Anda di halaman 1dari 10

1

I. DAFTAR PUSTAKA Amsteldijk, 2001, A Method of Bioassay Techniques for Natural Products Research, 16, Overseas Publishers Association, Inggris. Anonim, 1986, Sediaan Galenik, 2-3, 10, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. Anonim, 1993, Dasar-Dasar Pemeriksaan Mikrobiologi, 15-29, Bagian Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Ansel, H. C., 1989, Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi, diterjemahkan oleh Ibrahim, F., Edisi IV, 616-617, Universitas Indonesia Press, Jakarta. Artanti, N., Jamilah, dan Hartati, S., 2003, Laporan Teknis Sub Tolok Ukur Pengembangan Senyawa Potensial antikanker dari Taxus sumatrana dan Benalu, Puslit Kimia LIPI, Serpong. Darmawan, K., Sundowo, A., Fajriah, S., dan Artanti, N., 2004, Uji Aktivitas Antioksidan dan Toksisitas Ekstrak Metanol beberapa Jenis Benalu, Puslit Kimia LIPI, Serpong. Dwijosaputro, 1993, Dasar-dasar Mikrobiologi, 21, Djambatan, Jakarta. Ebadi, M., 2002, Pharmacodynamic Basis of Herbal Medicine, 393-394, CRC Press, Amerika. Fatma, T., 2008, Penentuan Aktivitas Antimikroba Produk Oksidasi Enzimatik Kuersetin, ITB Central Library, Bandung. Ganiswarna, G. S., Setiabudy, R., Suyatna, D. F., Purwantyastuti, Nafrialdi, 1995, Farmakologi dan Terapi, Editor Ganiswara, S. G., Edisi IV, 571-572, Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta. Gibson, J. M., 1996, Mikrobiologi dan Patologi Modern untuk Perawat, 12, 25, EGC, Jakarta. Harborne, J. B., 1996, Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan, diterjemahkan oleh Padmawinata, K., dan Soediro, 6-7, 13-15, Penerbit ITB, Bandung. Hostettmann, K., Marston, A., dan Hostettmann, M., 1997, Preparative Chromatography Techniques: Application in natural Product Isolation, Springer, Jerman. Hua-shing, K dan Yeou-ruenn, L., 1988, Loranthoideae, eds., Fl. Reipubl. Popularis Sin. 24: 87139.

Ikawati, M., Wibowo, A. E., Octa, N. S., dan Adelina, R., 2008, Pemanfaatan Benalu sebagai Agen Antikanker, Fakultas Farmasi UGM, Yogyakarta. Jawetz, E., Melnick, J. L. dan Adelberg, E. A., 2001, Mikrobiologi Kedokteran, diterjemahkan oleh Bonang, G., 31, 224-227, 234, 323, 372-373, 393, Penerbit Salemba Medika, Jakarta. Jawetz, E., Melnick, J. L. dan Adelberg, E. A., 2005, Mikrobiologi Kedokteran, diterjemahkan oleh Mudihardi, E., Kuntaman, Wasito, E. B., Mertaniasih, N. M., Harsono, S., Alimsardjono, L., Edisi XXII, 49, 79-80, 205-209, 327335, 340, 362-364, Penerbit Salemba Medika, Jakarta. Katrin, Soemardji, A. A., Soeganda, A. G., dan Soediro, I., 2005, Toksisitas Akut Isolat Fraksi n-Heksan dan Etanol Daun Dendrophthoe petandra (L.) Miq. yang Mempunyai Aktivitas Imunostimulan, Departemen Farmasi FMIPA UI, Jakarta. Kuswandi, M., Iravati, S., Asmini, P., dan Hidayati, N., 2001, Daya Antibakteri Minyak Atsiri Cengkeh (Syzygium aromaticum, L) terhadap bakteri yang resisten antibiotic, Pharmacon, edisi 2, 52. Levinson, W., 2004, Medical Microbiology and Imunology, 8th edition, 1, 15-16, 41, 47, 67, 103, 131-133, Mc Graw-Hill book company, New York. Osadebe, P. O. dan Akabogu, I. C., 2005, Antimikrobial Activity of Loranthus micranthus Harvested from Cola Nut Tree, University of Nigeria, Nigeria. Pelczar, M. J. dan Chan, E. C. S., 1988, Dasar-dasar Mikrobiologi, jilid 2, 457-458, UI Press, Jakarta. Rehalison, L., Hamburger, M., Monod, M., Frank, E., and Hostettmann, K., 1994, Antifungal Test in Phytochemical Investigation: Comparison of Bioautograpic Methods Using Phytopathogenic and Human Pathogenic Fungi, Journal of Plant Med, Vol. 60, Lausanne. Salle, A. J., 1961, Fundamental Principle of Bacteriology, 5th Ed, 719, 738-739, Mc. Graw-Hill Company. Inc, New York. Sastrohamidjoyo, H., 1991, Kromatografi, 1-40, Penerbit Liberty, Yogyakarta. Stahl, E., 1985, Analisis Obat Secara Kromatografi dan Mikroskopi, Penerbit ITB, Bandung.

Sukardiman, Santa, I. G. P., and Rahmadany, 1999, Efek Anti Kanker Isolat Flavonoid dari Benalu Mangga (Dendrophtoe petandra), Cermin Dunia Kedokteran, 122 : 7-8. Warsa, U. C., 1994, Kokkus Positif Gram, dalam Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran, edisi revisi, 103-104, 110, Binarupa Aksara, Jakarta. Waji, R. A. dan Sugrani, A., 2009, Flavonoid: Quercetin, Makalah Kimia Organik Bahan Alam, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin, Makassar. Zweig, G. dan Whittaker, J. R., 1971, Paper Chromatography and Electrophoresis, Vol. 2, 398, Academic Press, New York. Anonim, 1995, Farmakope Indonesia Edisi IV, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. Anonim,2009, Bahan-Bahan Kosmetik Sebagai Anti Acne, Vol.IV/No.10, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Natura Kos

Anonim,2009, Rosella, Natura Kos, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Anief, M., 1990, Ilmu Meracik Obat, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Ansel, H. C., 1989, Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi, diterjemahkan oleh Ibrahim, F., Edisi IV, Universitas Indonesia Press, Jakarta . Aulton,M. E., 2003, Pharmaceutics the Science of Dosage Form Design, 408, ELBS Fonded by British Government. Barel, A., Paye,M., dan Maibach, H. I., 2001, Handbook of Cosmetic Science and Technology, Marcel Dekker Inc, New York. Board, N., 2001, Modern Technology of Cosmetics, Asia Pasific Bussines, Delhi. Chomnawang, M. T., dkk, 2005, Antimicrobial effects of Thai medicial plants against acne-incucing bacteria, Journal of Ethno-Pharmacology. Jawetz, E., Melnick, J., Adelberg, E.A.M., 2001, Mikrobiologi Kedokteran, Penerbit Salemba Medika, Jakarta. Kang, P.S., 2007, Antimicrobial and Antioxidative Effects of Roselle (Hibiscus sabdariffa L.) Flower Extract and Its Fractions on Skin Microorganisms and Oxidation, Jornals of Food Science and Boitechnology, 16(3) : 409414 Lachman, L., Lieberman, H. A., 1986, Teori dan Praktek Farmasi Industri, Edisi kedua, UI Press, Jakarta.

Limyati, D. A., dan Soegianto, Lisa, 2008, Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kelopak Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) Terhadap Staphylococcus Aureus Dan Streptococcus Pyogenes, Jurnal Obat Bahan Alam, Vol.7, 47-53. Martin, A.N., 1993,Physical Pharmacy, Edisi IV, 326, Lea dan Febiger, Philadelpia, London. Moshafi, M. H.dkk., 2006, Investigastion of Antibacterial Effects of Hibiscuss Sabdariffa L. Dried Calyx by Agar Diffusion and Bioautografi Methods, Journals of Kerman University of Medical Science, 13(2):103-110 Olaleye dan Tolulope M., 2007, Cytotoxicity And Antibacterial Activity of Methanolic Extract Of Hibiscus sabdariffa, Journal of Medicinal Plants Research, 1(1):09-13. Riel,V. P., 1996, Jerawat. 34-40, Penerbit Arcan, Jakarta. Salle, A.J., 1991, Fundamental Principle of bacteriology, Edisi 5, Mc. Graw Hill company inc, New York. Sukmawati, A. M. T., 2010, Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Kelopak Rosella (Hibiscus Sabdariffa Linn.) Terhadap Propionibacterium Acne, Escherichia Coli, dan Staphylococcus Aureus Multiresisten, Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta. Sulaiman, T. N. S., 2008, Teknologi dan Formulasi Sediaan Semipadat, Laboratorium Teknologi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Syukur, C., 2005, Pembibitan Tanaman Obat Komersial, Penebar Swadaya, Jakarta. Uly, 2008, Acne, (online), (http://ulyfk07.multiply.com/journal, diakses tanggal 10 Juli 2011) . Voigt.R., 1995, Buku Pelajaran Teknologi Sediaan Farmasi, diterjemahkan oleh Soendani.N.S dan Mahtilda.B.N., 312, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Wyatt, E., Sutter, S. H., Drake, L. A., 2001, Dermakologi Pharmacology, in Goodman and Gilmans The Pharmacological Basis of Therapeutics, Hardman, J.G., Limbird, L.E., Gilman, A. G., (Editor), 10th edition, 1801-1803, McGraw-Hill, New York. Widyanto, P. dan Anne, P., 2000, Rosella Aneka Olahan, Khasiat, dan Ramuan, Cetakan 2, Penebar Swadaya, Jakarta.

Anonim, 1979, Farmakope Indonesia, Edisi III, 8, 271, 279, 612, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. Anonima, 2000, Kapita Selekta Kedokteran, Edisi III, Jilid 2, 126, Departeman Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. Anonimb, 2000, Parameter Standard Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, 5, 11, Direktorat Jendaral Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. Anonim.2007.Kearifan Tumbuhan (4 febuari 2012) Anonim.2009. Bakteri Penyebab Jerawat. (online). Tradisional Masyarakat Selamatkan Obat.

Tersedia:http://racik,wordpress,com/category/tumbuhan-obat/

(http://pharos.co.id/news-a-media/53-beritakesehatan/254jerawat.html.diakses tanggal 4 febuari 2012) Ansel, H. C., 2005, Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi,

diterjemahkan oleh Ibrahim, F., Edisi IV, 616-617, Universitas Indonesia Press, Jakarta. Backer, C.A., dan Van Den Brink, R.C.B., 1965, Flora of Java (Spermatophytes Only), Vol II, N.V.P, 363-364, 424-425, Noordhoff-Groningen,The Netherlands. Cowan,M.M.1999.Plant Products as Antimicrobial Agents.American Society for Microbiology.12,(4),564-582 Ditjen POM, 1978, Materia Medika Indonesia, Jilid II, Jakarta:

Departemen Kesehatan Republik Indonesia Djuanda,adhi dkk.2007.Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin edisi ke5.Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Dwidjoseputro,

(1989),

Dasar

dasar

Mikrobiologi,

Penerbit

Djambatan, Jakarta Hariana, Arief, 2007, Tumbuhan Obat dan Khasiatnya, Seri 2, Cetakan 3,159 Penebar Swadaya, Jakarta. Hwynw,K.1987. Tumbuhan Berguna Indonesia II. Jakarta: Badan Lithbang Kehutanan ICS UNIDO.2008. Euphorbia hirta L. [Online].Tersedia :

http://www.ics.trieste.it/MAPs/MedicalPlants_Plant.aspx? id=612 (7 febuari 2012) Ipteknet.2005.Patikan Kebo (Euphorbia hirta Linn.).

[Online].Tersedia:http://www.iptek.net.id/ind/pdtanobat/view,p hp?mnu=2&id=19 (7 febuari 2012)

Jawetz, E., Melnick, J. L. and Adelberg, E.A., 2005, Mikrobiologi Kedokteran, diterjemahkan oleh Mudihardi, E., Kuntaman, Wasito, E. B., Mertaniasih, N. M., Harsono, S., Alimsardjono, L., Edisi XXII, 49, Penerbit Salemba Medika, Jakarta. Lachman, L., Lieberman, H. A., 1994, Teori dan Praktek Farmasi Industri, Edisi kedua, 1091-1098, UI Press, Jakarta. Lieberman, Rieger and Banker, 1989, Pharmaceutical Dosage Form : Disperse System, Vol ke-2, 495-498, Marcel Dekker Inc, New York. Limyati, Dien A., Soegianto, Lisa, 2008, Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kelopak Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) Terhadap Staphylococcus Aureus Dan Streptococcus Pyogenes, Jurnal Obat Bahan Alam, Vol.7, 47-53.

Madan, J., Singh, R., 2010, Formulation and Evaluation of Aloe vera Topical Gels, International Journal of Pharmaceutical Sciences, 2 (2), 551-555. Martin, Alfred, Swarbrick, J., and Cammarata, 1993, Farmasi Fisik : Dasar Dasar Kimia Fisik Dalam Ilmu Farmasetik, 1079, Universitas Indonesia Press, Jakarta. Mitsui.1997.New Cosmetic Science.NewYork : Elsevier Muhlisah,F.2000.Tanaman Obat Keluarga.Penebar Swadaya:Jakarta Ngemenya et al.2006.Antibacterial Effect of Some Cameroonian Medicinal Plants Againtst Common Pathogenic Bacteria.African Journal of Traditional. Complementary and Alternative Medicines.3,(2),84-93 Oghbulie et al.2007.Antibacterial Activities and Toxicological Potentials of Crude Ethanolic Extracts of Euphorbia hirta L.African Jurnal of biotechnology 6 (13) 1544-1548 Olaleye and Tolulope M.,2007.Cytotoxicity And Antibacterial Activity Of Methanolic Extract Of Hibiscus sabdariffa. Journal of Medicinal Plants Research. 1(1):09-13. Perry, A.L., Lambert P.A., 2006. Propionibacterium acnes, Letters in Applied Microbiology, 42(3), 185-188. Suganda, A. G., Sukandar, E. Y., and Catarina, E., 2005, Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Beberapa Tumbuhan Suku Malvaceae. Acta Pharm. Indon. Vol. XXX, Departemen Farmasi FMIPA ITB, Bandung. Sukmawati, Ari M. T., 2010, Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Kelopak Rosella (Hibiscus Sabdariffa Linn.) Terhadap Propionibacterium Staphylococcus Acne, Escherichia Coli, dan Aureus Multiresisten, Skripsi, Fakultas

Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Syukur, C., 2005, Pembibitan Tanaman Obat Komersial, 95-96, Penebar Swadaya, Jakarta. Tanghetti, E., Popp K., 2009, A current review of topical benzoyl peroxide: new perspectives on formulation and utilization, Dermatol Clin., 27(1), 1724. R. Voight., (1994), Buku Pelajaran Teknologi Farmasi, Edisi Kelima, Yogyakarta. Wade, Ainley, Weller, Paul J., 1994, Handbook of Pharmaceutical Excipients second edition, 71-73, 204-206, 229-231, 310-313, 538-540, Pharmacheutical Press, London. Widjaja, E. S., 2000, Rosasea dan acne vulgaris, cetakan I, 31-45, Hipokrates, Jakarta. Wasitaatmadja SM. 1997. Penuntun Ilmu Kosmetika Medik . Jakarta: UI Press Wyatt, E., Sutter, S.H., and Drake, L.A., 2001, Dermatology Pharmacology, in Goodman and Gilmans The Pharmacological Basis of Therapeutics, Hardman, J.G., Limbird, L.E., Gilman, A. G., (Editor), 10th edition, 18011803, McGraw-Hill, New York. Anonim, 1979, Farmakope Indonesia, Edisi III, 8, 271, 279, 612, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. Anonim, 1986, Sediaan Galenik, 10, 2-3, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. Anonim, 1993, Dasar Dasar Pemeriksaan Mikrobiologi, 15-29, Bagian Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada, Yogjakarta. Anonim, 1994, The Pharmacceutical Codex, 12th ed, 82-92, Pharmaceutical Press, London. The Penerbit Gadjah Mada University Press.

Anonima, 2000, Kapita Selekta Kedokteran, Edisi III, Jilid 2, 126, Departeman Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Anonimb, 2000, Parameter Standard Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, 5, 11, Direktorat Jendaral Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. Anonim, 2009, Bakteri Penyebab Jerawat, (online), (http://pharos.co.id/newsa-media/53-beritakesehatan/254-jerawat.html, diakses tanggal 2 Maret 2011). Anonim, 2011, Bacteria Genomes Propionibacterium acne, (online), (http://www.ebi.ac.uk/2can/genomes/bacteria/Propionibacterium_ acnes.html, diakses tanggal 2 Maret 2001) Ansel, H. C., 2005, Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi, diterjemahkan oleh Ibrahim, F., Edisi IV, 616-617, Universitas Indonesia Press, Jakarta. Jawetz, E., Melnick, J. L. and Adelberg, E.A., 2005, Mikrobiologi Kedokteran, diterjemahkan oleh Mudihardi, E., Kuntaman, Wasito, E. B., Mertaniasih, N. M., Harsono, S., Alimsardjono, L., Edisi XXII, 49, Penerbit Salemba Medika, Jakarta. Lachman, L., Lieberman, H. A., 1994, Teori dan Praktek Farmasi Industri, Edisi kedua, 1091-1098, UI Press, Jakarta. Lieberman, Rieger and Banker, 1989, Pharmaceutical Dosage Form : Disperse System, Vol ke-2, 495-498, Marcel Dekker Inc, New York. Limyati, Dien A., Soegianto, Lisa, 2008, Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kelopak Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) Terhadap Staphylococcus Aureus Dan Streptococcus Pyogenes, Jurnal Obat Bahan Alam, Vol.7, 47-53. Martin, Alfred, Swarbrick, J., and Cammarata, 1993, Farmasi Fisik : Dasar Dasar Kimia Fisik Dalam Ilmu Farmasetik, 1079, Universitas Indonesia Press, Jakarta. Olaleye and Tolulope M., 2007, Cytotoxicity And Antibacterial Activity Of Methanolic Extract Of Hibiscus sabdariffa, Journal of Medicinal Plants Research, 1(1):09-13. Palmer, A., 2007, Propionibacterium acne, (online), (http://acne.about.com/od/acneinformationglossary/g/pacnes.htm, diakses tanggal 7 Mei 2011)

Pramasanti, T. A., 2007, Propionibacterium acne, (online), (http://mikrobia.files.wordpress.com/2008/05/tri-asih-pramasanti078114019.pdf, diakses tanggal 7 Mei 2011). Suganda, A. G., Sukandar, E. Y., and Catarina, E., 2005, Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Beberapa Tumbuhan Suku Malvaceae.

10

Acta Pharm. Indon. Vol. XXX, Departemen Farmasi FMIPA ITB, Bandung. Sukmawati, Ari M. T., 2010, Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Kelopak Rosella (Hibiscus Sabdariffa Linn.) Terhadap Propionibacterium Acne, Escherichia Coli, dan Staphylococcus Aureus Multiresisten, Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta. Syukur, C., 2005, Pembibitan Tanaman Obat Komersial, 95-96, Penebar Swadaya, Jakarta. Wade, Ainley, Weller, Paul J., 1994, Handbook of Pharmaceutical Excipients second edition, 71-73, 204-206, 229-231, 310-313, 538-540, Pharmacheutical Press, London. Widjaja, E. S., 2000, Rosasea dan acne vulgaris, cetakan I, 31-45, Hipokrates, Jakarta. Widyanto, P., Anne, P., 2009, Rosella Aneka Olahan, Khasiat, dan Ramuan, Cetakan 2, Penebar Swadaya, Jakarta. Wyatt, E., Sutter, S.H., and Drake, L.A., 2001, Dermatology Pharmacology, in Goodman and Gilmans The Pharmacological Basis of Therapeutics, Hardman, J.G., Limbird, L.E., Gilman, A. G., (Editor), 10th edition, 1801-1803, McGraw-Hill, New York.