Anda di halaman 1dari 15

SPONDILOSIS LUMBALIS

Oleh :
Devi Ramadianti, S.Ked
SPONDILOSIS LUMBALIS
DEFINISI

SPONDILOSIS:
Spondilosis adalah terjadinya
kaku atau fiksasi pada bagian
blok tulang dari tulang
belakang yang diakibatkan
oleh suatu proses degeneratif.
SPONDILOSIS LUMBALIS

Spondylosis lumbal adalah kelainan


degeneratif yang menyebabkan hilangnya
struktur dan fungsi normal pada tulang
belakang lumbal.
ETIOLOGI
• Tidak ada yang tahu persis
• Faktor resiko :
– Usia
– Jenis kelamin
– Trauma
– Pekerjaan
– Obesitas
PATOFISOLOGI
• Annulus fibrosus menjadi kasar,
collagen fiber cenderung melonggar
Diskus
dan muncul retak pada berbagai
intervertebralis
sisi. Nucleus pulposus kehilangan
cairan. Tinggi diskus berkurang

• adanya lipping yang disebabkan oleh


Corpus adanya perubahan mekanisme diskus
vertebra yang menghasilkan penarikan dari
periosteum dari annulus fibrosus.

• dapat menjadi memendek dan


Ligamentum menebal terutama pada daerah yang
intervertebralis sangat mengalami perubahan.selaput
meningeal

Osteofit terbentuk pada margin permukaan


articular dan bersama-sama dengan penebalan
Sendi apophysial kapsular, dapat menyebabkan penekanan pada
akar saraf dan mengurangi lumen pada foramen
intervertebralis
GAMBARAN KLINIS

• Nyeri punggung
• Jarak saat berjalan akan bertambah pendek
• Nyeri tungkai bawah
• Kelemahan pada punggung
• Claudicatio intermiten neurogenik
Diagnosa
 nyeri punggung bawah
 Onset, biasanya awal nyeri dirasakan
tidak ada apa-apa dan tidak menjadi
suatu masalah sampai beberapa bulan
 Nyeri akut biasanya ditimbulkan dari
aktivitas tidak sesuai.
 Nyeri menjalar sepanjang kaki hingga
Anamnesis
telapak kaki, rasa kesemutan serta
kesulitan menggerakkan kaki.
 Rasa berat dan lemas pada kaki saat
berjalan agak jauh atau posisi duduk
lama, merasa kram yang mencekram,
kadang merasa dingin dan tumpul di
kaki
 Gangguan fungsi seksual,
kelumpuhan kaki
 gangguan buang air kecil dan buang
air besar.
Reffered pain
• Paha (L1)
• Sisi anterior tungkai (L2)
• Sisi anterior dari tungkai knee (L3)
• Sisi medial kaki dan big toe (L4)
• Sisi lateral kaki dan tiga jari kaki bagian
medial (L5)
• Jari kaki kecil, sisi lateral kaki dan sisi
lateral bagian posterior kaki (S1)
• Tumit, sisi medial bagian posterior kaki
(S2)
Pemeriksaan Fisik
Test laseque (+)
Pemeriksaan Penunjang

X-ray CT-scan

MRI
Penatalaksaan
a. Penatalaksaan Medis

Analgesik

Anti-
Muscle inflamasi
relaxtant ( NSAIDS)
Terapi
konservatif

Anti-depresi Opiod
Terapi Pembedahan

gagal terapi konsevatif

1. Spinal fusion

pasien dengan malalignment atau gerakan yang berlebihan pada


tulang belakang, seperti yang terlihat dengan spondylolisthesis

2. Spine decompression
mengurangi tekanan pada saraf di belakang karena stenosis tulang
belakang , hernia diskus intervertebralis , atau stenosis foraminal
( penyempitan bukaan antara sendi facet karena tulang taji ) .
c. Penatalaksanaan Fisioterapi

Heat Ultrasound Corsets Relaxation

Posture Soft tissue


Mobilizations Traction
education technique

Hydrotherapy Movement Advice


CAUDA
KECACATAN EQUINA
SYNDORME
HILANG FUNGSI
OTO ATAU MATI
RASA

GANGGUAN SPINAL
KESEIMBANGAN KOMPLIKASI STENOSIS

•NYERI PUNGGUNG
BAWAH
•NYERI TIDAK MAMPU
PERTENGAHAN MENAHAN BAB
PUNGGUNG ATAU BAK
•NYERI LEHER
TERIMA
KASIH