Anda di halaman 1dari 10

Evaluasi Sumberdaya Lahan

Kecamatan Kutorejo

Metode Matching

Karakteristik Lahan
Karakteristik lahan merupakan sifat lahan
yang dapat diukur atau diestimasi. Setiap
satuan peta lahan/tanah yang dihasilkan dari
kegiatan survei atau pemetaan sumber daya
lahan, karakteristik lahan dapat dirinci dan
diuraikan yang mencakup keadaan fisik
lingkungan dan tanahnya.

Contoh : Kemiringan lereng, tekstur tanah, kedalaman


air tanah, etc)

persyaratan tipe penggunaan lahan


Adalah syarat-syarat / kriteria yang harus dipenuhi agar suatu lahan sesuai untuk
peruntukan tertentu agar terjaga kelestariannya

Contoh penggunaan lahan


Kualitas lahan
S1
Suhu udara ()
Tipe iklim
Zona agroklimat
Kondisi Perakaran
1. Drainase tanah
2. Tekstur
3. Ked. efektif (cm)
Retensi hara (F)
1. KTK atas (meq/100gr)
2. pH lapisan atas
Ketersediaan hara (n)
1. N total
2. P2O5
3. K2O
Toksisitas (x)
Salinitas lapisan bawah (%)
Kondisi medan
1. Lereng (%)
2. Batuan permukaan
3. Singkapan batuan

25 29

Kesesuaian lahan untuk padi


S2
S3
N1

N2

30 32
24 - 22
A1, A2, B1,
C1

33 35
21 - 18
C3, C4, D1,
D2, D3

35 40
< 18
D4, E1, E2

E3, E4

Agk jlk sdg


Glp, gld, gl
> 50

Sgt jlk jlk


G, gp, gld, l
41 - 50

Baik
Pg, l, msif
20 - 40

Agak cepat
Pasir
20 - 10

Cepat
Berkerikil
< 10

> sedang
5.5 7.0

Rendah
7.1 8.0
5.4 4.5

Sgt rdh
8.1 8.5
4.4 4.0

> 8.5
< 4.0

B2, B3, C2

Sangat rndah
Sangat rndah Sangat rndah
Sangat rndah
-

> 40

> sedang
Sangat tggi
> sedang

Rendah
Tinggi
rendah

<3

3.2 5.0

5.1 8.0

>8

03
05
0

35
5 10
0-5

58
10 25
5 - 25

8 15
25 50
25 - 50

> 15
> 50
> 50

Prosedur Evaluasi Lahan


Konsultasi Awal
- Objektif

- Asumsi data
- Planning dari Evaluasi Lahan

Major kinds of land use


or land utilization types

Pemetaan Tanah
Comparison of Land use
with land

Penggunaan Lahan
syarat dan
Keterbatasan

-matching
-Analisis Ekonomi dan
Sosial

Kualitas
Tanah

-Dampak Lingkungan

Kesesuaian
klasifikasi Tanah
Presentasi Hasil
4

Prosedur Evaluasi Lahan

LAHAN

Metode
Matching

Landfor
m
Slope

Soil

Karakteristik
Lahan

Penggunaan
Penggunaan Lahan
Lahan
kebutuhan
kebutuhan dan
dan
pembatasan
pembatasan

Sawah
Pertanian

Kentang
Singkong

Kesesuaian
Lahan untuk
beberaoa
tujuan

Teknik dalam evaluasi lahan


Metode Matching
Survei kemampuan lahan merupakan salah satu
survei sumberdaya lahan yang bertujuan
mengetahui kemampuan lahan suatu daerah dan
menentukan
penggunaan
lahan
beserta
pengelolaan yang tepat sehingga dapat dicapai
produktivitas optimal atau sedikit menimbulkan
kerusakan lahan.

Metode matching
Beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan dalam proses matching
meliputi:
1. Kualitas lahan pada setiap satuan pemetaan lahan;
2. Kualitas lahan yang dipertimbangkan untuk setiap penggunaan lahan;
3. Rating kualitas lahan (persyaratan tipe penggunaan lahan).
Macam matching adalah sebagai berikut:
4. Weight factor matching, adalah teknik matching untuk mendapatkan
faktor pembatas yang paling berat dan kelas kemampuan lahan.
5. Arithmatic
matching,
adalah
teknik
matching
dengan
mempertimbangkan faktor yang dominan sebagai penentu kelas
kemampuan lahan.
6. Subjective matching, adalah teknik matching yang didasarkan pada
subyektivitas peneliti. Hasil pada teknik subjective matching sangat
tergantung pada pengalaman peneliti.

Teknik matching

Metode matching dalam evaluasi


kesesuaian lahan
Klasifikasi kesesuaian lahan (land suitability clasification) merupakan
proses penilaian dan pengelompokan untuk menentukan tingkat
kesesuaian relatif absolut lahan bagi suatu penggunaan tertentu.
Evaluasi kesesuaian lahan dengan cara matching dilakukan dengan
mencocokkan antara karakteristik lahan dengan syarat penggunaan
lahan tertentu

1.
2.
3.
4.

Kerangka dari sistem klasifikasi kesesuaian lahan :


Order: keadaan kesesuaian secara global
Kelas: keadaan tingkatan kesesuaian dalam order
Sub-Kelas: keadaan tingkatan dalam kelas didasarkan pada
pembatas atau macam perbaikan yang harus dijalankan.
Unit: keadaan tingkatan dalam sub kelas didasarkan pada
tambahan yang berpengaruh dalam pengelolaannya.

jenis
sifat