Anda di halaman 1dari 10

Diagnosa Keperawatan

Gerontik

Asep Suryadin

Akper Pemkab Cianjur


Diagnosa Keperawatan

• Pengelompokan data
• Perumusan diagnosa
• Prioritas masalah
Pengelompokan data

• Hasil pengkajian : data subjektif & data objektif


Perumusan Diagnosa
Perumusan diagnosa diarahkan pada individu
& atau keluarga. Komponen : PES ( Problem, Etiologi,
Sign)
1. Masalah ( P ) adalah suatu pernyataan tidak
terpenuhinya kebutuhan dasar manusia yang dialami oleh
keluarga/ anggota (individu) keluarga.
2. Penyebab (E) adalah suatu pernyataan yang dapat
menyebabkan masalah dengan mengacu kepada 5
tugas keluarga
3. Tanda (S) adalah data subjektif & objektif yang
diperoleh dari keluarga secara langsung atau tidak yang
mendukung masalah dan penyebab
Tipologi diagnosa keperawatan keluarga

1.Aktual : masalah keperawatan yang memerlukan


tindakan yang cepat
2. Resiko/ resiko tinggi : masalah yang belum
terjadi tetapi tanda untuk menjadi masalah aktual
3. Potensial : Keadaan sejahtera, keluarga telah
mampu memenuhi kebutuhannya dan mempunyai
sumber penunjang kesehatan
Contoh Aspek fisik atau biologis

1. Ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh


b.d tidak mampu dalam memasukkan, mencerna,
mengabsorbsi makanan karena factor biologi.
2. Gangguan pola tidur berhubungan dengan insomnia
dalam waktu lama, terbangun lebih awal atau terlambat
bangun dan penurunan kemampuan fungsi yng ditandai
dengan penuaan perubahan pola tidur dan cemas
3. Inkontinensia urin fungsional berhubungan dengan
keterbatasan neuromuskular yang ditandai dengan waktu
yang diperlukan ke toilet melebihi waktu untuk menahan
pengosongan bladder dan tidak mampu mengontrol
pengosongan.
4. Gangguan proses berpikir berhubungan dengan
kemunduran atau kerusakan memori sekunder
Lanjutan...
5. Disfungsi seksual berhubungan dengan perubahan struktur tubuh/fungsi
yang ditandai dengan perubahan dalam mencapai kepuasan seksual.
6. Kelemahan mobilitas fisik b.d kerusakan musculoskeletal dan
neuromuscular yang ditandai dengan
Perubahan gaya berjalan
Gerak lambat
Gerak menyebabkan tremor
Usaha yang kuat untuk perubahan gerak
7. Kelelahan b.d kondisi fisik kurang yang ditandai dengan:
Peningkatan kebutuhan istirahat
Lelah
Penampilan menurun
8. Risiko kerusakan integritas kulit
9. Kerusakan Memori b.d gangguan neurologis yang ditandai dengan :
Tidak mampu mengingat informasi factual
Tidak mampu mengingat kejadian yang baru saja terjadi atau masa lampau
Lupa dalam melaporkan atau menunjukkan pengalaman
Tidak mampu belajar atau menyimpan keterampilan atau informasi baru
Contoh Aspek Psikososial

1. Coping tidak efektif b.d percaya diri tidak adekuat dalam


kemampuan koping, dukungan social tidak adekuat yang
dibentuk dari karakteristik atau hubungan.
2. Isolasi social b.d perubhaan penampilan fisik, peubahan
keadaan sejahtera, perubahan status mental.
3. Gangguan harga diri berhubungan dengan
ketergantungan, perubahan peran, perubahan citra tubuh
dan fungsi seksual.
4. Cemas b.d perubahan dalam status peran, status
kesehatan, pola interaksi, fungsi peran, lingkungan,
status ekonomi yang ditandai dengan:
Ekspresi yang mendalam dalam perubahan hidup
Mudah tersinggung
Gangguan tidur
1. Resiko Kesendirian
2. Gangguan citra tubuh berhubungan dengan perubahan
dan ketergantungan fisik (ketidakseimbangan mobilitas)
serta psikologis yang disebabkan penyakit atau terapi
Contoh Aspek Spiritual

• Distress spiritual b.d perubahan hidup, kematian


atau sekarat diri atau orang lain, cemas,
mengasingkan diri, kesendirian atau
pengasingan social, kurang sosiokultural