Anda di halaman 1dari 29

PENGUJIAN SUMUR

PANAS BUMI
KOMPLESI SUMUR PANASBUMI
TUJUAN

• Kedalaman zona bertemperatur tinggi


• Kedalaman zona produksi dan pusat-pusat
rekahan ( feed points)
• Kemampuan produksi sumur, yaitu
besarnya laju produksi dan enthalpy fluida
pada berbagai tekanan kepala sumur
• Tekanan dan temperatur di dalam sumur
dan di reservoir
• Karakteristik reservoir di sekitar sumur.
• Jenis dan sifat fluida produksi
WATER LOSS TEST
ENGINEERS

GROSS PERMEABILITY
TEST

PENGUKURAN &
HEATING
PENGUJIAN SUMUR
MEASUREMENTS

DISCHARGE (OUTPUT)
TEST

TRANSIENT TEST
UJI KOMPLESI
• Untuk mengetahui kedalaman zona produksi/
kedalaman pusat-pusat rekahan (feed zone)
serta produktivitasnya.
Landaian temperatur di sumur East Mesa dan
di sumur BRI14, Broadlands

?
Contoh landaian temperatur di sumur KA-
17,
Kawerau (New Zealand)
Temp. (deg.C)
0 50 100 150 200 250
Temperatur (deg.C) 0
0 20 40 60 80 100 120 140 160
0 200
200
400
400
Kedalaman (m)

600 600
800
800 ?

Kedalaman (m)
1000
1200 1000
1400
1600 1200
1800
1400
2000
2200 1600
2400
890 lpm 780 lpm 1800

2000
UJI PANAS
• Tekanan dan temperatur didalam sumur diukur
pada interval-interval waktu tertentu:
pada hari ke 1, 2, 4, 7, 14, 28, dan 42
UJI PERMEABILITAS TOTAL
UJI PRODUKSI
1. Jenis fluida reservoir dan fluida produksi.
2. Kemampuan produksi sumur, yaitu besarnya laju
produksi dan enthalpy fluida pada berbagai
tekanan kepala sumur.
3. Karakteristik fluida dan kandungan gas.

WHP vs Output WHP vs Output


50 50
45 45
40 40
Output (t/hr)

Output (t/hr)
35 35
30 30
25 25
20 20
15 15
10 10
5 5
0 0
0 25 50 75 100 125 150 175 200 225 250 0 25 50 75 100 125 150 175 200 225 250

WHP (psi) WHP (psi)


METODA PENGUKURAN SUMUR SATU FASA
Sumur-Sumur Enthalpy Rendah
Rectangular Weirbox

Watm = 6000 x b x h1.5


Suppressed Weirs

M = 6290 x b x h1.5
900 V Notches

M = 4720 x h2.5
Apabila pada tekanan atmosfir air mendidih,
perlu dikoreksi

1
FCF = x = hf ref −hf atm
1−X hf g atm

hf g
M = Watm
hg atm −hf ref

M * H * 10 6
Q=
3600
SUMUR-SUMUR ENTHALPY TINGGI (SUMUR
UAP)
Ukur laju aliran & temperatur
Metoda Pengukuran Sumur Dua Fasa
Metoda Kalorimeter
V2

V1 T2

T1

V2 V1 V2hf2 V1hf1
( − ) ( − )
v 2 v1 v2 v1
M= Q=
∆t ∆t

Q
H=
M
PROSEDURE
• Tentukan volume spesifik air dan enthalpy air pada temperatur T1
dan T2 (vf1 , vf2 , hfl , hfl ) dengan menggunakan Steam Table.
• Hitung masa air pada temperaturT1 dan T2:

V1 V2
M1 = M2 =
ϑf 1 ϑf 2

• Hitung laju aliran masa (W)


M1 − M 2
W=
∆t
• Hitung enthalpy

h2 M 2 − h1 M 1
h=
M 2 − M1
METODA LIP PRESSURE
Metoda Sembur Tegak (Vertical Discharge)

(GH1.102 )/p0.96 = 184

W = (184 A p0.96 )/H1.102 (kg/s)

Q = WH/1000 [MW thermal]

Q = (184 A p0.96 )/(1000 H0.102 )


METODA LIP PRESSURE
Metoda Sembur Datar (Horizonal Discharge)
Laju Massa Total (ton/jam)
120

Hitung harga Y : 100

80

Watm 60

Y= 40

A × p 0.96 20

0
0 20 40 60 80 100 120 140

WHP(bar)

Laju Massa Total (ton/jam)


Hitung enthalpy H

2675 + 925 × Y
120 KurvaModel 7in
KurvaModel 9-5/8in

H= 100 KurvaModel 13-3/8in

1 + 7.85 × Y 80

60

Hitung laju alir masa M 40

20

W atm × 2258
M =
0
0 20 40 60 80 100 120 140

2675 − H WHP(bar)
Metoda Separator