SEMINAR PROPOSAL
Rancang Bangun Aplikasi on-PM (Pelayanan Masyarakat Online)
berbasis web
Disusun Oleh:
Layinatul Janibah
20157201022
Dosen Pengampu:
Dimas Rega H., M.Kom
PRODI ILMU KOMPUTER
FAKULTAS TEKNOLOGI DAN SAINS
UNIVERSITAS PGRI WIRANEGARA
PASURUAN
2023
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pelayanan publik merupakan kegiatan (melayani) atau suatu pemberian layanan terhadap
masyarakat yang memiliki kepentingan dalam suatu intansi mengacu pada pokok pokok aturan serta
prosedur yang sudah ditentukan. Berdasarkan UU No 25 tahun 2009 mengenai pelayanan publik yaitu
serangkaian aktivitas dalam menyelenggarakan upaya memenuhi pelayanan yang selaras dengan
aturan perundang - undanngan untuk setiap penduduk dan warga negara atas jasa, barang maupun
layanan administrastif yang difasilitasi oleh individu maupun kelompok yang menyelenggarakan
pelayanan publik [1]. Adapun arti Pelayanan adalah urutan aktivitas atau suatu kegiatan yang terjadi
pada sebuah kegiatan interaksi secara langsung antara individu dengan individu lain ataupun melalui
media secara fisik, dalam rangka memberikan kepuasan kepada menerima layanan atau pelanggan [2].
Penerapan sebuah teknologi informasi akan memudahkan penyelenggara layanan ketika
melakukan pekerjaannya dengan meminimlisir keterbatasan yang dimilikinya. Untuk meningkatkan
kinerja karyawan suatu perusahaan atau intansi pemerintahan dapat menerapkan sistem informasi
berbasis komputer dalam melakukan seluruh kegiatan [1]. Adapun salah satu penerapan sistem
informasi berbasis komputer adalah dengan membuat sebuah aplikasi. Aplikasi merupakan Teknologi
yang berkembang pesat pada saat ini, kemajuan teknologi dalam membantu pengolahan data atau
informasi yang tersedia dapat berlangsung secara cepat dan efisien serta akurat. Kemajuan aplikasi
dapat dilihat dari banyaknya aplikasi yang dapat memudahkan penggunanya dalam membantu
pekerjaannya.
Desa pintar (smart village) menjadi sebuah tantangan global yang muncul akibat terdapat nya
kesenjangan antara perkotaan dengan pedesaan dalam hal pembangunan [1]. Motivasi program desa
pintar berawal dari pesatnya teknologi saat ini sehingga mengharuskan teknologi menjadi katalisator
dalam berbagai hal seperti peningkatan kesehatan, pembangunan, peluang bisnis local, pendidikan
dan kesejahteraan seluruh penduduk pedesaan [3]. Observasi di lapangan menunjukan banyaknya
pelayanan yang harus di kalukan kepada masyarakat. Proses pelayanan kepada masyarakat di desa
dalam hal pelayanan publik masih dilakukan secara konvensional yaitu masyarakat datang ke kantor
desa dengan surat pengantar dari RT dan diketahui RW serta membawa berkas yang di butuhkan
untuk pembuatan surat - surat , kemudian masyarakat menunggu giliran untuk di layani oleh operator
desa. Hal ini dirasa perlu diurai kembali karena alur birokrasi yang terjadi begitu panjang akan
mengakibatkan masyarakat pusing dan dapat membuang banyak waktu untuk proses pelayanannya
[1]. Sehingga disini perlu adanya digitalisai pengenai pelayanan publik yaitu dengan menerapkan
sistem informasi dimana segala aktivitas yang masih berjalan secara manual bisa beralih dengan
terkomputerisasi dimana proses birokrasi yang memakan waktu dapat diakses setiap saat dan dimana
saja selama jam pelayanan berlangsung demi terciptanya good goverment pelayanan publik yang
lebih efektif dan efisien sehingga masyarakat desa tidak perlu lagi mengantri di Kantor Desa untuk
melakukan pelayan publik. Dengan kondisi pada saat ini di Desa yang kebanyakan masyarakatnya
telah memiliki Smartphone sebagai fasilitas penunjang untuk menggakses internet , maka penerapan
sistem informasi untuk pelayanan publik secara online diharapkan bisa terlaksana dengan baik dan
mejadi solusi untuk kemudahan dalam hal pelayanan.
1.2 Rumusan Masalah
1. Cara membangun aplikasi on-PM
2. Bagaimana efektivitas penggunaan aplikasi on-PM
1.3 Tujuan
Merancang dan membangun aplikasi berbasis website untuk pelayanan masyarakat agar bisa
dilakukan secara online sehingga memudahkan user untuk mengolah data masyarakat.
1.4 Batasan Masalah
Pada penulisan ini penulis hanya membatasi ruang lingkup untuk menjadi objek dan tujuan
penulisan hanya sebatas untuk pembuatan aplikasi pelayanan masyarakat. Namun tidak menutup
kemungkinan untuk pengembangan selanjutnya bisa dijadikan acuan untuk membuat aplikasi yang
lebih besar lagi.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
1. Rancang
Menurut Rahmat Gunawan et al (2020) Perancangan merupakan sebuah proses untuk mendefinisikan
sesuatu yang akan dikerjakan dengan menggunakan teknik yang bervariasi serta di dalamnya
melibatkan deskripsi mengenai arsitektur serta detail komponen dan juga keterbatasan yang akan
dialami dalam proses pengerjaannya.[4]
Menurut Pressman (2009) perancangan atau rancang merupakan serangkaian prosedur untuk
menterjemahkan hasil analisa dan sebuah sistem ke dalam bahasa pemograman untuk
mendeskripsikan dengan detail bagaimana komponen-komponen sistem di implementasikan.[5]
2. Bangun
Menurut Pressman (2009) pengertian pembangunan atau bangun sistem adalah kegiatan menciptakan
sistem baru maupun mengganti atau memperbaiki sistem yang telah ada secara keseluruhan.[5]
3. Aplikasi
Menurut Hengky W. Pramana (2006) Aplikasi adalah suatu unit perangkat lunak yang dibuat untuk
melayani kebutuhan akan beberapa aktivitas seperti sistem perniagaan, game pelayanan masyarakat,
periklanan, atau semua proses yang hampir dilakukan manusia.[6]
4. Pelayanan
Menurut Moenir (2006) Pelayanan adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok
orang dengan landasan faktor materi melalui sistem, prosedur dan metode tertentu dalam rangka
usaha memenuhi kepentingan orang lain sesuai dengan haknya. Pelayanan hakikatnya adalah
serangkaian kegiatan, karena itu pelayanan merupakan sebuah proses. Sebagai proses, pelayanan
berlangsung secara rutin dan berkesinambungan, meliputi seluruh kehidupan orang dalam masyarakat.
[7]
5. Masyarakat
Secara etimologi masyarakat berasal dari Bahasa Inggris (society) berarti “kawan”. Ada sebutan kata
masyarakat dari bahasa arab Syaraka yaitu ikut serta, berpartisispasi. Konsep masyarakat memiliki
pengertian atau makna yang cukup beragam. Masyarakat merupakan suatu kelompok manusia yang
telh hidup bersamasama dalam relative waktu yang cukup lama, dan didalam hidup bersama itu ada
tujuan dikarenakan terikat oleh rasa identitas bersama serta hubungan interaksi satu dengan yang
lainnya. Disamping itu individu-individu tersebut juga ada kesadaran dari terhadap posisinya sebagai
anggota dari masyarakat, lama kelamaan akan terbentuk suatu sikap dan persaanyang sama serta
struktur sosialnya.[8]
6. Online
Menurut Dedik Kurniawan Online adalah suatu kegiatan yang menggunakan fasilitas jaringan internet
untuk melakukan berbagai kegiatan yang bisa dilakukan secara online seperti halnya untuk searching,
mencari berita, stalking, bisnis, daftar kuliah, dan lain-lain.[9]
7. Website
Menurut Jimi Asmara (2019) Website adalah keseluruhan halaman-halaman web yang terdapat dalam
sebuah domain yang mengandung informasi.[10]
8. PHP
Menurut Janner (2007) PHP singkatan dari Phypertext Preprocessor merupakan bahasa berbentuk
skrip yang ditempatkan dalam server yang dikirim ke klien pemakai browser.[11]
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Kerangka Pemikiran
3.2 Tahapan Penelitian
Untuk mendapatkan informasi yang dapat menunjang dalam perancangan sistem ini penulis
mengunakan metode waterfall, yaitu:
1. Metode Kepustakaan
Pada tahap ini dilakukan pencarian dan pengumpulan data serta informasi, baik dari
buku maupun media internet sebagai referensi yang diperlukan untuk merancang dan
mengimplementasikan aplikasi yang akan dibuat.
2. Wawancara
Wawancara dilakukan dengan cara tanya jawab langsung dengan pegawai/petugas
dan masyarakat desa untuk mendapatkan kelengkapan data dengan mengajukan beberapa
pertanyaan yang berkaitan.
3. Analisa dan Perancangan Aplikasi
Dari hasil metode pengumpulan data dan wawancara, maka akan dibuat perancangan
aplikasi yang akan dibuat serta analisa kebutuhan sistem, sehingga akan dihasilkan desain
antar muka dan proses yang siap untuk diimplementasikan.
4. Pembuatan Aplikasi
Pada tahap ini merupakan tahap implementasi dari analisa dan perancangan aplikasi
yang sudah direncanakan
5. Uji coba dan evaluasi aplikasi
Pada tahap ini aplikasi yang telah dibuat akan dilakukan beberapa skenario uji coba
dan dievaluasi untuk kelayakan pemakai sistem.
3.3 Alat dan Bahan Penelitian
Dalam proses pembuatan aplikasi ini, maka penulis menggunakan spesifikasi
perangkatsebagai berikut :
1. Perangkat Keras:
a. Laptop HP 14s
b. Flashdisk 32 GB
c. Scan
2. Perangkat Lunak:
a. Windows 11
b. Google Docs
c. Google Sheet
d. Notepad
e. Mysql
3.4 Waktu dan Lokasi Penelitian
Waktu Penelitian:
Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2023
Lokasi Penelitian:
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sumberdawesari, Kec. Grati Kab. Pasuruan
DAFTAR PUSTAKA
[1] R. E. Rahayu and P. Marup, “Rancang Bangun Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Publik
Terpadu Berbasis web,” Jurnal Algoritma, vol. 18, no. 1, pp. 25–34, 2021.
doi:10.33364/algoritma/v.18-1.826
[2] A. Ahmadi and H. Juliansa, “Rancang Bangun Sistem Informasi Digital Layanan Administrasi
Publik Desa Berbasis WEB Responsive,” J. Inform. Glob., vol. 10, no. 1, 2019, doi:
10.36982/jig.v10i1.731.
[3] I. Nofikasari, “Pemodelan Adopsi Teknologi Digital Guna Mewujudkan Desa Pintar,” Pros.
Semin. Nas. Geotik 2018, pp. 248–254, 2018.
[4] Rahmat Gunawan, Arif Maulana Yusuf, and Lysa Nopitasari. “Rancang Bangun Sistem Presensi
Mahasiswa Dengan Menggunakan QR Code Berbasis Android.” Elkom : Jurnal Elektronika dan
Komputer 14, no. 1 (2021): 47–58. https://doi.org/10.51903/elkom.v14i1.369.
[5] R. S. Pressman, Software Engineering A Practitioner’s Approach 7th Ed - Roger S. Pressman.
2009.
[6] Hengky W. Pramana, (2006), Aplikasi Inventory Berbasis Access 2003. Jakarta : Elex Media
Komputindo.
[7] Moenir, H.A.S. 2006. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta: Bumi
[8] Khoirul Huda & Anjar Mukti Wibowo, “Interaksi Social Samin Dengan Masyarakat Sekitar
( Studi Di Dusun Jepang Desa Margo Mulyo Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bonjonegoro Tahun
1990-2012)” Jurnal ( Tidak Dipublikasikan) Tahun 2012, Hlm. 132
[9] Pengertian online menurut para ahli. Diakses di
https://ahlinesia.com/online-adalah/#1_Dedik_Kurniawan pada 6 June 2023 pukul 22.38
[10] Jimi, Asmara. “Rancang Bangun Sistem Informasi Desa Berbasis Website (Studi Kasus Desa
Netpala).” Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) 2, no. 1 (2019): 1–7.
https://doi.org/10.37792/jukanti.v2i1.17.
[11] S. Janner, Perancangan Basis data, Penerbit Andi, Yogyakarta, , 2007