Anda di halaman 1dari 4

TUGAS 1

AKUNTANSI MANAJEMEN ( EKMA 4314)

Dibuat oleh:

Ayu Panduwinata - 030853575

UPBJJ JAKARTA

Jl. Jend. Ahmad Yani No.43, RT.5/RW.4, Utan Kayu Sel., Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus
Ibukota Jakarta 13230
1. Bagaimana perkembangan teknologi mempengaruhi akuntansi manajemen ?

Perkembangan teknologi mempengaruhi manajemen, dimulai dengan perkembangan teknologi informasi


dan teknologi transportasi yang meningkatkan persaingan tidak saja pada industri lokal, tetapi juga global
contoh penggunaan telepon seluler, pesan elektronik, dan teleconference mempermudah komunikasi
semua pihak (produsen, konsumen, dan distributor). Kecepatan akses informasi ini tentu akan
mempersingkat siklus produksi sehingga barang/jasa lebih cepat sampai ke konsumen. Akses informasi
dan transportasi ini mampu menurunkan kos produksi sehingga produk (barang/jasa) memiliki daya saing
lebih baik, Efesiensi dan efektivitas mempengaruhi akuntansi manajemen.

Selain perkembangan teknologi informasi yang mempengaruh akuntansi manajemen, perkembangan


teknologi pabrikasi juga ikut andil berorientasi meningkatkan kualitas produk, mengurangi persediaan,
minimalisasi kerusakan dan akhirnya menurunkan kos produksi. Salah satu bentuk teknologi pabrikasi
adalah Just in Time Manufacturing (JIT), Computer Integrated Manufacturing(CIM), Total Quality
Management (TQM). Fenomena di atas menjelaskan faktor yang mempengaruhi relevansi informasi
akuntansi manajemen dalam upaya memperoleh keunggulan kompetitif di tengah persaingan global.

2. Bagaimana akuntansi berperan dalam proses manajemen?

Peran akuntansi dalam proses manajemen antaralain: laporan keuangan yang dihasilkan dalam proses
akuntansi merupakan informasi yang cukup penting bagi pihak manajemen yang digunakan sebagai:

(1) Manajemen biaya :dalam manajemen biaya diatur tentang masalah pengukuran aktivitas dan objek-
objek strategis dalam rangka mengambil keputusan yang strategis untuk mecapai keunggulan kompetitif
diantaranya tentang kualitas suatu barang atau jasa dan tentang kesempatan/peluang

(2) system pengendalian manajemen :informasi akuntansi bagi system pengendalian manajemen
digunakan untuk merancang system dan proses untuk memotivasi para manajer divisi agar mampu
bertindak. Akan tetapi pada saat yang sama juga memaksimumkan kepentingan perusahaan secara
bersamaan.

(3) system informasi manajamen :informasi akuntansi bagi system informasi manajemen digunakan untuk
merancang system penyediaan informasi untuk berbagai kepentingan manajemen. Adanya kemajuan
teknologi computer telah menggeser system akuntansi manual menjadi system pengolahan data secara
elektronik. Pengertian informasi akuntansi cenderung lebih sempit, yaitu menjadi elektronik data processing
yang merupakan bagian dari system informasi manajemen.

(4) analisa laporan keuangan :manajemen akan memanfaatkan,menganalisis, dan menginterpretasikan


data yang tersaji dalam laporan keuangan untuk menunjang dalam pengambilan keputusan. Hal ini
dilakukan dengan teknik analisis untuk mengukur kinerja perusahaan dari segi keuangan, baik untuk
investasi maupun pertanggung jawaban. Akuntansi di dalam suatu perusahaan memegang peranan
penting, karena akuntansi dapat memberikan informasi mengenai data yang dinyatakan dalam satuan
uang. Untuk mengumpulkan data keuangan yang baik, diperlukan suatu sistem informasi yang baik.
Informasi yang sah dan tepat sangat dibutuhkan manajemen dalam pengambilan keputusan demi
pengembangan perusahaan. Untuk memperoleh informasi yang sah dan tepat diperlukan kerja sama yang
baik antara sesama pihak yang berkepentingan.

3. Berikut disajikan data kegiatan dan biaya reparasi & pemelihara an pada PT Son tahun 2020 yakni :

Pertanyaan:
a. Pergunakan metode high-low point untuk mengestimasi biaya reparasi dan pemeliharaan variabel
per jam mesin

Biaya reparasi dan pemliharaan tertinggi = 1.000.000

Biaya reparasi dan pemeliharaan terendah = 600.000

Selisih = 400.000

Jam mesin tertinggi = 8.000

Jam mesin terendah = 4.000

Selisih = 4.000

Biaya reparasi dan pemilihaan variabel per jam mesin = Rp 400.000: 4.000 = Rp. 100
b. Pergunakan metode high-low untuk mengestimasi biaya reparasi dan pemeliharaan tetap per
bulan

Biaya reparasi dan pemeliharaan tetap per bulan= 1.000.000 ( Rp. 100 x 8.000) = Rp. 200.000

c. Pergunakan metode high-low untuk membuat fungsi kos listrik bulanan

Beban reparasi dan pemeliharaan per bulan = Rp. 200.000- +(Rp. 100 x jam mesin)

d. Estimasi berapa jumlah biaya reparasi dan pemeliharaan jika jumlah jam mesin adalah 7.500 jam
mesin

Estimasi biaya reparasi dan pemeliharaan = Rp. 200.000 +(Rp. 100 x 7.500) = Rp. 950.000

Referensi: BMP Akuntansi Manajemen - EKMA 4314