Anda di halaman 1dari 7

E-ISSN : 2614-8382

Jurnal Valtech (Jurnal Mahasiswa Teknik Industri)


Vol. 4 No. 1 (2021)

ANALISIS STRATEGI PENJUALAN KOPI ROAST BEAN


MENGGUNAKAN METODE MARKETING MIX 7P
(STUDI KASUS UKM KOPITALIZM)

Rima Ngindia1), Prima Vitasari2), Kiswandono3)


1,3)
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional Malang
2)
Program Studi Teknik Industri S-2, Program Pascasarjana, Institut Teknologi Nasional Malang
Email : rimangindia@gmail.com

Abstrak, Analisis Strategi Penjualan Kopi Roast Bean Menggunakan Metode Marketing Mix 7p (Studi Kasus
UKM Kopitalizm). UKM Kopitalizm adalah salah satu coffee roastery yang ada di Malang yang menjual kopi
roast bean. UKM memiliki masalah penurunan dalam Penjualan kopi Roast Bean. Dimana target penjualan dari
bulan Januari sampai September 2020 belum ada yang tercapai, yaitu dengan target penjualan setiap bulannya
sebesar 1000 Kilogram atau 1 Ton dan yang tercapai rata-rata hanya 327 Kilogram per bulannya. Penelitian ini
menggunakan metode Marketing Mix 7p. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan wawancara terhadap
pemilik dan karyawan. Dari hasil wawancara tersebut diketahui yaitu UKM menerapkan konsep digital namun
masih belum optimal, konsep digital yang digunakan adalah dengan memanfaatkan media sosial seperti facebook
dan Instagram namun belum terealisasi, UKM sudah menerapkan protokol kesehatan selama pandemi seperti
menyediakan handsanitizer, tempat untuk cuci tangan, dan juga menerapkan wajib masker, jaga jarak dan
menggunakan cek suhu termometer namun belum semua tersedia, UKM menerapkan shift kerja dan tidak ada
pengurangan karyawan, strategi menghadapi masa pandemi dengan cara menerapkan pesan antar dan pembelian
via online namun belum terealisasi, penjualan terbanyak masih pembelian secara langsung, Persentase penurunan
penjualan berkisar antara 30-40%, banyaknya persaingan produk sejenis, masih ada proses produksi secara
manual, UKM kurang evaluasi dan kurang memahani konsep Marketing Mix 7p.

Kata Kunci : Marketing Mix, Kopi, Promosi, Strategi Penjualan

PENDAHULUAN kompetitif saat ini serta terjadinya pandemik


UKM Kopitalizm adalah salah satu COVID-19 mengakibatkan penurunan
UKM yang bergerak dibidang Coffe Roastery penjualan kopi roast bean pada UKM.
yang sudah berdiri sejak 4 tahun yang lalu. Diterapkannya Bauran Pemasaran (Marketing
UKM ini menawarkan kopi roast bean mulai Mix) 4P selama 1 tahun terakhir pada UKM
dari kualitas yang paling tinggi yaitu grade A. Kopitalizm belum memperlihatkan adanya
Dalam observasi ini yang dijadikan penelitian perubahan hasil yang signifikan dalam
adalah proses pemasaran UKM Kopitalizm. penjualan selama sebelum pandemi dan saat
Kopi Roasted Bean adalah produk yang terjadi pandemi terlihat pada target UKM yang
dihasilkan oleh UKM Kopitalizm dimana kopi belum pernah tercapai selama 1 tahun terakhir.
Roasted Bean merupakan bahan baku minuman Berikut adalah data penjualan UKM
yang berbasis kopi. UKM Kopitalizm Kopitalizm :
menghasilkan berbagai macam jenis kopi
roasted bean dari berbagai macam daerah di Tabel 1 Penjualan Kopi Roast Bean Periode
seluruh Indonesia seperti Gayo dari Aceh, Juli 2019-Sept 2020
Kintamani dari Bali, Ijen dari Bondowoso,
Robusta (kg) Arabika (kg)
Dampit dari Dampit Malang, dan Toraja dari Periode
Dampit Ijen Ijen Gayo Toraja
Kinta
Total
Penjualan
mani
Toraja Sulawesi Selatan. Kopi menjadi salah Juli 2019 310 80 25 40 31 28 514
satu minuman paling digemari masyarakat dari Aug 2019
Sept 2019
374
342
86
82
27
24
46
52
28
34
32
26
593
560
semua kalangan, sehingga perkembangan Okt 2019 321 78 28 48 26 28 529
Nov 2019 342 65 24 42 32 30 535
bisnis kopi sangat pesat akhir-akhir ini di Des 2019 312 56 24 44 27 32 495
Jan 2020 280 46 18 31 22 24 421
Indonesia. Feb 2020 286 38 22 38 24 26 434
Melihat fenomena perkembangan bisnis Mar 2020 211 28 16 28 17 16 316
Apr 2020 156 26 18 21 12 12 245
kopi di Malang dengan persaingan yang Mei 2020 135 18 9 17 8 10 197
Jun 2020 184 22 16 28 14 14 278

42
E-ISSN : 2614-8382
Jurnal Valtech (Jurnal Mahasiswa Teknik Industri)
Vol. 4 No. 1 (2021)
Juli 2020 200 31 20 25 18 20 314
Aug 2020 210 35 27 31 19 25 347
pengambilan sampel adalah dengan
Sept 2020 230 41 35 40 26 27 399 menggunakan metode purposive sampling.
(Sumber : UKM Kopitalizm) Karakteristik sampel diambil dari pelanggan
yang tetap datang ke kafe untuk memesan kopi
Tabel 2 Data Perbandingan Target Penjualan saat pandemi untuk menanyakan seputar
Dan Hasil Penjualan kepuasan pelanggan terhadap UKM. Jumlah
sampel yang diambil yaitu berjumlah 20 sampel
atau responden.
 Pengumpulan Data
1. Observasi
Observasi lapangan bertujuan untuk
mengamati objek penelitian guna
mendapatkan data yang diperlukan
terkait penelitian ini, seperti kondisi cafe,
produk yang dijual, dan pelayanan yang
diberikan.
2. Wawancara
(Sumber : UKM Kopitalizm) Wawancara bertujuan untuk
mengetahui data mengenai penjualan
Berdasarkan tabel 1 dapat diketahui kopi roast bean. Wawancara dilakukan
bahwa penjualan terus mengalami penurunan pada pemilik usaha dan karyawan cafe.
dan tabel 2 menunjukkan bahwa target penjulan
dengan jumlah produk terjual masih terdapat  Analisis Data
gap cukup banyak, yaitu rata-rata 672 kg, 1. Menghitung Perkembangan Usaha
sehingga UKM Kopitalizm harus memperbaiki Untuk menghitung perkembangan
kembali sistem pemasaran dengan usaha pada UKM Kopitalizm maka
mengembangkan Marketing Mix 4p menjadi penulis menggunakan rumus :
Marketing Mix 7p dalam proses tersebut.
Marketing Mix 7P memiliki 3 variabel yang
cukup penting dalam proses pemasaran yaitu
proses, people, dan physical evidence. Tiga
variabel ini perlu untuk diterapkan pada UKM Dimana :
dalam proses pemasaran. Vpa = Volume Penjualan tahun
Menurut Philip Kotler dan Kevin Lane analisis
Keller (2016), bauran pemasaran adalah VPa-1 = Volume Penjualan tahun
sekumpulan alat pemasaran yang dapat sebelumnya
digunakan oleh perusahaan untuk mencapai
tujuan pemasarannya dalam pasar sasaran.
Marketing Mix merupakan variabel-variabel
terkendali (controllable) yang dapat digunakan
perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan
konsumen dari segmen pasar tertentu yang
dituju perusahaan. Daryanto (2017).
Berdasarkan pendahuluan yang telah
dituliskan, maka tujuan dilakukannya
penelitian ini adalah untuk menganalisis
strategi pemasaran menggunakan metode
Marketing Mix 7p.

METODE
Populasi yang digunakan pada penelitian
ini adalah pelanggan kopi roasted bean saat
masa pandemi pada UMKM Kopitalizm di
tahun 2020. Metode yang digunakan dalam Gambar 1 Diagram Alir Penelitian

43
E-ISSN : 2614-8382
Jurnal Valtech (Jurnal Mahasiswa Teknik Industri)
Vol. 4 No. 1 (2021)
5. Pemilik dari Kopitalizm dan UKM Kopitalizm menerapkan shift
HASIL DAN PEMBAHASAN keempat pegawainya menyatakan kerja untuk para pegawai nya
 Data Penjualan UKM Kopitalizm bahwa ada shift kerja
6. Pemilik dari Kopitalizm dan Selama masa pandemi ini tidak ada
Tabel 3 Perkembangan Penjualan Kopi keempat pegawainya menyatakan
bahwa tidak ada pengurangan
pengurangan pegawai pada UKM

Roast Bean Periode Juni karyawan selama pandemi


7. Strategi menghadapi masa Strategi yang dikemukakan oleh pihak
2019-Sept 2020 pandemi dengan cara menerapkan internal Kopitalizm belum ada yang
pesan antar dan pembelian via terealisasi dilihat dari banyaknya
online konsumen yang menyatakan bahwa
belum ada sitem pembelian online
8. Pemilik dari Kopitalizm dan Belum adanya layanan pembelian
keempat pegawainya menyatakan secara online menjadi pendukung
bahwa penjualan terbanyak masih bahwa Penjualan terbanyak masih
pembelian secara langsung pembelian secara langsung.
9. Persentase penurunan penjualan penurunan penjualan cukup jauh yang
berkisar antara 30-40% kata berkisar 40% selama sebelum dan sat
pemilik dan karyawan UKM pandemi

10. Pemilik dari Kopitalizm dan Salah satu faktor penurunan penjualan
keempat pegawainya menyatakan adalah pandemi covid 19
bahwa memang penurunan
penjualan diakibatkan oleh
pandemi Covid19
11. Dari pihak pemilik dan salah satu Kurangnya evaluasi dalam penjualan
pegawai menyatakan bahwa belum oleh UKM Kopitalizm
mengetahui apakah penurunan
penjualan diakibatkan oleh adanya
faktor lain selain pandemi
12. Banyaknya pesaing yang menjual UKM masih tertinggal dalam proses
produk sejenis menciptakan pemasaran yang relevan di era
Persaingan yang kompetitif, namun pandemi ini dibandingkan dengan
bisa menjadi acuan untuk membuat pesaing
produk yang lebih berkualitas.
Kata pemilik dan karyawan umkm
(Sumber: Pengolahan Data) 13. Pemilik dari Kopitalizm dan peralatan harus tetap ditingkatkan lagi
keempat pegawainya menyatakan untuk kebutuhan proses produksi
bahwa peralatan sudah memenuhi karena masih ada proses produksi
secara manual menurut para konsumen
Dapat dilihat pada tabel 3 bahwa 14. Tidak menganalisa dengan sesuai, Karyawan dan Pemilik UKM tidak
UMKM Kopitalizm tidak mengalami kata Pemilik Sedangkan dari
karyawan menyatakan bahwa
menerapkan metode 4p dengan
optimal ke dalam proses pemasaran
perkembangan bahkan diambil rata-rata kurang menerapkan 4p dengan baik
karena kurang memahami konsep
kopi, kurangnya pemahaman
mengenai konsep ini juga menjadi
perkembangan dari bulan Juli 2019-Sept 4p salah satu faktor tidak ada peningkatan
penjualan meskipun sudah
2020 diperoleh -3.5%, meskipun sudah menerapkan metode 4p
menerapkan marketing mix 4p kondisi ini (Sumber : Pengolahan Data)
berarti UMKM mengalami kerugian dalam
situasi pandemi ini. Kondisi ini bisa Tabel 4 adalah tabel wawancara
diperbaiki dengan meminimalkan biaya kepada Karyawan dan Pemilik yang
manajemen dan fokus memperbaiki menyajikan permasalahan yang dihadapi
pemasaran yaitu dengan menganalisa oleh UKM Kopitalizm selama ini yaitu
marketing mix 4p yang telah diterapkan 1 UKM menerapkan konsep digital namun
tahun terakhir dan mengembangkan masih belum optimal, konsep digital yang
marketing mix dari 4p menjadi 7p. digunakan adalah dengan memanfaatkan
media sosial seperti facebook dan Instagram
 Analisis Strategi namun belum terealisasi, UKM sudah
menerapkan protokol kesehatan selama
Tabel 4 Hasil Wawancara Pemilik dan pandemi seperti menyediakan
Karyawan UKM Kopitalizm handsanitizer, tempat untuk cuci tangan,
dan juga menerapkan wajib masker, jaga
Hasil Wawancara Keterangan
1. Pemilik dari Kopitalizm dan Roastery menerapkan konsep digital
jarak dan menggunakan cek suhu
keempat pegawainya menyatakan
bahwa UKM menerapkan konsep
namun masih sangat kurang dilihat dari
pernyataan konsumen
termometer namun belum semua tersedia,
digital UKM menerapkan shift kerja dan tidak ada
2. Pemilik dari Kopitalizm dan Konsep digital yang di sebutkan oleh
keempat pegawainya menyatakan pihak internal UKM masih belum ada pengurangan karyawan, strategi
bahwa konsep digital yang yang terealisasi
digunakan adalah dengan menghadapi masa pandemi dengan cara
memanfaatkan media sosial seperti
facebook dan Instagram
menerapkan pesan antar dan pembelian via
3. Pemilik dari Kopitalizm dan
keempat pegawainya menyatakan
penerapan protokol kesehatan yang
dilakukan oleh UKM Kopitalizm
online namun belum terealisasi, penjualan
bahwa sudah menerapkan protokol masih kurang dilihat dari pernyataan terbanyak masih pembelian secara langsung,
kesehatan selama pandemi konsumen
Persentase penurunan penjualan berkisar
4. Penerapan protokol kesehatan Fasilitas protokol kesehatan di UKM
seperti menyediakan handsanitizer Kopitalizm masih belum semua antara 30-40%, banyaknya persaingan
, tempat untuk cuci tangan, dan disediakan
juga menerapkan wajib masker,
produk sejenis, masih ada proses produksi
jaga jarak dan menggunakan cek
suhu termometer. Kata pemilik dan
secara manual, UKM kurang evaluasi dan
pegawai Kopitalizm

44
E-ISSN : 2614-8382
Jurnal Valtech (Jurnal Mahasiswa Teknik Industri)
Vol. 4 No. 1 (2021)
kurang memahani konsep Marketing Mix Variabel Sub variabel Uraian
7p. pandemi dengan
menggunakan
 Analisis penjualan beberapa pesan
Analisis penjualan berdasarkan hasil antar online dan
wawancara terhadap karyawan dan pemilik marketplace yang
UKM Kopitalizm : tersedia seperti
Gojek, Grab,
Tabel 5 Analisis penjualan Shopee,
Tokopedia,
Variabel Sub variabel Uraian Bukalapak
Product Persaingan UKM sebaiknya Konsep dari UKM
produk menambahkan digital mengadakan satu
varian produk marketing admin khusus
baru berupa kopi untuk
jenis tertentu memanajemen
yang jarang dan
dimiliki roastery mengoperatori
lain dan resep layanan pesan
blend kopi baru antar online dan
beserta produk marketplace,
lanjutannya sehingga jika ada
Place Kesesuaian UKM calon pelanggan
tempat untuk memerlukan bertanya secara
pembelian perubahan desain online bisa
secara tempat yang langsung dijawab
langsung menunjang dan jika ada
pelayanan pesanan bisa
dengan protokol langsung
kesehatan, diproses,
sehingga sehingga
pelanggan konsumen tidak
merasa aman dan perlu menunggu
nyaman berada di terlalu lama.
lingkungan Karena konsep
tersebut seperti dari digital
perubahan tempat marketing yang
duduk agar sesuai paling utama
dengan physical adalah kecepatan
distancing serta pelayanan
tempat cuci Strategi Memfokuskan
tangan sebelum penjualan penjualan secara
bertransaksi UKM di masa online dan
Promotion Penerapan UKM harus pandemi membentuk
digital bertransformasi tempat untuk
marketing terhadap pembelian
teknologi digital langsung sesuai
marketing untuk protokol
perluasan pasar kesehatan serta
dan menggaet memberikan
pelanggan baru promosi bagi
agar tercapainya pembelian secara
target penjualan online
walaupun dimasa

45
E-ISSN : 2614-8382
Jurnal Valtech (Jurnal Mahasiswa Teknik Industri)
Vol. 4 No. 1 (2021)
Variabel Sub variabel Uraian Variabel Sub variabel Uraian
Process Teknologi Selama ini UKM dampak dari
yang sudah virus tersebut,
digunakan memproduksi sehingga lebih
dalam proses kopi mudah diketahui
produksi menggunakan alur sebaran
mesin yang Cara Memfokuskan
berteknologi agar mengatasi peralihan
hasil dari produk penurunan penjualan secara
dapat terukur dan penjualan langsung ke
meminimalisasi penjualan secara
kesalahan, online. Dan
beberapa bagian meminimalisir
masih manual pengeluaran
termasuk biaya operasional
didalamnya serta menekan
bagian grading biaya produksi
dan sizing. seperti
Kedepannya menghemat
UKM akan pemakaian listrik
mengadakan dengan cara
mesin untuk pemanasan dan
melakukan itu pendinginan
agar tercapainya mesin dipercepat
target produksi sehingga mesin
ketika target tidak boros listrik
penjualan naik dan
sesuai yang memanajemen
ditargetkan sampah yang bisa
Physical Konsep UKM didaur ulang
evidence penerapan menerapkan contohnya plastik
protokol protokol dan kertas.
kesehatan kesehatan Mendaur ulang
terhadap sampah kopi
karyawan kepada menjadi produk
konsumen dan lanjutan seperti
antar karyawan. bahan masker
Sebelum wajah dan sabun
memasuki area Metode Melakukan
roastery evaluasi perekapan
diwajibkan cuci UKM dalam penjualan dan
tangan dan mengetahui pembelian stok
diukur suhu faktor secara sistematis
tubuh, jika penurunan menggunakan
terdapat antrian penjualan aplikasi
maka disediakan berlangganan
kursi untuk yang dapat
menunggu dipantau dan
berjarak 1,5 langsung
meter antar kursi. memberikan
Dicatatnya setiap analisa
pelanggan yang Cara UKM Pemilik UKM
datang sebagai memperbaiki harus
data jika terdapat marketing mix memberikan

46
E-ISSN : 2614-8382
Jurnal Valtech (Jurnal Mahasiswa Teknik Industri)
Vol. 4 No. 1 (2021)
Variabel Sub variabel Uraian 4. Untuk penelitian selanjutnya, bisa
yang sudah pengarahan menggunakan hasil analisis penjualan ini
pernah kepada karyawan untuk diimplementasikan pada UKM
diterapkan mengenai konsep tersebut untuk melihat peningkatan
marketing mix penjualan.
yang akan
diterapkan oleh DAFTAR PUSTAKA
UKM. UKM Aan Komariah dan Djama’an Satori. 2014.
membuat target Metodologi Penelitian Kualitatif.
dari setiap Alfabetha, Bandung.
variabel Agus, Hermawan. 2012. Komunikasi
marketing mix Pemasaran. Erlangga, Jakarta.
agar hasil yang Ahmad Subagyo. 2008. Studi Kelayakan Teori
diperoleh bisa dan Aplikasi. PT. Gramedia, Jakarta.
terukur Ariani, D.W. 2004. Pengendalian Kualitas
Statistik (Pendekatan Kuantitatif dalam
KESIMPULAN DAN SARAN Manajemen Kualitas). ANDI,
Kesimpulan Yogyakarta.
1. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa A Saputro. Analisis Proses Bisnis Dengan
masih banyak permasalahan di UKM Menggunakan Metode Fishbone
Kopitalizm yang belum diperbaiki oleh Diagram Pada PT.Tirta Kurnia
UKM yaitu konsep digital yang diterapkan Jasatama Semarang. Jurnal Hasil
UKM belum optimal, protokol kesehatan Penelitian dan Karya Ilmiah dalam
belum lengkap, penjualan terbanyak masih Bidang Teknik Industri.
pembelian secara langsung karena fasilitas Basu Swastha. 2008. Manajemen Pemasaran
online belum tersedia, Persentase penurunan Modern. Edisi 2. Penerbit Liberty,
penjualan berkisar antara 30-40%, Yogyakarta.
banyaknya persaingan produk sejenis, masih Buchari Alma. 2000. Manajemen Pemasaran
ada proses produksi secara manual, UKM dan Pemasaran Jasa. Edisi Revisi,
kurang evaluasi dan kurang memahani Cetakan Keempat. Penerbit Alfabeta,
konsep Marketing Mix 7p. Bandung.
2. Masalah lainnya adalah Program yang Daryanto. 2017. Sari Kuliah Manajemen
belum terealisasi yaitu konsep digital yang Pemasaran. Sarana Tutorial Nurani
digunakan adalah memanfaatkan media Sejahtera, Bandung.
sosial seperti facebook dan Instagram David, F.R. 2011. Strategic Management
namun belum terealisasi, strategi Concept and Cases. 13 Ed. Pearson
menghadapi masa pandemi dengan cara Education Limited, England.
menerapkan pesan antar dan pembelian via Devi Puspita sari dan Mefrina Yusniar. 2014.
online namun belum terealisasi. Prinsip-prinsip Bisnis. CV Rizeva
Utama, Bogor.
Saran Fleisher and Bensoussan. 2007. Business and
1. Dalam kemajuan teknologi, UKM Competitive Analysis : Effective
Kopitalizm harus mampu berkembang nd
Grewal and Levy 2010. Marketing 2 Ed.
untuk bersaing dengan memperbaiki produk McGraw-Hill, New York.
dalam kemasan yang menarik dan bervariasi Hafsah, M.J. 2004. Upaya Pengembangan
jenis produknya Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
2. Perlu adanya edukasi pada setiap platform Jurnal Infokop, No. 25, Tahun 2015.
media sosial yang akan digunakan untuk Humaizar. 2010. Manajemen Peluang Usaha.
pemasaran Dian Anugerah Perkasa, Bekasi.
3. UKM perlu berpartisipasi dalam Hendro. 2011. Dasar-dasar Kewirausahaan.
mengetahui proses tanam kopi sehingga Erlangga, Jakarta.
menambah wawasan mengenai produknya Pearce II, John A. dan Robinson Richard B. Jr.
sendiri 2008. Manajemen Strategis 10. Salemba
Empat, Jakarta.

47
E-ISSN : 2614-8382
Jurnal Valtech (Jurnal Mahasiswa Teknik Industri)
Vol. 4 No. 1 (2021)
Philip Kotler. & Kevin Lane Keller. 2012, Kualitas. https://www.academia.edu
Manajemen Pemasaran. Jilid I, Edisi ke 12305983/Laporan_mingguan_
12. Erlangga, Jakarta. manajemen_kualitas_Diagram_ Pareo.
Philip Kotler and Kevin Lane Keller. 2016. (diakses 9 Januari 2021)
Marketing Managemet. Edisi 15. Global Strategi Marketing Mix Menggunakan Konsep
Edition, Pearson. 4p (Price, Product, Place Promotion)
Philip Kotler and Gary Armstrong. 2012. Pada PT. Haluan Riau. Jurnal Hasil
Prinsip-prinsip Pemasaran. Edisi 13, Penelitian dan Karya Ilmiah dalam
Jilid 1. Erlangga, Jakarta. Bidang Teknik Industri, Vol. 5, No. 2,
Philip Kotler. 2001. Manajemen Pemasaran di 2019.
Indonesia. Edisi pertama. Salemba Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kombinasi
Empat, Jakarta. (Mix Methods). Alfabeta, Bandung.
Putra. 2020. Pengertian Analisis: Fungsi, Sugiyono. 2010. Belajar Analisis Data Sampel.
Tujuan dan Jenis Jenis Analisa. Alfabeta, Bandung.
https://salamadian.com/pengertiananalis Tjiptono. 2006. Manajemen Jasa. BPFE,
is/ (diakses tanggal 17 Desember 2020) Yogyakarta.
Kustoro Budiarta. 2009. Pengantar Bisnis. Wiradi. 2006. Analisis Sosial. Yayasan
Mitra Wacana Media, Jakarta. AKATIGA, Bandung.
Ricky Maulana, Yuyub Masadah, Drajad Eko.
Laporan Praktikum Manajemen

48