0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
333 tayangan60 halaman

Ikatan Kimia 1

Ikatan kimia terbentuk karena unsur-unsur ingin memiliki struktur elektron stabil. Unsur-unsur mencapai kestabilan dengan melepaskan, menangkap, atau berbagi elektron dengan atom lain untuk membentuk ikatan ion, kovalen, atau logam. Ikatan-ikatan ini memberikan sifat fisik yang berbeda pada senyawa terbentuk.

Diunggah oleh

ZidaFaradisa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
333 tayangan60 halaman

Ikatan Kimia 1

Ikatan kimia terbentuk karena unsur-unsur ingin memiliki struktur elektron stabil. Unsur-unsur mencapai kestabilan dengan melepaskan, menangkap, atau berbagi elektron dengan atom lain untuk membentuk ikatan ion, kovalen, atau logam. Ikatan-ikatan ini memberikan sifat fisik yang berbeda pada senyawa terbentuk.

Diunggah oleh

ZidaFaradisa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

IKATAN KIMIA

Setelah mempelajari bab ini, kalian diharapkan mampu:


1. menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai
kestabilannya.
2. menggambarkan susunan elektron valensi atom gas mulia (duplet dan
oktet) dan elektron valensi bukan gas mulia (struktur Lewis).
3. menjelaskan proses terbentuknya ikatan ion.
4. menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen tunggal, rangkap dua,
dan rangkap tiga.
5. menjelaskan proses terbentuknya ikatan koordinasi pada beberapa
senyawa.
6. menyelidiki kepolaran beberapa senyawa dan hubungannya dengan
keelektronegatifan melalui percobaan.
7. mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam dan sifat fisik
logam.
8. menghubungkan sifat fisis materi dengan jenis ikatannya.
• Golongan IA :
Hari Libur Nasional Kita Rabu Camis
Friday

Golongan IIA :
Beli Mangga Campur Sirup Bagi Rata

Golongan IIIA :
Caranya lebih enak digabung aja..
Bang Ali Ga InTelek nih...
• Golongan IVA :
Ckckck... Si Gema Sneng main Pb....
(ekspresinya sambil geleng-geleng kepala
yaa..hihihi..)

Golongan VA :
Nama Paman Asya : Shob Birin
Keterangan :
Shob Birin = plesetan dari Shobirin
• Golongan VIA :
Orang Sinting Senang Tebar Posona

Golongan VIIA :
Foke Calon Berkumis Item Atuh...

Golongan VIIIA :
Heboh Negara Arab Karena XeRangan
Ranjau
• Periode III :
Nah Mang Ali Sih Pamannya Si ClAra

Periode IV :
ScienTist Vunya Cara Menangani
FeCoNiCuZink
• Adalah gaya tarik-menarik antar atom
• Ikatan kimia terbentuk karena unsur-unsur ingin
memiliki struktur elektron stabil. Yaitu struktur
elektron gas mulia (Golongan VIII A).
• Untuk memperoleh susunan elektron yang
stabil hanya dapat dicapai dengan cara
berikatan dengan atom lain, yaitu dengan
cara melepaskan elektron, menangkap
elektron, maupun pemakaian elektron
secara bersama-sama.
Sebuah atom cenderung melepaskan
elektron apabila memiliki elektron terluar
1,2, atau 3 elektron dibandingkan
konfigurasi elektron gas mulia yang
terdekat.
CONTOH
11Na : 2 8 1
Untuk memperoleh kestabilan
Na (2 8 1) → Na+ (2 8) + e–
• Sebuah atom cenderung menerima
elektron apabila memiliki elektron terluar ,
5,6, atau 7 elektron dibandingkan
konfigurasi elektron gas mulia yang
terdekat.
• CONTOH
• 9F : 2 7
• F (2 7) + e– → F– (2 8)
KERJAKAN !

• Berilah contoh pelepasan


atau penerimaan elektron
masing-masing satu untuk
golongan IA, IIA, IIIA, VA, VIA,
VIIA
Jenis-Jenis Ikatan Kimia
• 1. Ikatan Ion (Ikatan Elektrovalen)
• ikatan yang terbentuk sebagai akibat
adanya gaya tarik menarik antara ion
positif dan ion negatif.
Contoh:
Ikatan antara 11Na dengan 17Cl
KLM
11 Na : 2 8 1 → melepas 1 elektron, membentuk Na + : 2 8

17Cl : 2 8 7 ← menerima 1 elektron, membentuk Cl : 2 8 8


Na → Na+ + e–
Cl + e– → Cl–
––––––––––––––––––– +
Na + Cl → Na+ + Cl–
Na+ + Cl– → NaCl (natrium klorida)
SOAL
Tentukan Ikatan yang terjadi antara 20Ca dengan 17Cl
JAWAB:
Ikatan antara 20Ca dengan 17Cl
KLM
20Ca : 2 8 8 2 → melepas 2 elektron, membentuk
Ca2+ : 2 8 8
17Cl : 2 8 7 ← menerima 1 elektron, membentuk
Cl– : 2 8 8
Ca → Ca2+ + 2e– Ca → Ca2+ + 2e–
Cl + e– → Cl– X2 2Cl + 2e– → 2Cl–
–––––––––––––––––––– +
Ca + 2Cl → Ca2+ + 2Cl–
Ca2+ + 2Cl– → CaCl2
(kalsium klorida)
Tentukan Ikatan yang terjadi antara

Golongan: Golongan:
IA VA
Dengan
IIA VIA
Unsur
IIIA VIIA
kerjakan
• Tentukan ikatan yang terjadi antara:
• Golongan IA dgn VIIA,VIA, VA
• Golongan IIA dgn VIIA,VIA, VA
• Golongan IIIA dgn VIIA,VIA, VA
• Masing-masing 1 contoh
Rumusan senyawa
A B RUMUS SENYAWA
IA VIIA AB
IIA AB2
IIIA AB3
IA VIA A2B
IIA AB
IIIA A2B3
IA VA A3B
IIA A3B2
IIIA AB
SECARA UMUM RUMUS
KIMIA SENYAWA ION
ADALAH:
A X+

AYBX
BY-
tugas
Setiap anak menyebutkan rumus kimia
dari
Golongan IA dgn VIIA,VIA, VA
Golongan IIA dgn VIIA,VIA, VA
Golongan IIIA dgn VIIA,VIA, VA
Masing-masing 1 contoh tiap anak
berbeda
SECARA UMUM RUMUS
KIMIA SENYAWA ION
ADALAH:
• AX+

AYBX

BY-
Ionisasi senyawa ion
xB Y-
• A YBX → yAX+ +

• Al2O3 → 2Al 3+ + 3O 2-
Ionisasi senyawa ion

1. Al2O3
2. Na2S
3. Ca3N2
2+
4. Mg + F-

Sifat-sifat senyawa ion sebagai
berikut
a. Dalam bentuk padatan tidak menghantar listrik
b. Leburan dan larutannya menghantarkan listrik.
c. Umumnya berupa zat padat kristal
d. Titik leleh dan titik didihnya tinggi.
e. Larut dalam pelarut polar dan tidak larut dalam pelarut
nonpolar
2. Ikatan Kovalen
• ikatan yang terjadi antara unsur nonlogam
dengan unsur nonlogam yang lain dengan
cara pemakaian bersama pasangan
elektron.
• Rumus Lewis merupakan tanda atom
yang disekelilingnya terdapat titik, silang
atau bulatan kecil yang menggambarkan
elektron valensi atom yang bersangkutan.
CONTOH RUMUS LEWIS
CONTOH RUMUS LEWIS
Sepasang elektron bisa digantikan dengan
sebuah garis yang disebut tangan ikatan.

Jumlah tangan dapat menggambarkan jumlah


ikatan dalam suatu senyawa kovalen.
Sehingga terdapat beberapa macam ikatan
kovalen:
ikatan kovalen tunggal.
ikatan kovalen rangkap
ikatan kovalen rangkap tiga.
Contoh Pembentukan ikatan kovalen
Ikatan antara atom H dan atom Cl dalam HCl
1H : 1 (memerlukan 1 elektron)

17Cl : 2, 8, 7 (memerlukan 1 elektron)


Lambang Lewisnya sbb:

+ → → → HCl

Rumus Struktur Rumus Rumus


lewis lewis Struktur Molekul
Soal
• Ikatan antara atom H dan atom O dalam H2O

Jawab
Konfigurasi elektron H dan O adalah:
H : 1 (memerlukan 1 elektron)
O : 2, 6 (memerlukan 2 elektron)

Rumus Struktur Rumus Rumus


lewis lewis Struktur Molekul
Soal
Ikatan antara atom O dan atom O dalam O2
Jawab
Konfigurasi elektron O adalah:
O : 2, 6 (memerlukan 2 elektron)

Rumus Struktur Rumus •


lewis Rumus
lewis Struktur Molekul
Ikatan rangkap 3
• Ikatan antara atom N dan atom N dalam
N2
• Jawab
• Konfigurasi elektron N adalah:
• N : 2, 5 (memerlukan 3 elektron)

• Rumus • Struktur • Rumus • Rumus


lewis lewis Struktur Molekul
SOAL
1. Ikatan antara atom H dan atom
S dalam H2S
2. Ikatan antara atom N dan atom
H dalam NH3
3. Ikatan antara atom C dan atom
O dalam CO2
TUGAS
• Buatlah ikatan kovalen antara unsur-unsur
yang memenuhi syarat berikatan kovalen
minimal 3 !
Ikatan Kovalen Koordinasi
• adalah ikatan kovalen di mana pasangan
elektron yang dipakai bersama hanya
disumbangkan oleh satu atom, sedangkan
atom yang satu lagi tidak menyumbangkan
elektron.
Contoh
• NH4+
• NH3 + H+ → NH4+
contoh
Soal
Jelaskan pembentukan
ikatan kovalen koordinat
antara BF3 dengan PH3
membentuk BF3PH3
BF3 + PH3 → BF3PH3
Berdasarkan kepolaran
ikatan, ikatan kovalen dibagi
1. Ikatan kovalen polar
• adalah ikatan kovalen yang mempunyai
perbedaan keelektronegatifan dan bentuk
molekulnya tidak simetris.
• Contoh:
• Senyawa kovalen polar: HCl, HBr, HI, HF,
H2O, NH3.
POLAR
2. Ikatan kovalen nonpolar
• adalah ikatan kovalen yang tidak mempunyai
perbedaan keelektronegatifan dan bentuk
molekulnya simetris.
• Contoh:
• Senyawa kovalen nonpolar: H2, O2, Cl2, N2,
CH4, C6H6, BF3.
NON POLAR
Uji kepolaran
Sifat-sifat fisis senyawa kovalen:
1. pada suhu kamar berwujud gas, cair (Br2),
dan ada yang padat (I2);
2. padatannya lunak dan tidak rapuh;
3. mempunyai titik didih dan titik leleh rendah;
4. larut dalam pelarut organik tapi tidak larut
dalam air;
5. umumnya tidak menghantarkan listrik.
Ikatan Logam
ikatan kimia yang terbentuk akibat penggunaan
bersama elektron-elektron valensi antar atom-
atom logam.
SIFAT FISIS LOGAM
1. pada suhu kamar berwujud padat, kecuali
Hg(cair);
2. keras tapi lentur/dapat ditempa;
3. mempunyai titik didih dan titik leleh yang
tinggi;
4. penghantar listrik dan panas yang baik;
5. mengkilat.
Bentuk Molekul Berdasarkan
Teori Domain Elektron

teori VSEPR(Valance Shell


Elektron Pair Repulsion)
“pasangan-pasangan elektron akan
berusaha saling menjauhi sehingga
tolak-menolak antara pasangan
elektron menjadi minimum”
Besarnya Energi tolakan
Pasangan elektron bebas-elektron
bebas > elektron bebas-elektron
terikat> elektron terikat-elektron
terikat.
Domain elektron ikatan rangkap 3
lebih besar dari domain elektron
ikatan rangkap 2, sedangkan domain
elektron ikatan 2 lebih besar
dibandingkan elektron ikatan tunggal
Bentuk molekul berdasarkan teori
domain elektron.
Gambar bentuk molekul
Langkah-langkah dalam
meramalkan bentuk molekul
Contoh NH3

1. Menentukan elektron valensi masing-


masing atom.
7N : 2 . 5
(elektron valensi N = 5)
2. Menjumlahkan elektron valensi atom
pusat dengan elektron-elektron dari
atom lain yang digunakan untuk
ikatan.
elektron valensi N =5
banyaknya elektron 3 atom H
yang digunakan untuk ikatan =3
Jumlah =8
3. Menentukan banyaknya pasangan
elektron, yaitu sama dengan jumlah pada
langkah 2 dibagi dua.

4. Menentukan banyaknya pasangan elektron


terikat dan pasangan elektron bebas.
Dalam molekul NH3 terdapat 4 pasang
elektron terdiri atas 3 pasang elektron
terikat (3 elektron dari 1 atom N dan 3
elektron dari 3 atom H) dan 1 pasang
elektron bebas.
rumus bentuk molekul=AXmEn
AX3E bentuk molekul
Piramida trigonal
soal
Gaya Antarmolekul

Anda mungkin juga menyukai