Anda di halaman 1dari 16

Liken Simplek Kronis

Indah Septiana (70 2008 054)

I. Identitas
Nama : LN Umur : 23 tahun Jenis kelamin : perempuan Agama : Islam alamat : seberang ulu II pekerjaan : SPG No. Rekam Medik : 559754

II. Anamnesa

(Autoanamnesa, 9 April, 9.30 wib)

Keluhan Utama : Bercak kehitaman yang menebal Keluhan Tambahan : Bercak tersebut terasa gatal Riwayat Perjalanan Penyakit : Kisaran 4 tahun yang lalu OS mengeluhkan terdapat bercak kemerahan bulat di punggung kaki sebelah kiri yang terasa gatal. Bercak tersebut tidak pernah hilang justru muncul di tempat yang baru, namun tetap pada punggung kaki yang sama dan menetap ditempat pertama kali muncul. Bercak tersebut timbul tanpa didahulu dengan memakan makanan tertentu, aktivitas tertentu atau geseran dari benda-benda tertentu misalnya digigit serangga dan tergeser sepatu. Bercak tersebut gatal hilang timbul tak menentu, dan tanpa didahului dengan memakan makanan tertentu, bercak tersebut akan terasa sangat gatal dan menganggu saat OS pulang kerja, setelah OS melakukan aktivitas yang menguras tenaga atau ketika OS sedang banyak masalah. OS sering sekali menggarukgaruk bercak tersebut dengan kuku atau sisir maupun benda-benda berujung runcing lainnya. OS akan menggaruk-garuk bercak tersebut sampai terasa perih dan luka. Kulit di sekitar bercak tersebut juga terasa kering dan jadi lebih mudah terluka.

OS belum pernah mengobatinya sendiri atupun berobat ke dokter. OS merasa bercak tersebut makin lama makin menebal lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan kulit sekitarnya dan berwarna kecoklatan serta terasa makin gatal dengan frekuensi rasa gatal makin sering.

Riwayat penyakit dahulu : Riwayat penyakit dahulu yang pernah diderita disangkal OS mandi dengan menggunakan sabun detol 2 kali sehari OS tidak pernah merasa gatal dan muncul bentol kemerahan setelah makan makanan tertentu. OS juga belum pernah mersa sesak nafas beberapa saat setelah OS melakukan aktivitas tertentu, memakan makanan tertentu atau terkena debu Keluhan seperti ini baru pertama kali dirasakan OS Tidak ada yang mederita penyakit sama dengan OS dalam keluarga Riwayat asma dalam kelurga disangkal Riwayat kencing manis dan darah tinggi disangkal dalam keluarga disangkal

III. Pemeriksaan Fisik


Status generalisata Keadaan umum : normal Kesadaran : compos mentis RR : 23x/menit TD : 110/70 mmHg Nadi : 82x/menit Status Dermatologikus : Regio dorsum pedis sinistra : tampak plak hiperpigmentasi 7 buah, dengan likenifikasi, ovale, 2 cm sampai 5 cm, sebagian tersebar diskrit dan sebagian tersebar konfluen, sebagian tampak fisura dan erosi linear, sebagian ditutupi krusta kecoklatan sebagian berskuama sedang dan kering.

IV. Resume
Seorang perempuan berusia 23 tahun datang dengan keluhan muncul bercak kecoklatan yang menebal dan terasa gatal, awalnya bercak tersebut hanya bercak kemerahan bulat yang muncul kira-kira 4 tahun yang lalu. Bercak tersebut tidak pernah hilang justru muncul di tempat yang baru namun pada punggung kaki yang sama dan menetap ditempat pertama kali muncul. Bercak tersebut timbul tanpa didahulu dengan memakan makanan tertentu, aktivitas tertentu atau geseran dari benda-benda tertentu misalnya digigit serangga dan tergeser sepatu. Bercak tersebut gatal hilang timbul tak menentu, dan tanpa didahului dengan memakan makanan tertentu, bercak tersebut akan terasa sangat gatal dan menganggu saat OS pulang kerja, setelah OS melakukan aktivitas yang menguras tenaga atau ketika OS sedang banyak masalah. OS sering sekali menggaruk-garuk bercak tersebut dengan kuku atau sisir maupun benda-benda berujung runcing lainnya. OS akan menggaruk-garuk bercak tersebut sampai terasa perih dan luka.

Bercak tersebut belum pernah diobati oleh OS. OS merasa bercak tersebut makin lama makin menebal lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan kulit sekitarnya dan berwarna kecoklatan serta terasa makin gatal dengan frekuensi rasa gatal makin sering. Status Dermatologikus : Regio dorsum pedis sinistra : tampak plak hiperpigmentasi 7 buah, dengan likenifikasi, ovale, 2 cm sampai 5 cm, sebagian tersebar diskrit dan sebagian tersebar konfluen, sebagian tampak fisura dan erosi linear, sebagian ditutupi krusta kecoklatan sebagian berskuama sedang dan kering.

V. Diagnosa Banding
Lesi LSK Plak hiperpigmentasi likenifikasi,skuama putih kering, Bentuk ireguler Predileksiq Gejala Klinis Gatal hilang timbul lesi menetap

skalp, tengkuk, samping leher, lengan bagian ekstensor, pubis, vulva, skrotum, perianal, paha bagian medial, lutut, tungkai bawah lateral, pergelangan kaki bagian depan, dan punggung kaki.
Pungung kaki, punggung tanga, ekstensor ekstremitas, bokong dan bahu. Ekstensor ekstremitas (onset dewasa)

D, Numular

lesi cendrung makula ertima berukuran seperti uang logam, likenifikasi berbatas tegas dan jarang terdapat skuama putih

Gatal hebat hilang timbul

D. Atopi

vesikel dan papul eritem dan likenifikasi

Gatal hilang timbul, adaklalesi hilang

VI. Diagnosa Kerja


Liken Simplek Kronis VII. Pemeriksaan anjuran histopatologi : gambaran hipergranulosis , akantosis dengan rete ridges memanjang teratur. Bersebuk sel radang limfosit dannhistiosit di sekitar pembuluh darah dermis bagian atas, fibroblas bertambah kolagen menebal.

VIII. Tatalaksana
Umum (KIE) : 1. identifikasi faktor pencetus rasa gatal 2. hindari faktor pencetus rasa gatal 3. hindari menggaruk dengan benda berujung runcing jika terasa gatal 4. menggunakan pelembab kulit spesifik : (topikal) 1. salep coal ter 2% 2. betamethason dipropionate 0,05% 3. resorsinol 2% (sistemik) 1. loratadine 10 mg (bila gatal)

PEMBAHASAN
Liken Simplek Kronis

Epidemologi : Umur : dewasa jarang pada anak (pada kasus dewasa 23 tahun) Jenis Kelamin : wanita lebih banyak dari pria (kasus, wanita)
Predileksi : skalp, tengkuk, samping leher, lengan bagian ekstensor, pubis, vulva, skrotum, perianal, paha bagian medial, lutut, tungkai bawah lateral, pergelangan kaki bagian depan, dan punggung kaki. (kasus : punggung kaki)

Gejala : pada mulanya muncul bercak kemerahan yang gatal yang terasa sangat gatal, garukan tidak dapat dihindarkan. bercak kemerahan tersebut lama kelamaan berubah menjadi lebih tinggi dan tebal serta berwarna kecoklatan. pada kasus didapati bahwa kulit sekitar lesi kering, sedangkan pada litertur tidak ada penjelasan bahwa kulit sekitar lesi LSK akan lebih kering. rasa gatal muncul hilang timbul atau dapat paroksismal, biasanya pada waktu tidak sibuk (pada kasus gatal hilang timbul, lebih sering pada saat penderita merasa kelelahan dan stres psikis).

Diagnosa Banding
Lesi LSK Plak hiperpigmentasi likenifikasi,skuama putih kering, Bentuk ireguler Predileksiq Gejala Klinis Gatal hilang timbul skalp, tengkuk, samping leher, lengan lesi menetap bagian ekstensor, pubis, vulva, skrotum, perianal, paha bagian medial, lutut, tungkai bawah lateral, pergelangan kaki bagian depan, dan punggung kaki. Pungung kaki, punggung Gatal hebat hilang tanga, ekstensor timbul ekstremitas, bokong dan bahu. Ekstensor ekstremitas (onset dewasa) Gatal hilang timbul, adaklalesi hilang

D, Numular

lesi cendrung makula ertima berukuran seperti uang logam, likenifikasi berbatas tegas dan jarang terdapat skuama putih

D. Atopi

vesikel dan papul eritem dan likenifikasi

Tatalaksana (Farmakologi)
Topikal : 1. Kostikosteroid topikal 2. Antiseptik (Resorsinol) Sistemik : Antihistamin non sedatif (Loratadine)

TERIMA KASIH