Anda di halaman 1dari 21

KESEPAKATAN REKOMENDASI HASIL

RAKERNAS VIII PKK TAHUN 2015

J A K A RTA 1 3 S . D 1 5 N O V E M B E R 2 0 1 5
M ATA RA M , 1 5 M A R E T 2 0 1 6

PADA HARI INI MINGGU TANGGAL 15


NOVEMBER
2015 KAMI TIM PERUMUS
HASIL RAKERNAS VIII PKK TAHUN 2015
BERTEMPAT DI HOTEL REDTOP - JAKARTA
MENETAPKAN BEBERAPA
KESEPAKATAN
REKOMENDASI HASIL RAKERNAS VIII PKK
TAHUN 2015 DENGAN HAL-HAL SEBAGAI
BERIKUT :
A. PENDAHULUAN
1. GERAKAN
PKK
SEBAGAI
GERAKAN
MASYARAKAT YANG TUMBUH DARI
BAWAH DAN PENGELOLAANNYA DARI
OLEH DAN UNTUK MASYARAKAT DALAM
MENSEJAHTERAKAN KELUARGA TELAH
MENDAPATKAN
PENGAKUAN
DARI
MASYARAKAT
SECARA
NASIONAL

2. HUBUNGAN KERJA DALAM GERAKAN PKK BERSIFAT


KONSULTATIF,
KOORDINATIF
DENGAN
TETAP
MEMPERHATIKAN HIRARKI DALAM SETIAP JENJANG
TIM PENGGERAK PKK.
3. BERBAGAI
PRESTASI
TELAH
DIPEROLEH
TIM
PENGGERAK
PKK
DALAM
BIDANG
BIDANG
PEMBANGUNAN, KHUSUSNYA DALAM PEMENUHAN
HAK DASAR MANUSIA (PENDIDIKAN, KESEHATAN
DAN EKONOMI).
4. UPAYA - UPAYA DALAM PEMENUHAN HAK DASAR
MANUSIA YANG DILAKSANAKAN PKK MERUPAKAN
BAGIAN DARI PEMBANGUNAN NASIONAL YANG
DISELARASKAN DENGAN DINAMIKA PEMBANGUNAN.
5. GERAKAN
PKK
SECARA
INTERNAL
MASIH
MENGHADAPI PERMASALAHAN TERKAIT DENGAN
SUMBER DAYA
( MANUSIA, SARANA,
DUKUNGAN DANA ).

6.

KEMITRAAN DENGAN PEMERINTAH, PROVINSI,


KABUPATEN/ KOTA LEMBAGA KEMASYARAKATAN
, SWASTA SERTA STAKEHOLDERS LAINNYA
PERLU
TERUS
DI
JAGA
SECARA
BERKESINAMBUNGAN.

7. MENGHADAPI
SITUASI
NASIONAL
MAKA
DIPERLUKAN REGULASI YANG MENDUKUNG
PENGUATAN KELEMBAGAAN, PROGRAM DAN
ADMINISTRASI PKK.
B. U M U M
1. GERAKAN PKK ADALAH GERAKA NASIONAL
DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT YANG
TUMBUH DARI BAWAH, PENGELOLAAN DARI,
OLEH DAN UNTUK MASYARAKAT TERWUJUDNYA
KELUARAGA YANG BERIMAN DAN BERTAKWA
KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, BERAKHLAK
MULIA DAN BERBUDI LUHUR, SEHAT SEJAHTERA,

3. SIFAT

GERAKAN

PKK

PENYELENGGARANNYA

ADALAH

PERLU

UNIVERSAL

DILANDASI

DENGAN

DAN

IDEPENDEN,

PERATURAN

MAKA

PERUNDANG

UNDANGAN .
4. UNTUK MENCAPAI TUJUAN GERAKAN PKK DALAM PELAKSANAANNYA DILAPANGAN
PERLU ADANYA DUKUNGAN DAN PENINGKATAN KOORDINASI DENGAN PEMBINA TP PKK
DI SEMUA JENJANG DAN DENGAN LEMBAGA LAIN.
5. VISI TIM PENGGERAK PKK : TERWUJUDNYA KELUARGA YANG BERIMAN DAN BERTAKWA
KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, BERAKHLAK MULIA DAN BERBUDI LUHUR, SEHAT
SEJAHTERA LAHIR DAN BATIN.
6. MISI TIM PENGGERAK PKK :

- MENINGKATKAN PEMBENTUKAN KARAKTER KELUARGA

MELALUI PENGHAYATAN, PENGAMALAN PANCASILA, KEGOTONG ROYONGAN SERTA


KESETARAAN DAN KEADILAN GENDER; - MENINGKATKAN PENDIDIKAN DAN EKONOMI
KELUARGA MELALUI BERBAGAI UPAYA KETERAMPILAN DAN PENGEMBANGAN KOPERASI;
- MENINGKATKAN KETAHANAN KELUARGA MELALUI PEMENUHAN PANGAN, SANDANG
DAN PERUMAHAN TINGGAL LAYAK HUNI; - MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN
KELUARGA

KELESTARIAN

LINGKUNGAN

HIDUP

SERTA

PERENCANAAN

SEHAT;

MENINGKATKAN PENGELOLAAN GERAKAN PKK MELIPUTI KEGIATAN PENGORGANISASIAN


DAN PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA.

7. TUJUAN

GERAKAN

PKK

ADALAH

MEMBERDAYAKAN

KELUARGA

UNTUK

MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MENUJU TERWUJUDNYA KELUARGA YANG


BERIMAN DAN BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, BERAKHLAK
MULIA DAN BERBUDI LUHUR, SEHAT SEJAHTERA LAHIR DAN BATIN.

8.

SUSUNAN KEANGGOTAAN TIM PENGGERAK PKK MULAI DARI PUSAT


SAMPAI KE DESA/ KELURAHAN :
a. PUSAT : KETUA UMUM, PARA KETUA, SEKRETARIS UMUM, PARA
SEKRETARIS, PARA BENDAHARA DAN POKJA-POKJA.
b. PROVINSI : KETUA, PARA WAKILKETUA, SEKRETARIS, WAKIL
SEKRETARIS, BENDAHARA, WAKIL BENDAHARA, DAN POKJAPOKJA.
c. KABUPATEN/ KOTA : KETUA, PARA WAKIL KETUA, SEKRETARIS,
WAKIL SEKRETARIS, BENDAHARA, WAKIL BENDAHARA, DAN
POKJA-POKJA.
d. KECAMATAN : KETUA, WAKI KETUA, SEKRETARIS, BENDAHARA
DAN POKJA-POKJA.
e. KELURAHAN/ DESA : KETUA, WAKIL KETUA, SEKRETARIS,
BENDAHARA
DAN POKJA-POKJA.

f.

WAKIL KETUA I TIM PENGGERAK PKK PROVINSI/ KABUPATEN/ KOTA


DIJABAT OLEH ISTRI WAKIL GUBERNUR/ WAKIL BUPATI/ WAKIL
WALIKOTA.

g. WAKIL KETUA TIM PENGGERAK PKK PROVINSI/ KABUPATEN/ KOTA


BERJUMLAH 4 ( EMPAT ) ORANG SEBAGAI KOORDINATOR POKJA DAN
WILAYAH.
h. WAKIL KETUA DAN SEKRETARIS TP PKK KECAMATAN DAN DESA/
KELURAHAN MENYESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN.
9. KRITERIA ANGGOTA TIM PENGGERAK PKK : WARGA NEGARA INDONESIA,
BERIMAN DAN BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, JUJUR DAN
DAPAT MENJADI TELADAN DI LINGKUNGANNYA, MEMPUNYAI SIFAT SEBAGAI
RELAWAN, PEDULI TERHADAP UPAYA - UPAYA KESEJAHTERAAN KELUARGA
DAN

MASYARAKAT,

ORGANISASI,

BERSIFAT

GOLONGAN,

PERORANGAN

PARTAI

POLITIK,

TIDAK
LEMBAGA

MEWAKILI
ATAU

SUATU

INSTANSI,

MEMILIKI KEMAUAN, KEMAMPUAN MEMPUNYAI CUKUP WAKTU SERTA DAPAT


MELAKSANAKAN TUGASNYA DENGAN PROFESIONAL DAN BERTANGGUNG
JAWAB, BERSEDIA BEKERJA SAMA DAN SALING MENGHORMATI.

10.PEMBINAA TP PKK ADALAH KEMENTRIAN/ LEMBAGA


PEMERINTAHAN/ DINAS/ INSTANSI YANG MEMPUNYAI
PROGRAM DIBIDANG KESEJAHTERAAN KELUARGA YANG,
DALAM UPAYA MENDUKUNG PELAKSANAAN PROGRAMPROGRAM GERAKAN PKK PADA SETIAP JENJANG TP PKK,
DENGAN SUSUNAN KEANGGOTAAN :
a.

DI PUSAT, DIKETAHUI OLEH MENTERI DALAM NEGERI


DENGAN ANGGOTA ADALAH PARA PIMPINAN INSTANSI/
LEMBAGA
YANG
MEMBIDANGI
TUGAS-TUGAS
PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA, DAN
DITETAPKAN DENGAN KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI
SELAKU KETUA PEMBINA TP PKK PUSAT.

b.

DI PROVINSI, KABUPATEN/ KOTA DAN KECAMATAN,


DIKETAHUI OLEH GUBERNUR, BUPATI/ WLIKOTA DAN CAMAT
DENGN
ANGGOTA
PARA
PIMPINAN
SATUAN
KERJA
PERANGKAT DAERAH (SKPD) YANG MEMBIDANGI TUGASTUGAS PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA,
DAN DITETAPKAN DENGAN KEPUTUSAN GUBERNUR, BUPATI/
WALIKOTA, CAMAT SELAKU KETUA PEMBINA TP PKK.

c. DI DESA/ KELURAHAN DIKETUAI OLEH KEPALA DESA/ LURAH


DENGAN ANGGOTA PARA TOKOH/ PEMUKA MASYARAKAT,
PERANGKAT
DESA/
KELURAHAN
DAN
LEMBAGA

11.
KETENTUAN LAIN-LAIN
a.APABILA ISTERI MENTERI DALAM NEGERI, GUBERNUR, BUPATI/ WALIKOTA, CAMAT DAN KEPALA

DESA/ LURAH SEBAGAI KETUA UMUM TP PKK/ KETUA TP PKK DI WILAYAH BERHALANGAN
TETAP, KETUA PEMBINA TP PKK MENYETUJUI WAKIL KETUA UMUM/ WAKIL KETUA TP PKK,
SEBAGAI KETUA/ WAKIL KETUA TP PKK DAN DITETAPKAN OLEH KETUA UMUM/ KETUA TP PKK
SETINGKAT DIATASNYA.
b.APABILA DALAM MAS AJABATAN KETUA UMUM TIDAK DAPAT MELAKSANAKAN TUGASNYA

SAMPAI AKHIR MASA BAKTI, MAKA SATU KETUA DITETAPKAN SEBAGAI PEJABAT KETUA UMUM
OLEH KETUA PEMBINA TP PKK PUSAT.
c.APABILA DALAM MASA JABATAN KETUA TP PKK DI DAERAH TIDAK DAPT MELAKSANAKAN

TUGASNYA SAMPAI AKHIR MASA BAKTI, MAKA WAKIL KETUA TP PKK, DITETAPKAN SEBAGAI
PEJABAT KETUA TP PKK DAERAH DENGAN KEPUTUSAN KETUA UMUM/ KETUA TP PKK
SETINGKAT DI ATASNYA YANG DISETUJUI OLEH KETUA PEMBINA TP PKK SETEMPAT.
d.APABILA ADA PERGANTIAN MENTERI DALAM NEGERI MELALUI ADANYA PENJABAT, MAKA

JABATAN KETUA UMUM TP PKK, DITETAOKAN DENGAN KEPUTUSAN KETUA PEMBINA TP PKK
PUSAT.
e.APABILA ADA PERGANTIAN GUBERNUR, BUPATI/ WALIKOTA, CAMAT DAN KEPALA DESA/ LURAH

ENGAN ADANYA PEJNABAT, MAKA KETUA TP PKK DI DAERAH ADALAH ISTERI PENJABAT
TERSEBUT DAN DITETAPKAN DENGAN KEPUTUSAN DARI KETUA.

LANJUTAN
f. APABILA ISTRI MENTERI DALAM NEGERI, GUBERNUR, BUPATI/WALIKOTA,
CAMAT, KEPALA DESA/LURAH MENJADI PENGURUS PARTAI POLITIK, ATAU
SEBAGAI ANGGOTA DPR RI, DPD, DPRD, YANG BERSANGKUTAN TETAP MENJADI
KETUA TP PKK SETEMPAT DENGAN MENUNJUK KETUA/WAKIL KETUA SEBAGAI
PELAKSANA TUGAS, DIKETAHUI OLEH KETUA PEMBINA.
g. APABILA

TP-PKK

PUSAT,

PROVINSI,

KABUPATEN/KOTA,

KECAMATAN

DAN

DESA/KELURAHAN MENJADI PENGURUS PARTAI POLITIK, ATAU SEBAGAI DPR


RI, DPD, DPRD YANG BERSANGKUTAN TETAP MENJADI TP PKK SEPANJANG
TIDAK MEMBAWA ASPIRASI PARTAI POLITIKNYA PADA KEGIATAN-KEGIATAN
PKK.
h. APABILA

KETUA

KECAMATAN

DAN

UMUM/KETUA

TP

DESA/KELURAHAN

PKK

PROVINSI,

MENJADI

CALON

KABUPATEN/KOTA,
LEGISLATIF,

JURU

KAMPANYE/TIM SUKSES MENJELANG DAN SAAT PEMILU LEGISLATIF, PEMILU


PRESIDEN, PEMILU KEPALA DAERAH DAN PEMILIHAN KEPALA DESA, WAJIB
NON AKTIF SELAMA PERSIAPAN DAN MASA KAMPANYE SEBAGAI KETUA
UMUM/KETUA TP PKK SETINGKAT DI ATASNYA.

LANJUTAN
i.

APABILA SUDAH SELESAI MENJADI JURU KAMPANYE/TIM SUKSES DIMAKSUD,


DAPAT AKTIF KEMBALI DENGAN PERSETUJUAN MENTERI DALAM NEGERI/KETUA
UMUM/KETUA TP PKK SETINGKAT DI ATASNYA.

j.

APABILA

TP

PKK

PUSAT,

PROVINSI,

KABUPATEN/KOTA,

KECAMATAN

DAN

DESA/KELURAHAN MENJADI JURU KAMPANYE/TIM SUKSES MENJELANG DAN


SAAT PEMILU LEGISLATIF, PEMILU PRESIDEN, PEMILU KEPALA DAERAH DAN
PEMILIHAN KEPALA DESA, WAJIB NON AKTIF SEBAGAI TP PKK YANG DIAJUKAN
KEPADA KETUA UMUM/KETUA TP PKK YANG BERSANGKUTAN.
k.

APABILA SUDAH SELESAI MENJADI JURU KAMPANYE/TIM SUKSES DIMAKSUD,


DAPAT AKTIF KEMBALI DENGAN PERSETUJUAN KETUA UMUM/KETUA TP PKK
YANG BERSANGKUTAN

l.

APABILA

MENGUNDANG

MENTERI

DALAM

NEGERI,

GUBERNUR,

BUPATI/WALIKOTA, CAMAT, KEPALA DESA/LURAH DAN ISTRI SEBUTAN DALAM


UNDANGAN ADALAH MENTERI DALAM NEGERI, GUBERNUR, BUPATI/WALIKOTA,
CAMAT, KEPALA DESA/LURAH BESERTA KETUA UMUM/KETUA TP PKK PROVINSI,
KABUPATEN/KOTA, KECAMATAN, DESA/KELURAHAN.

LANJUTAN
m. APABILA DALAM TAHUN BERJALAN, KETUA TP PKK
PROVINSI,
KABUPATEN/KOTA
KECAMATAN,
DESA/KELURAHAN
MENINGGAL/TERJADI
PERCERAIAN, MAKA KETUA TP PKK ADALAH ISTRI
BARU KETUA PEMBINA TP PKK DAN DITETAPKAN
DENGAN KEPUTUSAN KETUA UMUM/KETUA TP PKK
SETINGKAT DI ATASNYA.
n. APABILA KETUA PEMBINA TP PKK MEMILIKI ISTRI
LEBIH DARI SATU, MAKA YANG MENJADI KETUA TP
PKK ADALAH ISTRI YANG MENDAMPINGI SEJAK
PERSIAPAN MENGIKUTI PILKADA, KAMPANYE DAN
MENDAMPINGI SAAT PELANTIKAN.
o. APABILA SUAMI KENA KASUS/MASALAH, DAN ISTRI
(SELAKU KETUA TP PKK) TIDAK MELAKSANAKAN
TUGAS SEBAGAI KETUA TP PKK, MAKA DIBERIKAN
TENGGANG
WAKTU
BEBERAPA
BULAN.
SELANJUTNYA, KETUA TP PKK TERSEBUT DAAT
MENGUNDURKAN DIRI, DAN DALAM JANGKA

ATRIBUT PKK
a. UKURAN

PAPAN

KECAMATAN

DAN

NAMA

TIM

PENGGERAK

DESA/KELURAHAN

PKK

DISESUAIKAN

DENGAN UKURAN PAPAN NAMA KANTOR KECAMATAN


DAN DESA/KELURAHAN.
b. GARIS AIR PADA SETEMPEL TP PKK BERJUMLAH 34
GARIS DAN MENCANTUMKAN NAMA WILAYAH SATU
TINGKAT DI ATASNYA.
c. SERAGAM NASIONAL RESMI TP PKK ADALAH ROK ,
JAS DAN BLUS TANGAN PANJANG BAGI PEREMPUAN
DAN CELANA PANJANG, JAS DAN KEMEJA TANGAN
PANJANG BAGI LAKI-LAKI, WARNA ROK, BLUS, JAS,
CELANA PANJANG HIJAU TOSCA.
d. SERAGAM KERJA DAN SERAGAM LAPANGAN TP PKK
ADALAH

BLUS/KEMEJA

TANGAN

PANJANG

DARI

RENCANA KERJA LIMA TAHUN PKK TAHUN 2015-2020

1. PENINGKATAN PEMBINAAN SIKAP DAN PERILAKU


MELALUI
PERAN
KELUARGA
DALAM
UPAYA
PENCEGAHAN DAN PENYALAHGUNAAN SERTA
PEREDARAN NARKOBA.
2. BERPARTISIPASI
AKTIF
DALAM
GERAKAN
NASIONAL ANTI KEJAHATAN SEKSUAL TERHADAP
ANAK (GN AKSA)
3. ADVOKASI
POLA ANAK DAN REMAJA DALAM
UPAYA
MEMBANGUN
KARAKTER
BERBASIS
KELUARGA.
4. PENINGKATAN KAPASITAS DAN KOMPETENSI TP
PKK
DAN
KADER
DALAM
MENDUKUNG
PENCAPAIAN GERAKAN PKK
5. PEMBINAAN KETERAMPILAN KELUARGA DALAM
UPAYA MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA.
6. PENINGKATAN
PEMAHAMAN
KELUARGA
TERHADAPPENDIDIKAN DASAR 12 TAHUN

LANJUTAN
7. MENGUPAYAKAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA DENGAN
MENGOPTIMALKAN PEMANFAATAN PEKARANGAN (HATINYA
PKK)
8. MENGEMBANGKAN MOTIF KHAS DAERAH DALAM UPAYA
PENINGKATAN AKU CINTA PRODUKSI INDONESIA.
9. MENSOSIALISASIKAN RUMAH TINGGAL LAYAK HUNI BAGI
KELUARGA
10.MENDUKUNG PROGRAM TEVOLUSI MENTAL DI BIDANG
KESEHATAN

BAGI

BERPARTISIPASI

KELUARGA

AKTIF

PENYELENGGARAAN

DALAM

JAMINAN

MISKIN

KEANGGOTAAN
SOSIAL

(BPJS)

UNTUK
BADAN
SEBAGAI

PENERIMA BANTUAN IURAN (PBI)


11.MENDUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBINAAN PHBS DI
RUMAH

TANGGA

DAN

PERCEPATAN

PERBAIKAN

GIZI

LANJUTAN
12.MENDUKUNG PROGRAM PEMERINTAH DALAM MENURUNKAN
ANGKA KEMATIAN IBU (AKI), ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB)
DAN BALITA (AKABA) SERTA ERADIKASI POLIO DAN
PROGRAM KELUARGA BERENCANA.
13.MENINGKATKAN KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI
(KIE)
MELALUI
PENDEKATAN
KELUARGA
DALAM
PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR.
14.MELAKSANAKAN KOORDINASI, INTEGRASI DAN SINERGI
DALAM KEGIATAN LINTAS POKJA (PMT-AS, BKB-PAUD,
KESEHATAN JIWA DAN GANGGUAN NAPZA, ADMINISTRASI
KEPENDUDUKAN DAN PENANAMAN SEJUTA POHON).
15.MENINGKATKAN KEMAMPUAN KADER POSYANDU DALAM
MELAKSANAKAN SISTEM INFORMASI POSYANDU (SIP)
16.ADVOKASI PENGINTEGRASIAN 10 PROGRAM POKOK PKK
DALAM RPJM DESA, RKP DESA DAN APB DESA MELALUI
DANA DESA DAN SUMBER DANA LAIN YANG ADA DI DESA.
17.MENYEDIAKAN DATA TERPILIH GENDER SISTEM DATA TPPKK

ADMINISTRASI PKK
1. MACAM-MACAM SURAT DIGANTI DENGAN JENIS SURAT
2. JUMLAH JENIS SURAT DI SEDERHANAKAN LAGI DARI
11 MENJADI 8 JENIS SURAT KEPUTUSAN; SURAT BIASA,
SURAT PENGANTAR, SURAT EDARA, SURAT KUASA;
SURAT TUGAS; PIAGAM/PENGHARGAAN; LEMBAR
DISPOSISI.
3. SETIAP SURAT KELUAR HARUS MELALUI SEKRETARIS
UMUM/SEKRETARIS
4. SURAT MASUK SEBELUM DISAMPAIKAN KE KETUA
UMUM/KETUA,
SEKRETARIS
UMUM/
SEKRETARIS
BOLEH MEMBERIKAN REKOMENDASI ATAS DISPOSISI
KETUA UMUM/KETUA.
5. PADA
KETENTUAN
6
BUKU
WAJIB,
BOLEH
DITAMBAHKAN BUKU BANTU YANG LAIN SESUAI
DENGAN KEBUTUHAN MASING-MASING TINGKATAN TP
PKK.

LANJUTAN
6. CATATAN DATA YANG ADA DITINGKAT DESA WISMA
ADALAH

DATA

KELUARGA;

CATATAN

DATA

DAN

KEGIATAN WARGA, DATA REKAPITULASI IBU HAMIL,


MELAHIRKAN,

NIFAS,

IBU

MENINGGAL,

KELAHIRAN

BAYI, BAYI MENINGGAL DAN KEMATIAN BALITA.


7. UNTUK

KEGIATAN

SIM

PKK

TETAP

DILAKSANAKAN

DENGAN PENAMBAHAN POINTER PENYELENGGARAAN;


FORMAT

PELAPORAN DATA SIM PKK MENGACU PADA

FORMAT

DATA

LAPORAN

HASIL

RAKERNAS

PKK,

INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA DAN MEKANISME SIM


PKK DIATUR DALAM PETUNJUK TEKNIS SIM PKK YANG
DITETAPKAN

KEPUTUSAN

KETUA

UMUM

TP

PKK;

PENYELENGGARAAN SIM PKK DILAKSANAKAN SESUAI


DENGAN KEMAMPUAN MASING-MASING TINGKATAN TP

REKOMENDASI
Mengusulkan kepada pemerintah untuk mengupayakan
adanya

Peraturan

Perundang-Undangan

yang

lebih

menjamin pelaksanaan Gerakan PKK sesuai Keputusan


Hasil Rakernas VIII PKK.

TIM PERUMUS
RAPAT KERJA NASIONAL VIII PKK

SEKRETARIS

KETUA

Dra. EMA RACHMAWATI,


M.Hum

Dra. EMA RACHMAWATI,


ANGGOTA TIMM.Hum
PENGURUS
1. Hj. SUMIATI YUSUF, SE,MM TP PKK PROV. NTB
2. Ir. NURMAINI ZAINI TP PKK PROV. JAMBI
3. MOSES BELAU, SKM, M.Kes TP PKK PROV. PAPUA
4. Hj. MASNI BSA, SH, MM TP PKK PROV. MALUT
5. Hj. SUSI SOEBEKTI

TP PKK PUSAT

6. WIEDARTO, M.Si TP PKK PUSAT


7. Dra. MAYAM MELIALA

TP PKK PUSAT

8. Dr. Hj. TRI KOMALA HAIRSYAM

TP PKK PUSAT

9. Hj. RACHMAWATI AMANULLAH

TP PKK PUSAT

10. Hj. ISMARLYAH ISWARTO

TP PKK PUSAT

11. KHOLIQIN, ST TP PKK PUSAT

WASSALAMUALAIKUM WR.
WB.
TERIMAKASIH