0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan3 halaman

Hubungan Hukum dan HAM di Indonesia

Diunggah oleh

quikerthe
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan3 halaman

Hubungan Hukum dan HAM di Indonesia

Diunggah oleh

quikerthe
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS 3

MATKUL : Hak Asasi Manusia

NAMA :Ahmad Hidayatullah

NIM :857250609

JAWABAN

1. Hubungan Hukum dan HAM dalam Negara Hukum Materiil/Substansial

Negara yang menghormati HAM dianggap sebagai negara hukum dalam arti materiil atau substansial
karena negara tersebut tidak hanya menerapkan hukum secara formal, tetapi juga menegakkan keadilan
sosial dan memberikan perlindungan terhadap hak-hak dasar manusia. Negara hukum substansial
mengutamakan nilai-nilai keadilan, kesejahteraan, dan perlindungan HAM sebagai dasar dari seluruh
peraturan yang dibuat dan diterapkan, sehingga hukum bukan hanya menjadi alat kekuasaan, tetapi
berfungsi untuk menjaga martabat manusia.

2. Perkembangan HAM di Dunia

Perkembangan HAM internasional dimulai dengan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) oleh
PBB pada tahun 1948, yang menjadi dasar bagi banyak konstitusi dan undang-undang HAM di berbagai
negara.

Amerika Serikat: Hak sipil mulai berkembang pesat pada 1960-an dengan gerakan hak-hak sipil yang
dipelopori oleh tokoh seperti Martin Luther King Jr., memperjuangkan kesetaraan ras dan penghapusan
diskriminasi.

Afrika Selatan: Setelah era apartheid, konstitusi 1996 menetapkan jaminan HAM yang luas, termasuk
hak atas pendidikan, kesehatan, dan keadilan gender.

Eropa: Melalui Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia, negara-negara Uni Eropa memiliki
mekanisme yang kuat untuk menegakkan HAM melalui Pengadilan HAM Eropa.
Indonesia: Perkembangan HAM mencakup ratifikasi instrumen internasional dan penguatan pengakuan
HAM dalam konstitusi pasca reformasi 1998.

3. Reformasi Konstitusi tentang HAM di Indonesia

Reformasi konstitusi menegaskan Indonesia sebagai negara hukum yang menjunjung prinsip supremasi
hukum, konstitusi, dan perlindungan HAM. Dalam UUD 1945 hasil amandemen, khususnya Pasal 28A-
28J, diatur berbagai hak dasar, seperti hak hidup, kebebasan beragama, kebebasan berekspresi, hingga
hak atas kesejahteraan. Reformasi ini menunjukkan komitmen negara untuk menjadikan HAM sebagai
salah satu pilar utama penyelenggaraan pemerintahan.

4. Pihak yang Berhak Mengadukan Kasus Pelanggaran HAM Internasional

Pihak-pihak yang berhak mengadukan pelanggaran HAM internasional meliputi:

Individu: yang menjadi korban atau wakilnya.

Organisasi non-pemerintah (NGO): yang mewakili korban dalam lingkup HAM, seperti Amnesty
International.

Negara: yang melihat adanya pelanggaran terhadap warganya atau kewajiban internasional yang
dilanggar oleh negara lain.

Badan Internasional: seperti Dewan HAM PBB atau Komisi HAM regional. Proses pengaduan biasanya
melewati investigasi, mediasi, dan persidangan di Pengadilan HAM Internasional atau pengadilan
regional seperti Inter-American Court of Human Rights.

5. Undang-Undang Perlindungan Anak di Indonesia

Indonesia memiliki beberapa peraturan yang memberikan perlindungan kepada anak, di antaranya:

UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (telah diubah dengan UU No. 35 Tahun 2014):
mengatur hak anak atas kelangsungan hidup, pendidikan, perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, dan
diskriminasi.

UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak: memberikan pendekatan restoratif dan
mengutamakan rehabilitasi bagi anak pelaku tindak pidana.

UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang: melindungi anak dari
eksploitasi seksual dan perdagangan manusia.

Anda mungkin juga menyukai