Anda di halaman 1dari 9

Oleh.

Upik Sukiani
1. Kenali Diri dan Situasi Diri
- Perubahan fisik pria dan
wanita
- Peran pria dan wanita
- Penekanan 1x hubungan sex
bisa hamil
2.Kenali kepribadian
- Tugas perkembangan remaja
-5W1H
- Terjadi perubahan fisik karena adanya
perubahan hormonal
- Memperhatikan penampilan
- Mulai sensitif
- Lebih mementingkan teman
- Mulai bisa berkelompok
- Mulai mengenal lawan jenis
- Pacaran tidak sama dengan perilaku
seksual
- Suka bicara isu terkini
- Bisa menerima diri apa adanya ( fisik,
keluarga, ekonomi,dsb )
- Bisa menerima orang lain apa adanya
- Mampu mengatasi masalah ( semua
masalah ada resikonya diambil yang tidak
bertentangan dengan moral )
- Mencapai kematangan emosi ( Bisa
mengendalikan diri tidak meledakan diri
pada saat kejadian tapi menunggu waktu
yang tepat )
3. Perubahan peran sosial
- Mulai memegang tanggungjawab
- Memegang peran serta dimasyarakat
- Mempersiapkan karier
- Mempersiapkan diri untuk mandiri dan
membentuk keluarga mandiri
4. Perubahan remaja didukung adanya
perubahan hormon testoseron dan
progesteron

5. Gizi remaja
- Anemi dan diet pada remaja
6. Etika pada orang tua
- Mendengarkan yang baik
- Meyakini bahwa orang tua punya pengalaman lebih
banyak
- Meyakini bahwa orang tua punya niat yang baik
- Jadikan orangtuamu sebagai pelabuhan terbaikmu
- Jika ortu tidak pengalaman, sangat bijak jika kamu
yang berperan menyelesaikan masalah
( penyelesaian yang baik )
- anggukan kepalamu jika berseberangan pendapat
dengan ortu
- Ucapkan salam jika bertemu dan pamit
7. Gaul dan santun dengan teman
- Tidak memotong teman bicara tapi
bergantian dalam bicara
- Menghargai pendapat orang lain
- Tunggu waktu luang untuk curhat
- Menjauh dari ajakan teman yang negatif
- Menjadi pendengar yang baik
- Mencarikan solusi yang baik
- Tidak merasa sok tahu
8. Penyakit yang di derita remaja
- Sesuai situasi yang ada/kondisi remaja
9. Persamaan gender
- Pria dan wanita adalah partner tapi
kodratnya tetap berbeda.udingan sumber
permasalahan
- Kecenderungan menempatkan perempuan
sebagai objek interfensi dan
10. Penyalahgunaan NAPZA