Anda di halaman 1dari 34

PEMROGRAMAN DASAR MENGGUNAKAN JAVA

Makalah ini disusun sebagai tugas mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi Dosen pengampu : Septia Lutfi,S.Kom, M.Kom

Oleh Dyah Ayu Wulandari 1102412106

KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2013

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dunia ke dalam teknologi yang sangat canggih, karena dari masa ke masa teknologi semakin mengalami perkembangan yang signifikan. Semakin bsanyak manusia yang sudah memanfaatkan teknologi tersebut. Pemanfaatan teknologi ini tidak hanya dalam bidang kerja, dalam bidang pendidikan juga sudah mulai banyak yang memanfaatkan teknologi canggih dalam proses belajar mengajar dalam kelas, bidang hiburan dan industri juga telah memanfaatkan teknologi untuk proses berlangsungnya kegiatan atau aktivitas yang dikerjakan dalam bidangnya masing-masing.
Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling yang pada saat itu masih bergabung di

Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasiaplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web. (http://id.wikipedia.org/wiki/Java). pemrograman yang kita inginkan. Oleh sebab itu, java dapat menciptakan berbagai

BAB II PEMBAHASAN B. Pengertian Java Java adalah sebuah bahasa pemrograman pada komputer sama seperti pendahulunya c++ . Bahasa pemrograman ini dikembangkan oleh Sun microsystems yang dikembangkan pada tahun 1995 .Awalnya java diciptakan pada tahun 1991 oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan , James Gosling dan Bill Joy beserta programer dari Sun Microsystems . Uniknya nama java diambil dari nama pulau jawa ( bahasa inggris dari jawa ) karena James Gosling " Bapak Java " menyukai kopi tubruk yang berasal dari pulau Jawa . Jadi kita perlu berbangga menjadi warga negara Indonesia. Java sendiri merupakan bahasa pemrograman yang berbasis objek , maksudnya adalah semua aspek yang terdapat pada java adalah objek sehingga sangat memudahkan untuk mendesain, membuat dan mengembangkan program java dengan cepat . Kelebihan ini membuat program java menjadi mudah untuk digunakan oleh banyak orang . Bahasa pemrograman ini juga dapat digunakan oleh banyak sistem operasi , seperti : Microsoft Windows, Linux, Mac OS, dan Sun Solaris ( Multiplatform ) . Menurut definisi dari Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Kita lebih menyukai menyebut Java sebagai sebuah teknologi dibanding hanya sebuah bahasa pemrograman, karena Java lebih lengkap dibanding sebuah bahasa pemrograman konvensional. Teknologi Java memiliki tiga komponen penting, yaitu: Programming-language specification Application-programming interface Virtual-machine specification

C. Kelemahan dan Kelebihan Java Bahasa sangat penting karena bahasa membentuk cara kita berfikir dan menentukan apa yang dapat kita fikirkan. Bahasa pemograman atau java dimana pada saat kita menjalankan aplikasi

dengan java tersebut, kita dapat menjalankannya hampir di semua komputer dan perangkat lain yang support dengan java, dengan sedikit perubahan atau tanpa perubahan sama sekali dalam kodenya. Saat ini java menjadi sebuah bahasa pemograman yang populer dan dimanfaatkan secara luas untuk pengembangan perangkat lunak. Bahasa pemograman atau java ini seringnya digunakan pada ponsel feature dan ponsel smartphone atau ponsel pintar. Di tengah populernya java dikalangan masyarakat, java memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut kelebihan dan kekurangan yang ada dalam java atau bahasa pemograman. Kelebihan Java yang pertama tentu saja multiplatform. Java dapat dijalankan dalam beberapa platform komputer dan sistem operasi yang berbeda. Hal ini sesuai dengan slogannya yaitu tulis sekali, jalankan dimanapun. Selanjutnya yang kedua adalah OOP atau Object Oriented Programming. Java memiliki library yang lengkap. Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi. Kelebihan java yang lain yaitu, bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer. Di dalam java juga terdapat pengumpulan sampah otomatis, ini merupakan fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas). Kelebihan inilah yang membuat java ada dalam ponsel feature dan ponsel smartphone. Di tengah populernya bahasa pemograman ini, tentu java juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya yaitu terletak pada slogan java itu sendiri tulis sekali, jalankan dimanapun. Dalam slogan tersebut ternyata tidak sepe nuhnya benar, karena ada beberapa hal yang harus disesuaikan jika java dijalankan pada platform yang berbeda. Kekurangan yang

selanjutnya terletak pada java adalah mudah untuk didekompilasi yaitu proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Hal ini memungkinkan terjadi pada Java karena berupa bytecode yang menyimpan bahasa tingkat tinggi. Hal ini terjadi pula pada platform, NET dari Microsoft sehingga program yang dihasilkan mudah dibajak kodenya karena sulit untuk disembunyikan. Selanjutnya yaitu penggunaan memori yang cukup banyak, penggunaan memori untuk java jauh lebih besar dibandingkan dengan bahasa tingkat tinggi dari generasi sebelumnya. D. Dasar Bahasa Pemrograman Java Untuk memulaibahasa pemrograman java dasar di perlukan beberapa persiapan antara lain : 1. Java Development Kit versi 1.6 keatas. Java Development Kit merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan proses kompilasi dari kode java menjadi bytecode yang dapat dimengerti dan dapat dijalankan oleh java runtime environtment. 2. Java Runtime Environtment Java Runtime Environtment merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibangun menggunakan java. Versi JRE harus sama atau lebih tinggi dari JDK yang digunakan untuk membangunaplikasi agar aplikasi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. 3. NetBeans IDE NetBeans IDE merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk membangun perangkat lunak yang lain. NetBeans IDE dapat digunakan untuk membangun perangkat lunak berbasis java Standard Edition, Java Enterprise Edition, Java Micro Edition, Java FX, PHP, C/C++, Ruby Groovy dan Python.

E. Elemen Dasar Bahasa Java 1. Statement dan Ekspresi import java.awt.Graphics; int i = 0; System.out.println("Hallo " + nama + ", Selamat Datang!");

this.isRuning = false;

Statement-statement tadi hanya bertugas melakukan suatu tugas tanpa perlu mengembalikan suatu nilai atau hasil. Statement-statement yang mengembalikan suatu nilai tersebut kita sebut ekspresi. Berikut contoh ekspresi:

int arraySize = theArray.size(); int result = x + y + z;

Dalam menulis statement tidak perlu menggunakan bentuk penulisan tertentu. Dapat saja menuliskan seluruh statement dalam satu baris walaupun hal ini sangat tidak dianjurkan. Yang paling penting untuk diingat di sini adalah bahwa whitespace (enter, spasi, dan tab) tidak mempengaruhi program, dan bahwa setiap statement harus selalu diakhiri tanda titik koma (;). Kelalaian membubuhkan titik koma pada akhir statement dapat menyebabkan program tidak dapat dikompile, atau lebih parah menyebabkan bug yang sulit ditemukan. Java juga memiliki bentuk yang disebut compound statement atau blok. 2. Komentar Komentar adalah salah satu bagian penting dalam penulisan source code program. Betapapun kita menganggap sepele komentar dalam suatu source code program, percayalah suatu saat mungkin komentar-komentar tersebut dapat menyelamatkan kita. Komentar digunakan oleh programer untuk menjelaskan bagian-bagian dari source code yang ditulisnya. Hal ini dapat membantu si programer itu sendiri maupun orang lain pada saat membaca apalagi mengembangkan atau memperbaiki source code. Java mendukung tiga jenis komentar : C++ style komentar satu baris, C style beberapa baris, dan komentar javadoc khusus.
a. Penulisan komentar pada C+ +

Komentar C++Style diawali dengan //. Semua teks setelah // dianggap sebagai komentar. Sebagi contoh,

// This is a C++ style or single line comments


b. Penulisan komentar pada C

Komentar C-style atau juga disebut komentar beberapa baris diawali dengan /* dan diakhiri dengan */. Semua teks yang ada diantara dua tanda tersebut dianggap sebagai komentar. Tidak seperti komentar C++ style, itu dapat menjangkau beberapa baris. Sebagai contoh, /* this is an exmaple of a C style or multiline comments */
c. Komentar Khusus Javadoc

Komentar javadoc khusus digunakan untuk generatisasi dokumentasi HTML untuk program java anda. Anda dapat menciptakan komentar javadoc dengan memulai baris dengan /** dan mengakhirinya dengan */. Seperti Komentar C_style, ini dapat juga menjangkau beberapa baris. Ini juga dapat terdiri atas tag-tag untuk menambahkan lebih banyak informasi pada komentar anda. Sebagai contoh, /** This is an example of special java doc comments used for \n generating an html documentation. It uses tags like: @author Florence Balagtas @version 1.2 */ Pada waktu program tersebut dikompile, maka komentar akan diabaikan oleh kompiler. Jadi komentar tidak akan mempengaruhi program dan hanya berfungsi sebagai bantuan bagi programer. Tapi ingat, kesalahan menuliskan bentuk komentar dapat menyebabkan program tidak dapat dikompile. 3. Variable dan Tipe Data Variabel dalam ilmu matematika adalah sesuatu yang menyimpan nilai yang dapat berubah-ubah. Demikian juga dalam bahasa pemrograman. Variabel dalam bahasa pemrograman adalah lokasi dalam memori di mana sebuah nilai disimpan, dan nilai tersebut dapat diubah. Setiap variabel memiliki nama, tipe, dan nilai. Untuk menggunakan variabel, pertama kita harus mendeklarasikan variabel tersebut. Informasi yang dibutuhkan dalam pendeklarasian variabel adalah tipe variabel tersebut. Tipe variabel sendiri akan kita bahas sebentar lagi. Setelah mendeklarasikan variabel, kita dapat memberi nilai kepada variabel tersebut, yang dalam bahasa pemrograman

diistilahkan dengan assignment. Jadi assignment adalah proses pemberian nilai kepada sebuah variabel. Kita dapat mendefinisikan variabel di bagian manapun dari program sama seperti statement. Namun dianjurkan pendefinisian variabel diletakkan pada awal pendefinisian metode di mana variabel tersebut digunakan. Dalam beberapa hal, kita perlu melakukan pendefinisian variabel di tempat lain untuk menyesuaikan ruang lingkup berlakunya variabel tersebut. Untuk memahami lebih jauh pendefinisian variabel dan hal-hal yang dapat dilakukan dalam mendefinisikan variabel, perhatikanlah kode berikut ini. public static void main (String[] args) { int x; // deklarasi variable biasa

int y, z; // deklarasi dua variabel bertipe sama sekaligus boolean isRunning = true; // deklarasi sekaligus assignment nilai int a = 3, b = 4; // deklarasi sekaligus assignment nilai int c, d = 6; } // deklarasi dan assignment variabel kedua

Kode tadi menunjukkan berbagai cara mendefinisikan variabel. Suatu saat mungkin akan merasakan manfaat tertentu dalam menggunakan cara-cara pendefinisian tersebut. Namun disarankan menggunakan cara biasa saja demi kerapian dan pencegahan kesalahan-kesalahan akibat kelalaian dalam penulisan program. Java memiliki tiga jenis variabel, yaitu: variabel instans, variabel kelas, dan variabel lokal. Variabel instans adalah variabel yang digunakan sebagai atribut dari sebuah objek. Instans adalah objek yang diciptakan dari sebuah kelas. Anggaplah kelas sebagai template untuk membuat objek. Variabel kelas adalah variabel yang digunakan sebagai atribut dari sebuah kelas. Berbeda dengan variabel instans, variabel kelas akan bernilai sama bagi semua instans dari kelas ybs. Variabel kelas adalah variabel yang didefinisikan dan digunakan hanya dalam sebuah metode.

Ketiga jenis variabel ini didefinisikan dengan cara yang sangat mirip tetapi variabel kelas dan instans diakses dan diassign dengan cara yang agak berbeda dibandingkan variabel lokal.Saat ini kita hanya akan memusatkan perhatian pada variabel lokal. Sebagai tambahan, tidak seperti bahasa pemrograman lain, Java tidak memiliki variabel global, yaitu variabel yang tersedia bagi semua bagian program. Dalam Java kita menggunakan variabel kelas dan instans untuk mengkomunikasikan informasi global di antara objek-objek. Hal ini disebabkan Java menganut paradigma pemrograman berorientasi objek murni, sehingga segala hal dipandang sebagai interaksi antarobjek bukan antar bagian program. Nama sebuah variabel harus diawali huruf atau garis bawah (_) atau tanda dolar ($), dan tidak boleh diawali angka. Karakter berikutnya boleh angka. Ingat kembali Java bersifat case sensitive, jadi perhatikan besar kecil huruf yang dipakai dalam nama variabel. Java juga menggunakan set karakter Unicode. Namun hal ini tidak terlalu penting untuk diketahui. Disarankan agar membuat nama variabel yang mengandung makna, sehingga memudahkan pembacaan program, misalnya goButton, cancelButton, statusLabel, dll. 4. Jenis Variabel Setiap variabel harus memiliki sebuah tipe. Tipe tersebut bisa berupa salah satu dari delapan tipe primitif Java, nama kelas atau interface, atau sebuah array. Saat ini kita hanya akan membahas tipe primitif dan tipe kelas saja. a. Tipe Primitif Java memiliki delapan jenis tipe primitif atau tipe-tipe dasar yang builtin. Tipe tersebut disebut primitif karena dibangun ke dalam sistem dan bukan benar-benar objek sehingga pemakaiannya lebih efisien. Tipe-tipe tersebut tidak bergantung pada arsitektur mesin, sehingga pemakaiannya tidak mengganggu portabilitas program. Kedelapan tipe primitif ini dijelaskan dalam Tabel berikut:

Tipe byte short int long

Ukuran 8 bits 16 bits 32 bits 64 bits

Nilai -128 to 127 -32,768 to 32,767 -2,147,483,648 to 2,147,483,647 -9,223,372,036,854,775,808 to

9,223,372,036,854,775,807 float double char boolean 32 bits 64 bits 16 bits 1 bit single precision double precision unsigned true atau false

Penting untuk diperhatikan bahwa tipe primitif dimulai dengan huruf kecil, karena ada kelas yang memiliki nama yang sama dengan tipe primitif tersebut yang disebut kelas pembungkus. b. Tipe Kelas Tipe kelas digunakan untuk menyimpan instans dari kelas atau instans subkelas dari kelas tersebut. Subkelas adalah kelas yang mewarisi sifat-sifat kelas tertentu. 5. Literal Literal adalah sebuah istilah dalam bahasa pemrograman yang berarti sesuatu nilai yang memiliki arti atau nilai sesuai dengan apa yang kita ketikkan. Misalnya kalau memberi nilai 4 pada suatu variabel bertipe int, maka nilai variabel tersebut adalah 4. Bilangan, karakter, dan string kesemuanya merupakan literal. Berikut dijelaskan beberapa jenis literal dalam Java: a. Literals Integer Literals Integer dibedakan dalam beberapa format yang berbeda: desimal (berbasis 10), heksadesimal (berbasis 16), and oktal (berbasis 8). Dalam penggunaan tipe data integer pada program, kita harus mengikuti aturan penggunaan beberapa notasi khusus. Untuk angka desimal, kita tidak memerlukan notasi khusus. Kita hanya menulis angka desimal seperti apa adanya. untuk angka heksadesimal, hal itu harus ditandai oleh 0x atau 0X. untuk oktal, ditandai oleh0. Sebagai contoh, mewakili angka 12. penulisan dalam bentuk desimalnya adalah 12, Sementara dalam heksadesimal, menjdi 0xC, dan dalam oktal, nilai tersebut ekivalen dengan 014. Default tipe data untuk integer literals adalah int. Int ditandai dengan ditampilkannya dalam 32-bit. Pada kasus-kasus tertentu anda dapat berharap untuk memaksa integer

literal untuk menjadi tipe data long dengan menambahkan karakter l or L. tipe data long ditandai oleh ditampilkannya data dalam 64-bit. Kita akan membahas mengenai tipe data pada kesempatan selanjutnya. b. Floating- Points Literals Floating point literals mewakili bentuk desimal dengan bagian yang terpisah. Sebagai contoh adalah 3.1415. Floating point literals dapat dinyatakan dalam notasi standard atau scientific. Sebagai contoh, 583.45 dinyatakan dalam notasi standard, Sementara 5.8345e2 dinyatakan dalam notasi scientific. Default Floating point literals mempunyai tipe data double yang dinyatakan dalam 64-bit. Untuk menggunakan ketelitian yang lebih kecil (32-bit) float, hanya dengan menambahkan karakter f atau F. c. Boolean Literals Literal boolean terdiri atas true dan false. Escape \n \t \b \r \f \\ \' \" \ddd \xdd \udddd Arti Newline Tab Backspace Carriage return Formfeed Backslash Single quote Double quote Octal Hexadecimal Unicode character

d. Character literals Literal karakter terdiri sebuah karakter dalam kutip tunggal seperti 'a', '#', atau '1'. Literal karater juga memiliki karakter khusus yang mewakili karakter noncetak. Tabel

2 menunjukkan karakter-karakter khusus tersebut. Huruf d pada oktal, hekadecimal, dan escape Unicode mewakili bilangan biasa atau bilangan heksadecimal. Character Literals diwakili oleh karakter single Unicode. Karakter Unicode adalah 16-bit character set yang menggantikan 8-bit ASCII character set. Unicode memungkinkan pengunaan symbol dan karakter khusus dari bahasa lain. Untuk menggunakan character literal, karakter tersebut di dalam tanda single pute (' ') (single quote delimiters). Sebagai contoh huruf a, diwakili sebagai a. Untuk menggunakan karakter khusus seperti karakter baris baru, backslash digunakan diikuti dengan karakter kode. Sebagai contoh, \n untuk karakter baris baru atau ganti baris, \r untuk menyatakan nilai balik (carriage return), \b untuk backspace. e. String Literals Literal string pada dasarnya adalah kombinasi dari karakter dalam tanda kutip ganda. Maka itu karakter-karakter khusus dalam Tabel 2 juga berlaku dalam literal string. Sebagai kelas tersendiri (bukan tipe primitif) String mempunyai metode-metode sehingga dapat melakukan penggabungan, tes, dan pengubahan literal String dengan mudah. String literals mewakili beberapa karakter dan dinyatakan dalam tanda double pute( )( double quotes). Sebagai contoh string literal adalah, Hello World. 6. Ekspresi dan Operator Ekspresi adalah statement yang secara nyata menyelesaikan tugas tertentu dan mengembalikan nilai yang dihasilkannya (statement biasa biasanya tidak akan mengembalikan nilai apapun). Karena ekspresi dapat mengembalikan suatu nilai, maka dapat mengassign nilai tersebut ke sebuah variabel atau mengoperasikannya dengan statement tertentu. Kebanyakan ekspresi dalam Java menggunakan operator. Operator adalah simbol khusus untuk operasi tertentu, seperti untuk operasi aritmatika, assignment, increment, decrement, dan berbagai operasi logika. Operator-operator tersebut membutuhkan satu atau dua bahkan 3 buah operan. Tabel 3 akan memuat berbagai jenis operator yang perlu diketahui. a. Operator Aritmatika

Berikut ini adalah dasar operator arithmatika yang dapat digunakan untuk membuat suatu program java:

Operator

Use

Description

+ * / % -

op1 + op2 op1 * op2 op1 / op2 op1 % op2 op1 - op2

Adds op1 and op2 Multiplies op1 by op2 Divides op1 by op2 Computes the remainder of dividing op1 by op2 Subtracts op2 from op1

Catatan: Ketika integer dan floating-point number digunakan sebagai operand untuk operasi aritmatika tunggal (a single aritmatika operation), hasilnya berupa floating point. integer adalah converter secara implisit ke bentuk angka floating-point sebelum operasi berperan mengambil tempat. b. Operator Assignment Ekspresi x += y x -= y x *= y x /= y c. Operator Perbandingan Operator == != < > <= >= Arti Equal Not equal Less than Greater than Less than or equal to Greater than or equal to Arti x=x+y x=xy x=x*y x=x/y

d. Operator Increment decrement Dalam operator increment dan decrement, letak operator adalah penting. Operator yang terletak di depan operan berarti nilai operan dioperasikan terlebih dahulu sebelum diambil. Sebaliknya jika operator berada di belakang operan, maka nilai operan diambil dulu sebelum dioperasikan Dari sisi operator dasar aritmatika, java juga terdiri atas operator unary increment (++) dan operator unary decrement (--). operator increment dan decrement menambah dah mengurangi nilai yang tersimpan dalm bentuk variabel angka terhadap nilai 1. Sebagai contoh, pernyataan,

count = count + 1; //increment nilai count dengan nilai 1

pernyataan tersebut ekivalen dengan, count++; Operator ++ Use op++ Description Increments op by 1; evaluates to the value of op before it was incremented Increments op by 1; evaluates to the value of op after it was incremented Decrements op by 1; evaluates to the value of op before it was decremented Decrements op by 1; evaluates to the value of op after it was decremented

++

++op

--

op--

--

--op

Operator increment dan decrement dapat ditempatkan sebelum atau sesudah operand. Ketika digunakan sebelum operand, akan menyebabkan variabel diincrement atau didecrement oleh nilai 1, dan kemudian nilai baru digunakan dalam pernyataan dimana dia ditambahkan. Sebagai contoh,

int i = 10, int j = 3; int k = 0;

k = ++j + i; //akan menghasilkan k = 4+10 = 14 Ketika operator increment dan decrement ditempatkan setelah operand, nilai variabel yang lama akan digunakan lebih dulu dioperasikan lebih dulu terhadap pernyataan dimana dia ditambahkan. Sebagai contoh,

int i = 10, int j = 3; int k = 0;

k = j++ + i; //akan menghasilkan k = 3+10 = 13 d. Operator Logika Operator logika memiliki satu atau lebih operand boolean yang menghasilkan nilai boolean.Ada enam operator logika yaitu: && (logika AND), & (boolean logika AND), || (logika OR), | (boolean logika inclusive OR), ^ (boolean logika exclusive OR), dan ! (logika NOT). Pernyataan dasar untuk operasi logika adalah, x1 op x2 Dimana x1, x2 dapat menjadi pernyataan boolean.Variabel atau konstanta, dan op adalah salah satu dari operator &&, &, ||, | atau ^. Tabel kebenaran yang akan ditunjukkan selanjutnya, merupakan kesimpulan dari hasil dari setiap operasi untuk semua kombinasi yang mungkin dari x1 dan x2. && (logika AND) dan & (boolean logika AND) Berikut ini adalah tabel kebenaran untuk && dan & x1 TRUE TRUE FALSE FALSE x2 TRUE FALSE TRUE FALSE Result TRUE FALSE FALSE FALSE

Perbedaan dasar antara operator && dan & adalah bahwa && mensupports shortcircuitevaluations (atau arti dari pernyataan tersebut? Diberikan suatu pernyataan, exp1 && exp2 &&akan mengevaluasi pernyataan exp1, dan segera mengembalikan nilai false dan menyatakan bahwa exp1 bernilai false. Jika exp1 bernilai false, operator tidak akan pernahmengevaluasi exp2 karena hasil operasi operator akan menjadi false tanpa memperhatikan nilai dari exp2. Sebaliknya, operator & selalu mengevaluasi kedua nilai dari exp1 dan exp2 sebelum mengembalikan suatu nilai jawaban. || (logika OR) dan | (boolean logika inclusive OR) Berikut ini adalah tabel kebenaran untuk || dan |, x1 TRUE TRUE FALSE FALSE x2 TRUE FALSE TRUE FALSE Result TRUE TRUE TRUE FALSE evaluasi perbagian), sementara operator & tidak. Apa

Perbedaan dasar antara operator || dan | adalah bahwa || mendukung short-circuit evaluations (atau proses evaluasi sebagian),sementara | tidak. Apa maksud dari pernyataan tersebut? diberikan suatu pernyataan, exp1 || exp2

|| akan mengevaluasi pernyataan exp1, dan segera mengembalikan nilai true dan menyatakan bahwa exp1 bernilai true. Jika exp1 bernilai true, operator tidak akan pernah mengevaluasi exp2 karena hasil dari operasi operator akan bernilai true tanpa memperhatikan nilai dari exp2. Sebaliknya,operator | selalu mengevaluasi kedua nilai dari exp1 and exp2 sebelum mengembalikan suatu jawaban suatu nilai. ^ (boolean logika ExclusiveOR )

x1 TRUE TRUE FALSE FALSE

x2 TRUE FALSE TRUE FALSE

Result FALSE TRUE TRUE FALSE

Hasil operasi operator exclusive OR adalah TRUE, jika dan hanya jika satu operand bernilai TRUE dan yang lain bernilai False. Catatan jika kedua operand harus selalu dievaluasi untuk menjumlahkan hasil dari suatu exclusive OR. ! (logika NOT) logika NOT digunakan dalam satu argumen, dimana argumen tersebut dapat menjadi suatu pernyataan, variabel atau konstanta. Berikut ini adalah tabel kebenaran untukoperator not! x1 TRUE FALSE e. Operator Kondisi ?: operator kondisi?: adalah operator ternary. Hal ini berarti bahwa operator ini Result FALSE TRUE

digunakan dalam tiga bentuk pernyataan condisional argumen yang digunakan bersama-sama. Struktur pernyataan yang menggunakan operator kondisi adalah, exp1?exp2:exp3 Dimana nilai exp1 adalah suatu pernyataan boolean yang memiliki hasil yang salah satunya harus berupa nilai true atau false. Jika exp1 bernilai true, exp2 merupakan hasil operasi . Jika bernilai false, kemudian exp3 merupakan hasil operasinya. f. Operator Precedence Operator precedence didefinisikan sebagai perintah yang dilakukan compiler ketika melakukan evaluasi terhadap operator, untuk mengajukan perintah dengan hasil yang tidak ambigu/ hasil yag jelas.

7. Java Identifier Java Identifier adalah suatu tanda yang mewakili nama-nama vaiabel, method, class dsb. Contoh dari pengidentifikasi adalah : Hello, main, System, out. Pendeklarasian Java adalah case-sensitive. Hal ini berarti bahwa pengidentifikasi :Hello tidak sama dengan hello. Pengidentifikasi harus dimulai dengan salah satu huruf, underscore _, atau tanda dollar $.Hurufnya dapat berupa huruf besar maupun huruf kecil. Karakter selanjutnya dapat menggunakan nomor 0 smpai 9. Pengidentifikasi tidak dapat menggunakan kata kunci dalam java seperti class, public, void, dsb. Pedoman Penilisan Program: Untuk pemberian nama dai class java, diberikan huruf kapital untuk huruf pertama pada nama class. Untuk nama method dan variabel, huruf pertama dari kata harus dimulai dengan huruf kecil. Sebagi contoh: ThisIsAnExampleOfClassName thisIsAnExampleOfMethodName Pada kasus untuk pengidentifikasi labih dari satu kata , menggunakan huruf kapital untuk mengindikasikan awal dari kata kecuali kata pertama. Sebagai contoh, charArray, fileNumber, ClassName. Hindari menggunakan underscores pada awal pengidentifikasian seperti _read atau _write. 8. Keyword dalam Java Keyword adalah pengidentifikasi yang telah dipesan untuk didefinisikan sebelumnya oleh java untuk tujuan tertentu. Anda tidak dapat menggunakan keyword sebagai

namavariabel anda, class, method dsb. Berikut ini adalah daftar dai kata kunci dalam java (Java Keywords)

Catatan: true, false, dan null bukan termasuk kata kunci akan tetapi mereka termasuk kata-kata khusus, jadi anda tidak dapat menggunakan mereka sebagai nama variabel pada program anda.

F. Java API Java API terdiri dari tiga bagian utama: 1. Java Standard Edition (SE), sebuah standar API untuk merancang aplikasi desktop dan applets dengan bahasa dasar yang mendukung grafis, M/K, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan. 2. Java Enterprose Edition (EE), sebuah inisiatif API untuk merancang aplikasi server dengan mendukung untuk basis data. 3. Java Macro Edition (ME), sebuah API untuk merancang aplikasi yang jalan pada alat kecil seperti telepon genggam, komputer genggam dan pager.

G. Java Virtual Machine Java Virtual Machine (JVM) adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file .class dari kedua program Java dan Java API untuk dieksekusi oleh interpreter Java. Interpreter Java mungkin sebuah perangkat lunak

interpreter yang menterjemahkan satu kode byte pada satu waktu, atau mungkin sebuah justintime (JIT) kompiler yang menurunkan bytecode arsitektur netral kedalam bahasa mesin untuk host compute.

H. Sistem Operasi Java Sistem operasi biasanya ditulis dalam sebuah kombinasi dari kode bahssa C dan assembly, terutama disebabkan oleh kelebihan performa dari bahasa tersebut dan memudahkan komunikasi dengan perangkat keras. Satu kesulitan dalam merancang sistem basis bahasa adalah dalam hal proteksi memori, yaitu memproteksi sistem opeasi dari pemakai program yang sengaja memproteksi pemakai program lainnya. Sistem operasi tradisional mengaharapkan pada tampilan perangkat keras untuk menyediakan proteksi memori. Sistem basis bahasa mengandalkan pada tampilan keamanan dari bahasa. Sebagai hasilnya, sistem basis bahasa menginginkan pada alat perangkat keras kecil, yang mungkin kekurangan tampilan perangkat keras yang menyediakan proteksi memori.

I. Dasar Pemrograman Java2 adalah generasi kedua dari Java platform (generasi awalnya adalah Java Development Kit). Java berdiri di atas sebuah mesin interpreter yang diberi nama JVM. JVM inilah yang akan membaca bytecode dalam file .class dari suatu program sebagai representasi langsung program yang berisi bahasa mesin. Oleh karena itu, bahasa Java disebut sebagai bahasa pemrograman yang portable karena dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi, asalkan pada sistem operasi tersebut terdapat JVM. Platform Java terdiri dari kumpulan library, JVM, kelas- kelas loader yang dipaket dalam sebuah lingkungan rutin Java, dan sebuah compiler, debuger, dan perangkat lain yang dipaket dalam Java Development Kit (JDK). Java2 adalah generasi yang sekarang sedang berkembang dari platformJava. Agar sebuah program Java dapat dijalankan, maka file dengan ekstensi ''.java'' harus dikompilasi menjadi file bytecode. Untuk menjalankan bytecode tersebut dibutuhkan JRE ( Java Runtime Environment) yang memungkinkan pemakai untuk menjalankan program Java, hanya menjalankan, tidak untuk membuat kode baru lagi. JRE berisi JVM dan libraryJava yang digunakan.

Platform Java memiliki tiga buah edisi yang berbeda, yaitu J2EE ( Java2 Enterprose Edition), J2ME ( Java2 Micro Edition) dan J2SE ( Java2 Second Edition). J2EE adalah kelompok dari beberapa API ( Application Programming Interface) dari Java dan teknologi selain Java. J2EE sering dianggap sebagai middleware atau teknologi yang berjalan di server, namun sebenarnya J2EE tidak hanya terbatas untuk itu. Faktanya J2EE juga mencakup teknologi yang dapat digunakan di semua lapisan dari sebuah sistem informasi. Implementasi J2EE menyediakan kelas dasar dan API dari Java yang mendukung pengembangan dari rutin standar untuk aplikasi klien maupun server, termasuk aplikasi yang berjalan di web browser. J2SE adalah lingkungan dasar dari Java, sedangkan J2ME merupakan edisi library yang dirancang untuk digunakan pada device tertentu seperti pagers dan mobile phone. Java merupakan bahasa pemrogrman yang bersifat case sensitive yang berarti penulisan menggunakan huruf besar ataupun huruf kecil pada kode program dapat berarti lain. Misalnya penulisan "System" akan diartikan berbeda dengan "system" oleh interpreter. Java tidak seperti C++, Java tidak mendukung pemrograman prosedural, tapi mendukung pemrograman berorientasi objek.Untuk memulai sebuah program java diperlukan Java Development Kit

(JDK). Proses instalasi JDK tersebut sangat mudah dan tidak membutuhkan pengetahuan tertentu. Namun untuk menggunakannya kita perlu melakukan beberapa penyesuaian dengan sistem operasi yang kita gunakan. Yang perlu kita lakukan adalah memasukkan path ke direktori JDK kita ke setting path pada sistem operasi kita. Misalkan direktori JDK kita adalah C:\jdk1.4 maka pada Windows 98 , kita cukup menambahkan baris perintah SET PATH=C:\jdk1.4\bin pada file autoexec.bat Anda. Untuk Windows NT/2000/XP cukup menambahkan direktori C:\jdk1.4\bin pada variabel path di System Environment. Caranya: klik kanan ikon My Computer, pilih Properties. Kemudian pilih tab Advanced. Lalu klik tombol Environment Variables, cari variabel path, kemudian tambahkan path direktori JDK kita ke dalam variabel tersebut. Untuk Linux, tambahkan baris perintah SET CLASSPATH=(direktori jdk Anda) ke file profile. Untuk mencoba JDK, ketikkan perintah java dan javac pada shell prompt (atau DOS Command Prompt). Jika perintah tersebut sudah dikenali maka program java atau javac akan menampilkan sintaks penggunaan. Untuk kemudahan dan berbagai fasilitas tambahan, dapat menggunakan Integrated Development Environment (IDE) untuk bahasa Java seperti Visual Caf dari Symantec atau JBuilder dari Borland.

Berikut merupakan langkah-langkah yang harus kita lakukan untuk membuat sebuah program Java sederhana: 1. Membuat source code program dengan editor teks apapun. Ingat, file tersebut harus berekstensi java dan case sensitive. 2. Mengkompile source code dengan perintah javac. Misalnya: javac HelloWorld.java. Jika berhasil, hasilnya adalah file bytecode berakhiran .class. 3. Mengeksekusi bytecode dengan perintah java. Parameter dari perintah ini adalah nama file hasil kompilasi tanpa ekstensi .class. Contoh: java HelloWorld. J. Bahasa Pemrograman C 1. Pengenalan bahasa c C dibuat dan diimplementasikan pertama kali oleh Dennis Ritchie pada komputer DEC PDP11 menggunakan sistem operasi Unix. 2. Kelebihan bahasa c

Bahasa C tersedia hampir tersedia untuk berbagai prosessor, baik mikrocontoller dan microprosssor . Kode bahasa C bersifat portabel. Suatu aplikasi yang ditulis dengan bahasa C untuk suatu prosessor tertentu dapat digunakan di prosessor lain hanya dengan sedikit modifikasi.

Struktur bahasa yang baik Mudah dipelajari Memudahkan pembuatan program Memudahkan pelacakan program (debugging) Dibandingkan dengan bahasa mesin atau assembly, C jauh lebih mudah dipahami. C berorientasi pada permasalahan, bukan pada mesin.

Dapat memanipulasi data dalam bentuk bit atau byte. Memungkinkan untuk memanipulasi alamat dari suatu data atau pointer.

3. Kekurangan Bahasa C
Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadangmembingungkan pemakai. Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer.

4. Mengkompilasi program Suatu source program C baru dapat dijalankan setelah melalui tahap kompilasi danpenggabungan. Tahap kompilasi dimaksudkan untuk memeriksa source-program

sesuaidengan kaidah-kaidah yang berlaku di dalam bahasa pemrograman C. Tahap kompilasiakan menghasilkan relocatable object file. File-file objek tersebut kemudian digabungdengan perpustakaan-fungsi yang sesuai. untuk menghasilkan suatu executableprogram.Shortcut yang digunakan untuk mengkompile: ALT + F9 dipakai untuk melakukan pengecekan jika ada error pada program yang telah kita buat. CTRL + F9 dipakai untuk menjalankan program yang telah kita buat atau bisa jugadengan mengklik tombol debug pada tool bar.

5. Struktur bahasa pemrograman C <preprosesor directive>

{ <statement>; <statement>; } Ketikkanlah program sederhana berikut ini: Kemudian kompile. Lalu apa hasilnya ? Penjelasan: 1. Header File Adalah berkas yang berisi prototype fungsi. definisi konstanta. dan definisi variable. Fungsi adalah kumpulan code C yang diberi nama dan ketika nama tersebut dipanggil maka kumpulan kode tersebut dijalankan. Contoh : stdio.h4 math.h conio.h 2. Preprosesor Directive (#include) Preprosesor directive adalah bagian yang berisi pengikutsertaan file atau berkas berkas fungsi maupun pendefinisian konstanta. Contoh: #include <stdio.h>
#include phi 3.14

3. Void artinya fungsi yang mengikutinya tidak memiliki nilai kembalian (return). 4. Main ( ) Fungsi main ( ) adalah fungsi yang pertama kali dijalankan ketika program dieksekusi. tanpa fungsi main suatu program tidak dapat dieksekusi namun dapat dikompilasi. 5. Statement Statement adalah instruksi atau perintah kepada suatu program ketika program itu dieksekusi untuk menjalankan suatu aksi. Setiap statement diakhiri dengan titik-koma (;).

1. Pemrograman Java : Exception Exception adalah event yang terjadi ketika program menemui kesalahan pada saat instruksi program dijalankan.Banyak hal yang dapat menimbulkan event ini, misalnya crash, harddisk rusak dengan tiba-tiba, sehingga program-program tidak bisa mengakses file-file tertentu.Programmer pun dapat menimbulkan event ini, misalnya dengan melakukan pembagian dengan bilangan nol, atau pengisian elemen array melebihi jumlah elemen array yang dialokasikan dan sebagainya. Exception terdiri dari dua macam kelompok, yaitu : a. Exception yang merupakan subclass RunTimeException b. Exception yang bukan subclass RunTimeException RunTimeException biasanya disebabkan oleh kesalahan program atau pada desain program. Misalnya NullPointerException yang disebabkan oleh proses inisialisasi program yang tidak sempurna dan ArrayIndexOutOfBoundsException yang disebabkan akses array yang melebihi kapasitas array yang ada. Dalam bahasa Java, ketika terjadi kesalahan, otomatis akan dilemparkan sebuah objek yang disebut exception, yang kemudian dapat diproses lebih lanjut oleh fungsi-fungsi yang siap menangani kesalahan tersebut. Proses pelemparan exception tersebut sering dikenal dengan istilah throwing exception, sedangkan proses penerimaan exception yang bersangkutan dikenal dengan istilah catch exception. 1. Blok Try Catch Untuk penanganan exception, dalam Java digunakan bloktry dan catch. Blok try digunakan untuk menempatkan kode-kode program Java yang mengandung kode program yang mungkin melemparkan exception. Blok catch digunakan untuk menempatkan kode-kode program Java yang digunakan untuk menangani sebuah exception tertentu. Setelah kita tambahkan blok try catch untuk mengatasi error yang terjadi, maka program akan menampilkan pesan error bahwa ada error yang terjadi pada konsol. Sintaks blok try catch adalah sebagai berikut : Try{...kode program yang mungkin menghasilkan exception } Catch {exception xx}{...} Catch {exception xx}{...} 2. Objek Exception Objek exception yang dihasilkan dapat kita manfaatkan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai error atau exception yang terjadi.Exception merupakan subclass dari class

Throwable yang mendefinisikan beberapa method yang juga diwarisi oleh exception. Tiga method yang penting adalah : getMessage() Method ini mengembalikan isi pesan untuk menggambarkan exception yang terjadi. printStackTrace() Method ini menampilkan pesan error dan stack trace ke standard error output stream yang biasanya merupakan konsol windows apabila program merupakan program konsol. printStackTrace(PrintStream s) Method ini menampilkan pesan error ke objek PrintStream yang dijadikan parameter.Apabila ingin menampilkan pesan ke konsol, kita dapat menggunakan System.out sebagai parameter. 3. Blok Try Catch Finally Selain try catch, kita dapat mendefinisikan blok try catch dan finally yang memiliki proses yang lebih lengkap, karena pada finally kita dapat mendefinisikan kode program yang selalu dieksekusi, baik ada exception yang terjadi maupun bila tidak terjadi exception sama sekali. Pada bagian exception juga ada beberapa bagian yang diperiksa, ada yang langsung ditangani dan ada juga yang di lempar (throw).Dan ada juga yang tidak diperiksa oleh interpreter. Tetapi programmer juga dapat membuat exception sendiri dengan beberapa cara seperti dengan menggunakan extends, implements dari kelas exception . Tabel yang mengecek Exception

Tabel yang tidak akan mengecek exception

Beberapa aturan yang berhubungan dengan peta try-catch-finally 1. Harus ada blok try 2. Blok try harus diikuti oleh 1 atau lebih blokcatch dan atau 1 blokfinally. 3. Blok try dapat hanya diikuti oleh blokcatch saja, atau bloktry dapat hanya diikuti oleh blok finally saja. Akan tetapi tidak boleh kedua-duanya (catch dan finally) tidak mengikuti blok try. 4. Bila setelah bloktry terdapat blokcatch dan blok finally, maka blok finally harus terletak setelah blok catch.

5. Antar bloktry-catch-finally tidak boleh ada statement. Langkah- langkah praktikum: 1. Nyalakan PC yang akan digunakan, Buka netbens dengan cara klik star kemudian pilih all program kemudian cari netbens dan klik seperti pada gambar dibawah ini

2. Kemudian setelah muncul jendela netbeans seperti pada gambar dibawah

3. Kemudian membuat project baru caranya kita klik file kemudian new project seperti pada gambar dibawah.

4. Kemudian setelah itu pilih categories java dan project nya java application, seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini

5. Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah, isikan nama project dangan ExceptionHadling dan project location dimana tempat/ letak file itu tersimpan

6. Kemudian setelah itu klik finish lalu akan muncul jendelalu baru dan klik kanan source

packages kemudian pilih new kemudian pilih java packages

7. Kemudian setelah itu akan muncul jendela seperti dibawah untuk memberikan nama

packages, berikan nama Exception lalu pilih OK

8. Kemudian setelah itu kita klik finish dan membuat sebuah class, caranya klik kanan pada source packages kemudian pili new dan kemudian klik java class ,seperti pada gambar dibawah

9. Kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah, lalu isikan nama class dengan

Exception, setelah itu klik finish

10. Kemudian muncul jendela baru untuk memulai menulis sebuah program seperti di

bawah public class ExceptionExample{

Data Hasil Percobaan Program yang sudah jadi kita jalankan, dengan cara klik RUN kemudian RUN File maka akan menghasilkan sebuah output dari program kita

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan dan Saran Saat ini, telah banyak orang yang menggunakan ponsel jenis smartphone. Dimana ponsel tersebut memiliki fitur yang menarik yang memuaskan untuk konsumen atau para penggunanya, termasuk didalamnya terdapat android. Selain itu juga dilengkapi dengan fitur-fitur yang dikeluarkan oleh produk java. Salah satu contohnya adalah opera mini. Java adalah bahasa pemrograman yang merupakan aplikasi yang digunakan manusia untuk membuat aplikasi baru yang berguna atau berfungsi untuk manusia/pengguna itu sendiri. Dengan membuat aplikasi itu maka pengguna dapat mengikuti beberapa cara atau prosedur yang terdapat dalam makalah ini. Java adalah sebuah bahasa pemrograman pada komputer sama seperti pendahulunya c++ . Bahasa pemrograman ini dikembangkan oleh Sun microsystems yang dikembangkan pada tahun 1995 .Awalnya java diciptakan pada tahun 1991 oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan , James Gosling dan Bill Joy beserta programer dari Sun Microsystems . Uniknya nama java diambil dari nama pulau jawa ( bahasa inggris dari jawa ) karena James Gosling " Bapak Java " menyukai kopi tubruk yang berasal dari pulau Jawa . Jadi kita perlu berbangga menjadi warga negara Indonesia . Java sendiri merupakan bahasa pemrograman yang berbasis objek , maksudnya adalah semua aspek yang terdapat pada java adalah objek sehingga sangat memudahkan untuk mendesain , membuat dan mengembangkan program java dengan cepat . Kelebihan ini membuat program java menjadi mudah untuk digunakan oleh banyak orang . Bahasa pemrograman ini juga dapat digunakan oleh banyak sistem operasi , seperti : Microsoft Windows, Linux, Mac OS, dan Sun Solaris ( Multiplatform ) . Pembuatan program dengan menggunakan bahasa pemrograman java cukup rumit. Sehingga, penulis kesulitan dalam memahami tentang bahasa pemrograman java. Penulis

menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini tentu masih banyak kekurangan. Penulis meminta maaf dan mohon masukan agar dalam penyusunan makalah berikutnya bisa menjadi lebih baik.

Daftar Pustaka Vicki. 2012. Kelebihan dan kekurangan java. Diambil dari url : http://belajar-komputermu.com/pengertian-pemrograman-java-kelebihan-dan-kekurangan/. Diakses pada tanggal19Oktober, 2013

Andika, Setiawan. 2012. Diambil dari url : http://andikasetiawan300.blogspot.com/. Diakses pada tanggal 19 Oktober, 2013

Laporan Praktikum OOP Exception Prihatin Susilowati. Universitas Sebelas Maret. Diakses pada 15 Oktober 2013

Copyright 2010 www.jurnalkomputer.com, Diakses pada 15 Oktober 2013