakan “distance vector exterior gateway protocol” yang
bekerja secara cerdas untuk merawat path-path ke jaringan lainnya. Update –
update akan dikirim melalui koneksi TCP. Protokol ini biasa digunakan antara ISP
dengan ISP dan atau antara client dengan client lainnya. Dalam implementasinya,
protokol ini digunakan untuk membuat rute dari trafik internet antar autonomous
system.

5
TOPOLO

A. Topologi Jaringan

B. Opsi Konfigurasi
 Alat
1. Router : gunakan router "Generic" pada cisco packet tracer
2. Pc/Client : gunakan "PC" atau "Laptop" biasa pada cisco packet tracer
 Kabel
1. Router - Router : kabel serial DTE
2. Router - PC : kabel Crossover
 Port
1. Router - Router : Port serial
2. Router - PC : Port FastEthernet
 Catatan :
1. Router 1 - Router 2 : Port Serial 2/0
2. Router 2 - Router 3 : Port Serial 3/0
3. Router 1, 2, 3 - PC 1, 2, 3 : Port FastEthernet 0/0

6
1. LANGKA
2. Setting dahulu port fastethernet dan port serial dengan mengisi IP Address pada
masing-masing port dengan menggunakan CLI pada router
 Router 0 :

7
 Router 1 :

8
 Router 2 :

9
3. Selanjutnya setting IP Address pada masing masing PC
 PC 0

 PC 1

10
 PC 2

4. Setelah selesai setting IP Address masing-masing PC, selanjutnya sobat setting IP


Route ( Dinamis/RIP) pada CLI Router atau yang biasa disebut dengan proses
Routing Dinamis.

 Router 0

11
 Router 1

 Router 2

5. Setelah semuanya selesai sekarang kita tes dengan PING pada PC.

Buka menu "Command Prompt" lalu ketikan perintah "ping (ip tujuan)"

 PC 1 Ping PC 2

12
 PC 2 Ping PC 3

13
I. Hasil Kerja
......................................................................................................................................................................

........................................................................................................................................................................

........................................................................................................................................................................

........................................................................................................................................................................

........................................................................................................................................................................

........................................................................................................................................................................

........................................................................................................................................................................

........................................................................................................................................................................

........................................................................................................................................................................

II. Pertanyaan

1. Apa yang dimaksud dengan Routing Dinamis ?

2. Sebutkan macam macam protocol Routing dinamis !

3. Sebutkan keuntungan Routing Dinamis !

4. Jelaskan alat dan bahan sebelum konfigurasi Routing Dinamis!

5. Sebutkan kerugian Routing Dinamis!

III. Kesimpulan
........................................................................................................................................................................

........................................................................................................................................................................

........................................................................................................................................................................

........................................................................................................................................................................

DAFTAR

14
Nasywa, Dani, dan Priyo, 2020. Administrasi Infrastruktur Jaringan (AIJ) Kelas
XII TKJ 3. Bekasi

Bantuan google, http://oktha123.blogspot.com/2018/10/36-mengevaluasi-routing-


dinamis.html?m=1

Bantuan google, http://lorenzatkj.blogspot.com/2019/09/konfigurasi-routing-


dinamis-pada-cisco.html?m=1

BIOGRA
1. Nama : Nasywa

2. Tempat dan Tanggal Lahir :

3. Jenis Kelamin : Perempuan

4. Agama : Islam

5. Status Pernikahan : Pelajar

6. Warga Negara : Indonesia

7. Alamat :

8. Nomor Telepon / HP :

9. e-mail :

1. Nama : Nur Wardani

2. Tempat dan Tanggal Lahir :

3. Jenis Kelamin : Laki Laki

4. Agama : Islam

5. Status Pernikahan : Pelajar

6. Warga Negara : Indonesia

7. Alamat : KP.Ciketing Selatan RT 01/07 NO 78 KEL. Ciketing


Udik KEC. Bantar Gebang

8. Nomor Telepon / HP : 085714373901

9. e-mail :

1. Nama : Priyo Suryo Panuntun


2. Tempat dan Tanggal Lahir : Bekasi, 19 Juni 2004

3. Jenis Kelamin : Laki Laki

4. Agama : Islam

5. Status Pernikahan : Pelajar

6. Warga Negara : Indonesia

7. Alamat : JL. Sarikaya 1 RT 02/03 NO 41 KEL. Bojong


Menteng, Kec. Rawa Lumbu

9. Nomor Telepon / HP : 089630895477

10. e-mail : priyosuryo19@gmail.com

Anda mungkin juga menyukai