0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan55 halaman

Panduan Lengkap Borland Delphi 7

Borland Delphi adalah bahasa pemrograman yang menyediakan fasilitas untuk mengembangkan aplikasi dengan berbagai jenis data dan antarmuka pengguna yang menarik. IDE Delphi menawarkan berbagai komponen dan alat untuk mempermudah pengembangan perangkat lunak, termasuk jendela utama, Object Treeview, dan Code Editor. Sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 1995, Delphi telah melalui banyak revisi dan pengembangan untuk meningkatkan kemampuannya dalam pemrograman berorientasi objek.

Diunggah oleh

nurulhidayati.hn88
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan55 halaman

Panduan Lengkap Borland Delphi 7

Borland Delphi adalah bahasa pemrograman yang menyediakan fasilitas untuk mengembangkan aplikasi dengan berbagai jenis data dan antarmuka pengguna yang menarik. IDE Delphi menawarkan berbagai komponen dan alat untuk mempermudah pengembangan perangkat lunak, termasuk jendela utama, Object Treeview, dan Code Editor. Sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 1995, Delphi telah melalui banyak revisi dan pengembangan untuk meningkatkan kemampuannya dalam pemrograman berorientasi objek.

Diunggah oleh

nurulhidayati.hn88
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB III

LANDASAN TEORI

3.1 Pengertian Borland Delphi7

Borland Delphi merupakan suatu bahasa pemrograman yang

memberikan berbagai fasilitas pembuatan aplikasi untuk mengolah teks,

grafik, angka, database dan aplikasi web. Program ini mempunyai

kemampuan luas yang terletak pada produktifitas, kualitas, pengembangan

perangkat lunak, kecepatan kompilasi, pola desain yang menarik serta

bahasa pemrogramannya terstruktur dan lengkap. Fasilitas pemrograman

dibagi dalam dua kelompok yaitu object dan bahasa pemrograman. Object

adalah suatu komponen yang mempunyai bentuk fisik dan biasanya dapat

dilihat. Object biasanya dipakai untuk melakukan tugas tertentu dan

mempunyai batasan-batasan tertentu. Sedangkan bahasa pemrograman dapat

disebut sekumpulan teks yang mempunyai arti tertentu dan disusun dengan

aturan tertentu untuk menjalankan tugas tertentu. Gabungan antara object

dengan bahasa pemrograman sering disebut bahasa pemrograman

berorientasi object.

IDE Delphi Merupakan lingkungan pemrograman terpadu yang

terdapat dalam Delphi. Dengan IDE semua yang diperlukan dalam

pengembangan, dalam kondisi normal, semuanya telah tersedia. Adapun

bagian-bagian IDE Delphi yang biasa ditampilkan yaitu :

12
13

1. Jendela Utama

Di dalam jendela utama Delphi terdapat menu-menu sebagaimana

menu aplikasi Windows umumnya, toolbar yang merupakan langkah cepat

dari beberapa menu, dan component palette yaitu gudang komponen yang

akan digunakan untuk membuat aplikasi.

2. Object Treeview

Fasilitas ini berguna untuk menampilkan daftar komponen yang

digunakan dalam pengembangan aplikasi sesuai dengan penempatannya.

3. Object Inspector

Object ini digunakan untuk mengatur properti dan event suatu

komponen. Akan tetapi tidak dapat mengubah langsung properti-properti

yang tidak ditampilkan kecuali melalui penulisan kode program.

4. Form Designer

Form adalah komponen utama dalam pengembangan aplikasi. Form

designer adalah tempat melekatnya komponen yang lain, dengan arti lain

tempat komponen-komponen lain diletakkan.

5. Code Editor, Explorer dan Component Diagram

Code Editor adalah tempat kode program yang diperlukan untuk

mengatur tugas aplikasi ditulis. Code Explorer adalah fasilitas yang

membantu penjelajahan kode program menjadi lebih mudah. Component

Diagram adalah fasilitas yang dapat digunakan untuk membuat diagram

komponen-komponen yang digunakan dalam aplikasi.


14

3.2 Sejarah Singkat Borland Delphi7

Delphi merupakan salah satu jenis bahasa pemrograman yang fleksibel

penggunaannya untuk mengembangkan aplikasi program under Windows

dengan tampilan yang smooth seperti pada Sistem Operasi Windows itu

sendiri.

Mendengar kosakata Delphi mungkin orang sudah tidak asing dengan

nama ini yang memang menggunakan kosakata bahasa Yunani. Konon

dalam sejarah mitologi Yunani, Delphi adalah kuil yang dibangun untuk

menyembah Dewa Apollo, salah satu Dewa yang disegani oleh orang-orang

Yunani selain Dewa-Dewa lain seperti Jupiter, Titan dan lain sebagainya.

Borland sebagai pengembang perangkat lunak yang sudah ada sejak

era 1980′an menggunakan ikon dan nama Delphi sebagai salah satu

perangkat lunak pembantu pemrograman untuk membuat program yang

sudah mengarah ke Pemrograman Yang Berorientasi pada Objek atau

dikenal dengan istilah OOP (Object Oriented Programming).

Semenjak zaman produk-produk “turbo” dengan Turbo Pascal,

Turbo/Borland C/C++, Turbo Assembler belasan tahun silam hingga RAD

Tool Delphi, C++ Builder saat ini. Kesemua jajaran produk borland tersebut

pernah berjaya sebagai produk-produk unggulan di masanya.

Perjalanan Panjang Delphi

Mengenal Delphi berarti kita harus melakukan perjalanan ulang (flash-

back), dimana Delphi sendiri sudah melalui perjalanan panjang nan berliku-
15

liku dan ujian dalam sejarahnya hingga dapat hadir dan dipakai hingga saat

ini.

Pertama, dimulai dengan ide brilian Prof. Niclaus Wirth yang

mengemukakan paparan tentang Struktur Data dan Algoritma (Algorthm and

Data Structure). Prof. Niklaus Wirth menerjemahkan paparan ini yang

kemudian dikristalisasi ke dalam bahasa yang populer dan digunakan

pertama kalinya sebagai bahasa yang berorientasi pada hal-hal yang Science

dan Ilmiah yaitu Pascal. Pascal sendiri kemudian distandarisasi ke dalam

ANSI PASCAL (Pascal umum) oleh badan standarisasi Amerika Serikat

(ANSI).

Kemudian, 20 Nopember 1983, Borland melakukan riset untuk

menerjemahkan ide dari kristalisasi ANSI Pascal (Pascal yang

distandarisasi) yang kemudian menelurkan kompiler Pascal ke dalam

pengembangan perangkat lunaknya yaitu Turbo Pascal 1.0. Turbo Pascal

1.0 berjalan pada sistem operasi PC/MS DOS dengan keterabatasan memory

yang saat itu bisa berjalan pada ukuran 1 Mbyte saja.

1. Pada 17 April 1984, Borland kembali merevisi ulang perangkat

lunak Turbo Pascal 1.0 menjadi Turbo Pascal 2.0.

2. Pada 17 September 1986, Borland kembali merevisi ulang

perangkat lunak Turbo Pascal 2.0 menjadi Turbo Pascal 3.0.

3. Pada 20 Nopember 1987, Borland kembali merevisi ulang

perangkat lunak Turbo Pascal 3.0 menjadi Turbo Pascal 4.0


16

4. Pada 24 Agustus 1988, Borland kembali merevisi ulang perangkat

lunak Turbo Pascal 4.0 menjadi Turbo Pascal 5.0

5. Pada 2 Mei 1989, Borland kembali merevisi ulang perangkat lunak

Turbo Pascal 5.0 menjadi Turbo Pascal 5.5

6. Pada 23 Oktober 1990, Borland kembali merevisi ulang perangkat

lunak Turbo Pascal 5.5 menjadi Turbo Pascal 6.0

7. Pada 13 Pebruari 1991, Borland melakukan migrasi perangkat

lunaknya ke dalam platform sistem operasi Microsoft Windows

dengan menelurkan produk Turbo Pascal for Windows 1.0.

8. Pada 8 Juni 1992, Borland merevisi ulang perangkat lunak Turbo

Pascal for Windows 1.0 menjadi Turbo Pascal for Windows 1.5

9. Pada 27 Oktober 1992, Borland melakukan revitalisasi Turbo

Pascal 6.0 dan mengarahkan platform perangkat lunaknya menuju

pemrograman berorientasi pada objek dengan menelurkan produk

Borland Pascal 7.0 (With Objects).

10. Pada 14 Pebruari 1995, bertepatan dengan hari Valentine, untuk

pertama kalinya dalam sejarah Borland menelurkan produk

terbarunya, yang merupakan gabungan pengembangan Turbo

Pascal for Windows 1.5 dan Borland Pascal 7.0 (With Objects)

dengan menerlurkan Borland Delphi for Windows 95 atau Borland

Delphi 1.0. Delphi versi ini berjalan pada Windows 3.1 atau

Windows 16 bit.
17

11. Pada 10 Pebruari 1996, setahun setelah kelahiran Delphi 1.0,

Borland kembali merevisi ulang perangkat lunak ini dan

menelurkan produk Borland Delphi 2.0. Delphi versi ini berjalan

pada Windows 95 atau Delphi 32 bit.

12. Tanggal 5 Agustus 1997, Borland kembali merevisi ulang Delphi

2.0 dan menelurkan produk Borland Delphi 3.0. Delphi versi ini

berjalan pada Windows 95 ke atas dengan tambahan fitu rinternet

atau web.

13. Pada 17 Juni 1998, Borland kembali merevisi ulang Delphi 3.0 dan

menelurkan produk Borland Delphi 4.0.

14. Pada 10 Agustus 1999, Borland kembali merevisi ulang Delphi 4.0

dan menelurkan produk Borland Delphi 5.0

15. Pada 21 Mei 2001, Borland kembali merevisi ulang Delphi 5.0 dan

menelurkan produk Borland Delphi 6.0.

16. Pada 9 Agustus 2002, Borland kembali merevisi ulang Delphi 6.0

dan menelurkan produk Borland Delphi 7.0.

17. Pada 22 Desember 2003 bertepatan dengan The Mother Day alias

Hari Ibu Nasional, Borland melakukan migrasi untuk memindahkan

platform Delphi ke arah pemrograman .NeT (dot NET) dengan

menelurkan produk Borland Delphi 8.0 for .NET.

18. Pada 12 Oktober 2004, Borland menggabungkan pengembangan

perangkat lunak C# dan Delphi ke dalam satu kendali Integrated


18

Develompment and Environment (IDE) dengan menelurkan produk

Borland Delphi 2005.

19. Pada 10 Oktober 2005, Borland kembali merevisi ulang perangkat

lunakn Delphi 2005 ke dalam perangkat lunak baru Borland Delphi

Studio 2006.

Semua info sejarah ini diambil dari History of Delphi.

3.2.1 Cara Menginstal Borland Delphi7

Installasi Borland Delphi7

1. Masukkan CD Master program Borland Delphi7 atau bisa

menggunakan flashdisk.

2. Windows 7 akan memberikan Konfirmasi Proteksi pada program

ini, tak perlu ditakutkan tetap jalankan Pilih -> Run Program.

Gambar 3.1 Kotak Dialog Program Compatibility Assistant

3. Pilih Link Install Delphi 7


19

Gambar 3.2 Kotak Dialog Delphi7 Enterprise Suite Setup Launcher

4. Pilih -> Next

Gambar 3.3 Kotak Dialog Enterprise Edition-Installation Wizard

5. Masukkan Serial Number Delphi 7


20

Gambar 3.4 Kotak Dialog Serial Number

6. Pilih Option Agreement -> I Agree the Terms in the license

Agrement.

Gambar 3.5 Kotak Dialog License Agreement


21

7. Pilih -> Next

Gambar 3.6 Kotak Dialog Important Installation Information

8. Pilih Option Type Yang Typical

Gambar 3.7 Kotak Dialog Setup Type


22

9. Check List Option VisiBroker Kemudian Pilih -> Next.

Gambar 3.8 Kotak Dialog Choose VisiBroker

10. Pilihan Office Kita gunakan Office XP

Gambar 3.9 Kotak Dialog Microsoft Office Controls


23

11. Hilangkan Check list Instalasi InterBase Client

Gambar 3.10 Kotak Dialog Install Additional Components

12. Pilih Folder Instalasi Program / Biarkan Secara Default

Gambar 3.11 Kotak Dialog Destination Folder

13. Check List Kotak recomended save instalasi to hard drive.


24

Gambar 3.12 Kotak Dialog Save Installation Database

14. Pilih -> Install.

Gambar 3.13 Kotak Dialog Ready Install the Program

15. Saat Proses Instalasi Selesai biasanya akan muncul Recomended

Install VisiBroker 4.5, Berikut :


25

Gambar 3.14 Kotak Dialog Recomended Install VisiBroker 4.5

16. Kalau temen temen mau installasi tinggal pilih ok dan next di

setiap pemberitahuan nanti Namun saya tidak akan

membahasnya. Jika Proses Instalasi selesai maka muncul Form

Berikut, kemudian klik finish :

Gambar 3.15 Kotak Dialog Installation Wizard Compelted

3.3 Konsep Dasar Borland Delphi7


26

Sebelum membuat program aplikasi, sebaiknya mengenal komponen

dan area kerja dari Borland Delphi7 terlebih dahulu. :

1. Mengenal IDE (Integrated Development Environment)

pada Borland Delphi7

Buka aplikasi Borland delphi7 terlebih dahulu, setelah

Gambar 3.16 Workspace pada Borland delphi7

2. Main Windows

Berfungsi sebagai navigasi utama, mencakup Toolbar, Main Menu dan

Component Pallete.

3. Toolbar
27

Borland Delphi7 memiliki beberapa Toolbar yang masing-masing

memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda. Toolbar terletak pada

bagian bawah baris menu. Pada kondisi default Borland Delphi7

memiliki 6 bagian toolbar, antara lain: Standart, View, Debug,

Dekstops, Custom dan Component Pallete.

4. Component Pallete

Component Pallete berisi kumpulan tombol-tombol yang

merepresentasikan komponen-komponen yang terdapat pada VCL

(Visual Component Library).

Pada Component Pallete anda akan melihat Page Control, seperti

Standart, Additional, Win32, System, Data Access dan lain-lain seperti

pada gambar 3.3.2.

Gambar 3.17 Component Pallete

5. Form Designer

Form Designer merupakan sebuah sub-workspace yang digunakan untuk

merancang sebuah aplikasi. Form dapat diisi berbagai komponen seperti

tombol, teks, dan komponen-komponen lain yang terdapat pada

Component Pallete.
28

Gambar 3.18 Lembar kerja Form Designer

6. Code Editor

Code Editor merupakan tempat di mana Anda dapat menuliskan kode

program. Pada bagian ini Anda dapat menuliskan pernyataan-pernyataan

dalam Object Pascal. Satu diantara keuntungan bagi pengguna Delphi

adalah bahwa Anda tidak perlu menuliskan kode-kode sumber, karena

Delphi telah menyediakan kerangka penulisan sebuah program seperti

pada gambar di bawah ini.

Gambar 3.19 Lembar kerja Code Editor

7. Object Inspector
29

Digunakan untuk mengubah properti atau karakteristik dari sebuah

komponen. Object Inspector terdiri dari dua tab, yaitu Properties dan

Events seperti gambar 3.3.5 di bawah ini.

Gambar 3.20 Lembar kerja Object Inspector

8. Code Explorer

Code Explorer merupakan lembar kerja baru yang terdapat di dalam

Delphi7 yang tidak ditemukan pada versi-versi sebelumnya. Code

Explorer digunakan untuk memudahkan pemakai berpindah antar file

unit yang terdapat di dalam jendela Code Editor. Untuk menutup Code

Explorer, klik tanda silang yang terdapat di sudut kanan atas, dan untuk

membukanya kembali pilih menu View → Code Explorer dari main

menu atau klik kanan dalam jendela Code Editor kemudian pilih View

Explorer.
30

9. Object TreeView

Object TreeView menampilkan diagram pohon dari komponen-

komponen yang bersifat visual maupun nonvisual yang telah terdapat

dalam form, data module, atau frame. Object TreeView juga

menampilkan hubungan logika antar komponen. Apabila Anda mengklik

kanan salah satu item yang terdapat di dalam diagram pohon, Anda dapat

melihat konteks menu komponen versi sebelumnya. Untuk mengakses

menu secara penuh, klik kanan pada komponen yang sama dalam form,

data module, atau frame.

Gambar 3.21Object TreeView

3.4 Menu-menu pada Borland Delphi7

Tidak terlalu berbeda dengan aplikasi-aplikasi yang berjalan di

Windows lainnya, Borland Delphi7 juga menyediakan menu-menu yang

lengkap.

1. Menu File
31

Menu File berisi perintah-perintah dasar menu yang sering

digunakan yang berhubungan dengan pengoperasian file. Supaya

lebih jelas, perhatikan tabel berikut.

Gambar 3.22 Menu File

Tabel 3.1 Menu File

Sub Menu Fungsi

New Membuat objek baru yang berupa project dan form

New→Application Membuat Projek baru. Perintah ini akan menutup

projek sebelumnya, membuka code editor baru

dengan nama Unit1.Pas, dan form baru dengan

nama Form1.

New→CLX Membuat kelompok projek baru dengan aplikasi

Application single cross plaform di dalamnya. Anda dapat

menggunakan objek CLX untuk

membuat aplikasi platform untuk Windows atau


32

Linux. File form tersebut akan dihubungkan

dengan apliksi CLX yang memiliki ekstensi xfm.

New→ Data Membuat Data Module baru, dan selanjutnya akan

Module ditampilkan kontainer data modul pada dekstop.

Module ditambahkan di dalam projek yang berlaku.

New→Form Membuat form baru yang masih kosong.

New→Frame Membuat frame (bingkai) baru yang masih kosong

yang akan ditambahkan di dalam projek baru yang

masih aktif.

New→Unit Membuat unit baru di jendela Code Editor.

Open Membuka sebuah objek. Objek tersebut dapat

berupa sebuah program atau project.

Open Project Membuka project.

Reopen Membuka objek terakhir yang pernah anda buka

sebelumnya.

Save Menyimpan form yang sedang aktif

Save As Menyimpan form yang aktif dengan nama baru.

Save Project As Menyimpan project yang aktif dengan nama

baru.

Save All Menyimpan semua objek yang aktif.

Close Menutup form, jika form belum anda simpan, maka

Borland Delphi7 akan menampilkan

kotak komfirmasi tentang penyimpanan file.


33

Close All Menutup semua objek yang aktif.

Use Unit Membuka sebua unit untuk project yang aktif.

Print Mencetak item Borland Delphi7 yang sedang

terpilih.

Exit Menutup program Borland Delphi7.

2. Menu Edit

Menu Edit berisi perintah – perintah yang digunakan untuk menyunting

teks program dalam jendela code editor, menyunting komponen –

komponen yang terletak pada bagian form designer dan beberapa item

lainnya.

Gambar 3.23 Menu Edit

Tabel 3.2 Menu Edit

Sub Menu Fungsi

Undo Membatalkan perintah terakhir yang pernah anda lakukan.

Redo Mengulang perintah terakhir yang pernah anda lakukan.

Cut Memotong teks atau objek yang sedang terpilih.


34

Paste Menempelkan teks atau objek yang sebelumnya telah anda cut

atau copy pada posisi yang anda kehendaki

Delete Menghapus teks atau objek yang sedang dipilih.

Select All Memilih atau menyeleksi seluruh teks atau object

Align to Grid Merapikan atau mengatur peralatan objek yang dipilih terhadap

posisi titik-titik grid pada form.

Bring to Front Meletakan objek terpilih pada posisi teratas di antara objek lain

pada form.

Send to Back Meletakan objek terpilih pada posisi terbawah di antara objek

lain pada form.

Align Mengatur tata letak objek dalam form, baik secara vertikal

ataupun horizontal.

Size Mengatur ukuran lebar atau tinggi objek yang terpilih.

Scale Mengubah seluruh ukuran objek yang akan diaktifkan apabila

anda menggunakan tombol Tab untuk memindahkan posisi

objek yang aktif pada saat Form yang telah anda buat

dijalankan.

Creation Order Mengubah urutan komponen-komponen non- Visual yang akan

diaktifkan apabila anda menggunakan tombol Tab untuk

memindahkan posisi komponen non-visual

yang aktif pada saat form yang telah anda buat dijalankan.

Flip Children Memutar komponen-komponen yang terdapat pada form secara

horizontal.
35

Lock Control Mengunci seluruh komponen yang terdapat dalam form

sehingga anda tidak diperkenankan untuk mengubah ukuran

ataumemindahkan posisi komponen-komponen tersebut.

3. Menu Search

Menu Search berisi perintah-perintah untuk mencari teks-teks tertentu

dalam Code Editor, mencari kesalahan-kesalahan program pada jendela

code editor dan beberapa item lainnya.

Gambar 3.24 Menu Search


36

Tabel 3.3 Menu Search

Sub Menu Fungsi

Find Mencari teks tertentu dalam Code Editor

Finf in Files Mencari teks tertentu dalam Code Editor yang terletak

pada file lain

Replace Mencari teks tertentu dan menggantinya dengan teks

lain dalam Code Editor.

Search Again Mengulangi perintah pencarian teks yang sebelumnya

pernah anda lakukan.

Incremental Search Mencari teks tertentu yang akan anda ketik. Jalankan

perintah ini sehingga akan tampak teks Searching For:

pada bagian Code Editor kemudian ketik yang akan

anda cari.

Go to Line Number Pindah menuju baris program tertentu pada

jendela Code Editor.

Fatal Error Mencari kesalahan-kesalahan program yang ada dalam

jendela Code Editor.

4. Menu View

Menu View berisi perintah-perintah yang digunakan untuk menampilkan

atau menyembunyikan jendela-jendela tertentu dalam program Borland

Delphi7.
37

Gambar 3.25 Menu View

Tabel 3.4 Menu View

Sub Menu Fungsi

Project Manager Menampilkan lembar kerja Project Manager yang

digunakan untuk mengelola struktur hierarki dari suatu

project

Object Inspector Menampilkan lembar kerja Object Inspector yang

digunakan untuk mengubah property dan event

komponen-komponen dalam suatu form.

Object TreeView Menampilkan lembar kerja Object TreeView yang

digunakan untuk menampilkan diagram pohon objek

dalam suatu form.

Alignment Pallete Menampilkan toolbar align yang berisi tombol perintah


38

untuk mengatur tata letak komponen-komponen dalam

suatu form.

To Do List Menampilkan item-item tugas yang dibutuhkan untuk

melengkapi pekerjaan dalam project yang berlaku. Anda

dapat mengurutkan item-item tersebut sesuai dengan

abjad, status, atau berdasarkan prioritas.

Browser Menampilkan lembar kerja project browser.

Code Explorer Menampilkan lembar kerja Code Explorer.

Component List Menampilkan lembar kerja Component yang berisi daftar

komponen-komponen yang tersedia dalam Borland

Delphi7.

Windows List Menampilkan daftar nama jendela yang sedang dalam

kondisi aktif yang dapat anda pilih.

Additional Message Menampilkan lembar kerja Message Hints.

info

Debug Windows Menampilkan lembar kerja Debug.

Dekstop Menampilkan sub-menu Dekstop yang berfungsi untuk

mengolah desktop.

Toogle Form/Unit Pindah menuju lembar kerja form designer dan code editor

secara bergantian

Units Menampilkan dan atau mengaktifkan daftar nama unit

yang anda miliki.

Forms Menampilkan dan atau mengaktifkan daftar nama form


39

yang anda miliki.

New Edit Window Membuka jendela Code Editor baru.

Toolbar Menampilkan daftar nama toolbar yang baru saja

diaktifkan atau disembunyikan.

5. Menu Project

Menu project berisi perintah-perintah yang berhubungan dengan

pengolahan suatu project.

Gambar 3.26 Menu Project

Tabel 3.5 Menu Project

Sub Menu Fungsi

Add to Project Menambahkan unit yang pernah anda buat

sebelumnya ke dalam Project yang sedang aktif.

Remove From Project Menghapus unit yang terdapat di dalam

project yang sedang aktif.


40

Import Type Library Memasukan type Library lain ke dalam system

program Borland Delpi7.

Add to Repository Memasukan program aplikasi yang telah anda buat

ke dalam daftar repository. Program aplikasi yang

telah dimasukan ke dalam daftar repository dapat

dipanggil kembali.

View Source Menampilkan source code dari project yang sedang

aktif.

Language Mengubah tatanan penerjemah (resource, dll) pada

project anda.

Add Existing Project Menambahkan project lain yang pernah anda buat

sebelumnya ke dalam project yang sedang aktif.

Compile Project Membentuk file kompilasi yang ber-ekstensi .EXE

(Executeable) yang dapat dieksekusi setiap saat

untuk file-file dalam project yang aktif.

Build Project Membagun kembali semua komponen yang terdapat

dalam project yang aktif yang mengalami perubahan.

Syntax Check Project Mengompilasi modul-modul project yang tidak

terikat dengan project tersebut. Perintah ini

digunakan untuk memeriksa kode dari kesalahan-

kesalahan yang mungkin terjadi pada saat proses

kompilasi.

Compile All Project Membentuk file kompilasi yang ber-ekstensi .EXE


41

(Executeable) untuk seluruh file project yang sedang

aktif.

Build All Project Membagun kembali semua komponen yang terdapat

dalam seluruh project yang aktif yang mengalami

perubahan.

Options Menampilkan kotak dialog Options.

6. Menu Run

Menu ini digunakan untuk menjalankan program dan melihat jalannya

program. Anda juga dapat memantau jalannya program dengan

memperhatikan procedure yang sedang dijalankan.

Gambar 3.27 Menu Run


42

Tabel 3.6 Menu Run

Sub Menu Fungsi

Run Mengompilasikan dan menjalankan program aplikasi yang

telah anda buat

Attach to Process Memeriksa proses beberapa aplikasi yang sedang

dijalankan, dan menampilkan daftar proses program

aplikasi yang sedang dijalankan oleh komputer lokal. Pilih

sebuah proses dari daftar dan klik 2x pada Attach untuk

memulai pemeriksaan.

Parameters Menentukan parameter awal untuk program aplikasi anda.

Step Over Menjalankan baris program satu persatu dalam suatu

prosedur.

Trace Info Menjalankan baris program satu persatu dalam suatu

prosedur yang saling berhubungan.

Trace to Nexs Menjalankan program dalam suatu procedure dan akan

Source Line berhenti bila menemukan baris perintah dalam suatu

procedure berikutnya.

Run to Cursor Menjalankan program hanya sampai lokasi kursor dalam

Code Editor.

Run until Return Menjalankan program sampai program tersebut

mengeksekusi perintah return.

Show Execution Menampilkan posisi cursor dalam jendela

Point Code Editor.


43

Program Pause Menghentikan program secara sementara.

Program Reset Menghentikan program secara permanen.

Evaluate/Modify Menampilkan kota dialog Evaluate/Modify, sehingga anda

dapat merubah atau mengevaluasi nilai pernyataan yang

ada.

Add Watch Membuka kotak dialog Watch Properties, sehingga anda

dapat mengubah ataumemodifikasi menu Watch.

Add Breakpoint Membuka kotak dialog Breakpoint, sehingga

anda dapat memodifikasi Brakpoint.

7. Menu Component

Menu ini digunakan untuk menambah atau meng-install komponen-

komponen pada Borland Delphi7.

Gambar 3.28 Menu Component

Tabel 3.6 Menu Component

Sub Menu Fungsi

New Component Membuat komponen baru.

Install Component Menginstall komponen baru.


44

Import ActiveX Menambahkan type library kontrol ActiveX ke

Component dalam project Borland Delphi7.

Install Packages Menginstall paket-paket komponen yang

telah disediakan Borland Delphi7.

Configure Pallete Membuka dan mengatur pallete dalam kotak

dialog Pallete Properties.

8. Menu Database

Untuk pemrograman database, Borland Delphi7 menyediakan fasilitas

objek yang kuat dan lengkap yang memudahkan programmer dalam

membuat program. Format database yang dimiliki oleh Borland Delphi7

adalah format Paradox, dBase, Microsoft Access, ODBC, MySql,

Oracle, dll. Menu ini digunakan untuk membuat, mengubah atau melihat

database.

Gambar 3.29 Menu Database

Tabel 3.7 Menu Database

Sub Menu Fungsi

Explorer Membuka Database Explorer atau SQL Explorer.

SQL Monitor Membuka SQL Monitor.

Form Wizard Membuat form melalui database Form Wizard yang


45

berfungsi untuk menampilkan data dari suatu database.

9. Menu Tool dan Help

Menu ini digunakan untuk mengubah options atau memanggil Database

Dekstop dari menu Delphi.

Gambar 3.30 Menu Tool dan Help

3.5. Bagan Alir (Flowchart)

Adalah bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan

langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Flowchart merupakan cara

penyajian dari suatu algoritma atau rangkaian simbol yang dipakai untuk

membuat algoritma. Dengan flowchart ini jalannya suatu program akan

terlihat secara logis dan sistematis.

Tabel 3.8 Simbol – simbol Flowchart

Decission, menunjukkan suatu kondisi tertentu yang

menghasilkan dua kemungkinan jawaban : Ya/Tidak


46

Predefined Process, penyediaan tempat penyimpanan suatu

pengolahan untuk memberi harga awal

Terminal, yaitu menyatakan suatu permulaan atau akhir

suatu program

Keying Operation, segala jenis operasi yang diproses dengan

menggunakan suatu mesin yang mempunyai keyboard

Offline-Storage, yaitu menunjukkan bahwa data dalam

symbol ini akan disimpan ke suatu media tertentu

Manual Input, yaitu memasukkan data secara manual

dengan menggunakan online keyboard

Simbol Arus/Flow, merupakan jalannya

Arus suatu proses

Communication Link, yaitu menyatakan transmisi data dari

satu lokasi ke lokasi yang lain

Connector, menyatakan sambungan dari proses ke proses

lainnya dalam halaman yang sama

Offline Connector, menyatakan sambungan dari proses ke

proses lainnya dalam halaman yang berbeda

Process, menyatakan suatu tindakan (proses) yang dilakukan

oleh computer
47

Manual, yaitu menyatakan suatu tindakan (proses) yang

tidak dilakukan oleh computer

Input/Output, menyatakan proses tanpa tergantung jenis

peralatannya

Punched Card, menyatakan input berasal dari kartu atau

output ditulis ke kartu

Magnetic Tape, menyatakan input berasal dari pita magnetis

atau output disimpan ke pita magnetis

Disk Storage, menyatakan input berasal dari disk atau output

disimpan ke disk

Hard Disk Storage, menyatakan input berasal dari hard disk

atau output disimpan ke disk

Document, yaitu mencetak keluaran dalam bentuk document

(melalui printer)

Simbol Display, yaitu mencetak keluaran dalam layar

monitor

3.5.1 Jenis-jenis Flowchart

Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu :

a. Flowchart Sistem (System Flowchart)

b. Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document

Flowchart)
48

c. Flowchart Skematik (Schematic Flowchart)

d. Flowchart Program (Program Flowchart)

e. Flowchart Proses (Process Flowchart)

1. Flowchart Sistem

Flowchart Sistem merupakan bagan yang

menunjukkan alur kerja atau apa yang sedang dikerjakan di

dalam sistem secara keseluruhan dan menjelaskan urutan dari

prosedur - prosedur yang ada di dalam sistem. Dengan kata

lain, flowchart ini merupakan deskripsi secara grafik dari

urutan prosedur - prosedur yang terkombinasi yang

membentuk suatu sistem.

Flowchart System terdiri dari data yang mengalir

melalui sistem dan proses yang mentransformasikan data itu.

Data dan proses dalam flowchart system dapat digambarkan

secara online (dihubungkan langsung dengan komputer) atau

offline (tidak dihubungkan langsung dengan komputer,

misalnya mesin tik, cash register atau kalkulator).

Contoh sederhana untuk flowchart system dapat

dilihat pada Gambar 3.18 berikut ini :


49

Pesanan
Pembelian

Masukan Pesanan
Pembelian

Informasi
Pesanan

Tentukan Jumlah
Pesanan

Laporan Jumlah
Pesanan

Gambar 3.31 Flowchart Sistem

2. Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document

Flowchart)

Flowchart Paperwork menelusuri alur dari data yang

ditulis melalui sistem. Flowchart Paperwork sering disebut

juga dengan Flowchart Dokumen. Kegunaan utamanya


50

adalah untuk menelusuri alur form dan laporan sistem dari

satu bagian ke bagian lain baik bagaimana alur form dan

laporan diproses, dicatat dan disimpan.

Dalam contoh Gambar 3.19 berikut menggambarkan

suatu contoh flowchart ini mengenai alurpembuatan kartu

anggota untuk suatu perpustakaan.

Gambar 3.32 Flow Dokumen Sistem Baru Calon Anggota


Perpustakaan
Keterangan :

# : Masukkan data calon anggota ke dalam komputer

(proses pengisian data)

P : Tanda tangan dan validasi data

3. Flowchart Skematik

Flowchart Skematik mirip dengan Flowchart Sistem

yang menggambarkan suatu sistem atau prosedur. Flowchart

Skematik ini bukan hanya menggunakan simbol - simbol

flowchart standart, tetapi juga menggunakan gambar - gambar


51

komputer, peripheral, form - form atau peralatan lain yang

digunakan dalam sistem.

Flowchart Skematik digunakan sebagai alat

komunikasi antara analis sistem dengan seseorang yang tidak

familiar dengan simbol - simbol flowchart yang konvensional.

Pemakaian gambar sebagai ganti dari simbol - simbol

flowchart akan menghemat waktu yang dibutuhkan oleh

seseorang untuk mempelajari simbol abstrak sebelum dapat

mengerti flowchart.

Gambar - gambar ini mengurangi kemungkinan salah

pengertian tentang sistem, hal ini disebabkan oleh ketidak

mengertian tentang simbol-simbol yang digunakan. Gambar -

gambar juga memudahkan pengamat untuk mengerti segala

sesuatu yang dimaksudkan oleh analis, sehingga hasilnya lebih

menyenangkan dan tanpa ada salah pengertian.

4. Flowchart Program (Program Flowchart)

Flowchart Program dihasilkan dari Flowchart Sistem.

Flowchart Program merupakan keterangan yang lebih rinci

tentang bagaimana setiap langkah program atau prosedur

sesungguhnya dilaksanakan. Flowchart ini menunjukkan

setiap langkah program atau prosedur dalam urutan yang tepat

saat terjadi.
52

Programmer menggunakan flowchart program untuk

menggambarkan urutan instruksi dari program komputer.

Analis Sistem menggunakan flowchart program untuk

menggambarkan urutan tugas - tugas pekerjaan dalam suatu

prosedur atau operasi.

Suatu contoh flowchart program dapat dilihat pada

Gambar 3.20 berikut ini :

STAR

Baca Data Pesanan


Pembelian

X=2xAxP

Y=RxC

A=X/Y

Jumlah Pesanan =
z

Cetak Jumlah
Item Pesanan

T Y

EOF STOP

Gambar 3.33 Flowchart Program


53

Catatan :

Bahwa flowchart program ini adalah rincian dari

sistem flowchart (Gambar 3.18) untuk kotak yang bernama

“Tentukan Jumlah Pesanan”.

Keterangan dari Gambar 3.21:

Untuk Menentukan Jumlah Pesanan :

Jumlah Pesanan =

Dimana :
2AP
RC

A = Biaya setahun

P = Pemakaian setahun

R = Biaya sekali pesan

C = Biaya penyimpanan

5. Flowchart Proses

Flowchart Proses merupakan teknik penggambaran

rekayasa industrial yang memecah dan menganalisis langkah

langkah selanjutnya dalam suatu prosedur atau sistem.

Flowchart Proses memiliki lima simbol khusus.

Tabel 3.10 Simbol – simbol khusus Flowchart Proses

Operasi
54

Perpindahan atau transportasi

Inspeksi

Penundaan

Penyimpanan atau File

Flowchart Proses digunakan oleh perekayasa industrial

dalam mempelajari dan mengembangkan proses - proses

manufacturing. Dalam analisis sistem, flowchart ini digunakan

secara efektif untuk menelusuri alur suatu laporan atau form.

Pada Gambar 3.34 menggambarkan suatu contoh

flowchart proses.

Gambar 3.34 Flowchart Proses


55

3.6 Diagram Arus Data atau Data Flow Daigram

Diagram Alir Data (DAD) atau Data Flow Diagram (DFD) adalah

suatu diagram yang menggunakan notasi - notasi untuk menggambarkan

arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk

memahami sistem secara logika, terstruktur dan jelas. DFD merupakan alat

bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan. DFD ini sering disebut

juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram

alur kerja, atau model fungsi (Structur Analysis And Design). (HM.

Jogianto, 2001 : 700).

Suatu yang lazim bahwa ketika menggambarkan sebuah sistem

kontekstual data flow diagram yang akan pertama kali muncul adalah

interaksi antara sistem dan entitas luar. DFD didesain untuk

menunjukkan sebuah sistem yang terbagi - bagi menjadi suatu bagian sub-

sistem yang lebih kecil dan untuk menggaris bawahi arus data antara kedua

hal yang tersebut diatas. Diagram ini kemudian dikembangkan untuk

melihat lebih rinci sehingga dapat terlihat model - model yang terdapat di

dalamnya.

Tabel 3.11 Simbol – simbol yang digunakan DAD mewakili :

External Entity (Kesatuan

Luar)
56

Data Flow

Process (Proses)

Data Store (Simpanan Data)

3.6.1 Kesatuan luar

Setiap sistem mempunyai batas sistem (Boundary) yang

memisahkan suatu sistem dengan lingkungan luarnya. Sistem akan

menerima input dan menghasilkan output kepada lingkungan luarnya.

Kesatuan luar (External Entity) merupakan kesatuan (Entity) di

lingkungan luar sistem yang dapat berupa organisasi sistem lainnya

yang berada di lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau

menerima output dari sistem. Kesatuan luar ini kebanyakan terdiri dari

suatu kantor di luar sistem yang sedang dikembangkan orang atau

sekelompok orang suatu organisasi di luar sistem, sistem informasi

yang lain di luar system yang sedang dikembangkan dan penerima

akhir dari suatu laporan yang dihasilkan oleh sistem.

atau
57

Gambar 3.35 Notasi Kesatuan Luar

3.6.2 Proses

Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan

organisasi mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk

ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari

proses. Pada Phisycal Data Flow Diagram (PDFD), proses dapat

dilakukan oleh orang, mesin atau komputer, sedang untuk Logical

Data Flow Daigram (LDFD) suatu proses hanya menunjukkan proses

dari komputer. Suatu proses terjadi karena adanya arus data yang

masuk dan hasil dari proses adalah juga merupakan arus data lain yang

mengalir. Suatu proses dapat ditunjukkan dengan simbol lingkaran

atau dengan simbol empat persegi panjang tegak dengan sudut-

sudutnya tumpul.

Identifikasi
atau Nama
Proses

Gambar 3.36 Notasi Proses Diagram Arus Data

3.6.3 Simpanan Data ( Data Store )

Simpanan data (data Store) merupakan simpanan dari data yang

dapat berupa sebagai berikut :


58

1. Suatu file atau database di sistem komputer.

2. Suatu arsip atau catatan manual.

3. Suatu kotak tempat data di meja seseorang.

4. Suatu table acuan manual.

5. Suatu agenda atau buku.

Simpanan data di Data Flow Diagram (DFD) dapat disimbolkan

dengan sepasang garis horizontal paralel yang tertutup disalah satu

ujungnya.

Identifikasi Proses
Nama Proses
Pemroses

Gambar 3.37 Penjelasan disimbol proses

3.6.4 Arus Data ( Data Flow )

Arus data (Data Flow) di DFD diberi simbol panah. Arus data

ini mengalir diantara Proses (Proses), simpanan data (Data Store)

dan kesatuan luar (External Entity). Arus data ini menunjukkan arus

data dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil

dari proses sistem yang dapat berbentuk formulir atau dokumen,

laporan tercetak yang dihasilkan sistem, masukan untuk komputer,

komunikasi ucapan, surat - surat atau memo, data yang dibaca atau

direkam ke suatu file, suatu isian yang dicatat pada buku agenda dan

transmisi data dari suatu komputer yang lain.


59

Arus data dinotasikan sebagai berikut :

Gambar 3.38 Notasi Arus Data

3.6.5 Contoh Penggunaan Diagram Arus Data Data Flow Diagram

PEGAWA PHL
I
Input Data
Input Data
Pegawai

1 2
PENDATAAN PENDATAAN
PEGAWAI PHL

Data Data PHL


Pegawai

DATA PEGAWAI

3 Laporan Data C
Pegawai
PEMBUATAN Laporan Data KEPALA BALAI
LAPORAN PHL

Gambar 3.39 Diagram Arus Data Sistem Komputerisasi Data Pegawai


60

3.7 Desain Sistem

Desain dapat diartikan sebagai tahap setelah analisis dan siklus

pengembangan sistem, pendefinisian dari kebutuhan - kebutuhan fungsional,

persiapan untuk rancangan bangunan implementasi, menggambarkan

bagaimana suatu sistem dibentuk yang dapat berupa penggambaran,

perencanaan, pembuatan sketsa, atau pengaturan dari beberapa element yang

terpisah dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi, termasuk

mengkonfigurasikan komponen - komponen perangkat lunak dan

perangkat keras dari suatu sistem. (Jogianto HM, 2001 : 1997).

Tujuan desain sistem ini adalah memenuhi kebutuhan kepada pemakai

sistem serta memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang

lengkap kepada pemrogram komputer dan ahli - ahli teknik yang terkait.

Tekanan - tekanan desain sistem (Desaign Force) adalah tekanan - tekanan

(Forces) yang harus dipertimbangkan dalam mendesain sistem informasi

supaya dapat diakses sasarannya.

3.8 Teori Database

Basis data (Data Base) adalah kumpulan dari berbagai data yang

saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di

perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak.

Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan

batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan

salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena


61

merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau

user.

Penyusunan Data Base meliputi proses memasukkan data kedalam

media penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan perangkat Sistem

Manajemen Basis Data (Database Management System DBMS). Manipulasi

basis data meliputi pembuatan pernyataan (query) untuk mendapatkan

informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau penggantian (update)

data, serta pembuatan report data.

Jadi tujuan pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah :

a. Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi

saat sekarang dan masa yang akan datang.

b. Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan

menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk

mendapatkan data serta hak - hak yang dimiliki terhadap data yang

ditangani.

c. Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan

dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem.

Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan,

pengerusakan dan gangguan - gangguan lain.


62

3.9 Elemen Basis Data sebagai berikut :

a. Entitas adalah sekumpulan objek yang terdefinisikan yang mempunyai

karakteristik sama dan bisa dibedakan satu dengan lainnya. Objek dapat

berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian.

b. Atribut adalah deskripsi data yang bisa mengidentifikasi entitas yang

membedakan entitas tersebut dengan entitas yang lain. Seluruh atribut

harus cukup untuk menyatakan identitas obyek, atau dengan kata lain,

kumpulan atribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasi keunikan

suatu individu.

3.10 Normalisasi

3.10.1 Pengertian Normalisasi

Normalisasi adalah suatu teknik untuk mengorganisasi data ke

dalam table - tabel untuk memenuhi kebutuhan pemakai di dalam

suatu organisasi.

3.10.2 Tujuan dari normalisasi

1. Untuk menghilangkan kerangkapan data

2. Untuk mengurangi kompleksitas

3. Untuk mempermudah pemodifikasian data

3.10.3 Proses Normalisasi

1. Data diuraikan dalam bentuk tabel, selanjutnya dianalisis

berdasarkan persyaratan tertentu ke beberapa tingkat.


63

2. Apabila tabel yang diuji belum memenuhi persyaratan tertentu,

maka tabel tersebut perlu dipecah menjadi beberapa tabel yang

lebih sederhana sampai memenuhi bentuk yang optimal.

3.10.4 Tahapan Normalisasi

Bentuk Tidak Normal

Menghilangkan perulangan grup

Bentuk Normal Pertama (1NF)

Menghilangkan ketergantungan sebagian

Bentuk Normal Kedua (2NF)

Menghilangkan ketergantungan transitif

Bentuk Normal Ketiga (3NF)

Menghilangkan anomali-anomali hasil dari

ketergantungan fungsional

Bentuk Normal Boyce-Codd (BCNF)

Menghilangkan Ketergantungan Multivalue

Bentuk Normal Keempat (4NF)

Menghilangkan anomali - anomali yang tersisa

Bentuk Normal Kelima

Berikut adalah contoh dari penggunaan normalisasi pada database

perkuliahan.
64

Asumsi :

 Seorang mahasiswa dapat mengambil beberapa mata kuliah.

 Satu mata kuliah dapat diambil oleh lebih dari satu mahasiswa.

 Satu mata kuliah hanya diajarkan oleh satu dosen.

 Satu dosen dapat mengajar beberapa mata kuliah .

 Seorang mahasiswa pada mata kuliah tertentu hanya mempunyai

satu nilai.

Gambar tabel Mahasiswa ( Unnormal )

Tabel 3.12 Mahasiswa (Unnormal)

Gambar Tabel Bentuk normal pertama (1NF)

Relasi berada pada bentuk normal pertama jika tidak terdapat

grup-grup berulang.

Tabel 3.13 Bentuk normal pertama (1NF)


65

Bentuk normal kedua (2NF)

Tabel 3.14 Tabel Bentuk Normal kedua (2NF)

Bentuk normal ktiga (3NF)

Tabel 3.15 Bentuk normal ketiga (3NF)


66

3.11 Istilah-istilah dalam database sebagai berikut :

1. Variable adalah kontainer khusus yang digunakan untuk menyimpan

data sementara pada program.

2. Field adalah kategori informasi yang disimpan di dalam database.

3. Data adalah satu satuan informasi.

4. Width adalah menunjukkan lebar suatu field.

5. File adalah kumpulan dari beberapa record yang sejenis.

6. Record adalah kumpulan dari suatu informasi orang atau suatu objek

tertentu.

7. Field adalah kunci yang berguna untuk mengidentifikasi record.

Anda mungkin juga menyukai