Anda di halaman 1dari 21

AIR LIMBAH

TS B 2015 KELOMPOK 2
Nama Kelompok :

Arif Dwijaya 15050724014


Sharfina Luthfianti 15050724019
Oktavia Audina 15050724022
Andini Kurniawati 15050724026
Eka Prasetya 15050724040
Yoga Rizki Pratama 15050724045
Nafisul Adabi15050724048
Teo Novaldi Cikamta 15050724082
Pengertian

Wastewater, the water supply of a community after it has been used for various
purposes, must be colected and disposed of to maintain healthful and attractive living
conditions

Air limbah atau air kotor atau air bekas adalah air yang tidak bersih yang mengandung
berbagai macam zat yang sifatnya membahayakan kehidupan manusia dan atau hewan
dan lazimnya muncul karena hasil perbuatan manusia termasuk industrialisasi.

Air limbah merupakan air bekas yang sudah tidak terpakai lagi sebagai hasil dari
adanya berbagai kegiatan manusia sehari-hari. Air limbah tersebut biasanya dibuang ke
alam yaitu tanah dan badan air.
Melindungi
kesehatan
anggota
masyarakat dari
ancaman
terjangkitnya
penyakit

Tujua
n
Menyediakan
air bersih Melindungi
yang dapat timbulnya
dipakai untuk kerusakan
hidup sehari tanaman
hari
Sifat dan Komposisi Kimiawi Air Limbah
Konsentrasi
Parameter
Kuat Medium Lemah

Total zat padat (TS) 1200 720 300


- Zat padat terlarut (DS) 850 500 250
- Zat padat tersuspensi (SS) 350 220 100

BOD5 400 220 110


TOC 290 160 80
COD 1000 500 250
N total 85 40 20
P total 15 8 4
CT 100 50 30
Alkalisity (CaCO3) 200 100 50
Lemak 150 100 50
Jenis, Sumber dan Macam Air Limbah

Air Limbah Domestik


Air Limbah Industri Air Limbah Limpasan dan
Air limbah yang berasal dari Rembesan Air Hujan
Air limbah yang berasal dari
kegiatan penghunian seperti
kegiatan industri seperti pabrik Air limbah yang melimpas diatas
rumah tinggal, hotel, sekolahan,
industri logam, tekstil, kulit, permukaan tanah dan meresap
kampus, perkantoran, pertokoan,
pangan, dan industri kimia dan kedalam tanah sebagai akibat
pasar dan fasilitas-fasilitas
lainnya. terjadinya hujan.
pelayanan umum.
Kualitas Air Limbah

Karakteristik secara Fisika


Karakteristik secara fisik yang utama pada air limbah didasarkan pada
kepadatan, warna, bau, dan suhu.
Karakteristik secara Kimia
Diukur melalui BOD5, COD, dan TOC. Pemeriksaan secara kimia meliputi bebas
amonia, kadar nitrogen, nitrit, nitrat, fosfor organik, dan fosfor anorganik.
Karakteristik Biologi
Karakteristik biologi dari limbah terkadang penting. Karena ada banyaknya
jutaan dari bakteri per milimeter pada air limbah yang tidak diolah, untuk
total jumlahnya tidak diketahui.
Pemeriksaan secara Kimia
Pengolahan Air Limbah

Pengolahan Air Limbah


Pengolahan air limbah dibagi menjadi dua yaitu :
Pengolahan On-Site
Pengolahan Off-Site
Pengolahan On-Site

Pengolahan On-Site adalah Sistem


dimana penghasil limbah mengolah
air limbahnya secara individu,
misalkan dengan menggunakan
tangki septik.
SISTEM ON-SITE

1. Biaya pembuatan murah 1. Tidak selalu cocok di semua daerah.


2. Biasanya dibuat oleh sektor 2. Sukar mengontrol operasi dan pemeliharaan.
swasta/pribadi 3. Bila pengendalian tidak sempurna maka air
3. Teknologi cukup sederhana limbah dibuang ke saluran drainase.
4. Sistem sangat privasi karena terletak 4. Sukar mengontrol operasi dan pemeliharaan.
pada persilnya. 5. Resiko mencemari air tanah bila
5. Operasi dan pemeliharaan dilakukan pemeliharaan tidak dilakukan dengan baik.
secara pribadi-pribadi masing-masing.
6. Nilai manfaat dapat dirasakan segera
seperti bersih, saluran air hujan tidak
lagi dibuangi air limbah , terhindar dari
bau busuk ,timbul estetika pekarangan dan
populasi nyamuk berkurang.
Pengolahan Off-Site

Sistem dimana air limbah


disalurkan melalui sewer
(saluran pengumpul air
limbah) lalu kemudian masuk
ke dalam instalasi
pengolahan terpusat
Pengolahan Off-Site

- Pelayanan yang lebih nyaman. - Memerlukan pembiayaan yang


- Menampung semua air limbah tinggi.
domestik. - Memerlukan tenaga yang
- Pencemaran air tanah dan terampil untuk operasional dan
lingkungan dapat dihindari. pemeliharaan.
- Cocok untuk daerah dengan - Memerlukan perencanaan dan
tingkat kepadatan tinggi. pelaksanaan untuk jangka
- Masa/umur pemakaian relative panjang.
lebih lama.
Rencana Instalasi Pengolahan Air Limbah
Pelaksanaan studi pilot plant

Sintesis flowsheets pengobatan alternative

Pemilihan kriteria desain dan ukuran unit


Langkah- Tata letak fasilitas fisik
Langkah Penyusunan profil hidrolik

Penyusunan saldo padatan

Persiapan gambar konstruksi, spesifikasi, dan perkiraan biaya.


Rencana
Pengolahan
Air Limbah
Pengembangan Sistem Manajemen Pengolahan
Air Limbah
Mendapatkan data, atau estimasi, populasi masa depan masyarakat dan mempelajari kondisi lokal
Mendapatkan data pada air limbah dan air hujan laju aliran yang ada.
Melakukan infiltrasi / inflow analisis untuk menentukan apakah rehabilitasi sistem saluran
pembuangan akan dibutuhkan.
Karakterisasi air limbah diperlakukan.
Dalam hubungannya dengan lokal, negara bagian, dan federal instansi menetapkan hadir
Siapkan laporan perencanaan fasilitas di mana hasil studi desain disajikan dan didokumentasikan.
Setelah persetujuan konsep diperoleh dari lembaga pendanaan, menyelesaikan desain rinci dan
menyiapkan gambar konstruksi, spesifikasi dan perkiraan biaya.
Setelah rencana dan spesifikasi yang disetujui oleh lembaga pendanaan dan kontrak
pembangunan telah diberikan, mengawasi konstruksi jika diminta untuk melakukannya oleh klien.
Siapkan operasi manual dan membantu di pabrik start-up.
Operasi dan Pemeliharaan Air Limbah

Bangunan yang digunakan untuk menangani air limbah dapat


dikelompokkan menjadi 2 (dua ), yaitu:
Bangunan saluran air limbah yang berfungsi menyalurkan air
limbah
Bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
Pengoperasian dan pemeliharaan pada Saluran
Air Limbah

Pada saat beroperasional, saluran pembuangan air limbah harus selalu


dilakukan pemeriksaan secara rutin oleh petugas inspeksi, terutama
terhadap adanya pelumpuran (sedimentasi), penyumbatan oleh kotoran-
kotoran berupa material kasar dan keretakan saluran yang menyebabkan
kebocoran.
Petugas inspeksi membuat laporan hasil pemeriksaan yang telah
dilakukan. Dalam laporan tersebut harus menyebutkan tanggal
penemuan/pemeriksaan. Lokasi dijumpainya temuan/permasalahan dan
dijelaskan permasalahan yang terjadi.
Tindakan selanjutnya????

Apabila terjadi pelumpuran (sedimentasi) maka harus dilakukan


penggelontoran air pada saluran tersebut.

Apabila terjadi penyumbatan kotoran- kotoran kasar maka material


kasar tersebut harus diambil petugas.

Apabila terjadi keretakan saluran yang mengakibatkan kebocoran maka


dilakukan penambalan saluran dan apabila dengan penambahan masih
saja dijumpai kebocoran maka saluran harus diganti atau dibangun yang
baru.

Alat maupun perlengkapan saluran air limbah yang harus rutin diperiksa
dan dilakukan pemeliharaan adalah tutup manhole yang harus diberi
pen dan dikunci .
Pemanfaatan Air Limbah

Air Limbah dapat


digunakan untuk
irigasi, materil
penambah bahan untuk
beton, dsb.
TERIMA KASIH