Anda di halaman 1dari 8

FILSAFAT, ILMU, AGAMA DAN SENI

MATA KULIAH FILSAFAT ILMU

Oleh :

Rezkha Tiara 20.E3.0059

PROGRAM PASCASARJANA FAK. PSIKOLOGI (PIO)

UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA

SEMARANG

2020
PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan karuna-Nya
kepada kita semua sehingga bisa menyelesaikan makalah ini.

Tulisan ini dibuat untuk menjelaskan mengenai filsafat, ilmu, agama dan seni menurut para
tokoh untuk mendapatkan sebuah kesimpulan yang bisa dipahami lebih mendalam. Tulisan ini
juga berisikan mengenai pemahaman makna, karakteristik, persamaan perbedaan dan manfaat ke
empat aspek tersebut yang kemudian akan disimpulkan dibagian akhir.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, hal ini karena kemampuan dan
pengalaman yang masih ada dalam keterbatasan. Untuk itu kami mengharapkan saran dan kritik
yang sifatnya membangun dalam perbaikan

Akhir kata, saya sampaikan terima kasih

Semarang, 12 September 2020

Penulis
FILSAFAT

Menurut KBBI, filsafat/fil·sa·fat/ n 1 pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai


hakikat segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya; 2 teori yang mendasari alam pikiran atau
suatu kegiatan; 3 ilmu yang berintikan logika, estetika, metafisika, dan epistemologi; 4 falsafah.
Istilah “filsafat” dalam bahasa Indonesia memiliki padanan kata falsafah (Arab), philosophy
(Inggris), Philosophia (Latin), philosophie (Jerman, Belanda, Perancis). Semua istilah itu
bersumber pada istilah Yunani philosophia. Istilah Yunani philen berarti “mencintai”, sedangkan
philos berarti “teman”. Selanjutnya istilah sophos berarti “bijaksana”, sedangkan Sophia berarti
“kebijaksanaan”. Sedangkan filfasat menurut tokoh adalah sebagai berikut :

1. Aristoteles (384 - 322 SM). Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran,
yang di dalamnya terkandung ilmu-ilmumetafisika, logika, retorika, etika, ekonomi,
politik, dan estetika (filsafat menyelidiki sebab dan asas segala benda).
2. Marcus Tullius Cicero (106 – 43 SM). Filsafat adalah pengetahuan tentang sesuatu yang
mahaagung dan usaha-usaha untuk mencapainya. Dan menyebut filsafat sebagai ibu dari
semua pengetahuan .
3. Al-Farabi (meninggal 950 M). Filsuf Muslim terbesar sebelum Ibnu Sina, mengatakan
filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud dan bertujuan menyelidiki hakikat
yang sebenarnya.
4. Ibnu Rusyd (1126-1198). Filsafat itu hikmah yang merupakan pengetahuan otonom yang
perlu ditimba oleh manusia sebab ia dikaruniai oleh Allah dengan akal. Filsafat
diwajibkan pula oleh Al-Qur’an agar manusia dapat mengagumi karya tuhan dalam
persada dunia

Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa filsafat merupakan daya upaya
manusia dengan akal budinya untuk memahami atau mendalami dan menjawab permasalahan
yang tidak dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan biasa kerana masalah-masalah tersebut di luar
jangkauan ilmu pengetahuan biasa seacra radikal dan sistematis antara tuhan, alam dan manusia.
Untuk fungsimnya sendiri, yaitu untuk menentukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tentang
kebenaran dan kesalahan, kecantikan dan kejelekan, kebaikan dan keburukan. Kita harus
menetapkan standar-standar dan tujuannya. Filsafat dapat memberikan dasar untuk tindakan-
tindakan sosial bagi tingkah laku pribadi. Filsafat membekali pemahaman esensial,
komprehensif dan normative.

ILMU
Dalam KBBI, ilmu/il·mu/ n adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun
secara bersistem menurut metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala
tertentu di bidang (pengetahuan) atau kepandaian. sedangkan Anshari (1981: 47-49) telah
menghimpun beberapa pengertian ilmu menurut beberapa ahli sebagai berikut:
1. Ashely Montagu, Guru Besar Antropolo di Rutgers University menyimpulkan bahwa ilmu
adalah pengetahuan yang disususn dalam satu sistem yang berasal dari pengamatan, studi dan
percobaan untuk menetukan hakikat prinsip tentang hal yang sedang dikaji
2. Ralp Ross dan Ernest Van Den Haag, mengatakan ilmu adalah yang empiris, rasional, umum
dan sistematik, dan keempatnya serentak.
3. Karl Pearson, mengatakan ilmu adalah lukisan atau keterangan yang komprehensif dan
konsisten tentang fakta pengalaman dengan istilah sederhana.

Dapat disimpukan bahwa ilmu berarti kepandaian & pengetahuan berkenaan dengan bidang
yang tersusun secara sistematis menurut kaidah dan metode yang bisa digunakan untuk
menerangkan dan menjelaskan serta memahami hal yang terkait dengan bidang ilmu tersebut.

AGAMA
Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem atau prinsip kepercayaan
kepada Tuhan, atau juga disebut dengan nama Dewa atau nama lainnya dengan ajaran
kebhaktian dan kewajiban-kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan tersebut. Kata “agama”
berasal dari bahasa Sansekerta agama yang berarti “tradisi”. gama diidentikkan dengan
kepercayaan, keyakinan dan sesuatu yang menjadi anutan.

Agama adalah tata aturan Tuhan yang berfungsi dan berperan, mendorong, memberi arah,
bimbingan dan isi serta warna perilaku orang yang berakal dan mengembangkan potensi-potensi
dasar yang dimiliki dan melaksanakan tugas-tugas hidupnya yang seimbang antara lahiriah dan
batiniah dalam usahanya untuk memperoleh kesejahteraan hidup di dunia dan bekal kebahagiaan
hidup di akherat kelak

Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa agama merupakan prinsip


kepercayaan kepada Tuhan yang berfungsi dan berperan, mendorong, memberi arah, bimbingan
dan isi serta warna perilaku orang

KESENIAN

Fine Art; seni indah; seni “murni” mengalami perkembangan sejak istilah konsep “techne” zaman
Yunani kuno hingga konsep “Fine Art” Inggeris abad 18, baru awal abad 20 “seni” dinyatakan sebagai
padanan dari “Fine Art”dalam bahasa melayu = seni halus. Seni adalah pemikiran manusia yang
berhubungan dengan keindahan. Sumbernya bisa dari alam, ketuhanan, nilai sosial, dan banyak
hal lainnya. Hasil pemikirannya kita sebut karya seni. Sementara budaya adalah sesuatu yang
dilakukan secara kontinyu oleh sekelompok orang sehingga menjadi bagian dari kelompok
tersebut. Jadi, kesenian lebih melekat pada pemikiran dan keindahan. Sementara kebudayaan
lebih berhubungan pada perilaku dan tatanan sosial. Kebudayaanpun biasanya mengandung
sebua seni, karena diciptakan manusia dengan panca indra yang mengandung unsur keindahan.

Manusia disebut makhluk yang berbudaya, jika ia mampu hidup dalam atau sesuai
budayanya. Sebagian makhluk berbudaya, bukan saja bermakna mempertahankan nilainilai
budaya masa lalu atau warisan nenek moyangnya; melainkan termasuk mengembangkan (hasil-
hasil) kebudayaan. Kebudayaan diwujudkan dalam bentuk tata hidup yang merupakan kegiatan
manusia yang mencerminkan nilai budaya yang dikandungnya.10 Di samping kerangka besar
kebudayaan, manusia pada komunitasnya, dalam interaksinya mempunyai norma, nilai, serta
kebiasaan turun temurun yang disebut tradisi. Tradisi biasanya dipertahankan apa adanya; namun
kadangkala mengalami sedikit modifikasi akibat pengaruh luar ke dalam komunitas yang
menjalankan tradisi tersebut.

TITIK PERSAMAAN

Filsafat, ilmu pengetahuan, agama dan seni bertujuan untuk kebenaran dan bertindak atas
rumusan mengenai suatu kebenaran. Filsafat berusaha mencari kebenaran dengan jalan
menggunakan akal, pikiran dan logika, ilmu pengetahuan mencari kebenaran dengan
menggunakan metode ilmiah melalui penelitian agama berusaha menjelaskan kebenaran melalui
wahyu Tuhan. Sedangkan seni muncul karena adanya ketiga hal tersebut karena adanya panca
indera manusia yang mampu melihat tititk keindahan

TITIK PERBEDAAN

Filsafat dan ilmu pengetahuan kedua-duanya adalah sama-sama bersumber kepada ra’yu (akal,
pikiran, budi, rasio, nalar dan reason) manusia untuk mencari kebenaran. Sedangkan agama
berusaha mengungkapkan, menjelaskan dan membenarkan suatu kebenaran adalah bersumber
dari wahyu. Ilmu mencari kebenaran berdasarkan metode (riset), pengalaman (empiris) dan
percobaan (eksperimen). Sedangkan manusia dalam mencari kebenaran terhadap agama itu
dengan jalan atau mempertanyakan (dalam upaya mencari kebenaran) terhadap berbagai masalah
dari kitab suci dan firman Illahi. Sedangkan seni adalah pemikiran manusia yang berhubungan
dengan keindahan. Sumbernya bisa dari alam, ketuhanan, nilai sosial, dan banyak hal lainnya

KESENIAN BUDAYA DAN AGAMA

Budaya yang digerakkan agama timbul dari proses interaksi manusia dengan kitab yang
diyakini sebagai hasil daya kreatif pemeluk suatu agama tapi dikondisikan oleh konteks hidup
pelakunya, yaitu faktor geografis, budaya dan beberapa kondisi yang objektif. Budaya agama
tersebut akan terus tumbuh dan berkembang sejalan dengan perkembangan kesejarahan dalam
kondisi objektif dari kehidupan penganutnya. Hubungan kebudayaan dan agama tidak saling
merusak, kuduanya justru saling mendukung dan mempengruhi. Ada paradigma yang
mengatakan bahwa ” Manusia yang beragama pasti berbudaya tetapi manusia yang berbudaya
belum tentu beragama”. Jadi agama dan kebudayaan sebenarnya tidak pernah bertentangan
karena kebudayaan bukanlah sesuatu yang mati, tapi berkembang terus mengikuti perkembangan
jaman
FILSAFAT ILMU AGAMA SENI/ BUDAYA
Bersifat Esensial/ Eksperimental, absolut/ paten/mutlak Subjektif, remarkable
hakiki dinamis
Tuj. Cinta kepada Tuj. Utk pengetahuan Tuj. Damai, Tuj. Untuk
pengetahuan keseimbangan, mengekspresikan diri
keselarasan menggunakan logika
imajinasi
Tertarik pada suatu Terorganisir Terorganisir Terorganisir
hal yang terorganisir Sistematis Sistematis Sistematis
Sistematis
Berumber dari akal, Berumber dari akal, Bersumber dari Bersumber dari panca
pikiran, rasio pikiran, rasio wahyu, kitab suci atau indera manusia,
firman logika, imajinasi
Menggunakan akal Menggunakan akal Menggunakan Menggunakan akal
logika logika kepercayaan hati logika

HUBUNGAN FILSAFAT, ILMU, AGAMA DAN SENI

Filsafat, Ilmu pengetahuan, agama merupakan tiga aspek yang dapat menuntun manusia
mencari kebenaran, meskipun ketiga aspek tersebut tidak dapat dikategorikan sesuatu hal yang
sama. Secara umum, filsafat merupakan salah satu kegiatan atau hasil kegiatan yang menyangkut
aktivitas dan olah budi manusia. ilmu adalah deskripsi total dan konsisten dari fakta – fakta
empiris yang merumuskan secara bertanggung jawab dalam istilah – istilah yang sesederhana
mungkin. Ketiga aspek memberikan kontribusi kepada manusia dalam proses penyelesaian
masalah.

Ilmu pengetahuan pada saat ini berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan
pemikiran manusia. Dengan ilmu pengetahuan manusia dapat memecahkan masalah dan
memudahkan manusia mencapai tujuan. adalah sebagai kebiasaan tata cara hidup manusia yang
diciptakan oleh manusia itu sendiri dari hasil daya cipta, rasa dan karsanya yang diberikan oleh
Tuhan. Agama merupakan hal yang berkaitan dengan dengan masalah hubungan manusia dan
dunianya dengan Allah. Segala sesuatu yang berasal dari Tuhan, dalam perspektif agama adalah
sebuah kebenaran yang tidak dapat ditolak. Sedangkan Sedangkan ketiga hal tersebut berjalan
beriringan dengan sebuah seni/ budaya/ keindahan adalah sebagai kebiasaan tata cara hidup
manusia yang diciptakan oleh manusia itu sendiri dari hasil daya cipta, rasa dan karsanya yang
diberikan oleh Tuhan untuk memaknai hidup.
DAFTAR PUSTAKA

Bauto, Laode Monto . 2014. Perspektif Agama Dan Kebudayaan Dalam Kehidupan Masyarakat
Indonesia. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, Volume 23, No. 2, Edisi Desember.

Suriasumantri, Jujun. 2005. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Pustaka Sinar Harapan : Jakarta.

Syam, Mohammad Noor. 2006. Filsafat Ilmu. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang :
Malang. https://www.uin-malang.ac.id/r/131101/relasi-filsafat-ilmu-dan-agama.html

Utama, I Gusti . 2013. Filsafat Ilmu dan Logika. Diktat Filsafat Ilmu : Bali Wahid, Abdul. 2014. Korelasi
Agama, Filsafat Dan Ilmu. Jurnal Substantia, Vol. 14, No. 2, Oktober 2012.

Karyono, Tri.2014. KORELAT EMPAT LEMBAGA KEBENARAN MANUSIA: Filsafat, Seni, Ilmu,
dan Agama. Jurnal Budaya Nusantara, Vol.1 No.2, Desember 2014

Nur, Muhammad. 2015. Hakikat Agama dalam Perspektif Filsafat Perenial. Falsafatuna Jurnal Filsafat
ISSN 2442-8981, E ISSN 2442-899X : Gorontalo

Kurniawan, Citra. 2017. Filsafat Ilmu dalam Lingkup Agama dan Kebudayaan, Peran Ilmu dalam
Pengembangan Agama, Peran Agama dalam Pengembangan Ilmu. Sekolah Tinggi Teknik Malang.
Skripsi. Malang. Fhttps://filsafat%20Ilmu%20dalam%20Lingkup%20Agama%20dan
%20Kebudayaan,%20%20Peran%20Ilmu%20dalam%20Pengembangan%20Agama,%20%20Peran
%20Agama%20dalam%20Pengembangan%20Ilmu.pdf

Iriyanto. 2019. Ilmu Filsafat. Program Pascasarjana Universitas Diponegoro. Eprints Undip : Semarang.
Iriyanto_W_-_B7.pdf - Eprints undip - Universitas Diponegoroeprints.undip.ac.id. PROGRAM
PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO
https://kbbi.web.id/filsafat

https://kbbi.web.id/ilmu

https://kbbi.web.id/agama

https://kbbi.web.id/seni