Komunikasi Bisnis dan Teknis
Diskusi 2
Soal :
Penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi bisnis terus berkembang. Banyak perusahaan
menggunakan platform seperti Instagram, TikTok, dan LinkedIn untuk berinteraksi dengan
pelanggan.
Menurut Anda, strategi apa yang paling efektif bagi sebuah bisnis dalam
membangun engagement dengan audiens di media sosial?
Selamat berdiskusi.
Jawaban :
Penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi bisnis telah menjadi kekuatan utama dalam
membangun hubungan yang lebih dekat dengan audiens. Agar sebuah bisnis dapat
menciptakan engagement yang kuat di platform seperti Instagram, TikTok, dan LinkedIn, berikut
adalah strategi yang efektif dan relevan untuk diterapkan:
1. Pahami Karakter Audiens Secara Mendalam
Langkah pertama yang krusial adalah memahami dengan detail siapa target audiens
Anda. Setiap platform menarik segmen yang berbeda, sehingga penting menyesuaikan
pendekatan.
Tips:
Lakukan survei kecil-kecilan di platform untuk mengungkapkan minat audiens.
Buat persona audiens yang mencakup usia, pekerjaan, hobi, hingga tantangan sehari-
hari yang mereka hadapi.
Contoh: Konten humor ringan bisa efektif di TikTok untuk Gen Z, sementara artikel
mendalam lebih cocok untuk profesional di LinkedIn.
2. Bangun Konten yang Menghibur Sekaligus Memberikan Manfaat
Audiens lebih cenderung berinteraksi dengan konten yang bukan hanya menarik secara
visual, tapi juga memberikan nilai tambah.
Strategi:
Buat video tips singkat, tutorial, atau life hacks yang berkaitan dengan bisnis Anda.
Campurkan konten edukatif dengan storytelling yang emosional agar lebih mudah
diingat.
Contoh: Brand makanan sehat bisa membuat video “5 Snack Sehat di Bawah 5
Menit” yang ringan namun bermanfaat.
3. Aktif Berinteraksi Seperti Teman, Bukan Sekadar Brand
Engagement sejati tumbuh dari komunikasi dua arah. Respon cepat dan hangat akan
membuat audiens merasa dihargai.
Tips:
Balas komentar dengan sapaan personal, gunakan nama jika memungkinkan.
Buat sesi live untuk membahas topik-topik yang sedang tren bersama audiens secara
langsung.
4. Konsistensi Visual dan Jadwal yang Teratur
Menjadi konsisten tidak hanya soal frekuensi posting, tetapi juga tampilan visual yang
mudah dikenali audiens.
Strategi:
Tetapkan palet warna, jenis font, dan tone yang khas untuk brand Anda.
Gunakan tools penjadwalan untuk memastikan postingan berjalan tanpa celah waktu
yang panjang.
5. Optimalkan Penggunaan Hashtag dan Tren yang Sedang Populer
Mengikuti tren platform adalah cara cepat meningkatkan exposure. Namun, gunakan
dengan strategi yang terukur.
Tips:
Gabungkan hashtag populer dengan hashtag khusus brand Anda.
Pantau tren di TikTok, Instagram Reels, atau LinkedIn untuk mengadaptasi format
yang sedang viral.
6. Kolaborasi dengan Mikro-Influencer dan Komunitas Lokal
Alih-alih hanya mengandalkan influencer besar, mikro-influencer biasanya punya
komunitas kecil yang lebih loyal dan aktif.
Strategi:
Ajak kolaborasi dengan influencer lokal atau komunitas yang relevan dengan industri
bisnis Anda.
Buat kampanye bersama yang mendorong UGC (User Generated Content) dari para
pengikut.
7. Ciptakan Pengalaman Melalui Kontes dan Giveaway yang Bermakna
Hadiah menarik memang efektif, tapi engagement lebih kuat jika audiens merasa
tantangan atau giveaway tersebut relevan dengan mereka.
Tips:
Buat challenge bertema (misal: #7HariSehatChallenge) yang mendorong audiens
memposting aktivitas mereka.
Berikan hadiah yang erat kaitannya dengan produk atau layanan Anda, bukan hanya
hadiah umum.
8. Gunakan Data Analitik untuk Menyusun Strategi yang Lebih Tajam
Jangan hanya fokus pada jumlah like atau share, perhatikan juga save rate, click-through
rate, dan waktu tayang video.
Strategi:
Analisis performa konten setiap bulan, lalu adaptasikan konten mendatang
berdasarkan data tersebut.
Lakukan uji coba A/B untuk format posting yang berbeda, lalu pilih mana yang paling
efektif.
9. Bangun Komunitas Digital yang Solid
Engagement tak hanya soal followers, tapi tentang membentuk komunitas yang saling
berinteraksi.
Tips:
Buat grup khusus seperti di Telegram, WhatsApp, atau Discord untuk audiens loyal.
Adakan event rutin seperti webinar, diskusi live, atau kelas online gratis yang bisa
mempererat ikatan.
10. Manfaatkan Fitur Baru Setiap Platform
Platform media sosial sering merilis fitur baru, yang biasanya akan diutamakan
algoritma. Manfaatkan kesempatan ini untuk mendapat exposure lebih besar.
Contoh: Gunakan fitur Instagram Broadcast Channel, TikTok Series, atau LinkedIn Audio
Events untuk menjangkau audiens dengan cara yang lebih segar.
Sumber Referensi :
HubSpot. (2023). The State of Social Media Marketing Report.
https://blog.hubspot.com/marketing/social-media-marketing-report
Hootsuite. (2024). Social Media Trends 2024.
https://blog.hootsuite.com/social-media-trends/
Sprout Social. (2023). The Sprout Social Index™: Social Media Trends for Marketers.
https://sproutsocial.com/insights/data/