Pengertian Poster
Pengertian Poster – Hampir semua orang pasti pernah melihat poster. Poster banyak
digunakan sebagai media iklan, promosi, pengumuman, dan/atau pemberitahuan dalam target
yang luas. Lebih jelasnya, mari bersama-sama mendalami tentang pengertian poster.
Poster biasanya dibuat untuk membagikan berbagai informasi. Penyampaian informasi dari
poster ini bisa dilakukan dengan memadukan antara gambar, grafis, dan tulisan. Isi poster
biasanya dibuat seminim mungkin agar pesan utama dapat tersampaikan.
Pengertian poster adalah suatu media publikasi yang memadukan antara tulisan, gambar,
atau kombinasi keduanya dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada khalayak.
Poster dipasang di tempat keramaian dan strategis, seperti di kawasan sekolah, pasar,
perkantoran, fasilitas kesehatan, dan lainnya. Informasi yang disampaikan oleh poster bersifat
mengajak.
Poster juga merupakan salah satu bentuk dari seni grafis dua dimensi yang memadukan
antara huruf, angka, dan gambar pada media kertas yang besar. Umumnya ditempelkan di
bidang dengan permukaan yang rata, seperti dinding atau papan, di pusat-pusat keramaian.
Tujuan Poster
Secara umum tujuan dari poster adalah sebagai bentuk publikasi agar dibaca oleh
masyarakat luas dan mau mengikuti ajakan dari isi poster tersebut.
Sedangkan tujuan khususnya adalah ajakan yang disampaikan oleh poster bersifat
subyektif, tergantung apa yang diinginkan oleh si pembuat poster itu sendiri. Dapat berupa
karena tujuan komersial, berusaha untuk meraih simpati masyarakat, mencari perhatian, dan
sebagainya.
Fungsi Poster
Adapun fungsi dari poster adalah untuk memberikan informasi tambahan mengenai sesuatu
kepada masyarakat luas. Diharapkan dengan melihat dan membaca poster, tujuan dari si
pembuat akan tersampaikan melalui tulisan dan gambar yang ditampilkan.
Ada beberapa hal penting yang membedakan poster dengan media publikasi dua dimensi
lainnya. Selain menurut pengertian poster yang dicetak pada bidang media yang besar, isi dan
cara tersampaikannya informasi dari poster pun berbeda dengan media publikasi lain.
Ciri-Ciri Poster
Perbedaan poster dengan media publikasi lain utamanya adalah perihal ukuran serta cara
penyampaian pesannya. Poster tidak membutuhkan kalimat-kalimat terperinci, namun hanya
menggunakan kalimat sederhana yang mudah diingat. Berikut ini adalah ciri-ciri dari poster:
• Poster harus didesain dengan komposisi huruf dan gambar di atas media datar (kertas
atau kain) berukuran besar.
• Dipasang dengan cara ditempelkan di bidang dengan permukaan rata seperti dinding
atau papan di tempat-tempat keramaian agar dapat menarik perhatian banyak orang.
• Dibuat dengan menggunakan teknik pewarnaan yang kontras dan pemilihan warna
yang berani,
• Bahasa yang digunakan singkat, padat, jelas, dan harus mudah dipahami.
• Diberi gambar agar pesan lebih mudah tersampaikan.
• Harus dapat dibaca sambil lalu, namun meninggalkan kesan yang mendalam.
Syarat Poster
Karena perbedaan ukuran media publikasi dan cara penyampaiannya, pembuatan poster
memiliki syarat-syarat khusus. Ini dimaksudkan untuk membedakan dengan bentuk media
publikasi lain dan lebih mengoptimalkan fungsi dari poster itu sendiri. Berikut adalah syarat-
syarat yang harus dipenuhi dari sebuah poster:
• Menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh semua kalangan.
• Memiliki susunan kalimat yang singkat, padat, jelas, akan tetapi tetap dapat
menyampaikan maksud dari poster tersebut.
• Kombinasi antara tulisan dan gambar.
• Harus bisa menarik perhatian orang banyak.
• Menggunakan bahan yang kuat dan tahan terhadap cuaca, sehingga tidak mudah rusak
dan/atau sobek, dan terakhir.
• Sesuaikan ukuran poster dengan sasaran lokasi yang akan digunakan untuk menempel
dan/atau memasang poster, serta target pembaca.
Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan
Selain mengenai ciri dan syarat poster, perlu diketahui pula hal-hal penting mengenai poster.
Dengan demikian poster dapat lebih sesuai dengan target pembaca. Di bawah ini adalah hal-
hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan poster:
• Untuk menarik perhatian buat poster yang memuat gambar yang mencolok, agar
menggugah rasa penasaran orang.
• Biasanya poster dibaca dari jarak minimal 1 meter, karenanya harus dipastikan untuk
memilih bentuk dan ukuran huruf yang mudah terbaca meski sambil lalu.
• Pembaca poster adalah orang yang sedang bergerak, oleh sebab itu isilah poster
dengan tulisan yang efektif, sugestif, dan mudah diingat.
• Hindari keinginan untuk mengisi penuh poster dengan gambar dan/atau tulisan,
karena akan menurunkan keinginan orang untuk membaca secara detail.
• Perhatian komposisi keindahan dari poster agar semakin menarik perhatian
masyarakat secara luas.
Jenis-Jenis Poster
Meski pengertian poster pada dasarnya sama saja, yakni sebagai bentuk pemberitahuan
kepada khalayak umum. Namun terdapat berbagai jenis poster yang umumnya beredar.
Jenis-jenis ini dibedakan berdasarkan isi dan/atau tujuan dari pembuatan poster itu sendiri.
Berikut adalah daftar jenis poster yang sudah banyak dikenal dalam masyarakat:
1. Jenis Poster Berdasarkan Isi
Poster dapat dibedakan berdasarkan isi yang dimuat di dalamnya. Informasi yang
disampaikan dalam poster merupakan hal yang sangat penting dan menjadi hal yang paling
ditonjolkan. Poster jenis ini menjelaskan mengenai sebuah informasi, bukan kegiatan.
Adapun jenis poster menurut kategori ini di antaranya:
• Poster niaga, yaitu poster yang dibuat dengan tujuan untuk menawarkan barang
dan/atau jasa.
• Poster layanan masyarakat adalah poster yang memuat informasi untuk mengedukasi
masyarakat secara umum tentang suatu hal. Misalnya poster tentang bahaya merokok
atau poster tentang keluarga berencana (KB).
• Poster kegiatan, merupakan media untuk memberitahukan tentang suatu kegiatan
yang akan diselenggarakan.
• Poster pendidikan, yakni poster yang memiliki tujuan untuk mendidik masyarakat.
Biasanya berhubungan dengan dunia pendidikan dan dipasang di sekolah-sekolah.
2. Jenis Poster Berdasarkan Tujuan
Penekanan pada jenis poster ini adalah pada tercapainya tujuan dari si pembuat poster.
Berbeda dengan jenis sebelumnya yang lebih mengedepankan pada penyampaian informasi.
Contoh dari jenis poster yang berdasar pada tujuan antara lain:
• Poster kampanye adalah jenis poster yang mudah ditemukan menjelang pemilihan
umum. Digunakan untuk menarik simpati masyarakat terhadap partai politik serta
calon yang akan maju dalam pemilihan umum.
• Poster ‘cheesecake’ adalah sebutan untuk poster yang digunakan untuk menarik
perhatian dan minat publik. Misalnya seperti ajakan untuk menjadi penyanyi, artis,
model, dan sebagainya.
• Poster film yaitu poster yang dibuat khusus untuk mempromosikan suatu film yang
tengah ditayangkan di bioskop.
• Poster buku dan/atau komik memiliki pengertian yang sama dengan poster film.
Kesamaan tersebut yaitu untuk mempopulerkan suatu buku atau komik yang dijual di
toko buku.
• Poster propaganda yaitu poster yang berisikan kalimat yang bertentangan dengan
pemerintahan berwenang. Pada masa penjajahan, jenis poster ini digunakan untuk
meningkatkan semangat juang rakyat. Namun pada masa sekarang, poster propaganda
dapat dikategorikan sebagai sebuah tindakan makar.
• Poster ‘dicari’ (dalam Bahasa Inggris poster ‘wanted’) merupakan jenis poster
memuat informasi penjahat yang tengah menjadi buronan, orang hilang, atau bahkan
mengenai lapangan pekerjaan.
• Poster riset yaitu poster yang bertujuan untuk menginformasikan mengenai sebuah
kegiatan riset. Sehingga dapat menarik minat para akademisi untuk datang dan
meramaikan kegiatan tersebut.
• Poster afirmasi adalah poster yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada
yang membaca, misalnya tentang kepemimpinan.
• Poster komersial memiliki pengertian yang sama dengan poster niaga, yaitu untuk
mempromosikan suatu produk agar semakin dikenal masyarakat dan meningkatkan
angka penjualan.
Nah, poster merupakan media iklan yang sudah ada sejak manusia mengenal tulisan. Sejak
dulu pengertian poster selalu sama, untuk menyampaikan informasi kepada khalayak ramai.
Dulunya poster ditempel di alun-alun atau pusat keramaian suatu kota agar bisa dibaca oleh
masyarakat luas. Kini pun tak jauh berbeda, karena fungsi poster masih belum tergantikan.
Syarat Membuat Poster
Melihat fungsinya yang beragam namun berfokus pada penyampaian pesan yang efektif,
maka membuat poster memerlukan perancangan yang matang. Terdapat beberapa syarat yang
dapat dipenuhi untuk membuat poster yang sukses. Syarat-syarat tersebut adalah:
1. Menentukan Topik & Tujuan
Topik yang berkesinambungan dengan tujuan adalah langkah pertama yang harus dilakukan.
Kita harus menentukan tema berdasarkan pesan yang ingin disampaikan agar poster efektif.
Berdasarkan tema dan tujuan yang telah disiapkan tersebut kita mulai dapat memikirkan
bentuk visual dan kata yang digunakan untuk membuat poster tersebut.
2. Membuat Kalimat Singkat dan Mudah Diingat
Fungsi poster adalah mengirim pesan kepada orang yang melihatnya, sehingga setiap kata
yang ada haruslah mudah dipahami dan berkesan. Dengan melihat kalimat yang berkesan,
orang akan mengingatnya dengan mudah dan dapat menempel terus dipikirannya.
3. Menggunakan Gambar
Mengapa harus menggunakan gambar? Karena gambar adalah salah satu penyampai pesan
yang paling menarik. Sehingga poster haruslah menggunakan gambar untuk mencapai salah
satu tujuannya, yaitu menyampaikan pesan dengan jelas dan menarik. Sehingga poster akan
mengundang perhatian dan menarik minat baca yang melihatnya.
Rasio atau proporsi gambar dan kata harus disesuaikan dengan tema dan tujuan yang
dimaksud. Poster juga dapat memuat gambar bercerita atau komik didalamnya. Namun esensi
poster harus tetap ada, yaitu menyampaikan suatu pesan dengan jelas, singkat dan menarik.
4. Menggunakan Media yang Tepat
Pemilihan media poster dilakukan dengan cara menyesuaikan tempat poster akan diletakan.
Jika poster akan diletakan pada papan baliho, seperti yang sering kita lihat dijalan, maka
media yang cocok adalah kain atau bahan sejenisnya. Jika poster diletakan di dinding yang
tidak terekspos langit (kemungkinan hujan) maka poster cukup menggunakan kertas.
Berbicara media, tidak akan lepas terhadap alat pembuatannya juga. Poster dapat dibuat
dengan cara manual atau menggambarnya dengan tangan. Namun untuk hari ini, kebanyakan
orang lebih banyak menggunakan alat bantu komputer untuk merancangnya, kemudian
dicetak (diprint) atau disablon (cetak manual) pada medianya.
Penggunaan teknik menggambar manual akan menyulitkan kita untuk melakukan revisi
setelah poster sudah terlanjur dibuat. Sementara menggunakan alat bantu komputer akan
memudahkan revisi yang harus dilakukan.
Alat dan Bahan Membuat Poster
Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat poster cukup generik atau mudah ditemui
dan dapat digunakan untuk membuat karya seni lain pula. Beberapa alat dan bahan yang
dapat digunakan adalah:
1. Pensil Gambar. Pensil digunakan untuk membuat sketsa untuk kemudian ditebalkan oleh
ballpoint dan diwarnai oleh cat poster.
2. Digunakan untuk membuat garis luar yang diperlukan.
3. Kuas Lukis. Kuas adalah alat untuk membubuhkan cat poster yang berbentuk cairan kental
seperti cat lukis pada umumnya.
4. Cat Poster. Cat poster adalah cat khusus yang dibuat untuk membuat poster, karenanya cat ini
saturasi warnanya lebih terang dan mencolok untuk mempermudah tercapainya poster yang
mencolok dan menarik perhatian.
5. Meskipun komputer dapat mengganti semua alat menggambar manual diatas, namun
biasanya poster yang baik diawali oleh sketsa manual atau menggunakan teknik gabungan
manual dan penggunaan alat bantu komputer.