Anda di halaman 1dari 67

LOGO

OLEH:
Zakiyah Yasin, S.Kep. Ns. M. Kep

PEMENUHAN KEBUTUHAN
CAIRAN DAN ELEKTROLIT
KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT

SUATU PROSES DINAMIK KRN


METABOLISME TUBUH
MEMBUTUHKAN PERUBAHAN
YG TETAP DLM BERESPON
TERHADAP STRESOR
FISIOLOGIS DAN
LINGKUNGAN
LOGO
PENDAHULUAN
Kekurangan / kelebihan cairan fatal

Jumlah cairan tubuh bayi & anak :
sangat sedikit
regulasi blm matang
Mudah mengalami gangguan keseimbangan air
& elektrolit

Turn over 25 % per hari (dewasa 6 %)
LOGO
..... Lanjutan PENDAHULUAN

Pemberian cairan pada bayi & anak tergantung :


Umur
Berat badan
Aktifitas
Jenis penyakit

Saat lahir cairan tubuh sekitar 78 % dari BB


kemudian turun mendekati 1 tahun 60 %

LOGO
TOTAL BODY WATER

TBW
60 % BB
50 % BB

Dipengaruhi oleh :
Kandungan
lemak
usia
LOGO
FUNGSI CAIRAN TUBUH

MEMPERTAHANKAN PANAS TUBUH DAN


PENGATURAN TEMPERATUR TUBUH
TRANSPOR NUTRIEN KE SEL
TRANSPOR HASIL SISA METABOLISME
TRANSPOR HORMON
PELUMAS ANTAR ORGAN ORGAN
MEMPERTAHANKAN TEKANAN HIDROSTATIK
DLM SISTEM KARDIOVASKULER
Membantu pencernaan
Mempermudah eliminasi
Mengangkut zat-zat seperti (hormon, enzim, SDP, SDM)

LOGO
PATOFISIOLOGI

Cairan tubuh terdiri dari :


C. Intraseluler : 30 - 40 % BB
C. Ekstraseluler : 20 - 25 % BB
C. Intravaskuler :5%
Komponen sel darah : 40 %
Plasma : 60 %
Volume darah : 80 ml/ kg BB
Volume plasma : 45 ml/Kg BB
C. Interstisial : 15 %
Merupakan media transport antar sel & plasma darah
Sbg. Penyangga vol.cairan untuk plasma & c.interstisial

LOGO
......Lanjutan PATOFISIOLOGI

Cairan tubuh terdiri dari :


C. Transeluler : 1 - 3 %
Jumlah tergantung aktivitas absorpsi & sekresi
Yang termasuk :
C. Sal. Pencernaan
C. Serebrospinal
C. Peritoneal
C. Intraokuler
C. Sinovial

LOGO
PROSENTASE TOTAL CAIRAN TUBUH
DIBANDINGKAN BERAT BADAN

Umur Total cairan tubuh (%)


terhadap BB
Bayi BL 77
6 Bulan 72
2 Tahun 60
16 Tahun 60
20-39 Tahun:
Pria/Wanita 60/50
40-59 Tahun:
Pria/Wanita 55/47
LOGO
KOMPOSISI CAIRAN TUBUH
Intraseluler Ektraseluler
mEg/L
Plasma darah Interstisial
Kation
Na + 15 142 144
K+ 150 5 4
Ca++ 2 4 2.5
Mg++ 27 3 1.5

Anion
Cl - 1 103 114
HCO3-- 10 27 30
HPO4 -- 100 2 2
SO4 -- 20 1 1
Asam Organik - 5 5
Protein 63 16 6

LOGO
KOMPOSISI CAIRAN TUBUH
Semua cairan tubuh adalah air larutan
pelarut, substansi terlarut (zat terlarut):
1. Air adalah senyawa utama dari tubuh
manusia. Rata-rata pria Dewasa
hampir 60% dari berat badannya
adalah air dan rata-rata wanita
mengandung 55% air dari
berat badannya.

LOGO
2. Solut (terlarut)

Selain air, cairan tubuh mengandung


dua jenis substansi terlarut (zat
terlarut): elektrolit dan non-elektrolit.
(a) Elektrolit :Substansi yang
berdiasosiasi (terpisah) di dalam
larutan dan akan menghantarkan
arus listrik.
Kation : ion-ion yang mambentuk
muatan positif dalam larutan. Kation
ekstraselular utama adalah natrium
(Na+), sedangkan kation intraselular
utama adalah kalium (K+).

LOGO
Anion : ion-ion yang membentuk
muatan negatif dalam
larutan. Anion
ekstraselular utama adalah
klorida ( Cl ),
sedangkan anion
intraselular utama adalah
ion fosfat (PO4-).
(b).Non-elektrolit : Substansi seperti
glokusa dan urea yang tidak
berdisosiasi dalam larutan. Non-
elektrolit lainnya yang secara
klinis penting mencakup kreatinin
dan bilirubin.

LOGO
KESEIMBANGAN CAIRAN
DI TENTUKAN INTAKE DAN
OUTPUT CAIRAN
KEBUTUHAN CAIRAN 1800 2500
ml/hr
1200 dr minuman DAN 1000 dr
Makanan
PENGELUARAN MLL :
- GINJAL 1200 1500 ml/hr,
- FESES 100 ml,
- PARU PARU 300 500 ml
- KULIT 600 800 ml LOGO
FAKTOR FAKTOR YG MEMPENGARUHI
KEBUTUHAN CAIRAN

1. Usia
2. Jenis kelamin
3. Sel-sel lemak
4. Stres
5. Sakit
6. Temperatur lingkungan
7. Diet
LOGO
KEBUTUHAN RUMATAN KALORI, AIR,
MINERAL & GLUKOSA

Dipengaruhi oleh
Aktivitas
Px yang dirawat : kebutuhan kalori 30 % dari
kebutuhan basal
Neonatus : 50 kcal/ kg/ hari
Obesitas : kebutuhan cairan berdasar BB
ideal
Panas
Setiap kenaikan /penurunan 1oC dari suhu
rectal 37,8oC ; kebutuhan me atau 12 %
LOGO
INTAKE DAN OUTPUT RATA-RATA HARIAN DARI
UNSUR TUBUH YANG UTAMA

Intake (Range) Output (range)


AIR (ml) 1.Urine = 1400 1.800
Air minum = 1400 1800 2.Faeces = 100
Airdalam makanan= 700 1000
3.Kulit = 300 - 500
Air hasil oksidasi = 300 - 400
4.Paru-paru = 600 - 800

TOTAL = 2400 -3200 TOTAL = 2400 3200

LOGO
Intake (range) Output (range)

Natrium(mEq)=70 (50-100) Urine = 65 (50-100)


Faeces = 5 (2-20)
Kalium (mEq) = 100 (50-120) Urine = 90 (50-120)
Faeces = 10 (2-40)
Magnesium (mEq) = 30 (5-60) Urine = 10 (2-20)
Faeces = 20 (2-50)
Kalsium (mEq) = 15 (2-50) Urine = 3(0-10)
Faeces = 12 (2-30)
Protein (g) = 55 (30-80)
Nitrogen (g) = 8 (4-12)
Kalori = 1800-3000 LOGO
PROSES PERGERAKAN /
TRANSPOR CAIRAN TUBUH
1. Difusi
Difusi adalah proses dimana partikel yang
terdapat dalam cairan bergerak dari
konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah
sampai terjadi keseimbangan.
Faktor-faktor yang meningkatkan difusi
1. Peningkatan suhu
2. Peningkatan konsentrasi partikel

LOGO
Faktor-faktor yang meningkatkan
difusi
3. Penurunan ukuran atau berat
molekul dari partikel
4.Peningkatan area permukaan yang
tersedia untuk difusi
5.Penurunan jarak lintas dimana
massa partikel harus berdifusi

LOGO
2. Transport Aktif

1) Transport Aktif adalah bahan bergerak dari


konsentrasi rendah ke tinggi.
2) adanya daya aktif dari tubuh seperti pompa
jantung.
3) diperlukan Energi.
4) Banyak zat terlarut penting ditransport
secara aktif melewati membran sel
meliputi: natrium, kalium, hidrogen, glukosa
dan asam amino.
5) Tarnsport aktif adalah vital untuk
mempertahankan keunikan komposisi baik
CES dan CIS.
LOGO
3. Filtrasi (penyaringan)

1) Filtrasi adalah adalah


merembesnya suatu cairan
melalui selaput permeable.
2) Arah perembesan adalah dari
daerah dengan tekanan yang
lebih tinggi ke daerah
dengan tekanan yang yang
lebih rendah.

LOGO
4. Osmosis
Osmosis adalah bergeraknya
pelarut bersih seperti air,
melalui membran
semipermeabel dari larutan
yang berkonsentrasi lebih
rendah ke konsentrasi yang
lebih tinggi yang sifatnya
menarik.
LOGO
PENGATURAN KESEIMBANGAN CAIRAN
1. Rasa Dahaga
2. Anti Diuretik Hormon (ADH)
3. Aldosteron
4. Prostaglandin
5. Glukokortikoid

LOGO
KESEIMBANGAN AIR DAN ELEKTROLIT
DIPERTAHANKAN MELALUI
INTEGRASI DARI FUNGSI :

GINJAL
HORMONAL
SARAF

LOGO
CARA PENGELUARAN CAIRAN

a. Ginjal
Merupakan pengatur utama
keseimbangan cairan
Produksi urin untuk semua usia
1ml/kg/jam
Pada orang dewasa produksi urin
sekitar 1,5 lt/hari

LOGO
b. Kulit

Rangsangan kelenjar keringat dapat


dihasilkan dari aktivitas otot, temperatur
lingkungan yang meningkat, dan demam.
Disebut juga Isensible Water loss (IWL)
sekitar 15-20 ml/24 jam

LOGO
Insensible Loss (IWL)

Merupakan Kehilangan cairan melalui


kulit (difusi) & paru
Untuk mengetahui Insensible Loss
(IWL) dapat menggunakan
penghitungan sebagai berikut :
o DEWASA = 15 cc/kg BB/hari
o ANAK = (30 usia (th)) cc/kg
BB/hari
Jika ada kenaikan suhu :
o IWL = 200 (suhu badan sekarang
36.8C) LOGO
c. Paru-paru

Menghasilkan IWL sekitar 400 ml/hari


Meningkatnya cairan yang hilang sebagai
respons terhadap perubahan kecepatan
dan kedalaman napas akibat pergerakan
atau demam

LOGO
d. Gastrointestinal

Dalam kondisi normal cairan yang hilang


dari gastrointestinal setiap hari sekitar
100-200 ml

LOGO
PENGATURAN ELEKTROLIT
NATRIUM / SODIUM ( NA + )
Plg byk di ekstra sel
Mempengaruhi keseimbangan air,
hantaran impuls, dan konsentrasi otot
Sodium intake garam, aldosteron dan
pengeluaran air
Normalnya 135 148 m Eq/lt

LOGO
KALIUM ( K + )
Kation utama intrasel
F/ exitability neuromuskular dan kontraksi
otot
Untuk pembentukan glikogen, sintesa
prot, keseimbangan asam basa krn ion K
+ dpt di rubah mjd ion Hidrogen ( H + )
3,5 5,5 m Eq/lt

LOGO
KALSIUM ( Ca ++ )
Integritas kulit dan struktur sel, konduksi
jantung, pembekuan darah, pembentukan
tulang dan gigi
Ca ++ cairan ekstrasel di atur oleh
kelenjar paratiroid dan tiroid
Paratiroid absorbsi Ca ++ mll GIT dan
sekresi mll ginjal
Thireocalcitonin menghambat penyerapan
Ca++ tulang

LOGO
MAGNESIUM
Kation intrasel terbanyak ke-2 pd intrasel
Aktivitas Enzim, neurochemia, muscular
excibility.
1,5 2,5 m Eq/lt

LOGO
Clorida
Ektrasel dan Intrasel
95 105 m Eq/lt

LOGO
BICARBONAT ( HCO3 )
Buffer Qimia utama dlm tubuh
Ektrasel dan intrasel
Di atur oleh ginjal

LOGO
FOSFAT
Anion Buffer
Ektrasel dan intrasel
F/ utk meningkatkan kegiatan
neuromuskular, met. KH, Pengaturan
asam basa
Pengaturan oleh hormon tiroid

LOGO
MASALAH KESEIMBANGAN CAIRAN
Hipovolemik
Kondisi akibat kekurangan volume cairan
ekstraseluler (CES)
Dapat terjadi karena kehilangan melalui
kulit, ginjal, gastrointestinal, perdarahan
sehingga menimbulkan syok hipovolemik.

LOGO
Gejala

Pusing, lemah, letih, anoreksia, mual muntah, rasa


haus, gangguan mental, konstipasi dan oliguri,
penurunan tekanan darah, HR meningkat, suhu
meningkat, turgor kulit menurun, lidah kering dan
kasar, mukosa mulut kering. Tanda-tanda
penurunan berat badan akut, mata cekung,
pengosongan vena jugularis. Pada bayi dan anak-
anak adanya penurunan jumlah air mata.
Pada pasien syok tampak pucat, HR cepat,
Hipotensi, dan oliguri

LOGO
b. Hipervolemi
Adalah penambahan/kelebihan volume CES
dapat terjadi pada saat:
Stimulasi kronis ginjal untuk menahan
natrium dan air
Fungsi ginjal abnormal, dengan
penurunan ekskresi natrium dan air
Kelebihan pemberian cairan

LOGO
Gejala:

Sesak nafas,
peningkatan dan
penurunan tekanan
darah, nadi kuat,
asites, edema,
adanya ronchi, kulit
lembab, distensi vena
leher

LOGO
KETIDAKSEIMBANGAN ASAM BASA

ASIDOSIS RESPIRATORIK
ALKALOSIS RESPIRATORIK
ASIDOSIS METABOLIK
ALKALOSIS METABOLIK

LOGO
Perbandingan bicarbonat, PH,
PaCO2 pada gangguan asam basa
Gangguan HCO3 plasma PH Plasma PaCO2 Plasma
Asam basa
Asidosis
Metabolik

Alkalosis
metabolik

Asidosis
respiratorik

Alkalosis
respiratorik

LOGO
LOGO
PENGKAJIAN

RIWAYAT KEPERAWATAN
INTAKE DAN OUTPUT CAIRAN DAN MAKANAN
TANDA UMUM MASALAH ELEKTROLIT
TANDA KEKURANGAN DAN KELEBIHAN
PROSES PENYAKIT YG MENYEBABKAN GANGGUAN
HOMEOSTASIS CAIRAN DAN ELEKTROLIT
PENGOBATAN TERTENTU YG SEDANG DI JALANI DPT
MENGGANGGU STATUS CAIRAN
STATUS PERKEMBANGAN SPT USIA ATAU SITUASI
SOSIAL
FAKTOR PSIKOLOGIS SEPERTI PRILAKU EMOSIONAL YG
MENGGANGU PENGOBATAN

LOGO
PENGUKURAN KLINIK

BERAT BADAN
KEADAAN UMUM
PENGUKURAN PEMASUKAN CAIRAN
PENGUKURAN PNGELUARAN CAIRAN
UKUR KESEIMBANGAN CAIRAN DG
AKURAT

LOGO
PEMERIKSAAN FISIK

INTEGUMEN ( Turgor kulit, edema, kelelahan,


kelemahan otot, tetani, sensasi rasa )
KARDIOVASKULER( distensi v. jugularis, TD, HB,
daaaan bunyi jantung )
MATA ( cekung, air mata kering )
NEUROLOGI ( reflek, gangguan motorik dan sensorik,
tingkat kesadaran )
GASTROINTESTINAL ( keadaan mukosa mulut, mulut
dan lidah, muntah muntah, bising usus )

LOGO
PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pemeriksaan Elektrolit
DL
PH
Berat jenis urine
Dan analisis gas darah

LOGO
Diagnosa Keperawatan dan
Intervensi
1. Aktual/ resiko defisit volume cairan
Definisi : Kondisi dimana pasien mengalami
resiko kekurangan cairan pada ekstra seluler
dan vaskuler
Kemungkinan berhubungan dengan:
Kehilangan cairan secara berlebihan
Berkeringat secara berlebihan
Menurunnya intake oral
Penggunaan diuretik
Perdarahan

LOGO
Kemungkinan ditemukan data:

a. Hipotensi
b. Takhikardia
c. Pucat
d. Kelemahan
e. Konsentrasi urin pekat

LOGO
Kondisi Klinik:

Penyakit Addison
Koma
Ketoasidosis pada diabetik
Anoreksia nervosa
Perdarahan gastrointestinal
Muntah, diare
Intake cairan tidak adekuat
AIDS
Perdarahan
Ulcer kolon LOGO
Tujuan yang diharapkan:
a. Mempertahankan keseimbangan cairan
b. Menunjukkan adanya keseimbangan
cairan seperti output urin adekuat,
tekanan darah stabil, membran mukosa
mulut lembab, turgor kulit baik.
c. Secara verbal pasien mengatakan
penyebab kekurangan cairan dapat
teratasi

LOGO
Intervensi dan rasional:
1. Ukur dan catat setiap 4 jam:
Intake dan output cairan
Warna muntahan, urin dan feses
Monitor turgor kulit
Tanda vital
Monitor IV infus
Status mental
Berat badan
R: Menentukan kehilangan dan kebutuhan cairan

LOGO
2. Berikan makanan dan
cairan
R : Memenuhi
kebutuhan makan
dan minum
3. Kolaborasi pemberian
medikasi seperti
antidiare dan anti
muntah
R : Menurunkan
pergerakan usus dan
muntah

LOGO
4. Berikan support verbal
dalam pemberian cairan
R : Meningkatkan
konsumsi yang lebih
5. Lakukan kebersihan
mulut sebelum makan
R : Meningkatkan nafsu
makan
6. Ubah posisi pasien
setiap 4 jam
R : Meningkatkan sirkulasi

LOGO
7. Berikan pendidikan kesehatan tentang:
- Tanda dan gejala dehidrasi
- Intake dan Output cairan
- Terapi
R : Meningkatkan Informasi dan kerjasama

LOGO
2. Volume Cairan berlebih

Definisi : Kondisi dimana terjadi


peningkatan retensi dan edema

LOGO
Kemungkinan berhubungan
dengan:
a. Retensi garam dan
air
b. Efek dari
pengobatan
c. Malnutrisi

LOGO
Kemungkinan data yang
ditemukan:
Oliguria
Edema
Distensi vena
jugularis
Hipertensi
Distres pernafasan
Edema paru

LOGO
Kondisi Klinik:
Obesitas
Hipothiroidism
Pengobatan dengan kortikosteroid
Immobilisasi yang lama
Gagal ginjal
Sirosis hepatis
Kanker
Toxemia

LOGO
Tujuan yang diharapkan:

Mempertahankan
keseimbangan intake
dan output cairan
Menurunkan
kelebihan cairan

LOGO
Intervensi dan Rasional
1. Ukur dan monitor : Intake dan Output
cairan, berat badan, tensi, distensi vena
jugularis, dan bunyi paru
R : Dasar pengkajian kardiovaskuler dan
respons terhadap penyakit
2. Monitor Ro Paru
R : Mengetahui adanya edema paru

LOGO
3. Kolaborasi dengan
dokter dalam
pemberian cairan dan
obat
R : Kerja sama disiplin
ilmu dalam perawatan
4. Hati-hati dalam
pemberian cairan
R : Mengurangi
overload cairan
LOGO
5. Pada pasien yang bedrest
- Rubah posisi setiap 2 jam
- Latihan pasif dan aktif
R : Mengurangi edema
6. Pada kulit yang edema berikan lotion, hindari
penekanan yang terus-menerus
R : Mencegah keruasakan kulit

LOGO
7. Berikan pengetahuan
kesehatan tentang:
- Intake dan output
cairan
- Edema, berat badan
- Pengobatan
R : Pasien dan keluarga
menegtahui dan
kooperatif

LOGO
LOGO
LOGO