0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
123 tayangan22 halaman

4 Kriptografi Simetris Sederhana

Teks tersebut membahas mengenai kriptografi simetris sederhana yang meliputi enkripsi affine, transformasi digraph, dan penggunaan matriks enkripsi untuk mempersulit analisis frekuensi dalam pemecahan kode.

Diunggah oleh

Yasir Maulana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
123 tayangan22 halaman

4 Kriptografi Simetris Sederhana

Teks tersebut membahas mengenai kriptografi simetris sederhana yang meliputi enkripsi affine, transformasi digraph, dan penggunaan matriks enkripsi untuk mempersulit analisis frekuensi dalam pemecahan kode.

Diunggah oleh

Yasir Maulana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KRIPTOGRAFI

Rizka Ramadhana
Univ. Almuslim - Matang
KRIPTOGRAFI SIMETRIS SEDERHANA
Simetris : adalah jenis skema enkripsi di mana
kunci yang sama digunakan untuk mengenkripsi
dan mendekripsi pesan.(Walaupun kunci tidak
mirip tapi dpt terhubung dgn komputasi
sederhana)

Sederhana: Dimana perhitungan enkripsi masih


dapat diselesaikan dengan mudah

2022 Kriptografi-RR 2
KRIPTOGRAFI SIMETRIS SEDERHANA
1. ENKRIPSI AFFINE (dalam Caesar Chiper)
Enkripsi Julius Caesar (Caesar cipher) menggunakan transformasi yang sederhana yaitu shift
transformation. Shift transformation sangat rentan terhadap analisa frekuensi. Untuk mencoba
mempersulit analisa frekuensi, enkripsi affine menggunakan affine transformation, dengan
rumus:
C ≡ aP + b (mod n) untuk enkripsi,
P ≡ a −1C − a −1 b (mod n) untuk dekripsi

Sebagai contoh dari enkripsi affine, mari kita ganti shift transformation yang digunakan Julius
Caesar dengan affine transformation menggunakan parameter a = 7, b = 12.
Rumus untuk enkripsi menjadi: C ≡ 7P + 12 (mod 26)

2022 Kriptografi-RR 3
TABEL ENKRIPSI
C ≡ 7P + 12 (mod 26)
12 / 26 = 0.461538. = 0 x 26 = 0 = 12 - 0 = 12

2022 Kriptografi-RR 4
Naskah Asli :Jangan rahasiakan pesan ini!
Naskah Acak : ?

Xmzcmz bmjmiqmemz noimz qzq!

20XX Pitch Deck 5


ENKRIPSI AFFINE
Affine Cipher adalah algoritma kriptografi yang dikembangkan dari metode Caesar Cipher.
Algoritma ini merupakan contoh dari kriptografi pertukaran monoalfabet. Affine Cipher
melakukan proses enkripsi dengan cara pergeseran karakter dengan substansial matematis.
Perbedaan yang mendasar dari algoritma ini adalah pergeseran dilakukan dengan cara
melakukan perkalian terhadap suatu bilangan yang relatif prima dengan bilangan yang
digunakan pada saat proses dekripsi.

2022 Kriptografi-RR 6
ENKRIPSI AFFINE
Karena affine transformation menggunakan dua parameter, setiap percobaan kita harus
mencari kedua parameter sedikitnya menggunakan dua persamaan dengan dua pasangan.
Strategi pencarian adalah dengan mencoba dua pasangan dimana dua karakter aslinya
merupakan dua karakter dengan statistik penggunaan terbesar.
A–M 12 ≡ a · 0 + b (mod 26)
N–Z 25 ≡ a · 13 + b (mod 26).

Dikurangi ; (yg besar-kecil) 12 ≡ a · 0 + b (mod 26) - 25 ≡ a · 13 + b (mod 26).


13 ≡ a · 13 (mod 26).
Dibagi 13 = 1 ≡ a · 1 (mod 26) ----- a = 1

2022 Kriptografi-RR 7
ENKRIPSI AFFINE
Analisa frekuensi terhadap enkripsi affine memang lebih
sulit dibandingkan analisa frekuensi terhadap enkripsi
yang menggunakan shift transformation, namun analisa
frekuensi terhadap enkripsi affine masih tergolong mudah
untuk dilakukan.

2022 Kriptografi-RR 8
TUGAS (LENGKAPI DENGAN CARA)
DIKETAHUI
C ≡ 5P + 10 (mod 26)

ASLI : “SELAMAT PAGI INDONESIA”


ENKRIPSI: ?

2022 Kriptografi-RR 9
2. TRANSFORMASI
DIGRAPH

Analisa frekuensi menjadi lebih dipersulit lagi jika enkripsi terhadap karakter
tidak dilakukan satu persatu melainkan sekaligus terhadap beberapa
karakter.
Jika transformasi dilakukan terhadap dua karakter sekaligus, maka
transformasi disebut transformasi digraph (digraph transformation). Sebelum
enkripsi, jika jumlah karakter ganjil, naskah dapat ditambah dengan padding
character agar jumlah karakter genap. Setelah dekripsi, padding character
jika ada dapat dibuang. Setiap digraph terdiri dari dua karakter dan diberi
kode bilangan. Cara termudah untuk memberi kode bilangan adalah dengan
rumus: xn + y

PENGERTIAN
2022 Kriptografi-RR 10
PROSES TRANSFORMASI
DIGRAPH PERKEMBANGAN
AFFINE

C ≡ aP + b (mod 𝑛2 ).
P ≡ a −1C − a −1 b (mod 𝑛2 )

C ≡ 614P + 47 (mod 729)


Parameter a = 614 dapat digunakan karena
gcd(614, 729) = 1, jadi a mempunyai
inverse 𝑎−1 ≡ 374 (mod 729).
(gunakan extended Euclidean)

Dekripsi
P ≡ 374C − 374 · 47 (mod 729) ≡ 374C + 647 (mod 729)
2022 Kriptografi - RR 11
PROSES TRANSFORMASI
DIGRAPH + AFFINE
Mari kita coba lakukan analisa frekuensi terhadap naskah dengan menghitung frekuensi digraph. Namun naskah
acak kurang panjang untuk mendapatkan statistik penggunaan digraph yang cukup baik. Hanya digraph “QA”
yang digunakan lebih dari satu kali dalam naskah acak. Jadi kita bisa menyimpulkan bahwa analisa frekuensi
terhadap digraph membutuhkan sample naskah acak yang lebih panjang daripada yang dibutuhkan jika
transformasi dilakukan terhadap setiap huruf. Mari kita umpamakan bahwa disamping naskah acak diatas, kita
mendapatkan naskah acak lain yang cukup panjang untuk mendapatkan statistik penggunaan yang cukup baik
dengan urutan empat terbesar penggunaan digraph sebagai berikut: “AK”, “QA”, “YA” dan “ A”, dimana karakter “
” dalam digraph merepresentasikan spasi. Mari umpamakan juga bahwa dalam bahasa Indonesia, empat
terbesar penggunaan digraph secara berurut adalah: “AN”, “N ”, “I ” dan “A ”. Kita pasangkan digraph acak
dengan digraph asli menurut urutan penggunaan.

Masukkan persamaan
10 ≡ 13a + b (mod 729)
Digraph Acak (C) - Digraph Asli (P)
AK (10) AN (13)
QA (432) N_ (377)
YA (648) I_ (242)
_A (702) A_ (26)
2022 Kriptografi - RR 12
Seperti halnya analisa frekuensi affine transformation
per karakter, analisa frekuensi affine transformation
per digraph tidak selalu mendapatkan nilai a dan b
secara langsung dari dua persamaan. Bahkan, pada
umumnya, analisa frekuensi per digraph jauh lebih
sulit dibandingkan analisa frekuensi per karakter.
Namun enkripsi dengan affine transformation
terhadap digraph masih dianggap rentan terhadap
analisa frekuensi

2022 Kriptografi - RR 13
3. MATRIKS ENKRIPSI
Matriks adalah suatu kumpulan besaran (variabel
dan konstanta) yang dapat dirujuk melalui indeknya,
yang menyatakan posisinya dalam representasi umum
yang digunakan, yaitu sebuah tabel persegi panjang.
Matriks merupakan suatu cara visualisasi variabel yang
merupakan kumpulan dari angka-angka atau variabel
lain, misalnya vektor. Dengan representasi matriks,
perhitungan dapat dilakukan dengan lebih terstruktur.
Pemanfaatannya misalnya dalam menjelaskan
persamaan linier, transformasi koordinat, dan lainnya.
Matriks seperti halnya variabel biasa dapat
dimanipulasi, seperti dikalikan, dijumlah, dikurangkan
dan didekomposisikan.

2022 Kriptografi-RR 14
MATRIKS ENKRIPSI

Enkripsi dengan melakukan transformasi vector bisa berlaku utk


lebih dari dua karakter.
Transformasi dilakukan dengan menambahkan vector v ke vector P
sebagai berikut (menggunakan teknik konsep Vigenere Cipher)

2022 Kriptografi-RR 15
Vigenere Cipher merupakan konsep yg mirip
dengan Caesar cipher, namun memiliki Kunci yg
berbeda untuk setiap karakter yg
ditransformasi / perubahan pada naskah acak.
(konsep perhitungan biasa yg bukan matriks)

Contoh :
Naskah Asli: THISCRYPTOSYSTEM

Kata kunci: CIPHER (2, 8, 15, 7, 4, 17)

Naskah Acak : ?
2022 Kriptografi-RR 16
MATRIKS ENKRIPSI

Selain shift transformation (penambahan vektor), transformasi


juga bisa dilakukan dengan mengalikan matrik ke vector asal.
Matriks pengali disebut Enchipering matrix.
Perkalian dilakukan seperti pada aljabar linear

2022 Kriptografi-RR 17
CONTOH

Enkripsi : DIMANASAJA
Dik C = A [2 3 7 8]

EHYGANKWSL
2022 Kriptografi-RR 18
PENCARIAN KUNCI
UNTUK DEKRIPSI

Determinan D = det(A) = (2 · 8+(−3)· 7) mod 26 = −5 mod 26 = 21

GCD(21,26)=1, inverse (EE) hasil 5

2022 Kriptografi-RR 19
CONTOH

Dekripsi : EHYGANKWSL
Dik P = A [14 11 17 10]

2022 Kriptografi-RR 20
ENKRIPSI CAESAR CIPHER SANGAT MUDAH UNTUK DIPECAHKAN,
BAIK MENGGUNAKAN ANALISA STATISTIK, MAUPUN DENGAN
CARA KNOWN PLAINTEXT ATTACK.
DI BAB INI TELAH DIPERKENALKAN TEKNIK-TEKNIK ENKRIPSI
YANG MEMPERSULIT ANALISA STATISTIK DAN CARA PEMECAHAN
LAINNYA .
TEKNIK AFFINE TRANSFORMATION MEMBUAT ENKRIPSI SEMAKIN
TIDAK LINEAR JADI LEBIH SUKAR ANALISANYA. ENKRIPSI
BEBERAPA KARAKTER SEKALIGUS JUGA MERUPAKAN KEMAJUAN
DALAM KRIPTOGRAFI KARENA ANALISANYA LEBIH SULIT
DIBANDINGKAN JIKA SETIAP KARAKTER DIENKRIPSI SENDIRI.
KONSEP DIGRAPH DIGUNAKAN JIKA DUA KARAKTER SEKALIGUS
DIENKRIPSI. TRANSFORMASI BEBERAPA KARAKTER SEKALIGUS
DAPAT DIREPRESENTASIKAN MENGGUNAKAN MATRIK ENKRIPSI.
MESKIPUN TEKNIK-TEKNIK YANG DIPERKENALKAN DALAM BAB
INI MEMBUAT ENKRIPSI LEBIH KUAT DIBANDINGKAN DENGAN
CAESAR CIPHER, HASILNYA MASIH RENTAN TERHADAP BERBAGAI
ANALISA STATISTIK.
SELESAI

TUGAS :
PRESENTASI KAN JENIS
APLIKASI MENGGUNAKAN
KRIPTOGRAFI SIMETRIS
SEDERHANA SESUAI JURNAL`

Anda mungkin juga menyukai