1) Buku Kas Kecil
Buku Kas Kecil
Januari 200A
Tanggal Deskripsi Debit Kredit Saldo
Januari 4 Pembentukan Kas Kecil Rp 100,000 Rp 100,000
200A 5 Biaya Pengiriman Telegram Rp 3,000 Rp 97,000
7 Pembelian Alat Tulis Kantor Rp 7,600 Rp 89,400
12 Pembayaran Biaya Angkut Rp 16,000 Rp 73,400
18 Pembayaran Biaya Angkut Rp 17,500 Rp 55,900
19 Pemberian Uang Makan Lembur Rp 9,000 Rp 46,900
21 Pembelian Materai dan Perangko Rp 8,200 Rp 38,700
22 Pembelian Alat Tulis Kantor Rp 3,500 Rp 35,200
22 Pembayaran Biaya Angkut dan Bongkar Pasang Rp 16,200 Rp 19,000
24 Pembayaran parkir dan serba serbi Rp 5,000 Rp 14,000
25 Pembayaran servis mesin Rp 7,000 Rp 7,000
26 Pengisian Kembali Rp 93,000 Rp 100,000
2) Jurnal yang diperlukan
Jurnal Umum
Januari 200A
Tanggal Deskripsi Debit Kredit
Januari 4 KasKecil Rp 100,000
200A Kas Rp 100,000
26 Telepon dan Telegram Rp 3,000
Perlengkapan Kantor Rp 11,100
Beban Pengangkutan Rp 49,700
Uang Makan Rp 9,000
Beban Pos Rp 8,200
Beban Serba Serbi Rp 12,000
Kas Rp 93,000
Total Rp 193,000 Rp 193,000
1) Jurnal Umum
Tanggal Deskripsi Debit Kredit
Desember 1 Saham PT Alpha Rp 15,150
200A Kas Rp 15,150
9 Saham PT Beta Rp 20,200
Kas Rp 20,200
15 Kas Rp 14,000
Agio Saham Rp 1,880
Saham PT Alpha Rp 12,120
Kas Rp 10,100
Disagio Saham Rp 1,100
Saham PT Beta Rp 9,000
Biaya Makelar Rp 230
Kas Rp 230
20 Kas Rp 200
Pendapatan Dividen Rp 200
29 Saham PT Sigma Rp 15,075
Saham PT Alpha Rp 6,432
Kas Rp 21,507
2) Rincian Saham
Jenis Saham Jumlah Lembar Saham
PT Alpha 300
PT Beta 500
PT Sigma 600
Perhitungan :
Harga Beli : =500 x 30 Rp 15,000
Komisi Makelar =15.000 x 1% Rp 150
Harga Perolehan Rp 15,150
Perhitungan :
Harga Beli : =1.000 x 20 Rp 20,000
Komisi Makelar =20.000 x 1% Rp 200
Harga Perolehan Rp 20,200
Perhitungan :
Harga Beli Alpha : =(15.150 / 500) x 400 Rp 12,120
Harga Jual Alpha : =400 x 35 Rp 14,000
Agio Saham Rp 1,880
Harga Beli Beta : =(20.200/1.000)*500 Rp 10,100
Harga Jual Beta : =500 x 18 Rp 9,000
Disagio Saham Rp 1,100
Makelar : =23.000 x 1% Rp 230
perhitungan :
Dividend : =2 x 100 Rp 200
Perhitungan :
Harga Beli : =600*25 Rp 15,000
Komisi Makelar =15.000 x 0.5% Rp 75
Harga Perolehan SIGMA Rp 15,075
Harga Beli :
Harga Beli : =200 x 32 Rp 6,400
Komisi Makelar =6.400 x 0.5% Rp 32
Harga Perolehan Alpha Rp 6,432
1) jurnal jika kurs pembelian 98%
Perhitungan :
Harga Kurs : =200.000 x 25.000 x 98% Rp 4,900,000,000
Biaya Provisi dan Materai : Rp 20,000,000
Total Rp 4,920,000,000
Bunga Berjalan : =3/12 x 8% x 200.000 x 25.000 Rp 100,000,000
Total Pembayaran Rp 5,020,000,000
Jurnal :
Surat Berharga Rp 4,900,000,000
Piutang Bunga Rp 100,000,000
Beban Provisi dan Materai Rp 20,000,000
Kas Rp 5,020,000,000
2. Dijual 50.000 lembar dengan biaya provisi 12.500.000 dan kurs 101%
Perhitungan :
Harga Kurs : =50.000 x 25.000 x 101% Rp 1,262,500,000
Biaya Provisi dan Materai : -Rp 12,500,000
Total Rp 1,250,000,000
Bunga Berjalan : =3/12 x 8% x 50.000 x 25.000 Rp 25,000,000
Total Penerimaan Rp 1,275,000,000
Harga Beli : =50.000 x (4.900.000.000 / 200.000) Rp 1,225,000,000
Harga Jual : =50.000 x 25.000 x 101% Rp 1,262,500,000 Ka
Laba Penjualan Rp 37,500,000
Jurnal :
Kas Rp 1,275,000,000
Beban Provisi dan Materai Rp 12,500,000
Surat Berharga Rp 1,225,000,000
Pendapatan Bunga Rp 25,000,000
Laba Penjualan Surat berharga Rp 37,500,000
Diketahui :
Saldo Piutang 1 januari Rp 160,000
Saldo Piutang 31 desember Rp 146,000
Penjualan Bersih Rp 2,245,000
Penyisihan Rp 1,750 (Kredit)
a. 3% dari saldo piutang rata rata
Piutang Rata Rata : =(160.000 + 146.000) / 2 Rp 153,000
Penyisihan : =3% x 153.000 Rp 4,590
Saldo Penyisihan -Rp 1,750
Beban Piutang Tak Tertagih Rp 2,840
Jadi jika penyisihan piutang tak tertagih dihitung berdasarkan 3% dari piutang rata
rata maka beban piutang tak tertagih yang haus dicatat dalam tahun bersangkutan
sebesar Rp2.840
b. 1/8% dari Penjualan Bersih
Penyisihan : =2.245.000 x 1/8% Rp 2,806
Beban Piutang Tak Tertagih Rp 2,806
Jadi jika penyisihan piutang tak tertagih dihitung berdasarkan 3% dari piutang rata
rata maka beban piutang tak tertagih yang haus dicatat dalam tahun bersangkutan
sebesar Rp2.806
c. Saldo Piutang tak tertagih
3% dari rata rata piutang
Penyisihan Piutang tak tertagih Rp 4,590
Beban Piutang tak tertagih Rp 2,840
1/8% dari penjualan
Penyisihan Piutang tak tertagih Rp 4,556
Beban Piutang tak tertagih Rp 2,806
a. Penyisihan
Cadangan Kerugian Piutang Rp 400,000
Piutang Rp 400,000
(Mencatat Penghapusan Piutang)
Piutang Rp 400,000
Cadangan Kerugian Piutang Rp 400,000
(Mencatat Pengakuan kembali Piutang)
Kas Rp 400,000
Piutang Rp 400,000
(Mencatat Pembayaran piutang)
b. Penghapusan Langsung
Beban Kerugian Piutang Rp 400,000
Piutang Rp 400,000
(Mencatat Penghapusan Piutang)
Piutang Rp 400,000
Beban Kerugian Piutang Rp 400,000
(Mencatat Pengakuan kembali Piutang)
Kas Rp 400,000
Piutang Rp 400,000
(Mencatat Pembayaran piutang)
Diketahui :
Saldo Piutang Dagang : Rp 10,000
Saldo Penyisihan Piutang tak tertagih : Rp 300
a) berapa nilai yang diharapkan akan diterima ?
cara menentukan nilai yang akan diterima adalah dengan menyelisihkan saldo
piutang dengan saldo penyisihan yaitu :
Saldo Piutang Dagang Rp 10,000
Saldo Penyisihan Piutang tak tertagih -Rp 300
Nilai yang diharapkan Rp 9,700
Jadi nilai yang diharapkan akan diterima adalah sebesar Rp9.700
b) bila piutang dihapus Rp100, apa pengaruh [ada nilai yang diharapkan akan diterima ?
Jika sebuah piutang sebesar Rp100 dihapuskan, maka nilai yang diharapkan untuk diterima
nilainya tetap, tetapi saldo akun piutang dan akun penyisihan piutang akan berkurang menjadi :
Akun Piutang Dagang Rp 10,000
Piutang yang Dihapus -Rp 100
Akun Piutang Setelah Penghapusan Rp 9,900
Akun Penyisihan Piutang Rp 300
Piutang yang Dihapus -Rp 100
Akun Penyisihan Piutang Setelah Penghapusan Rp 200
Saldo Piutang Dagang Rp 9,900
Saldo Penyisihan Piutang tak tertagih -Rp 200
Nilai yang diharapkan Rp 9,700
Perhitungan Umur Piutang
Piutang A
Agustus (31-15) Rp 16
September Rp 30
Oktober Rp 31
November Rp 30
Desember Rp 31
Umur Piutang Rp 138 Kelompok >120 hari
Piutang B
Oktober (31-20) Rp 11
November Rp 30
Desember Rp 31
Umur Piutang Rp 72 Kelompok 61-90 hari
Jadi Penjualan tanggal 15 agustus termasuk kelompok
>120 hari sedangkan penjualan tanggal 20 oktober
termasuk kelompok 61-90 hari
1) Jurnal yang Diperlukan
Tanggal Deskripsi Debit Kredit
Desember 4 Wesel Tagih (PT MODERN) Rp 50,000
200A Kas Rp 50,000
9 Wesel Tagih (PT AKUR) Rp 30,000
Penjualan Rp 30,000
15 Wesel Tagih (PT MAJU) Rp 20,000
Piutang Bunga Rp 800
Bunga Diterima di Muka Rp 800
Piutang Dagang Rp 20,000
21 Wesel Tagih (PT BONAFID) Rp 18,000
Penjualan Rp 18,000
31 Piutang Bunga Rp 990
Pendapatan Bunga Rp 990
Januari 3 Pendapatan Bunga Rp 990
200B Bunga Diterima di Muka Rp 800
Piutang Bunga Rp 1,790
4 Kas Rp 29,907
Beban Bunga Rp 93
Wesel Tagih Didiskontokan (PT AKUR) Rp 30,000
8 Wesel Tagih Didiskonto (PT AKUR) Rp 30,000
Wesel Tagih (PT AKUR) Rp 30,000
11 Kas Rp 17,945
Beban Bunga Rp 18
Wesel Tagih Didiskontokan (PT BONAFID) Rp 18,000
Februari 13 Bunga Diterima di Muka Rp 800
Kas Rp 20,800
Piutang Bunga Rp 800
Pendapatan Bunga Rp 800
Wesel Tagih (PT MAJU) Rp 20,000
Maret 4 Kas Rp 53,375
Pendapatan Bunga Rp 3,375
Wesel Tagih (PT MODERN) Rp 50,000
21 Wesel Tagih didiskontokan (PT AKUR) Rp 18,000
Wesel Tagih (PT AKUR) Rp 18,000
Piutang Dagang Rp 18,020
Kas Rp 18,020
Total Rp 310,538 Rp 310,575
2) Rincian Wesel Tagih
31 Desember 200A
Debitur Ketenutuan Jumlah
PT MODERN 27% 90 hari Rp 50,000
PT AKUR 30 hari Rp 30,000
PT MAJU 24% 60 hari Rp 20,000
PT BONAFID 18% 90 hari Rp 18,000
31 Maret 200B
Debitur Ketenutuan Jumlah
PT MODERN 27% 90 hari Rp -
PT AKUR 30 hari Rp -
PT MAJU 24% 60 hari Rp -
PT BONAFID 18% 90 hari Rp -
Bunga Diterima di Muka : = 20.000 x 24% x 60/360
Perhitungan :
PT MODERN =50.000 x 27% x 24/360 Rp 900
PT BONAFID =18.000 x 18% x 10/360 Rp 90
Total Rp 990
Perhitungan ;
Nilai Jatuh Tempo ; Rp 30,000
Jangka Waktu Diskonto (4 jan - 8 jan) 4 hari
Diskonto : =30.000 x 4/360 x 28% Rp 93
Uang yang diterima ; =30.000 - 93 Rp 29,907
Perhitungan :
Nilai Jatuh Tempo : =18.000 = (18.000 x 18% x 90/360) Rp 18,810
Jangka Waku Diskonto (11 Januari - 21 Maret) 69 hari
Diskonto : =18.810 x 69/360 x 24% Rp 865
Uang yang Diterima : =18.810 - 828 Rp 17,945
Perhitungan :
Pendapatan Bunga : =50.000 x 27% x 90/360 Rp 3,375
Nomor Wesel Tanggal Penarikan Jangka Waktu
1 21-Nov 90 hari
2 22-Nov 60 hari
3 7-Dec 120 hari
4 13-Dec 30 hari
5 22-Dec 3 bulan
a) Tanggal Jatuh Tempo dan Bunga yang Harus Dibayar
Wesel 1
November 28
Desember 31
Januari 31 Jatuh Tempo pada 31 Januari 200B
90
Bunga : =24.000 x 24% x 90/360 Rp 1,440
Wesel 2
November 8
Desember 31
Januari 21 Jatuh Tempo pada 21 Januari 200B
60
Bunga : =15.000 x 0% x 60/360 Rp -
Wesel 3
Desember 24
Januari 31
Februari 28
Maret 31
April 6 Jatuh Tempo 6 April 200B
120
Bunga : =16.000 x 24% x 120/360 Rp 1,280
Wesel 4
Desember 18
Januari 12 Jatuh Tempo 12 Januari
30
Bunga : =10.000 x 27% x 30/360 Rp 225
Wesel 5
Desember
Januari
Februari 22 Jatuh Tempo 22 Februari
3 bulan
Bunga ; =8.000 x 25% x 3/12 Rp 500
2) Nilai Maturitas, Jangka Waktu Diskonto, Jumlah Diskonto dan Hasil yang Diterima
Wesel 1
Nilai Maturitas : =24.000 + 1.440 Rp 25,440
Jangka Waktu Diskonto Januari (31-4) 27 hari
Jumlah Diskonto yang Dibebankan ; =25.440 x 27% x 27/360 Rp 515
Hasil yang Diterima : =25.440 - 515 Rp 24,925
Wesel 2
Nilai Maturitas : =15.000 + 0 Rp 15,000
Jangka Waktu Diskonto Desember (31-15)
Januari (21) 37 hari
Jumlah Diskonto yang Dibebankan ; =15.000 x 24% x 37/360 Rp 370
Hasil yang Diterima : =15.000 - 370 Rp 14,630
Wesel 3
Nilai Maturitas : =16.000 + 1.280 Rp 17,280
Jangka Waktu Diskonto Januari (31-18)
Februari (28)
Maret (31)
April (6) 78 hari
Jumlah Diskonto yang Dibebankan ; =16.000 x 22% x 78/360 Rp 763
Hasil yang Diterima : =16.000 - 763 Rp 16,517
3) Ayat Jurnal pendiskontoan
Wesel 1
Kas Rp 24,925
Pendapatan Bunga Rp 925
Wesel Tagih 1 Rp 24,000
Wesel 2
Kas Rp 14,630
Beban Bunga Rp 370
Wesel Tagih 2 Rp 15,000
Wesel 3
Kas Rp 16,517
Pendapatan Bunga Rp 517
Wesel Tagih 3 Rp 16,000
4) Bunga 200A dan 200B untuk wesel 4 & 5 serta jurnal pelunasan wesel
Wesel 4
Bunga 200A : =10.000*27%*18/360 Rp 135
Bunga 200B : =10.000*27%*12/360 Rp 90
Jurnal Pelunasan :
Kas Rp 10,225
Pendapatan Bunga Rp 225
Wesel Tagih 4 Rp 10,000
Wesel 5
Bunga 200A : =8.000x25%x1/12 Rp 167
Bunga 200B : =8.000 x 25% x 2/12 Rp 333
Jurnal Pelunasan :
Kas Rp 10,500
Pendapatan Bunga Rp 500
Wesel Tagih 4 Rp 10,000
5) Ayat jurnal yang diperlukan jika wesel 1 dan 2 diblunasi sedangkan 3 tidak dilunasi
Wesel 1
Wesel Tagih yang didiskontokan 1 Rp 24,000
Wesel Tagih 1 Rp 24,000
Wesel 2
Wesel Tagih yang didiskontokan 2 Rp 15,000
Wesel Tagih 2 Rp 15,000
Wesel 3
Wesel Tagih yang didiskontokan 3 Rp 16,000
Wesel Tagih 3 Rp 16,000
Piutang Dagang Rp 17,280
Kas Rp 17,280
Tingat Bunga Nilai Nominal Tanggal Diskonto Tingkat Diskonto
24% Rp 24,000 4-Jan 27%
- Rp 15,000 15-Dec 24%
24% Rp 16,000 18-Jan 22%
27% Rp 10,000 - -
25% Rp 8,000 - -