Nama : Marini Purwandari
049442683
Tugas 1 Manajemen Rantai Pasokan
1.
A. Strategi rantai pasokan Nike yang unik dan efektif
Nike adalah merek pakaian olahraga terkemuka di dunia. Raksasa multinasional ini, sebagai
salah
satu nama paling terkenal di dunia, mungkin merupakan pemain paling signifikan dalam
bisnis
tekstil kontemporer.
Rantai pasokan Nike sangat rumit, dengan jutaan sepatu kets dan barang lainnya terjual
setiap
tahun.
Meskipun terdapat tantangan besar dalam mengelola rantai pasokan yang kompleks,
strategi
proaktif Nike dalam manajemen rantai pasokan merupakan kontributor utama keberhasilan
yang
luar biasa ini.
Strategi rantai pasokan Nike berpusat pada tiga prinsip dasar:
-Pengalihdayaan
Keberagaman untuk mengurangi risiko
Tanggung jawab sosial perusahaan untuk mengatur dampak perusahaan terhadap
masyarakat di
mana perusahaan beroperasi.
Rantai pasokannya telah dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip inti ini untuk menjadi
salah
satu rantai pasokan paling sukses secara global.
-Pengalihdayaan dan diversifikasi adalah dua elemen mendasar yang memandu strategi
rantai
pasokan Nike. Nike mengalihkan seluruh produksi alas kaki dan tekstilnya ke vendor
independen.
Ini adalah salah satu perusahaan internasional pertama yang menggunakan strategi ini.
-Pengalihdayaan pada dasarnya berbahaya, namun Nike secara efektif mengelola risiko ini
sejak
awal dengan mendiversifikasi basis pasokannya secara signifikan. Nike tidak terlalu rentan
terhadap
situasi tak terduga seperti kecelakaan dan kejadian cuaca buruk karena Nike tidak
sepenuhnya
bergantung pada satu sumber saja.
Nike memastikan komunikasi berkelanjutan dengan pemasoknya untuk memastikan bahwa
persyaratan kualitas tinggi diikuti di setiap tahap produksi, menawarkan dukungan melalui
sumber
daya dan pelatihan untuk memperkenalkan metodologi Total Quality Management (TQM)
kepada
pemasok.
Nike mengadopsi strategi ambisius untuk memantau dampak rantai pasokannya yang
menyoroti
pemikiran ke depan. Nike membeli 93% produk dan komponennya dari pabrik yang dikelola
secara
berkelanjutan pada tahun 2019.
Mereka juga telah mengakhiri bisnisnya dengan pabrik-pabrik yang memaksa karyawannya
melakukan kerja lembur secara berlebihan. Semua faktor ini berkontribusi terhadap
kesuksesan
fenomenal Nike di pasar global.
Seperti disebutkan sebelumnya, melalui pendekatan TQM dan peningkatan fokus pada
keberlanjutan, Nike telah mendapatkan 93% produknya dari pabrik yang dijalankan secara
berkelanjutan.
Model distribusi unik Nike membantunya menghemat $0,15 per unit. Mengingat jumlah stok
yang
diproduksi Nike, penghematan biaya overhead pabrik sebesar $0,15 akan menghemat jutaan
dolar
bagi Nike.
B. Strategi merek Nike berfokus pada membawa budaya penemuan kepada para atlet
masa kini sekaligus memecahkan masalah untuk generasi mendatang
Strategi Bisnis Nike Nike merupakan perusahaan multinasional dimana hanya menggunakan
konsep
Generic Strategies. Nike tidak melakukan kegiatan produksi sepatu sendiri tetapi hanya
melakukan
desain, pabriknya Nike sendiri hampir tersebar diseluruh dunia, salah satunya ada di
Vietnam.
.STP, SWOT, dan 4P Perusahaan Nike
STP Segmenting Pasar yang menjadi segmen perusahaan Nike adalah penyuka olahraga
(Segmentasi psikografis), dalam hal ini Nike menetapkan segmen pasar yang dilayani adalah
pasar
penyuka olahraga. Bisa diperhatikan pada saat perusahaan ini masih bernama Blue Ribbons
Sports,
produk utamanya ialah sepatu olahraga, kemudian perusahaan ini mengembangkan
peralatan olah
raga lainnya. Sampai hari ini Nike sangat terkenal sebagai produsen dan perancang sepatu
olahraga
Analisis SWOT Nike secara Detail
Kekuatan:
Bagi perusahaan besar dan terkenal seperti Nike, penting untuk mengetahui kekuatan
mereka.
Kekuatan merekalah yang membantu mereka mencapai salah satu posisi teratas. Sebagai
perusahaan terkemuka, Nike memiliki beberapa bidang penting. Beberapa dari mereka
adalah:
Merek tersebut berhasil menciptakan kesadaran merek yang kuat. Mereka juga terkait
dengan
beberapa organisasi nirlaba.
Sebagai perusahaan pakaian olahraga, Nike telah berhasil menciptakan basis pelanggan yang
fantastis di seluruh dunia. Biaya produksi yang rendah memungkinkan mereka memiliki
rangkaian
produk yang murah. Oleh karena itu, mereka dapat menarik banyak pelanggan.
Merek memiliki kendali penuh atas bisnis ritelnya serta bisnis online-nya. Bisnis online
mereka
juga sukses seperti bisnis retailnya.
Perusahaan tahu bagaimana melakukan kampanye. Mereka berhubungan dengan beberapa
atlet
terkenal dan juga menerima pujian atas kualitas produk mereka.
Peta Pikiran Analisis Bauran Pemasaran Nike (4P).
Berikut ini adalah kegiatan promosi Nike yang disusun menurut kepentingannya dalam
strategi
pemasaran perusahaan:
●Periklanan
●Penjualan pribadi
●Pemasaran langsung
●Promosi penjualan
●Hubungan Masyarakat
Periklanan merupakan salah satu kontributor terbesar terhadap kemampuan Nike dalam
menarik
pelanggan. Pada variabel 4P ini, perusahaan sangat bergantung pada iklan, terutama yang
melibatkan selebriti endorser ternama, seperti atlet profesional dan tim olahraga.
2. Nike menerapkan customer co creation dalam rangka mendekatkan brand dengan
konsumen.
The NPD literature mengatakan, setidaknya ada empat jenis co-creation. Di antaranya
adalah collaborating, tinkering, co-designing, dan submitting.
Nike masuk ke kuadran Tinkering
Yaitu aktivitas ketika konsumen diberikan akses memodifikasi produk yg sudah dibuat oleh
brand, namun dibatasi hal tertentu saja yg bisa dimodif. Nike adalah salah satu contoh brand
yang menerapkan ini. Nike memberikan opsi sepatu dengan warna custom untuk
konsumennya tanpa mengubah model sepatunya.