0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan8 halaman

Rangkaian Push Button Arduino Uno

Diunggah oleh

irmaanggraini2956
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan8 halaman

Rangkaian Push Button Arduino Uno

Diunggah oleh

irmaanggraini2956
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : IRMA SUCI JOB 5 Tgl : 19 Agustus 2022

Kelas : XI TEI PUSH BUTTON Diperiksa :


JOB :5 Nilai : 90

I. Tujuan Praktikum

1. Peserta didik dapat merangkai rangkaian push button menggunakan Arduino Uno
ATmega328

2. Peserta didik dapat memprogram rangkaian push button menggunakan software Arduino
IDE

3. Peserta didik dapat menganalisis cara kerja rangkaian push button pada Arduino Uno
ATmega328

II. Teori Singkat

Push button adalah satu komponen elektronika yang dapat memutus dan mengalirkan
arus listrik dalam suatu rangkaian project Arduino. Dimana pemutusan dan pengaliran ini
terjadi karena prinsip pengalihan dari satu konduktor ke konduktor lain. Caranya dengan
pengoperasian langsung secara manual oleh pengguna Biasanya push button ini digunakan
untuk memicu jalannya suatu perangkat output seperti relay, buzzer, LED, maupun yang
lainnya. Bahkan kerennya lagi, push button juga dapat dipadukan dengan software Matlab
maupun database website.

Cara Kerja Push Button

Pada dasarnya, prinsip kerja push button adalah pemutus dan penyambung aliran listrik.
Namun dalam hal ini, ia tak bersifat mengunci. Jadi ia akan kembali ke posisi semua saat
selesai ditekan. Saat push button ditekan, ia menjadi bernilai HIGH dan akan menghantarkan
arus listrik. Sedangkan apabila dilepas, maka ia bernilai LOW dan memutus arus listrik.

Namun cara kerja saklar push button kadang berbeda tergantung dari jenisnya. Apakah ia
termasuk NO atau NC.

Macam-Macam Push Button Arduino


Macam macam saklar push button yang umum adalah sebagai berikut:

1. Push Button NO (Normally Open)

Jenis push button ini akan menyambungkan arus listrik saat ditekan, dan akan kembali
seperti semula saat dilepas. Fungsi push button NO biasanya untuk membuat tombol
mulai atau start.

2. Push Button NC (Normally Close)

Fungsi push button NC adalah kebalikan dari NO dan sering disebut sebagai tombol
emergency atau stop. Dalam kondisi awal, ia bersifat mengalirkan arus listrik. Sehingga
pada saat ditekan, ia akan memutus arus listrik. Serta kembali ke posisi semua apabila
dilepas.

3. Push Button Perpaduan NO dan NC

Untuk jenis yang satu ini memiliki empat kaki terminal kontak. Dimana pada saat tombol
ditekan, maka sepasang terminal kontaknya akan berada dalam NC, sedangkan dua
lainnya NO. Sehingga apabila push button ditekan lagi untuk yang kedua kalinya, maka
akan terjadi sebaliknya. Sampai sini kamu sudah paham kan fungsi push button NO dan
NC.

III. Gambar Kerja


IV. Alat dan Bahan

 Laptop/PC

 Arduino Uno

 Handphone

 LED Hijau dan LED Merah

 2 buah Resistor 220 Ω

 2 buah Resistor 10k Ω

 Pushbutton

 Project Board

 Jumper/Kabel Penghubung

V. Keselamatan dan Kesehatan Kerja

 Berdo’a sebelum memulai kegiatan praktikum

 Pastikan meja dan peralatan praktikum berada dalam kondisi aman, tidak
basah/kotor.

 Pastikan multimeter berfungsi dengan benar

 Bacalah dan pahami petunjuk/tugas praktikum pada setiap lembar kegiatan.

VI. Langkah Kerja

1. Menyiapkan alat dan bahan


2. Menyiapkan gambar kerja

3. Rangkailah rangkaian pada project board sesuai pada gambar kerja

4. Hubungkan 1 kaki push button dengan 1 kaki resistor dan pin 4 arduino

5. Hubungkan kaki push button yang lain pada Vcc dan kaki resistor yang lain pada
GND

6. Hubungkan kaki anoda LED1 ke pin 2 arduino melalui resistor 220 Ω, kaki katoda
dihubungkan ke GND pada Arduino

7. Hubungkan kaki anoda LED2 ke pin 3 arduino melalui resistor 220 Ω, kaki katoda
dihubungkan ke GND pada arduino

8. Buatlah program push button sesuai dengan rangkaian yang sudah dirangkai,

9. Upload program dan amati hasilnya

10. Kemudian isilah tabel berikut ini

Gambar Rangkaian
Program

#define led1 2 // mendefinisikan bahwa led 1 disambungkan pada pin nomor 2 arduino

#define led2 3 // mendefinisikan bahwa led 2 disambungkan pada pin nomor 3 arduino

#define pb 4 // mendefinisikan bahwa push button dihubungkan pada pin nomor 4 arduino

void setup() // merupakan format program utama

pinMode(led1,OUTPUT); // untuk mengkonfigurasikan bahwa led1 merupakan sebuah output

pinMode(led2, OUTPUT); // untuk mengkonfigurasikan bahwa led2 merupakan sebuah output

pinMode(pb,INPUT); // untuk mengkonfigurasikan bahwa push button merupakan sebuah inout.

void loop() // merupakan format program utama

int kondisi; // menjelaskan bahwa kondisi tersebut bertipe data integer

kondisi = digitalRead(pb); // kondisi tersebut didapatkan dari hasil pembacaaan nilai pada push
button.

if(kondisi==HIGH) // menjalankan pernyataan jika kondisi tersebut dalam keadaan menyala.

for(int n = 0; n<=5; n++) // merupakan fungsi untuk pemrograman berulang dimana nilai
tersebut bertipe data integer dimana nilai n dimulai dari 0 dan kurang dari 5, dan setiap kenaikan
nilai n bertambah 1

digitalWrite(led1,HIGH); // mengatur tegangan menjadi 5v sehingga LED1 dalam keadaan


menyala digitalWrite(led2,LOW); // mengatur tegangan menjadi 0v sehingga LED2 dalam
keadaan tidak menyala.

delay(500); // penundaan waktu atau jeda antar led1 dan led 2 adalah 0.5 sekon.

digitalWrite(led1,LOW); // mengatur tegangan menjadi 0v sehingga LED2 dalam keadaan tidak


menyala.

digitalWrite(led2,HIGH); // mengatur tegangan menjadi 5v sehingga LED1 dalam keadaan


menyala

delay(500);// penundaan waktu atau jeda antar led1 dan led 2 adalah 0.5 sekon.

else // merupakan fungsi yang menjalankan pernyatan yang bertolak belakang dengan kondisi if

digitalWrite(led1,HIGH); // mengatur tegangan menjadi 5v sehingga LED1 dalam keadaan


menyala

digitalWrite(led2,HIGH); // mengatur tegangan menjadi 5v sehingga LED2 dalam keadaan


menyala

delay(500); // kedua lampu tersebut akan mati selama 0.5 sekon

digitalWrite(led1,LOW); // mengatur tegangan menjadi 0v sehingga LED1 dalam keadaan tidak


menyala.

digitalWrite(led2,LOW); // mengatur tegangan menjadi 0v sehingga LED2 dalam keadaan tidak


menyala.

delay(500); // kedua lampu tersebut akan mati selama 0.5 sekon

}
}

Dokumentasi Hasil Percobaan Keterangan

Ketika LED menyala secara bersamaan

Ketika LED menyala secara bergantian


VII. Kesimpulan

Kedua lampu led tersebut akan menyala bersamaan secra terus menerus dampai
pada saat push button ditekan, lampu tersebut akan menyala dan mati secara bergantian
selama 5 kali perulangan, dan setelah itu akan kembali pada posisi semula yaitu, menyala
dan mati secra bersamaan secara terus menerus. Kondisi lampu menyala secara
bergantian hanya akan bisa berjalan ketika push button yang ada pada rangkaian tersebut
ditekan.

Anda mungkin juga menyukai