Anda di halaman 1dari 68

BIOKIMIA HORMON

Yanti Rosita
FK UMP
TUJUAN PEMBELAJARAN

Memahami aspek biokimia hormon


Memahami klasifikasi hormon
Memahami prinsip sintesis hormon
Memahami katabolisme hormon
Memahami regulasi hormon
KOMUNIKASI ANTAR SEL

organisme multiseluler

lokasi, aktivitas dan fungsi

koordinasi,integrasi dan sinkronisasi

KOMUNIKASI
Komunikasi Sel

GAS MOLECULE
HORMON
Dari Bhs Yunani : horman = menggerakkan
Adalah zat atau transmiter kimiawi yang
disintesis oleh kelenjar, disekresikan ke dalam
aliran darah untuk bekerja pada organ sasaran

Tempat hormon bekerja (sel target) td:


- sel jar. tubuh
- sel kelenjar lain

Di sel target hormon menjalankan fungsi


regulasi tertentu secara fisiologik dan biokimia
HORMON
Secara biologi hormon efektif dalam jumlah yang
sangat kecil dalam darah yaitu 10-15 hingga 10-9
mol/L
Hormon jaringan (parahormon)
- mencapai sel sasaran tidak melalui aliran
darah
- berpengaruh pada sel disebelahnya
- contoh hormon pencernaan
klasifikasi

Block IX
Jenis-jenis Hormon

Peptida dan protein


Derivat asam amino
Steroids
Derivat asam lemak : Eicosanoids

Block IX
peptida dan protein
Glikoprotein dari pituitari anterior:
- TSH
- LH
- FSH

Peptida dan protein:


- hormon saluran pencernaan
- hormon pituitari
- hormon Pankreas

Block IX
Peptida dan Protein

HORMONE SOURCE
1 FSHRF Hypothalamus
2 LRF Hypothalamus
3 GHRF Hypothalamus
4 TRF Hypothalamus
5 PRF Hypothalamus
6 CRF Hypothalamus
7 GIF Hypothalamus
Block IX
Peptides and Proteins
HORMONE SOURCE
1 ACTH Anterior hypophyse
2 TSH Anterior hypophyse
3 FSH Anterior hypophyse
4 LH Anterior hypophyse
5 LTH Anterior hypophyse
6 GH Anterior hypophyse
7 Vasopresin Posterior hypophyse
8 Oksitosin Posterior hypophyse
9 Insulin -pancreas cell
10 Glucagon -pancreas cell
11 Secretin Duodenum
12 Angiotensin Lever
Derivat asam amino

Derivat tirosin
- Katekolamin (epinephrine, dopamine)
- hormone tiroid

Derivat Triptophan
- Melatonin
Derivat asam amino

HORMONE SOURCE
1 Acetylcholine Otonomic nerve
2 Tyroxine Tyroid
3 Tryodotyronine Tyroid
4 Epinephrine Adrenal medulla
5 Norepinephrine Adrenal medulla

Block IX
Steroid

Derivat kolesterol

Terdiri dari 2 kelompok:


- dengan cincin steroid utuh (adrenal dan
gonadal steroid)
- dengan cincin steroid terbuka (metabolit
vit D)

Block IX
Steroid
HORMONE SOURCE
1 Aldosteron Adrenal cortex
2 Glucocorticoid Adrenal cortex
3 Testosteron Testis
4 Estrogen Ovarium
5 Progesteron Luteum corpus

Block IX
Klasifikasi Hormon
Grup I Grup II
Tipe Steroid, tiroksin Polipeptida, amin

solubilitas lipofilik hidrofilik


Protein
pengangkut ada tidak ada
Usia paruh
plasma panjang pendek
Resptor intraseluler membran plasma

Mediator Kompleks cAMP, cGMP, Ca2+,


reseptor hormon protein kinase
BIOSINTESIS HORMON
1. Bentuk Final
contoh : steroid

2. Dimodifikasi di sel
contoh : insulin, glukagon, somatostatin

3. Diubah jadi bentuk aktif di perifer


contoh : testoteron DHT
T4 T3
HORMON PEPTIDA DAN PROTEIN

Block IX
HORMON PEPTIDA DAN PROTEIN

Hormon peptida terkecil tiroliberin (3 asam


amino) terberat tirotropin (BM 20.000)
Batas hormon peptida dg protein hormon
berdasarkan BM relatif kira2 10.000.
Peptide/protein hormones bersifat larut dalam
air (hidrofilik)
Biasanya disimpan dalam sel kelenjar dan
disekresikan secara terkontrol
SINTESIS HORMON Peptide/protein
HORMON AMINE
HORMON Amine
Ada dua kelompok hormon derivat asam amino tirosin

Hormon Tiroid dan Katekolamin


Thyroid hormones
SINTESIS HORMON TIROID
Biosintesis Hormon Tiroid

1. Uptake ion iodida oleh kelenjar tiroid


- penyerapan secara transpor aktif
- uptake dipengaruhi hormon TSH
- dihambat oleh: tiosianat, perklorat, garam iodida

2. Oksidasi iodida dan iodinasi gugus tirosil


tiroglobulin
- iodida dioksidasi oleh enzim peroksidase
- yodium yg terbentuk diikatkan pada gugus tirosil
tiroglobulin membentuk MIT dan DIT
Biosintesis Hormon Tiroid
3. Perubahan radikal tirosil menjadi radikal
iodotironil
- penggabungan 2 mol DIT (T4) dan
penggabungan DIT dg MIT (T3)

4. Pelepasan T3 dan T4 ke dalam darah


- dlm plasma T3 dan T4 berikatan dg protein yg td:
TBG, thyroxin bindingprealbumin, albumin
- 0,05% tidak terikat protein hormon yang aktif
Katabolisme Hormon Thyroid
Hormon katekolamin

katekolamin merupakan neurohormon dan


neurotransmitter

Terdiri dari epinephrine, and norepinephrine

Epinephrine dan norepinephrine dihasilkan


medulla adrenal dan bersifat larut dalam air

Block IX
Sintesis katekolamin
Hormon amine

Asam amino lain yang digunakan untuk sintesis hormon


adalah:

Tryptophan merupakan prekursor serotonin dan


melatonin

Histidin untuk membentuk histamine

Block IX
HORMON STEROID

Block IX
Hormon Steroid
Semua hormon steroid merupakan derivat dari
kolesterol dan berbeda hanya pada struktur cincin dan
rantai sampaing nya
Semua hormon steroid larut dalam lemak

Block IX
Macam2 hormon Steroid

Glucocorticoids; ex cortisol
Mineralocorticoids; ex aldosterone
Androgens spt testosterone
Estrogens, termasuk estradiol and estrone
Progestogens (dikenal sebagai progestins)
seperti progesterone

Block IX
Hormone Steroid

Tidak disimpan, segera disekresikan setelah


disintesis

Enzymes yang menghasikan hormon steroid


terletak di mitokondria dan smooth ER

Pada saat ditransport dalam darah, hormon


terikat protein spesifik (spesifik binding protein)

Block IX
Steroids can be transformed to
active steroid in target cell
Sintesis Hormon Steroid
Katabolisme Hormon Steroid
Terjadi terutama di hati
Proses inaktivasi td:
- reaksi reduksi, pada gugus keto dan ikatan
rangkap cincin A
- Pembentukan konjugat melalui reaksi
esterisasi dari as sulfat atau glikosilasi dg as
glukuronat shg membentuk metabolit
Mamalia tdk dapat memecah kerangka dasar steroid
EIKOSANOIDS

Block IX
Eikosanoid

Eikosanoid berasal dari asam arakidonat (as lemak 20 atom


C dg 4 ikatan rangkap)
Contoh terpenting kelompok ini adalah prostaglandins,
prostasiklins, leukotrienes and thromboxanes.
Eikosanoid
Pembentukan eikosanoid dimulai dalam membran plasma
dg cara melepaskan arakidonat dari fosfolipid oleh
fosfolipase A2
Kerja kortikosteroid berperan pada metabolisme
eikosanoid
Kortikosteroid menginduksi protein lipokortin yang
menghambat fosfolipase A2 menghambat inflamasi
MEKANISME KERJA

Block IX
KLASIFIKASI BERDASAR MEKANISME KERJA

I. Hormon mengikat reseptor di intra sel


mediator : kompleks hormon reseptor
contoh: steroid dan hormon tiroid
II. Hormon mengikat reseptor di permukaan sel
mediator :
a. c amp : TSH, ACTH, LH
b. c gmp : ANF
c. ion kalsium dan atau fosfatidil inositida
contoh: oksitosin, katekolamin,TRH
d. rangkaian reaksi kinase: insulin, GH
KLASIFIKASI HORMON BERDASAR MEKANISME KERJA

I. mengikat reseptor intrasel


hormon steroid, tiroid asam retinoat

II. mengikat reseptor di permukaan sel / transmembran

a. mediator intrasel : c AMP


alfa2, beta adrenergik katekolamin, angiotensin II,
kalsitonin, HCG, CRH/F, FSH, LPH, LH, MSH, PTH
somatostatin, TSH, dopamin, ACTH, ADH
b. mediator intrasel : c GMP.
c. mediator intrasel :kalsium dan /atau fosfatidil inositol
. asetilkolin, alfa1 adrenergik katekolamin
, angiotensin II, ADH ( vasopressin ), CCK, gastrin, GRH,
PDGF, substance p, TRH , oksitosin
d. mediator intrasel : reaksi kinase atau fosfatase
HPL, EGF, EPO, FGF, GH, insulin, IGF I dan II, NGF, PDGF, LTH,
adiponektin, leptin .
Mekanisme Kerja Hormon Lipofilik

Tempat kerja di dalam inti sel


Hormon berikatan dengan reseptor yang
terletak di dalam sel.
Kompleks hormon reseptor merupakan sinyal
intra sel yang akan mempengaruhi transkripsi
gen
Satu hormon yang sama dapat menghasilkan
respon yang berbeda pada berbagai jaringan
Mekanisme Kerja Hormon Hidrofilik

Hormon hidrofilik tidak mampu menembus


membran sel

Sinyal diteruskan ke bagian dalam sel oleh


reseptor yang berada pada membran
(transduksi sinyal) dengan melepaskan
second messenger seperti cAMP, cGMP,
Ca2+, fosfatidilinositol, arakidonat
Mekanisme kerja hormon steroid
Mekanisme Kerja Hormon Hidrofilik
Ada tiga jenis reseptor
1. Reseptor jenis I
- memiliki aktivitas seperti enzim
- reseptor berupa tirosin-kinase
- contoh: insulin dan growth hormon
2. Reseptor jenis II
- merupakan kanal ion
- sel bereaksi thd perubahan kadar ion
- contoh neurotransmitter
Mekanisme Kerja Hormon Hidrofilik

3. Reseptor jenis III


- pemindahan sinyal dg bantuan protein G
- digunakan pada banyak hormon hidrofilik
PENGATURAN

Block IX
Nervous system

The nervous system exerts


point-to-point control through
nerves, similar to sending
messages by conventional
telephone. Nervous control is
electrical in nature and fast.

Block IX
Hormones travel via the
bloodstream to target cells
The endocrine system broadcasts its
hormonal messages to essentially all
cells by secretion into blood and
extracellular fluid.
Like a radio broadcast, it requires a
receiver to get the message - in the
case of endocrine messages, cells must
bear a receptor for the hormone being
broadcast in order to respond.
Block IX
Principal functions of the endocrine
system

Maintenance of the internal environment in the


body (maintaining the optimum biochemical
environment).
Integration and regulation of growth and
development.
Control, maintenance and instigation of sexual
reproduction, including gametogenesis, coitus,
fertilization, fetal growth and development and
nourishment of the newborn.

Block IX
Sensing and signaling

Endocrine glands
synthesize and store
hormones. These glands
have a sensing and
signaling system which
regulate the duration and
magnitude of hormone
release via feedback from
the target cell.

Block IX
Regulation of hormone secretion
Sensing and signaling: a biological need is sensed,
the endocrine system sends out a signal to a target
cell whose action addresses the biological need.

Key features of this stimulus response system are:


receipt of stimulus
synthesis and secretion of hormone
delivery of hormone to target cell
evoking target cell response
degradation of hormone

Block IX
Control of Endocrine Activity
The physiologic effects of hormones depend largely
on their concentration in blood and extracellular
fluid.

The concentration of hormone as seen by target


cells is determined by three factors:
Rate of production
Rate of delivery
Rate of degradation and elimination

Block IX
Control of Endocrine Activity

Rate of production:
Synthesis and secretion of hormones are the most
highly regulated aspect of endocrine control. Such
control is mediated by positive and negative feedback
circuits, as described below in more detail.

Block IX
Feedback control

Negative feedback is most common: for


example, LH from pituitary stimulates the
testis to produce testosterone which in turn
feeds back and inhibits LH secretion

Positive feedback is less common: examples


include LH stimulation of estrogen which
stimulates LH surge at ovulation

Block IX
Feedback control of insulin by
glucose concentrations

Block IX
Feedback Control of Hormone Production

Feedback loops are used


extensively to regulate
secretion of hormones in the
hypothalamic-pituitary axis.
An important example of a
negative feedback loop is seen
in control of thyroid hormone
secretion
Negative feedback effects of cortisol

Block IX
Control of Endocrine Activity

Rate of delivery: An example of this effect is


blood flow to a target organ or group of target
cells - high blood flow delivers more hormone
than low blood flow.

Block IX
Control of Endocrine Activity
Rate of degradation and elimination: Hormones,
like all biomolecules, have characteristic rates of
decay, and are metabolized and excreted from the
body through several routes.

Shutting off secretion of a hormone that has a very


short half-life causes circulating hormone
concentration to plummet, but if a hormone's
biological half-life is long, effective concentrations
persist for some time after secretion ceases.

Block IX
Neural control

Neural input to hypothalamus stimulates synthesis and


secretion of releasing factors which stimulate pituitary
hormone production and release

Block IX
Referensi

Murray, R.2006.Harpers Illustrated Biochemistry 28th


Edition
Hardjasasmita, P. 2000. Ikhtisar Biokimia Dasar. FKUI
Stryer, L.2000. Biokimia Edisi 4 Volume 2. EGC
THANK YOU
TERIMA KASIH

Block IX