Anda di halaman 1dari 18

PANDUAN KTI

TRIO GUSTIN RAHAYU


JUDUL KTI
1. KMB DAN GADAR
CONTOH : GAMBARAN PENATALAKSANAAN NYERI PADA
PASIEN NY.U DENGAN ABSES PAYUDARA SINISTRA DI
RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT dr DRADJAT
PRAWIRANEGARA SERANG
Post op hari ke. Atas indikasi.

2. ANAK
CONTOH : GAMBARAN PENATALAKSANAAN KELEBIHAN
VOLUME CAIRAN PADA AN.D USIA 4 TAHUN (PRA
SEKOLAH) DENGAN SINDROMA NEFROTIK DI RUANG
FLAMBOYAN RUMAH SAKIT dr DRADJAT
PRAWIRANEGARA SERANG
Neonatus pada bayi (usia ) dengan asfiksia
3. MATERNITAS
CONTOH : GAMBARAN PENATALAKSAAN INTOLERAN
AKTIFITAS PADA NY. T DENGAN POST SC HARI KEDUA
ATAS INDIKASI PLASENTA PREVIA DI RUANG WIJAYA
KUSUMA RUMAH SAKIT dr DRADJAT PRAWIRANEGARA
SERANG

4. KOMUNITAS
CONTOH : GAMBARAN PENATALAKSANAAN
GANGGUAN POLA NAFAS PADA AN.D KELUARGA BPK N
DENGAN TUBERCULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS CIPOCOK SERANG THN 2017
5. GERONTIK
GAMBARAN PENATALAKSANAAN DEFISIT PERAWATAN
DIRI PADA TN M DENGAN STROKE DI WISMA EDELWEIS
BPS PROP. BANTEN THN 2017
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan Penulisan
1.2.1 Tujuan Umum
Mahasiswa mampu melakukan penatalaksanaan nyeri pada klien
dengan abses payudara sinistra melalui pendekatan proses
keperawatan
1.2.2 Tujuan Khusus
1.2.2.1 Mahasiswa mampu melakukan pengkajian..
1.2.2.2 Mahasiswa mampu menegakkan diagnosa keperawatan
1.2.2.3 Mahasiswa mampu menyusun rencana tindakan keperawatan
1.2.2.4 Mahasiswa mampu melaksanakan tindakan keperawatan
1.2.2.5 Mahasiswa mampu melaksanakan evaluasi keperawatan
1.3 Ruang Lingkup
(harus mencakup 5 W(what, who, when, why, where ) dan
1 H (how)
Contoh :
Penulis mengambil kasus gambaran penatalaksanaan
nyeri pada klien Ny. U dengan abses payudara sinistra di
Ruang Dahlia Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara
Serang, pada tanggal 8 Juni 2016. Penulis mengambil
kasus karena .. Untuk melakukan
penatalaksanaan nyeri pada klien dengan abses
payudara, penulis menggunakan pendekatan proses
keperawatan yang terdiri dari lima langkah yaitu ..

1.4 Sistematika Penulisan


BAB 2
LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Medis


2.2 Konsep Diagnosa Keperawatan
2.3 Konsep Proses Keperawatan
2.4 Evidence Based Practice in Nursing
2.1 KONSEP MEDIS

(Contoh abses payudara yang terdiri dari )


2.1.1 Pengertian
2.1.2 Etiologi
2.1.3 Manifestasi Klinis
2.1.4 Patoflow
2.1.5 Penatalaksanaan Medis
Kecuali untuk maternitas dengan post partum maka
dijelaskan konsep post partumnya
Untuk kasus anak ditambahkan konsep tumbuh
kembang
Komunitas ditambahkan konsep keperawatan keluarga
2.2 KONSEP DX KEP

2.2.1 Pengertian
2.2.2 Batasan karakteristik
2.2.3 Faktor yang Berhubungan Dengan
2.3 KONSEP PROSES KEPERAWATAN

2.3.1 Pengkajian
2.3.1.1 anamnesa
2.3.1.2 pemeriksaan fisik (terkait dengan masalah yang
diangkat)
2.3.1.3 pemeriksaan penunjang (jika ada), yang semua
mengerucut pada gambaran penatalaksaan yang
diambil

2.3.2 Diagnosa Keperawatan


2.3.2.1 pengertian diagnosa keperawatan
2.3.2.2 macam macam diagnosa keperawatan
Diakhir dijelaskan konsep diagnosa keperawatan yang
diambil
Contoh kalimatnya :
Pada penyusunan KTI ini pemulis hanya membahas
satu diagnosa yaitu nyeri berhubungan dengan
..ditandai dengan
DS : .
DO :

2.3.3 Perencanaan
2.3.3.1 pengertian
2.3.3.2 rencana tindakan pada penatalaksanaan
yang diambil dalam bentuk tabel
2.3.4 Implementasi
2.3.4.1 pengertian implementasi

2.3.5 Evaluasi
2.3.5.1 pengertian evaluasi
2.3.5.2 macam macam evaluasi (formatif dan
sumatif)
2.3.5.3 hasil pencapaian evaluasi (tercapai, tercapai
sebagian, tidak tercapai)
2.4 Evidence based practice in nursing
(Mencantumkan salah satu intervensi keperawatan
berdasarkan hasil penelitian baik dari jurnal nasional
ataupun jurnal internasional)
2.4.1 Sumber EBP
2.4.1.1 Nama Peneliti
2.4.1.2 Judul EBP
2.4.1.3 Tahun
2.4.1.4 Nama Jurnal

2.4.2 Abstrak EBP


BAB 3
TINJAUAN KASUS

3.1 Pengkajian
3.1.1 Identitas
3.1.2 Anamnesa
3.1.3 pemeriksaan fisik
3.1.4 pemeriksaan penunjang
3.1.4.1 pemeriksaan laboratorium
3.1.4.2 terapi medis
3.1.5 Analisa data (dalam tabel)
3.2 Diagnosa Keperawatan
3.3 Perencanaan Keperawatan (dalam
bentuk tabel)
3.4 Implementasi dan evaluasi (dalam tabel)
BAB IV
PEMBAHASAN
4.1 Pengkajian
Berisi kesenjangan antara data yang diperoleh dari
pengkajian, dengan data yang ada pada teori
Menuliskan alasan kenapa kesenjangan itu terjadi
4.2 Diagnosa Keperawatan
Ada kesenjangan tidak antara diagnosa yang ada
pada teori dengan diagnosa yang muncul pada
klien, baik pada etiologi maupun DS atau DO
4.3 Perencanaan
Apakah ada kesenjangan antara perencanaan
pada teori dengan perencanaan pada kasus
4.4 Pelaksanaan/Implementasi
Adakah dari perencanaan yang dibuat tidak
dilaksanakan
Apa alasannya?
Adakah alternatif implementasi yang dilakukan
Menghub salah satu intervensi dengan EBP

4.5 Evaluasi
Sumatif
BAB V
PENUTUP
5.1 kesimpulan
5.1.1 pengkajian
5.1.2 diagnosa kep
5.1.3 perencanaan
5.1.4 implementasi
5.1.5 evaluasi

5.2 saran
5.2.1 untuk rumah sakit (ruangan)
5.2.2 untuk institusi
5.2.3 untuk mahasiswa
DAFTAR PUSTAKA
Sesuai buku panduan KTI (jumlah referensi kep
minimal 10)

LAMPIRAN
1. LEMBAR SUPERVISI
2. LEMBAR TINDAK LANJUT PENGELOLAAN KASUS
3. LEMBAR BIMBINGAN PEMBIMBING 1 DAN 2
4. JURNAL EBP

RIWAYAT HIDUP