RESUME
STRUKTUR SO, SYSTEM CELL DAN PROGRAM SO
Dosen Pengampu :
HENGKI JULIANSA, M.KOM
Disusun Oleh:
1. 025012.55401.23. 006 - Alya
2. 025012.55401.23.031 - Stevy Tamara Dwyva
3. 025012.55401.23.028 - Putri Ramadona
4. 025012.55401.23.030 - Selvi Purnama Sari
5. 025012.55401.23.024 - M.Septiyawan Dwicahyo
6. 025012.55401.23.010 - Dina Lorenza
POLITEKNIK SEKAYU
PRODI TEKNIK INFORMATIKA
Tahun 2024/2025
SISTEM OPERASI
(Sistem Call dan Sistem Program)
A. Sistem Call
System call adalah sistem yang tugasnya menampilkan interface atau penyedia
antar muka antara program yang sedang berjalan dengan sistem operasi. System
call biasanya tersedia dalam bentuk instruksi bahasa assembly, sebagai bahasa
pemrograman sehingga sistem call dapat langsung dibuat pada bahasa tinggat
tinggi seperti bahasa C dan C++.
Terdapat 3 (tiga) metode yang umum digunakan untuk memberikan parameter
antara program yang sedang berjalan dengan sistem opeasi yaitu :
• Melewatkan parameter melalui register.
• Menyimpan parameter pada tabel yang disimpan di memori dan alamat tabel
tersebut dilewatkan sebagai parameter di register. seperti Gambar berikut :
1
• Push (menyimpan) parameter ke stack oleh program dan pop (mengambil) isi
stack yang dilakukan oleh system operasi.
Pada dasarnya System call dapat dikelompokkan dalam 5 kategori :
1. Kontrol Proses
– Mengakhiri (end) dan membatalkan (abort)
– Mengambil (load) dan eksekusi (execute)
– Membuat dan mengakhiri proses
– Menentukan dan mengeset atribut proses
– Wait for time
– Wait event, signal event
Contoh:
Sistem operasi pada MS-DOS menggunakan sistem singletasking yang memiliki
command interpreter yang akan bekerja pada saat start.
Sistem operasi UNIX dapat menjalankan banyak program:
2. Manipulasi File
Hal-hal yang dilakukan:
– Membuat dan menghapus file
– Membuka dan menutup file
– Membaca, menulis, dan mereposisi file
2
– Menentukan dan mengeset atribut file
3. Manipulasi Device/piranti
Hal-hal yang dilakukan:
– Meminta dan membebaskan device
– Membaca, menulis, dan mereposisi device
– Menentukan dan mengeset atribut device
4. Informasi Lingkungan
Hal-hal yang dilakukan:
– Mengambil atau mengeset waktu atau tanggal
– Mengambil atau mengeset sistem data
– Mengambil atau mengeset proses, file atau atribut-atribut device
5. Komunikasi
Hal-hal yang dilakukan:
– Membuat dan menghapus sambungan komunikasi
– Mengirim dan menerima pesan
– Mentransfer status informasi
Ada 2 model komunikasi:
a. Message-passing model
Informasi saling ditukarkan melalui fasilitas yang telah ditentukan oleh
sistem operasi.
b. Shared-memory Model
Proses-proses menggunakan map memory untuk mengakses daerah-daerah
di memori dengan proses-proses yang lain.
3
B. Sistem Program
Umumnya sistem operasi dilengkapi oleh system- utilities atau program
aplikasi yang di dalamnya termasuk web browser, word prossesor dan format teks,
sistem database, games. System program yang paling penting adalah command
interpreter yang mengambil dan menerjemahkan user-specified command
selanjutnya. System program menyediakan lingkungan yang memungkinkan
pengembangan program daneksekusi berjalan dengan baik. Dapat dikategorikan:
a. Manipulasi File
Meliputi: membuat, menghapus, mengcopy, rename, print, dump, list pada
file dan direktori.
b. Status Informasi
Meliputi: tanggal, waktu (jam, menit, detik), penggunaan memori atau disk
space, banyaknya user.
c. Modifikasi File
Ada beberapa editor yang sanggup digunakan sebagai sarana untuk menulis
atau memodifikasi file yang tersimpan dalam disk atau tape.
d. Bahasa Pemrograman yang mendukung
4
Meliputi: Compiler, assambler, dan interpreter untuk beberapa bahasa
pemrograman (seperti: Fortran, Cobol, Pascal, Basic, C, dan LISP).
e. Pemanggilan dan Eksekusi Program
Pada saat program dicompile, maka harus dipanggil ke memori untuk
dieksekusi. Suatu sistem biasanya memiliki absolute loader, melokasikan
loader, linkage editor, dan overlay loader. Juga dibutuhkan debugging sistem
untuk bahasa tingkat tinggi.
f. Komunikasi
Menyediakan mekanisme komunikasi antara proses, pengguna, dan sistem
komputer yang berbeda. Sehingga pengguna bisa mengirim pesan, browse
web pages, mengirim e-mail, atau mentransfer berkas.
g. Program-program aplikasi
Sistem operasi harus menyokong program-program yang berguna untuk
menyelesaikan permasalahan secara umum, atau membentuk operasi-operasi
secara umum, seperti kompiler, pemformat teks, paket plot, sistem basis
data, spreadsheet, paket analisis statistik, dan games
5
SISTEM OPERASI
(Struktur SO)
A. Struktur SO
Sebuah sistem yang besar dan kompleks seperti sistem operasi modern harus
diatur dengan cara membagi task kedalam komponen-komponen kecil agar dapat
berfungsi dengan baik dan mudah dimodifikasi. Pada bab ini, kita akan membahas
cara komponen-komponen ini dihubungkan satu sama lain. Menurut Silberschatz
dan kawan-kawan, ada tiga cara yaitu:
– Struktur Sederhana.
– Pendekatan Berlapis.
– Kernel Mikro.
Sedangkan menurut Stallings, kita bisa memandang sistem sebagai seperangkat
lapisan. Tiap lapisan menampilkan bagian fungsi yang dibutuhkan oleh sistem
operasi. Bagian yang terletak pada lapisan yang lebih rendah akan menmpilkan
fungsi yang lebih primitif dan menyimpan detail fungsi tersebut.
1. Struktur Sederhana
Banyak sistem yang tidak terstruktur dengan baik, sehingga sistem operasi
seperti ini dimulai dengan sistem yang lebih kecil, sederhana, dan terbatas.
Kemudian berkembang dengan cakupan yang original. Contoh sistem seperti
ini adalah MS-DOS, yang disusun untuk mendukung fungsi yang banyak pada
ruang yang sedikit karena keterbatasan perangkat keras untuk
menjalankannya.
2. Pendekatan Berlapis
Dapat disimpulkan bahwa lapisan sistem operasi secara umum terdiri atas
empat bagian, yaitu:
• Perangkat keras. Lebih berhubungan kepada perancang sistem. Lapisan ini
mencakup lapisan 0 dan 1 menurut Tanenbaum, dan level 1 sampai dengan
level 4 menurut Stallings.
6
• Sistem operasi. Lebih berhubungan kepada programer. Lapisan ini
mencakup lapisan 2 menurut Tanenbaum, dan level 5 sampai dengan level
7 menurut Stallings.
• Kelengkapan. Lebih berhubungan kepada programer. Lapisan ini
mencakup lapisan 3 menurut Tanenbaum, dan level 8 sampai dengan level
11 menurut Stallings.
• Program aplikasi. Lebih berhubungan kepada pengguna aplikasi
komputer. Lapisan ini mencakup lapisan 4 dan lapisan 5 menurut
Tanebaum, dan level 12 dan level 13 menurut Stallings.
Lapisan SO Secara Umum:
3. Karnel Mikro
• Metode ini menyusun sistem operasi dengan mengeluarkan semua komponen
yang tidak esensial dari kernel, dan mengimplementasikannya sebagai
program sistem dan level pengguna. Hasilnya kernel yang lebih kecil. Pada
umumnya mikrokernel mendukung proses dan menajemen memori yang
minimal, sebagai tambahan utnuk fasilitas komunikasi.
• Fungsi utama mikrokernel adalah mendukung fasilitas komunikasi antara
program klien dan bermacam-macam layanan yang juga berjalan di user
space. Komunikasi yang dilakukan secara tidak langsung, didukung oleh
sistem message passing, dengan bertukar pesan melalui mikrokernel.
• Salah satu keuntungan mikrokernel adalah ketika layanan baru akan
ditambahkan ke user space, kernel tidak perlu dimodifikasi. Kalau pun harus,
perubahan akan lebih sedikit. Hasil sistem operasinyalebih mudah untuk
7
ditempatkan pada suatu desain perangkat keras ke desain lainnya. kernel-
mikro juga mendukung keamanan reliabilitas lebih, karena kebanyakan
layanan berjalan sebagai pengguna proses. Jika layanan gagal, sistem operasi
lainnya tetap terjaga. Beberapa sistem operasi yang menggunakan metode ini
adalah TRU64 UNIX, MacOSX, dan QNX.
B. Mesin Virtual
• Mesin virtual sebenarnya bukan merupakan hal yang baru dalam
dunia komputer. Mesin virtual biasa digunakan dalam dunia
komputer untuk memecahkan beberapa masalah serius, namun
sesungguhnya mesin virtual adalah nyata penggunaanya untuk
pengguna komputer karena mesin virtual secara khas telah
digunakan dalam program aplikasi yang biasa digunakan sehari-
hari.
• Mesin virtual menyediakan antar muka yang identik untuk
perangkat keras yang ada. Sistem operasi membuat ilusi untuk
beberapa proses, masing-masing mengeksekusi prosessor masing-
masing untuk memori (virtual) masingmasing.
8
C. Struktur Mesin Virtual
9
• Meskipun konsep ini cukup baik, namun sulit untuk
diimplementasikan, ingat bahwa sistem menggunakan metode dual-
mode. Mesin virtual hanya dapat berjalan pada monitor-mode jika
berupa sistem operasi, sedangkan mesin virtual itu sendiri berjalan
dalam bentuk user-mode. Konsekuensinya, baik virtual monitor-mode
maupun virtual user-mode harus dijalankan melalaui physical user
mode. Hal ini menyebabkan adanya transfer dari user-mode ke
monitor-mode pada mesin nyata, yang juga akan menyebabkan
adanya transfer dari virtual user-mode ke virtual monitor-mode pada
mesin virtual.
• Sumber daya (resource) dari computer fisik dibagi untuk membuat
mesin virtual. Penjadwalan CPU dapat membuat penampilan bahwa
user mempunyai prosessor sendiri. Spooling dan system file dapat
menyediakan card reader virtual dan line printer virtual. Terminal time
sharing pada user melayani sebagai console operator mesin
virtual.Contoh sistem
operasi yang memakai mesin virtual adalah IBM VM system
D. Konsep Mesin Virtual
• Dasar logika dari konsep mesin virtual atau virtual machine
adalah dengan menggunakan pendekatan lapisan-lapisan
(layers) dari sistem komputer. Sistem komputer dibangun atas
lapisan-lapisan. Urutan lapisannya mulai dari lapisan terendah
sampai lapisan teratas adalah sebagai berikut:
– Perangkat keras
– Kernel
– Sistem program
10
E. Kernel
Kernel, yang berada pada lapisan kedua, menggunakan instruksi
perangkat keras untuk menciptakan seperangkat system call yang dapat
digunakan oleh komponen-komponen pada level sistem program.
Sistem program kemudian dapat menggunakan system call dan
perangkat keras seolah-olah pada level yang sama. Meski sistem
program berada di level tertinggi, namun program aplikasi bisa melihat
segala sesuatu di bawahnya (pada tingkatan) seakan-akan mereka
adalah bagian dari mesin. Pendekatan dengan lapisan-lapisan inilah
yang kemudian menjadi kesimpulan logis pada konsep mesin virtual
atau virtual machine (VM).
Keuntungan dan kerugian konsep mesin virtual adalah sebagai
berikut :
• Konsep mesin virtual menyediakan proteksi yang lengkap untuk
sumber daya system sehingga masing-masing mesin virtual
dipisahkan mesin virtual yang lain. Isolasi ini tidak memperbolehkan
pembagian sumber daya secara langsung
• Sistem mesin virtual adalah mesin yang sempurna untuk riset dan
pengembangan system operasi. Pengembangan system dikerjakan
pada mesin virtual, termasuk di dalamnya mesin fisik dan tidak
mengganggu operasi system yang normal.
• Konsep mesin virtual sangat sulit untuk mengimplementasikan
kebutuhan dan duplikasi yang tepat pada mesin yang sebenarnya.
11
Kesimpulan Materi Sistem Operasi: Struktur SO, Sistem Cell, dan
Program SO
1. Struktur Sistem Operasi (SO):
Sistem Operasi adalah perangkat lunak inti yang mengelola perangkat
keras, perangkat lunak, dan sumber daya komputer. Terdapat berbagai
model struktur SO:
• Monolitik: Semua fungsi berjalan dalam satu kesatuan.
• Lapisan: Fungsi SO dibagi berdasarkan tingkatan untuk
modularitas.
• Mikrokernel: Hanya fungsi dasar disertakan di inti, sementara
layanan lain berjalan terpisah.
• Modular: Menggunakan modul independen yang dapat
dikonfigurasi.
• Virtual Machine: Memberikan abstraksi perangkat keras
sehingga setiap pengguna memiliki lingkungan komputasi
sendiri.
2. Sistem Cell:
Sistem Cell adalah konsep pengelompokan sumber daya komputasi
menjadi unit-unit kecil untuk:
• Optimalisasi Sumber Daya: Memanfaatkan perangkat keras
secara efisien.
• Komputasi Terdistribusi: Memungkinkan tugas disebar ke
berbagai perangkat atau node.
• Keamanan dan Isolasi: Memberikan lingkungan independen
dengan pengaturan akses yang jelas.
3. Program dalam SO:
Sistem Operasi mengelola dua jenis program utama:
12
• Program Sistem: Mendukung fungsi dasar seperti pengelolaan
memori, proses, dan I/O.
• Program Aplikasi: Program pengguna yang dijalankan di atas
SO.
Tugas SO dalam program meliputi:
• Penjadwalan Proses: Mengatur urutan eksekusi program untuk
efisiensi.
• Manajemen Memori: Mengalokasikan dan memantau
penggunaan memori.
• Sinkronisasi dan Komunikasi: Mengatur interaksi antar proses
untuk menjaga stabilitas.
Kesimpulan Utama
Sistem Operasi adalah komponen utama yang memastikan pengelolaan
sumber daya komputer berjalan optimal. Dengan struktur yang terorganisasi,
Sistem Cell untuk efisiensi dan keamanan, serta pengelolaan program yang
baik, SO memungkinkan sistem komputer berjalan secara efektif dan andal.
13
Pertanyaan :
1. Bahasa pemrograman yang menggentikan bahasa assembly, berikan salah
satunya? (IPUL : Kelompok 4)
2. Mesin virtual apa yang digunakan dalam Sistem Operasi? (MEI:Kelompok 3)
3. Jelaskan Kernel Mikro dan berikan contohnya?(ADI:Kelompok 2)
Jawaban :
1. Bahasa pemrograman yang menggentikan bahasa assembly:
• Java : untuk aplikasi lintas playfrom dengan prinsip write once, run anywhare.
• Phyton : untuk aplikasi generik, data science, kecerdasan buatan, dan web.
• C++ : untuk pengembangan aplikasi besar yang memerlukan peforma tinggi.
2. Mesin virtual yang digunakan dalam SO:
• Vmware Workstation/player
• Oracle VirtualBox
• Microsoft Hyper-V
3. Kernel mikro adalah kernel yang menyediakan hanya sekumpulan kecil abstraksi
hardware sederhana, dan menggunakan aplikasi-aplikasi yang disebut sebagai
server untuk menyediakan fungsi-fungsi lainnya.
Contoh dari karnel mikro:
• Minix
• QNX
• Mach
• L4 Mikrokernel
• Integrity
• Redox OS kernel
14
15