Jadi kamu memutuskan untuk belajar Java..
Kamu harus simak artikel ini sampai selesai agar tetap termotivasi untuk balajar Java hingga menjadi ahli Java.
Pada artikel ini, kita akan membahas:
“Apa itu Java?”
“Asal usul Java dari mana?”
“Mengapa sih belajar Java?”
“Bagaimana Cara mulai Belajar Java?”
Mari kita mulai…
Apa itu Java?
Java adalah bahasa pemrograman yang dibuat oleh James Gosling.
Sintaks Java mirip seperti C/C++, karena Java banyak terinspirasi dari kedua bahasa ini.
Java dirancang untuk tujuan umum (general-purpose) dan sepenuhnya menganut paradigma OOP (Object
Oriented Programming).
OOP adalah paradigma pemrograman yang berbasis pada objek. Setiap kita membuat program, maka
wajib hukumnya membuat objek terlebih dahulu.
Ya.. namanya juga OOP, program yang berorientasikan objek.
Namun, jangan khawatir..
Jika kamu belum tahu apa-apa tentang OOP, saya tidak akan menggunakan pendekatan OOP dalam
menjelaskan Java di tutorial ini.
Saya akan menggunakan pendekatan prosedural, yang notabene lebih mudah dipahami pemula.
Emang bisa?
Java kan sepenuhnya menganut OOP.
Ya bisa-bisa saja, meski terkesan dipaksakan. Namun, menurut saya inilah cara terbaik untuk
mengenalkan Java kepada pemula.
Oke..
Sekarang mari kita bahas:
Sejarah Singkat Java
Proyek pengembangan Java dimulai pada tahun 1991 oleh James Gosling, Mike Sherida, dan Patrick
Naughton.1
Awalnya Java bernama Oak, nama ini diambil dari nama pohon yang berada di dekat kantor James
Gosling.
Lalu namanya diubah menjadi Green.
Pada akhirnya, diubah lagi menjadi Java.
Nama Java dipilih karena si Gosling terinspirasi dari asal-usul kopi yang diminumnya, yakni Pulau Jawa.
Oleh sebab itu logo Java itu bentuknya seperti secangkir kopi..
Versi dan Perkembangan Java
Java versi pertama (1.0) dirilis pada tahun 1996. Berikut ini tabel versi Java dari tahun ke tahun.
Versi Tanggal Rilis
JDK Beta 1995
JDK 1.0 January 23, 1996
JDK 1.1 February 19, 1997
J2SE 1.2 December 8, 1998
J2SE 1.3 May 8, 2000
J2SE 1.4 February 6, 2002
J2SE 5.0 September 30, 2004
Java SE 6 December 11, 2006
Java SE 7 July 28, 2011
Versi Tanggal Rilis
Java SE 8 March 18, 2014
Java SE 9 September 21, 2017
Java SE 10 March 20, 2018
Java SE 11 September 25, 2018
Java SE 12 March 19, 2019
Java SE 13 September 17, 2019
Java SE 14 March 17, 2020
Java SE 15 September 15, 2020
Apa itu JDK, J2SE, Java SE, dan Java EE?
JDK adalah singkatan dari Java Development Kit. JDK berisi tools, library, dan API yang kita perlukan
untuk membuat program dengan Java. Termasuk di dalamnya juga ada JVM.
Nah, si JDK ini punya beberapa edisi.. ada Java SE (Standart Edition), Java EE (Enterprise Edition), dan
Java ME (Micro Edition).
Java SE atau J2SE adalah Java yang digunakan untuk membuat aplikasi standar seperti aplikasi desktop
dan command line (CLI).
Sedangkan Java EE adalah edisi enterprise yang digunakan untuk membuat aplikasi enterprise seperti
dalam Bank, Industri, dll. Namun, Java EE sekarang sudah berubah nama menjadi Jakarta EE.
Lalu, Java ME adalah Java versi mungil yang digunakan untuk membuat aplikasi mobile, micro
controller, sensor, dll.
Jika kamu pernah pakai HP Nokia sebelum adanya HP Android, di sana kebanyakan aplikasinya dibuat
dengan Java ME.
1. Java Bersifat General-purpose
Java itu bahasa yang general-purpose, artinya Java tidak hanya dipakai untuk membuat program yang
spesifik saja.
Kalau diibaratkan, Java itu seperti kunci inggris yang bisa membuka berbagai macam ukuran buat dan
mur.
Sedangkan kunci-kunci yang lainnya hanya bisa membuka buat ukuran tertentu saja.
Sebagai Contoh.. ada bahasa SQL yang khusus untuk melakukan query data.
Mau bikin tampilan aplikasi desktop pakai SQL?
Mana bisa.
Sedangkan Java, bisa dipakai untuk membuat berbagai macam aplikasi.
Mau bikin aplikasi desktop.. ✅ bisa;
Mau bikin aplikasi android.. ✅ bisa;
Mau bikin aplikasi web.. ✅ bisa;
Jadi punya ilmu Java itu menguntungkan. Selain berguna untuk membuat berbagai macam aplikasi, Java
juga banyak dipakai di perusahaan.
2. Java itu Cross-platform
Cross-platform artinya bisa berjalan di atas platform yang berbeda beda.
Java bisa digunakan di berbagai macam platform, bisa di Linux, Windows, dan MacOS.