Doc.
No PJL – HSE – PR – 022
PROSEDUR WORKING AT HEIGHT Rev. No 0
Page 1/6
Date 06 JANUARI 2024
SOP WORKING at HIGHT
Dibuat oleh :
05 Januari 2024
M. Isro Farisi HSE
Disetujui oleh :
Direktur Utama
Joko Priyono 05 Januari 2024
Doc. No PJL – HSE – PR – 022
PROSEDUR WORKING AT HEIGHT Rev. No 0
Page 1/6
Date 06 JANUARI 2024
1.0. JUDUL
Bekerja di ketinggian
2.0. TUJUAN
Tujuan dari prosedur ini adalah untuk menyediakan keamanan bagi pekerja
pada saat bekerja di ketinggia.
3.0. CAKUPAN
Prosedur ini menjelaskan kontrol untuk bekerja di ketinggian dan penilaian
risiko yang terkait.
4.0. APLIKASI
Prodesur ini berlaku bagi karyawan PT. Primaco Jaya Larasindo.
5.0. DEFINISI
Titik Jangkauan
Titik aman berdasarkan garis batas , tali koneksi, atau peralatan mengurangi
Pengikat
Suatu perangkat / alat pengikat yang di ikatkan pada tubuh secara
keseluruhan.
Tali Koneksi
Sebuah tali yang terbuat dari nilon atau kawat baja yang berfungsi untuk
melindungi pekerja
Garis Batas
Pada bagian ujung tali di ikatkan ke bagian atas yang mampu menahan
beban 2.228 Kg (5000 pound) dari bobot mati kemudian ujung tali lainnya di
ikatkan ke bagian tubuh.
Sisi terbuka dan tertutup
Pada sisi bagian luar platform diberi pembatas / handrail yang kuat dengan
jarak 36 cm dari sisi horisontal sepanjang yang dibutuhkan dan tinggi
pembatas / handrail adalah satu meter (minimal).
Garis pembatas atau Rel pendukung
Suatu alat yang berfungsi sebagai penahan bagi pekerja dengan posisi
horisontal. Alat ini berfungsi bila pekerja tersebut jatuh yaitu dengan
mengunci secara otomatis. Alat ini ini bisa digunakan pada saat dibutuhkan.
Doc. No PJL – HSE – PR – 022
PROSEDUR WORKING AT HEIGHT Rev. No 0
Page 1/6
Date 06 JANUARI 2024
Pegangan Tali ( Penahan )
Alat ini bekerja secara otomatis bila ada tegangan tiba-tiba yang diakibatkan
gaya tarik kebawah (pekerja jatuh). Kebutuhan panjang tali disesuaikan
dengan ketinggian lokasi kerja. Tali utama mempunyai panjang 1,2 M untuk
pekerjaan ketinggian 2 Meter. Bila ada pekerjaan diatas 5 Meter maka
ditambahkan memakai tali cadangan (absorber rope).
Perlengkapan Keamanan
Perlangkapan keamanan yang telah disetujui didesain untuk keamanan bagi
anggota tubuh pekerja. Cara penggunaan perlengkapan tersebut adalah di
ikatkan pada bagian pinggang yang kemudian dikaitkan pada bagian dada,
pinggul, bahu dan paha.
Perancah
Sebuah perancah yang berfungsi sebagai pendukung struktur platform
dimana kebutuhan perancah disesuaikan dengan pekerjaan dan ketinggian.
Bekerja di Ketinggian
Posisi pekerjaan ketinggian dengan akses naik-turun dapat mengakibatkan
seseorang / pekerja jatuh yang dapat mengakibatkan luka pada pekerja
tersebut atau orang lain.
Sistem Peringatan
Sebuah papan peringatan diletakkan pada area kerja untuk memberi
peringatan bahawa ada kegiatan pekerjaan yang sedang berlangsung. Atau
bisa ditambahakan juga tali pembatas / baricade sebagai alat peringatan
tambahan.
Berjalan / Bekerja di area permukaan pekerjaan
Disetiap pekerjaan baik itu posisi tegak lurus atau horisontal yang melintasi
di atas permukaan atau berjalan diatasnya haruslah diberi tanda peringatan.
6.0 Persyaratan Umum
Setiap pekerja yang bekerja ketinggian 2 Meter atau lebih wajib
menggunakaan alat pelindung diri yaitu Safety Full Body Harness.
Pekerja harus memeriksa dan memastikan alat pelindung diri dalam
kondisi bagus.
Peralatan perlindungan jatuh sedapat mungkin panjang tali minimal 2
Meter atau lebih kurang.
Hasil rekayasa dapat diperoleh dalam suatu perancangan dan
memverifikasi poin tertentu agar sistem standar keamanan dapat
dijalankan dengan baik.
Tali penghubung keamananan digunakan untuk melindungi agar tidak
jatuh. Tidak diperkenankan tali penghubung keamanan dikaitkan ke
bagian tubuh pekerja itu sendiri.
Doc. No PJL – HSE – PR – 022
PROSEDUR WORKING AT HEIGHT Rev. No 0
Page 1/6
Date 06 JANUARI 2024
Perlengkapan penyelamatan dan perlengkapan penyelamatan arah vertikal
harus tersedia..
Alat pelindung jatuh tidak boleh dipakai untuk yang lainnya (harus
digunakan pada fungsinya).
Sebuah penilaian resiko harus dilakukan pada bekerja di ketinggian.
Pada saat bekerja di ketinggian, pastikan peralatan dan alat – alat harus
dalam keadaan aman.
7.0 Mekanisme Kontrol
Di setiap bekerja di ketinggian diperlukan penilaian resiko agar memberikan
perlindungan bagi pekerja dan disekitarnya. Namun jika ada perangkat /
peralatan jatuh maka diperlukan tenaga yang terlatih dan berkompeten di
bidangnya.
Kontraktor harus bertanggung jawab untuk mengadakan pelatihan dan
kompetensi bagi karyawan untuk melakukan tugas sesuai dengan standar
yang berlaku sebagai bukti dokumentasi yang akan diserahkan kepada
petugas K3L sebelum memulai pekerjaan ketinggian
Untuk menghindari seseorang jatuh maka diperlukan perangkat atau alat
pelindung diri yaitu full body harness. Penggunaan full body harness harus
disesuaikan dengan lokasi kerja ketinggian dan wajib menggunakan tali
penghubung yang ganda.
Pengait tali penghubung di kaitkan secara bersamaan atau posisi berbeda.
Tidak di ijinkan pengait (hook) hanya di ikatkan dalam posisi tali temali. Bila
bekerja dalam posisi lebih dari 5 Meter maka wajib menggunakan tali
tambahan yaitu tali absorber.
Full body harness atau peralatan pelindung diri harus sesuai prosedur. Untuk
tindakan pengendalian pada saat bekerja di ketinggian maka diperlukan
pengawasan untuk memastikan pekerja memakainya.
Namun bila ada kemungkinan pekerja tidak memakai full body harness maka
diperlukan perlengkapan tambahan yaitu jaring atau busa yang tebal yang
ditempatkan sekitar area kerja.
Bahan tali harus terbuat dari serat sintetis dan kapas. Tali penghubung
dibuat dengan panjang minimal 1,2 Meter dan mampu menahan beban
minimal 3000 pounds (1360 kilogram) akan tetapi tali tersebut harus
mempunyai daya tarik 5000 pounds (2268 kilogram)
Doc. No PJL – HSE – PR – 022
PROSEDUR WORKING AT HEIGHT Rev. No 0
Page 1/6
Date 06 JANUARI 2024
8.0. Sarana Pengendalian Tetap
8.1. Pagar / Pegangan Tangan
Pagar dan pegangan tangan adalah sistem perlindungan yang dibuat 900mm
sampai 1100mm dari permukaan berdiri. Bahan pagar dan pegangan tangan
beserta pelindung kaki harus dapat menahan beban sekitar 0,55 Kn (±55 Kg
atau 120 pounds).
Pintu akses harus dalam keadaan tertutup dan dibuka oleh pekerja yang
akan masuk ke area kerja tersebut.
8.2. Panggung Permanen / Tempat jalan
Sebuah platform standar direkayasa secara permanen dengan pegangan
tangan melekat pada struktur permanen (platform kerja atau akses cara
dapat digunakan).
9.0. Sarana Perlindungan Sementara
Ketika alat permanen perlindungan jatuh seperti pagar, pegangan tangan,
platform tetap dan sistem penangkapan jatuh permanen maka diperlukan
perlindungan sementara untuk melindungi pekerja dari jatuh atau cedera.
Sarana perlindungan sementara harus disediakan.
9.1. Mobile Platform
Sebuah rekayasa platform (pangggung) diperlukan apabila platform yang
dibutuhkan sesuai area kerja.
9.2. Scaffolding / Perancah
Perancah (Scaffolding) terdiri dari pipa, frame, tangga dan platform yang
dibuat dari bahan yang ringan. Perancah (scaffolding) dibuat sesuai dengan
prosedur yang berlaku, diperlukan juga syarat tambahan untuk prosedur
perancah (scaffolding).
9.3. Platform Mekanik untuk Pekerjaan Ketinggian
Paltform ini dipergunakan untuk perawatan gedung tinggi.
9.4. Tangga / Ladders
Tangga portabel terdiri dari anak tangga dan tangga sambungan.
Pada umumnya tangga harus:
Aman dan di ikatkan pada struktur bangunan dengan di ikat pakai tali.
Posisikan / letakkan kaki tangga pada dasar
Tidak untuk digunakan dekat Pengguna listrik atau pengelasan, jika
tangga berbahan logam
diperiksa sebelum digunakan,
diposisikan pada rasio 4:1, dan akan diperiksa secara teratur dan
dibawa keluar dari layanan jika devective.
Doc. No PJL – HSE – PR – 022
PROSEDUR WORKING AT HEIGHT Rev. No 0
Page 1/6
Date 06 JANUARI 2024
9.5. Akses tali industri
Sebuah sistem akses tali industri menggunakan dua titik terpisah
jangkar, dua tali, dan peralatan akses spesialis dapat digunakan oleh orang
yang terlatih yang kompeten.
Catatan: Izin untuk digunakan diperlukan untuk setiap kesempatan ketika
menggunakan akses tali industri.
9.6. Angker Poin
Untuk angker poin, peralatan akan independen dari titik lain yang
digunakan untuk mendukung atau menangguhkan platform. Angker poin
harus mampu mendukung minimal 5000 pound per orang bergantung atau
3600 pound jika disetujui oleh orang yang memenuhi syarat. Hook crane
harus dikunci dan menandai keluar dari layanan. Saat menyiapkan cek tali
dengan teknisi atau orang yang kompeten untuk memastikan bahwa poin
anchorage akan mendukung berat beban yang diharapkan.
9.7. Bekerja di akses ketinggian dan daerah rendah
PT. Primaco Jaya Larasindo memiliki komitmen untuk mencapai
tingkat tertinggi jatuh dari ketinggian. Konsisten dengan komitmen ini, PT.
Primaco Jaya Larasindo akan berusaha untuk melebihi standar minimum dari
undang-undang dan kode praktek.
Ketika karyawan bekerja menggunakan peralatan yang lebih dari
standart, mereka akan dilindungi dari resiko jatuh.
PT. Primaco Jaya Larasindo melakukan audit standar dari tempat
kerja yang ada dan akan terus mengidentifikasi bahaya, mengakses risiko ini,
dan menyatakan tindakan pengendalian telah sesuai, diikuti dengan
pemantauan yang teratur. Kami akan meninjau prosedur untuk
memverifikasi bahwa proses bekerja berlangsung secara efektif dan bahaya
risiko telah dikelola dan tindakan pengendalian dilaksanakan. Hirarki kontrol
bahaya ini dapat diidentifikasi, antara lain:
Eleminasi: Bila memungkinkan, menghapus kebutuhan untuk
menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan di ketinggian
Pergantian: Selesaikan tugas di lokasi atau cara kurang berbahaya
(bangunan sebanyak struktur di tanah dalam preferensi untuk di
ketinggian atau penggunaan.
Isolasi: mengisolasi bahaya atau berbahaya yang (menginstal
pegangan tangan, perlindungan tepi, kandang, tangga