PROPOSAL
BANTUAN TERNAK
BESAR ( SAPI/KERBAU)
DI SUSUN OLEH:
KELOMPOK TANI TERNAK “TEMPOLONG”
DESA ROPANG KECAMATAN ROPANG
KABUPATEN SUMBAWA
2022
HALAMAN PENGESAHAN
1 Judul Usulan Proposal : Bantuan Ternak Besar (Sapi/Kerbau)
2 Nama Kelompok Tani Ternak : Tempolong
: Desa Ropang kecamatan Ropang Kab
3 Alamat Kelompok Tani Ternak
Sumbawa – NTB
Jumlah Anggota Kelompok Tani :
4 10 Orang
Ternak
5 Nama Lengkap Ketua Kelompok : Juliansyah
: Desa Ropang kecamatan Ropang Kab
6 Alamat Rumah
Sumbawa – NTB
7 Telpon/ HP :
8 Titik Koordinat :
Ropang, Mei 2022
Sekretaris Ketua Kelompok
ADE FIRMANSYAH JULIANSYAH
Mengetahui
Penyuluh Kepala Desa
KUPT Prokeswan Lantung Ropang Camat Ropang
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Kabupaten Sumbawa
H. JUNAIDI, S. Pt
NIP. 19690707 199203 1 009
KELOMPOK TANI TERNAK TEMPOLONG
DESA ROPANG KECAMATAN ROPANG
KABUPATEN SUMBAWA
Nomor : Kepada,
Lampiran : 1 (Satu) Gabungan Yth. Mentri Pertanian Republik
Prihal Bantuan Ternak Besar (Sapi/Kerbau) Indonesia, Cq Direktort Jendral
Peternakan dan Kesehatan Hewan
Republik Indonesia
Di-
Jakarta
Dengan hormat,
Dalam rangka penyediaan sapi potong dan menjamin berkelanjutnya. Maka dibutuhkan
ketersediaan bibit sapi/kerbau potong yang berkualitas secara berkesinambungan maka kami
kelompok Tani Ternak Tempolong Desa Ropang mengajukan proposal sesuai prihal diatas,
kepada Bapak Mentri Pertanian Republik Indonesia . untuk persyaratan, kelayakan dan profil
Kelompok Tani Ternak Unter Kukin kami tuangkan pada proposal ini.
Demikian permohonan ini kami buat sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, semoga
Bapak Mentri Pertanian Republik Indonesia dapat menyutujui permohonan kami, atas perhatian
dan uluran tangan Bapak sebelumnya kami sampaikan banyak – banyak terima kasih
Ropang, Mei 2022
Ketua Kelompok
Juliansyah
Tembusan:
1. Bupati Sumbawa, di Sumbawa
2. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, di Mataram
3. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa di Sumbawa Besar
4. KUPT Prokeswan Lantung
5. Arsip
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kabupaten Sumbawa adalah salah satu kabupaten yang ada di provinsi Nusa
Tenggara Barat yang mempunyai Sumber Daya Alam (SDA) Khususnya di bidang
Peternakan masih sangat luas sekali, melimpahnya makanan pada musim hujan dan masih
tersedianya tenaga kerja yang belum dapat dimanfaatkan secara maksimal dan professional.
Berpacu pada kehendak masyarakat untuk mempercepat dan meningkatkan
produktifitas masyarakat dalam pemanfaatan Sumber Daya Alam Peternakan dan
keberadaan Kelompok Masyarakat khususnya kelompok peternakan pada saat ini belum
berkembang sebagaimana yang diharapkan, ini disebabkan karena masyarakat masih
menggunakan cara-cara yang sangat tradisional, hal ini disebabkan karena terbenturnya
masalah permodalan dalam pengembangannya.
Pada prinsipnya pengolahan Sumber Daya Alam dalam meningkatkan taraf hidup
masyarakat pedesaan yaitu peran bidang peternakan memiliki arti yang sangat penting dan
strategis, yaitu kontribusinya yang cukup luas terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD)
terutama penyediaan bahan pangan dan perbaikan gizi masyarakat dalam rangka
meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dan pnyonsongan Nusa Tenggara
Barat sebagai Bumi Sejuta Sapi (BSS) dan Swasembada daging, disamping sumber sebagai
kabupaten peternakan.
Kondisi yang demikian menempatkan pengembangan peternakan di daerah ini
mendapatkan dukungan dan perhatian cukup baik dari semua pihak, baik pemerintah pusat
maupun pemerintah daerah, swasta, maupun masyarakat agar eksistensinya perlu
ditingkatkan dan didayagunakan secara optimal serta pembangunannya yang berorientasi
agribisnis.
Sesuai dengan konsep BSS (Bumi Sejuta Sapi) yang digulirkan oleh pemerintah
Provinsi tahun 2008 yang diresmikan oleh Mentri Pertanian pada awal tahun 2009 dan
Sumbawa sebagai kabupaten Peternakan tahun 2005, kami dari Kelompok Tani Ternak
“Balong Niat” berkeinginan untuk memajukan peternakan dengan pola pengembangan semi
intensif, disamping bahan pakan ternak masih melimpah terutama dari limbah hasil pertanian
seperti limbah jagung, limbah padi dan limbah dari kacang – kacangan.
B. Tujuan
Adapun Tujuan Kelompok Tani Ternak “Tempolong” mengajukan permohonan bantuan
untuk bantuan ternak sapi/kerbau yaitu”
1. Mengajarkan kepada masyarakat khususnya anggota kelompok untuk beternak
sapi/kerbau yang baik.
2. Memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki secara optimal dan
berkesinambungan.
3. Menciptakan lapangan pekerjaan dan peluang usaha bagi masyarakat khususnya
masyarakat perternakan.
4. Memenuhi kebutuhan dan permintaan pasar akan daging, baik pasar lokal maupun
ekspor.
5. Kesejahteraan dan pendapatan anggota kelompok dapat meningkat.
BAB II
POTENSI YANG DIMILIKI KELOMPOK TANI TERNAK
A. Potensi Sumber Daya Manusia (SDM)
Kondisi masyarakat desa Ropang sudah mulai menyadari akan pentingnya arti
pendidikan, terbukti dengan peningkatan sumber daya manusia anggota kelompok tani
ternak Tempolong ada yang berpendidikan, SMA dan ada yang Sarjana. Dalam bidang
peternakan sudah menjadi pengalaman dari turun temurun yang menjadi sumber
penghidupan masyarakat.
Pengalaman yang selama ini dijalankan anggota kelompok dalam beternak
menjadi dasar penerapan dalam beternak selain bertani, kesadaran akan pentingnya pakan
ternak sudah mulai dirasakan anggota kelompok, dengan melakukan penanaman pakan
ternak berupa lamtoro, rumput gajah, tumput raja, indigofera, sebagai pakan utama, selain
dengan pemanfaatan limbah dari pertanian.
B. Potensi Sumber Daya Alam (SDA)
Desa Ropang memiliki potensi wilayah untuk pengembagan Pertania dan Peternakan
dengan kepemilikan 1 s/d 3 Ha per anggota.
BAB III
RENCANA PENGGUNAAN BANTUAN PEMERINTAH
A. Dukungan ya diharapkan
Untuk mencapai target tujuan dari Kelompok Tani Ternak Tempolong yang
dimana diantaranya kesejahtraaan dan pendapatan anggota kelompok meningkat,
menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat peternakan, dan Memenuhi kebutuhan
dan permintaan pasar akan daging, baik pasar lokal maupun ekspor, Maka dengan ini
sangat mengharapkan dukungan kepada pemerintah dan instansi terkait supaya dapa
merealisasikan permohonan bantuan ternak bibit Sapi/Kerbau sehingga yang ditargetkan
dapat terwujud.
B. Rencana Usulan Kelompok
Rencana Anggaran Biaya pengadaan ternak sapi/kerbau adalah sebagai berikut:
No Harga Jumlah
Uraian Volume Sumber Dana
(Rp) (Rp)
Pemerintah Swadaya
1 Sapi Betina 20 Ekor 12.500.000 250.000.000 250.000.000 -
Jumlah 250.000.000
C. Rencana Pengembangan Kelompok
Dari 20 ekor ternak sapi yang diusulkan nantinya akan dipelihara secara
bersamaan untuk dikembangkan oleh anggota Kelompok Tani Ternak Tempolong.
Mengingat kegiatan ini merupakan kegiatan kelompok maka untuk pemeliharaan
dilakukan secara bersamaan dan memiliki untuk pemeliharaan dilakukan secara
bersamaan dan memiliki tanggung jawab masing – masing, terutama dalam
pengumpulan pakan, kesehatan ternak dan sanitasi kandang secara bergiliran.
Diharapkan dengan mendapatkan bantuan ternak ini dapat terjadi peningkatan
pendapatan masyarakat terutama anggota kelompok serta meningkatkan populasi sapi
dan membantu pemerintah dalam memnuhi kebutuhan daging dipasaran.
PENUTUP
Demikian Proposal ini kami buat, semoga bermanfaat untuk kita bersama dan sebagai
acuan dalam penyelenggaraan kelompok tani ternak Tempolong Desa Ropang Kecamatan
Ropang Kabupaten Sumbawa.
KELOMPOK TANI TERNAK TEMPOLONG
DESA ROPANG KECAMATAN ROPANG
KABUPATEN SUMBAWA
SUSUSNAN KEPENGURUSAN
NO NAMA JABATAN TANDA TANGAN
1 Juliansyah Ketua
2 Ade Firmansyah Sekretaris
3 Arsyad Bendahara
4 Johardi Anggota
5 Lukman Hakim Anggota
6 Zakariah Anggota
7 Dicky Candra Anggota
8 Irwansyah Anggota
9 Asrianto Anggota
10 Saipullah Anggota
LAMPIRAN