0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan10 halaman

2860 7292 2 PB

Penelitian ini mengkaji keunggulan, kendala, dan solusi pembelajaran daring di TK Negeri Pembina Kecamatan Tabanan selama pandemi Covid-19. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran daring memberikan efisiensi waktu dan tempat, siswa menghadapi tantangan seperti keterbatasan kuota internet dan kesulitan memahami materi. Solusi yang diusulkan termasuk bantuan kuota internet gratis dan diskusi dengan orang tua untuk menyelesaikan tugas tepat waktu.

Diunggah oleh

NUR FAUZIYAH
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan10 halaman

2860 7292 2 PB

Penelitian ini mengkaji keunggulan, kendala, dan solusi pembelajaran daring di TK Negeri Pembina Kecamatan Tabanan selama pandemi Covid-19. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran daring memberikan efisiensi waktu dan tempat, siswa menghadapi tantangan seperti keterbatasan kuota internet dan kesulitan memahami materi. Solusi yang diusulkan termasuk bantuan kuota internet gratis dan diskusi dengan orang tua untuk menyelesaikan tugas tepat waktu.

Diunggah oleh

NUR FAUZIYAH
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Widya Kumara Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 4 Nomor 1 2023

ISSN 2721-5075

PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-


19 DI TK NEGERI PEMBINA KECAMATAN TABANAN
I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja1 , Putu Ayu Krisna Wulandari2
1,2
IKIP Saraswati
Email: wisnubt@gmail.com

ABSTRACT
This study aimed to examine the advantages, constraints, and solutions of online learning
during the Covid-19 pandemic at Pembina State Kindergarten, Tabanan District. The research
used a descriptive method with a qualitative approach. The data were obtained through
interview techniques. The data were analyzed qualitatively and then presented descriptively.
Online learning has several advantages, such as more efficient time and place because it can
be done anywhere, and students are trained to master information technology more.
Furthermore, students need help with online learning, such as limited quotas, signal
difficulties, difficulty understanding the material, and too many assignments with short
assignment submission deadlines that are very burdensome. The author's solution to the
problems experienced by students when learning online is providing free internet quota
assistance, finding the nearest Wifi, looking for alternative explanations from Google or
Youtube, and discussing with parents so that assignments can be completed on time.

Keywords: online learning, Covid-19, TK

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keunggulan, kendala, dan solusi pembelajaran daring
pada masa pandemi Covid-19 di TK Negeri Pembina Kecamatan Tabanan. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui teknik
wawancara. Data dianalisis secara kualitatif dan kemudian disajikan secara deskriptif. Selama
pembelajaran daring, terdapat beberapa keunggulan seperti waktu dan tempat lebih efisien
karena dapat dikerjakan dimana dan siswa dilatih untuk lebih menguasai teknologi informasi.
Selanjutnya, siswa menemui kendala selama pembelajaran daring seperti keterbatasan kuota,
kesulitan sinyal, kesulitan memahami materi, dan tugas yang sangat banyak dengan tenggat
pengumpulan tugas yang singkat sehingga sangat memberatkan bagi siswa. Solusi dari
penulis terhadap permasalahan yang dialami oleh siswa saat pembelajaran daring yaitu,
penyediaan bantuan kuota internet gratis, mencari Wifi terdekat, mencari alternatif penjelasan
lain dari Google atau Youtube, dan berdiskusi dengan orang tua agar tugas dapat selesai tepat
waktu.

Kata kunci: pembelajaran daring, Covid-19, kindergarten

PENDAHULUAN partikel udara atau pun komunikasi secara


Pada awal tahun 2020 dunia langsung kepada orang yang terkena virus
digemparkan dengan fenomena virus baru tersebut, karena virus flu, batuk, dan sakit
yang ditemukan di Wuhan, Cina yang tenggorokan yang dapat menyebabkan
bernama pandemi virus korona 2019 kematian. Pada bulan Maret di Indonesia,
(Covid-19). WHO telah mengumumkan terdapat Warga Negara Indonesia (WNI)
bahwa virus tersebut sangat berbahaya dan yang terindikasi positif Covid-19. WNI
penularannya sangat cepat, bisa melalu tersebut merupakan orang pertama yang

I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja, Pembelajaran Daring Halaman 31


Widya Kumara Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 4 Nomor 1 2023
ISSN 2721-5075

tertular Covid-19 di Indonesia yang materi dan memahami materi maupun


membuat semua orang menjadi panik dan menjawab soal-soal yang diberikan guru.
takut. Oleh karena itu pemerintah berupaya Pembelajaran daring membuat
melakukan berbagai cara demi menangani pemahaman siswa menjadi kurang
pandemi ini seperti melakukan karantina maksimal, dan prestasi belajar siswa
wilayah di daerah-daerah tertentu, menjaga menurun (Nasriani, 2021). Guru pun
jarak, selalu memakai masker, mencuci menjadi kurang maksimal dalam
tangan, dan melakukan pembatasan sosial memberikan pelajaran dan pemahaman
berskala besar (PSBB) level 1, 2, 3, dan 4. materi pada siswa karena keterbatasan
Lebih lanjut, pemerintah melakukan waktu, materi yang diberikan kurang
pengawasan pada zona-zona merah yang optimal dan biasanya guru hanya
berarti sangat rawan adanya virus, lalu membagikan tautan materi yang didapat di
memperketat keamanan dengan menindak internet dan diberikan kepada siswa tanpa
tegas orang-orang yang belum disiplin penjelasan apapun. Soal-soal yang
mematuhi protokol kesehatan, dan diberikan guru pun terkadang
mencanangkan vaksin gratis bagi semua memberatkan siswa karena terlalu banyak
warga Indonesia. Pemerintah telah memberikan tugas rumah tanpa penjelasan
mewanti-wanti mempertegas orang-orang cara menjawab tugas tersebut. Oleh karena
yang masih tidak taat pada protokol itu perkembangan teknologi merupakan
kesehatan seperti dikenakan sanksi berupa hal yang sangat penting dalam
membayar denda jika tidak memakai pembelajaran daring karena jika teknologi
masker (Wandra dkk., 2021). terkait tidak tersedia maka pembelajaran
Hal yang sangat terdampak akibat daring mungkin tidak dapat terlaksana.
adanya pandemi virus tersebut adalah pada Perkembangan teknologi semakin
pendidikan terutama siswa-siswa sekolah, berkembang seiring perkembangan zaman
guru, ataupun pelajar mahasiswa (Temaja (Parmini dkk., 2023; Temaja, 2017b;
& Romadon, 2022). Pemerintah telah Temaja, 2021). Teknologi seperti internet
mengeluarkan kebijakan agar juga sangat membantu siswa dalam
pembelajaran dilakukan secara dalam pembelajaran karena dengan adanya
jaringan (daring) yang artinya internet siswa menjadi terbantu dalam
pembelajaran dapat dilakukan secara jarak membuat tugas yang diberikan oleh guru.
jauh dan biasanya dilakukan di rumah dan Semua sumber pembelajaran sekarang
tidak melakukan tatap muka di sekolah. sudah ada di internet tanpa perlu membeli
Banyak siswa-siswa merasa kecewa karena buku. Akan tetapi hal tersebut belum juga
mereka sudah senang dan semangat untuk berjalan lancar karena tidak semua guru
belajar tatap muka di sekolah tapi karena paham cara menggunakan teknologi
pandemi ini membuat mereka belajar di dengan benar, terutama bagi guru-guru
rumah demi keamanan agar tidak tertular yang masih kurang mengikuti
Covid-19. Hal itu membuat para siswa perkembangan teknologi tentu sangat berat
mengalami perubahan drastis dalam dalam menjalani pembelajaran daring
belajar. Mereka biasanya belajar secara selama pandemi Covid-19 berlangsung.
langsung di sekolah, sedangkan saat daring Pandemi telah berlangsung kurang lebih
siswa dituntut mandiri seperti mencari sekitar dua tahun lebih, kemudian Covid-
19 mereda karena berkurangnya berita

I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja, Pembelajaran Daring Halaman 32


Widya Kumara Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 4 Nomor 1 2023
ISSN 2721-5075

tentang orang yang terinfeksi virus dan masih banyak lagi. Hal ini salah
tersebut. Pada awal tahun 2022, satunya terjadi salah satu TK di Tabanan,
pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yaitu TK Negeri Pembina Kecamatan
agar sekolah dibuka kembali, tetapi karena Tabanan.
ada varian baru Covid-19 yang bernama Berdasarkan pemaparan latar
virus delta dan omicron para siswa harus belakang di atas maka penulis tertarik
kembali belajar di rumah dan melakukan untuk melakukan penelitian terkait dengan
pembelajaran secara daring. Oleh karena situasi pembelajaran daring pada siswa di
itu semua sekolah menerapkan TK Negeri Pembina Kecamatan Tabanan.
pembelajaran daring sampai adanya Adapun penelitian ini bertujuan untuk
informasi kembali dibukanya mengetahui keunggulan, kendala, dan
pembelajaran tatap muka di sekolah. solusi dalam proses pembelajaran daring
Selama pembelajaran daring tentu pada siswa TK Negeri Pembina
ada banyak hal atau kendala yang dialami Kecamatan Tabanan.
oleh para pelajar selama belajar di rumah,
seperti tidak mengerti materi pelajaran, METODE
sulit memahami materi baru karena tidak Penelitian ini menggunakan metode
dijelaskan secara langsung, kesulitan deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
sinyal, keterbatasan kuota karena mahal, Metode penelitian kualitatif merupakan
terbatasnya penggunaan teknologi seperti jenis penelitian yang menghasilkan
HP dan laptop karena keduanya penemuan-penemuan yang tidak dapat
merupakan hal yang sangat diperlukan dicapai (diperoleh) dengan menggunakan
dalam pembelajaran daring. Jika tidak prosedur-prosedur statistik atau cara-cara
memiliki salah satunya maka siswa tidak lain dari kuantifikasi (pengukuran). Subjek
dapat mengikuti pembelajaran daring dan dan objek dalam penelitian ini adalah salah
tertinggal pelajaran. Tentu hal ini sangat satu siswa TK Negeri Pembina Kecamatan
memberatkan siswa karena harus tersedia Tabanan. Instrumen penelitian terdiri dari
sebuah HP dan kuota internet untuk pedoman wawancara yang dilakukan
belajar. Ini sangat berdampak bagi para secara tatap muka dengan menggunakan
siswa yang kurang mampu untuk membeli alat perekam suara. Data hasil wawancara
HP, keterbatasan sinyal di daerah-daerah dianalisis secara kualitatif dan kemudian
pedesaan, kuota yang mahal di masa disajikan secara deskriptif, serta di akhir
pandemi, dan kurangnya pemahaman diarik simpulan.
penggunaan teknologi bagi siswa dan
guru. Teknologi merupakan hal yang HASIL DAN PEMBAHASAN
sangat penting di masa pandemi Covid-19, Pembelajaran Daring
karena jika tidak ada kemajuan teknologi Menurut Rusman (2014: 134)
maka pembelajaran di rumah tidak akan pembelajaran pada hakikatnya merupakan
bisa berlangsung dan anak-anak tidak akan suatu proses interaksi antara guru dan
pernah bisa belajar. Ada banyak sekali siswa, baik interaksi secara langsung
aplikasi-aplikasi yang digunakan untuk seperti kegiatan tatap muka langsung
mendukung proses pembelajaran selama maupun interaksi secara tidak langung
belajar daring seperti Google Classroom, seperti menggunakan berbagai media
WhatsApp, Youtube, Zoom, Google Meet, pembelajaran. Menurut Pohan (2020: 2)

I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja, Pembelajaran Daring Halaman 33


Widya Kumara Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 4 Nomor 1 2023
ISSN 2721-5075

pembelajaran daring merupakan dengan menggunakan materi ajar yang


pendidikan formal yang diselenggarakan cara penyajiannya dirancang secara khusus
oleh sekolah yang siswa dan guru berada sehingga diharapkan dapat dipelajari
dilokasi yang berbeda sehingga secara mandiri. Dalam pembelajaran
memerlukan sistem komunikasi interaktif daring, siswa dan guru dituntut agar bisa
untuk menghubungkan keduanya dan memanfaatkan teknologi dan internet
berbagai sumber daya yang dibutuhkan di sebebas mungkin untuk mencari materi
dalamnya. Menurut Imania dan Bariah pembelajaran dan membagikannya kepada
(2019) pembelajaran daring merupakan siswa (Leba & Temaja, 2023). Selain itu,
bentuk penyampaian pembelajaran teknologi juga bisa dimanfaatkan sebagai
konvensional yang dituangkan dalam hiburan bagi siswa dan pembelajaran yang
format digital melalui internet. menyenangkan bagi siswa sehingga
Pembelajaran daring, dipercayai menjadi pembelajaran tidak bersifat monoton dan
satu-satunya media penyampai materi tidak terlalu tegang dalam proses belajar
antara pengajar dan siswa pada masa mengajar (Temaja, 2017a; Temaja, 2022).
darurat pandemi (Rigianti, 2020). Guru juga dapat memberikan permainan
Yerusalem dkk. (2015) mengatakan atau hiburan terkait materi ajar kepada
pembelajaran jarak jauh yakni belajar yang siswa agar siswa tidak jenuh karena selalu
direncanakan di tempat lain atau di luar diberikan tugas dan menjadi cepat lelah.
tempat mengajar. Istilah pembelajaran Dapat disimpulkan pembelajaran daring
daring atau pembelajaran jarak jauh yang adalah suatu sistem pembelajaran jarak
tercantum dalam Undang-Undang Nomor jauh antara guru dan siswa dengan
20 Tahun 2003 mengenai Sistem menggunakan teknologi dan internet.
Pendidikan Nasional Pasal 1 yang Hasil wawancara diperoleh dari
menyatakan bahwa pendidikan jarak jauh salah satu siswa TK Negeri Pembina
merupakan pendidikan yang peserta Kecamatan Tabanan. Berikut pedoman
didiknya terpisah dari pendidik, dan wawancara yang dilakukan terhadap siswa.
pembelajarannya memakai banyak sumber Proses wawancara juga didampingi oleh
belajar melalui teknologi komunikasi, orang tau siswa mengingat siswa masih
informasi, dan media lainnya. pada jenjang TK.
Pendidikan jarak jauh lebih
menekankan pada cara belajar mandiri

Tabel 1 Pedoman Wawancara


No. Pertanyaan
1. Menurut adik bagaimana pelaksanaan pembelajaran saat pandemi?
2. Menurut adik efektifkah pembelajaran daring saat pandemi?
3. Bagaimana guru memberikan materi pelajaran dan tugas?
4. Apa saja aplikasi yang digunakan dalam belajar daring?
5. Apa saja kendala atau kesulitan saat belajar daring?
6. Apakah ada mata pelajaran yang sulit dipahami saat belajar daring?

Penelitian ini dilakukan dengan narasumber yang didampingi orang tuanya


teknik wawancara tatap muka terhadap lalu direkam memakai HP dan perekam

I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja, Pembelajaran Daring Halaman 34


Widya Kumara Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 4 Nomor 1 2023
ISSN 2721-5075

suara. Berikut adalah tabel hasil wawancaranya


.
Tabel 2 Hasil Wawancara
No. Pertanyaan Jawaban
1. Menurut adik bagaimana Menurut saya, pembelajaran di masa pandemi
pelaksanaan pembelajaran saat dilakukan secara daring. Pembelajaran daring
pandemi? tidak sepenuhnya lancar bagi saya. Karena
ketergantungan sinyal, kuota dan harus
memiliki HP. Lalu komunikasi dengan guru
menjadi terbatas karena tidak langsung dibalas
chatnya oleh guru. Materi yang dijelaskan oleh
guru dari google classroom atau WA menjadi
kurang paham karena tidak dijelaskan secara
langsung.
2. Menurut adik efektifkah Jika dibilang efektif ya cukup efektif di masa
pembelajaran daring saat pandemi yang tidak boleh keluar rumah ini dan
pandemi? harus tetap belajar. Dalam belajar juga menjadi
lebih santai karena tidak harus dikerjakan
sekarang jadi bisa memilih mana tugas yang
lebih mudah dikerjakan agar tidak kehabisan
waktu dalam belajar juga bisa multitasking
seperti sambil mendengarkan lagu favorit atau
bisa sambil menonton video atau siaran TV
yang disukai, tetapi kurang efektif karena
keterbatasan sinyal dan kuota yang sangat
mahal.
3. Bagaimana guru memberikan Guru memberikan banyak sekali tugas dan lagu
materi pelajaran dan tugas? yang harus dihafal. Guru tidak menjelaskan
materi baru hanya mengirimkan materi melalui
aplikasi daring seperti Google Classroom,
WhatsApp ataupun dari Youtube.
Pengumpulan tugas dikumpulkan melalui
aplikasi Google Form atau Google Classroom
dan tenggat pengumpulan tugas sangat singkat
sehingga sangat memberatkan bagi saya,
apalagi jika sinyal tidak memadai di rumah
saya.
4. Apa saja aplikasi yang digunakan Ada banyak aplikasi yang digunakan saat
dalam belajar daring? belajar daring yaitu WhatsApp, Youtube,
Google Classroom, Google Form, Zoom, dan
Google Meet. Terkadang juga sering diberikan
permainan atau kuis sederhana dan itu yang
membuat senang karena ada guru yang
memberikan kuis dan yang bisa menjawab
paling banyak atau menjadi pemenang
mendapatkan hadiah dari guru seperti
mendapatkan pulsa gratis. Saya sangat senang
karena menjadi lebih bersemangat dalam
menjawab kuis agar bisa mendapatkan hadiah
pulsa untuk membeli kuota.

I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja, Pembelajaran Daring Halaman 35


Widya Kumara Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 4 Nomor 1 2023
ISSN 2721-5075

5. Menurut adik apa saja kendala Menurut saya ada banyak sekali kendala di saat
atau kesulitan saat belajar daring? belajar daring seperti keterbatasan kuota yang
mahal, kemudian susah sinyal karena kebetulan
di desa saya agak sulit menangkap sinyal. Lalu
tugas yang diberikan sangat banyak, ulangan
harian mendadak, dan tenggat pengumpulan
tugas yang sangat singkat. Belum selesai saya
membaca dan memahami materi baru sudah
ada tugas yang menumpuk dan harus
diselesaikan dengan cepat. Lalu guru juga tidak
terlalu menjelaskan secara detail misalnya
lewat Zoom terutama dalam pembelajaran
berhitung karena berisi rumus-rumus dan
penjelaskan hanya sebatas soal yang diberikan
tetapi terkadang tugas yang diberikan bisa lebih
dari contoh yang telah dijelaskan sebelumnya
itupun belum jelas sekali menjelaskan, jadi
pemahaman saya menangkap materi dan
menerima cara-cara penyelesaiannya menjadi
kurang maksimal dan banyak sekali keraguan
dalam menjadi soal.
6. Apakah ada mata pelajaran yang Tentu ada banyak sekali mata pelajaran yang
sulit dipahami saat belajar daring? sulit dipahami dan membuat saya tidak
menyukai pelajaran tersebut seperti berhitung.
Karena guru hanya memberikan tautan materi
di aplikasi kelas dan tidak menjelaskan materi
tersebut secara detail dan rinci, apalagi mata
pelajaran seperti berhitung sangat sulit untuk
bisa dipahami sendiri dengan membaca dan
tanpa dijelaskan oleh guru secara langsung.
Karena disana ada banyak rumus-rumus yang
dipakai dan bingung bagaimana cara
menggunakannya. Kadang guru juga
menjelaskan sedikit dan dengan cepat jadi
pemahamannya menjadi masuk kanan keluar
kiri.

Berdasarkan hasil wawancara Keunggulan dalam Proses


dengan narasumber di atas, ada banyak Pembelajaran Daring Pada Siswa
sekali kendala di dalam pembelajaran Selain kendala terdapat beberapa
daring. Pembelajaran daring tidak dapat keunggulan di dalam proses pembelajaran
dilaksanakan dengan lancar seperti daring pada siswa, yaitu:
semestinya. Hal yang sangat terkendala 1. Waktu dan tempat lebih efisien karena
bagi siswa adalah keterbatasan kuota, dapat dikerjakan dimana saja
kesulitan sinyal, kesulitan memahami 2. Guru dapat dengan mudah memberikan
materi, dan tugas yang sangat banyak materi kepada siswa baik berupa
dengan tenggat singkat sehingga sangat gambar dan video
memberatkan bagi siswa.

I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja, Pembelajaran Daring Halaman 36


Widya Kumara Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 4 Nomor 1 2023
ISSN 2721-5075

3. Siswa dapat dengan mudah mencari kesulitan memahami materi, dan tugas
dan mengunduh bahan ajar tersebut yang sangat banyak dengan tenggat waktu
4. Menumbuhkan rasa kemandirian dan singkat. Berikut solusi dari penulis
percaya diri pada diri siswa terhadap permasalahan yang dialami oleh
5. Siswa dapat berdiskusi langsung siswa saat pembelajaran daring.
dengan orang tua tanpa melalui guru 1. Ketika siswa mengalami keterbatasan
6. Siswa tidak hanya bergantung pada kuota karena harga kuota internet yang
guru, tapi juga belajar untuk mahal, Dinas Pendidikan harus
melakukan riset sendiri melalui menyediakan bantuan kuota internet
internet gratis untuk masing-masing siswa agar
7. Siswa dilatih untuk lebih menguasai dapat belajar daring dengan baik, agar
teknologi informasi yang terus dapat mencari materi dan tugas yang
berkembang. dikirimkan oleh guru.
2. Ketika siswa mengalami masalah
Kendala-kendala Siswa dalam Proses jaringan atau kesulitan sinyal karena di
Pembelajaran Daring daerah pedesaan yang jaringannya
Pembelajaran daring di masa memang lambat, siswa dapat mencari
Covid-19 di TK Negeri Pembina Wifi terdekat seperti Wifi yang sudah
Kecamatan Tabanan dilaksanakan secara disediakan di masing-masing balai
daring. Melalui pembelajaran daring banjar desa, atau bisa memakai Wifi
diharapkan siswa tetap mendapatkan ilmu rumahan agar para siswa dapat belajar
pengetahuan seperti biasa agar tidak daring dengan baik.
tertinggal materi yang seharusnya 3. Ketika siswa mengalami sulit
diperoleh. Namun pembelajaran daring memahami materi yang diberikan oleh
tidak sepenuhnya berjalan baik. Ada guru, siswa dapat mencari alternatif
banyak kendala yang ditemukan siswa penjelasan materi yang lebih mudah
selama pembelajaran daring, yaitu: dipahami dari sumber lain seperti
1. Harga kuota internet yang mahal Google dan Youtube, atau siswa dapat
2. Jaringan internet yang lambat berdiskusi dengan orang tua atau
3. Lokasi rumah tidak menjangkau sinyal mengikuti bimbingan belajar daring
internet seperti Ruang Guru atau Quipper.
4. Susah memahami pelajaran dan Sebaiknya materi yang akan
pembelajaran monoton disampaikan dalam pembelajaran
5. Tugas yang diberikan menumpuk sudah diberikan sehari sebelumnya
dengan tenggat waktu sangat singkat kepada siswa agar siswa dapat
6. Keterbatasan teknologi membaca kembali materi,
7. Keterbatasan sarana HP atau laptop. memahaminya, dan menanyakan
kepada guru jika terdapat hal yang sulit
Solusi dalam Proses Pembelajaran dipahami.
Daring Pada Siswa 4. Ketika siswa mendapat tugas yang
Berdasarkan permasalahan yang sangat banyak dengan tenggat waktu
dihadapi oleh salah satu siswa TK Negeri yang singkat, siswa dapat mengerjakan
Pembina Kecamatan Tabanan, yaitu tugas dan mendiskusikannya dengan
keterbatasan kuota, kesulitan sinyal, orang tua dan mengatur waktu untuk

I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja, Pembelajaran Daring Halaman 37


Widya Kumara Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 4 Nomor 1 2023
ISSN 2721-5075

membuat tugas agar dapat siswa TK tersebut yang mengatakan


mengumpulkan tugas dengan tepat bahwa selama belajar daring terdapat
waktu. Sebaiknya tugas diberikan banyak sekali kendala di dalamnya seperti
minimal 4 jam sebelum tenggat keterbatasan kuota, kesulitan sinyal,
ditentukan agar siswa dapat memahami kesulitan memahami materi, dan tugas
tugas dan materi yang telah diajarkan yang sangat banyak dengan tenggat
kepada siswa dan guru memberikan pengumpulan tugas yang singkat sehingga
kelonggaran waktu kepada siswa sangat memberatkan bagi siswa. Solusi
supaya siswa tidak tergesa gesa dalam dari penulis terhadap permasalahan yang
menjawab soal tugas mengingat ada dialami oleh siswa saat pembelajaran
banyaknya tugas dari mata pelajaran daring yaitu, Dinas Pendidikan harus
lainnya. menyediakan bantuan kuota internet gratis
untuk masing-masing siswa agar dapat
SIMPULAN belajar daring dengan baik, mencari Wifi
Dunia digemparkan dengan terdekat seperti Wifi yang tersedia di balai
fenomena virus baru yang ditemukan di banjar desa setempat, mencari alternatif
Wuhan, Cina yang bernama Covid-19. penjelasan lain dari Google atau Youtube,
Virus tersebut sangat berbahaya dan berdiskusi dengan orang tua agar tugas
penularannya sangat cepat bahkan dapat dapat selesai tepat waktu. Di samping itu,
menyebabkan kematian. Oleh karena itu masih terdapat keunggulan dari
pemerintah melakukan berbagai upaya pembelajaran daring seperti waktu dan
agar pandemi ini cepat teratasi, seperti tempat lebih efisien karena dapat
melakukan karantina wilayah di daerah- dikerjakan dimana, siswa dilatih untuk
daerah tertentu, menjaga jarak, selalu lebih menguasai teknologi informasi yang
memakai masker, mencuci tangan, dan terus berkembang, dan lainnya.
melakukan PSBB level 1, 2, 3, dan 4, serta Penulis menyarankan agar di dalam
kemudian melakukan pengawasan pada proses belajar mengajar yang dilaksanakan
zona-zona merah yang berarti sangat secara daring mendapat perhatian dari
rawan adanya virus. Hal yang sangat banyak pihak seperti pemerintah dengan
berdampak di masa pandemi ini adalah menyalurkan bantuan kuota gratis bagi
pendidikan yaitu sekolah. Siswa para siswa dan menyediakan layanan Wifi
diwajibkan untuk belajar daring yaitu gratis di masing-masing balai desa. Guru
belajar di rumah aja agar terhindar dari sebaiknya memberikan pembelajaran
penularan Covid-19. Siswa dan guru secara bervariatif agar siswa tidak merasa
dituntut untuk tidak melakukan jenuh dan jauh lebih paham dengan materi
pembelajaran tatap muka dan hanya lewat yang diajarkan. Siswa sebaiknya lebih
daring saja di dalam proses belajar aktif bertanya kepada guru jika ada materi
mengajar dengan memanfaatkan teknologi yang sulit atau dapat mencari alternatif
seperti HP dan laptop. Di dalam proses penjelasan lain sepeti Google, Youtube,
pembelajaran daring, pembelajaran dan didampingi oleh orang tua.
tidaklah bisa berjalan lancar seperti yang
diharapkan seperti yang terjadi di TK DAFTAR PUSTAKA
Negeri Pembina Kecamatan Tabanan. Imania, K A. N., & Bariah, S. K. (2019).
Penulis melakukan wawancara terhadap Rancangan Pengembangan

I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja, Pembelajaran Daring Halaman 38


Widya Kumara Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 4 Nomor 1 2023
ISSN 2721-5075

Instrumen Penilaian Pembelajaran Profesionalisme Guru. Jakarta:


Berbasis Daring. Jurnal Petik, 5(1), Raja Grafindo Persada.
31-47. Temaja, I. G. B. W. B. (2017). E-Matching
https://doi.org/10.31980/jpetik.v5i1 Game in Teaching English for
.445 Young Learners. PEOPLE:
Leba, S. M. R., & Temaja, I. G. B. W. B. International Journal of Social
(2023). An Analysis of the Use of Sciences, 3(1), 67-79.
Technology in English Language https://dx.doi.org/10.20319/pijss.20
Teaching and Learning in Junior 17.31.6779
High Schools in Merauke. Temaja, I. G. B. W. B. (2017). The
International Journal of Education, Implementation of Peer Corrective
Vocational and Social Science, Feedback Technique in EFL
2(2), 107-118. Primary High School. Annals of
https://doi.org/10.99075/ijevss.v2i0 Education, 3(1), 39-41.
2.244 Temaja, I. G. B. W. B. (2021). Pentingnya
Nasriani, N. (2021). Efektifitas Makna dan Nilai Budaya Konsep
Pembelajaran Daring pada Masa Kaja Kangin Pada Anak. Widya
Pandemi Covid 19 di MTS Negeri Kumara: Jurnal Pendidikan Anak
2 Tolitoli. Jurnal Inovasi Usia Dini, 2(2), 189-198.
Penelitian, 2(8), 2501-2510. https://doi.org/10.55115/widyakum
https://doi.org/10.47492/jip.v2i8.11 ara.v2i2.1566
28 Temaja, I. G. B. W. B. (2022). Gambar
Temaja, I. G. B. W. B. (2017). The Sederhana Sebagai Media
Implementation of Peer Corrective Pengenalan Bahasa Inggris untuk
Feedback Technique in EFL Anak Usia Dini di Sekolah Daerah
Primary High School. Annals of Tertinggal. Widya Kumara: Jurnal
Education, 3(1), 39-41. Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1),
Parmini, N. P., Temaja, I. G. B. W. B., 51-60.
Putra, I. B. R., Sudiarthi, D. N. A., https://doi.org/10.55115/widyakum
& Mawa, I. W. (2023). Tri Hita ara.v3i1.2072
Karana Education in “Monkey and Temaja, I. G. B. W. B., & Romadon, Y. D.
Streaked Weaver” Story: (2022). Problematika Pemahaman
Implementation by the Ubud Siswa TK dalam Pembelajaran
Community. Mimbar Ilmu, 27(3), Daring di Masa Pandemi Covid-19.
522-532. Widya Kumara: Jurnal Pendidikan
https://doi.org/10.23887/mi.v27i3.5 Anak Usia Dini, 3(2), 131-140.
7630 https://doi.org/10.55115/widyakum
Pohan, A. E. (2020). Konsep ara.v3i2.2420
Pembelajaran Daring Berbasis Wandra, W., Cikusin, Y., & Hayat, H.
Pendekatan Ilmiah. Purwodadi: (2021). Wabah Corona Virus
Sarnu Untung. (COVID-19) (Studi Pada Desa
Rigianti, H. A. (2020). Kendala Pandansari Lor Kecamatan
Pembelajaran Daring Guru Sekolah Poncokusumo Kabupaten Malang).
Dasar di Banjarnegara. Elementary Jurnal Inovasi Penelitian, 2(5),
School, 7(2), 297-302. 1627-1634.
https://doi.org/10.31316/esjurnal.v7 https://doi.org/10.47492/jip.v2i5.94
i2.768 6
Rusman. (2014). Model-Model Yerusalem, M. R., Rochim, A. F., &
Pembelajaran Mengembangkan Martono, K. T. (2015). Desain dan
Implementasi Sistem Pembelajaran

I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja, Pembelajaran Daring Halaman 39


Widya Kumara Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 4 Nomor 1 2023
ISSN 2721-5075

Jarak Jauh di Program Studi Sistem


Komputer. Jurnal Teknologi dan
Sistem Komputer, 3(4), 481-492.
https://doi.org/10.14710/jtsiskom.3.
4.2015.481-492

I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja, Pembelajaran Daring Halaman 40

Anda mungkin juga menyukai